Kuras Institute Journal Collection
Not a member yet
789 research outputs found
Sort by
Psychological Well-being of the Elderly in Yogyakarta City: Descriptive Study
Elderly people are a population that receives attention worldwide because when individuals enter the elderly period, life changes automatically occur, from productive to non-productive, even reduced physical abilities. This condition can undoubtedly affect the psychological well-being of the elderly because it requires them to adapt to new situations that have never been experienced before. This study aimed to determine the psychological well-being of the elderly through descriptive analysis and difference tests to find the results of differences in the psychological well-being of male and female elderly people. Three hundred twenty elderly people, both men and women, were involved in this study. These elderly people were selected using purposive sampling techniques in the Yogyakarta area. Data collection used a psychological well-being scale with six indicators, namely (1) self-acceptance, (2) life goals, (3) environmental mastery, (4) personal growth, (5) autonomy, and (6) positive relationships with others. The data that had been collected were then analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon test. The study results showed that the psychological well-being of male elderly people was 54.45, lower than that of female elderly people, who obtained a score of 54.51. In terms of age, the psychological well-being of elderly people was lower than that of elderly people. However, the overall results showed no difference in the psychological well-being of the male and female elderly with a p-value of 0,076>0,05. The psychological well-being of the elderly is better because it emphasizes the spiritual dimension in building a better meaning of life
Academic Resilience through Reality Approach Group Counseling: Quantitative Study taking Social Support and Independence into Account
Academic resilience is the ability of students to overcome challenges in the academic world. This study aims to develop a counseling approach that is valid and effective in helping students develop this resilience, considering the role of social support and their level of independence. This study examines the effectiveness of reality counseling in increasing students' academic resilience. Using a quantitative design, the experimental group received the reality approach group counseling, while the control group did not receive the intervention. Data on the level of academic resilience was collected before and after the group counseling intervention. The analysis results show that the experimental group experienced a significant increase in academic resilience, with a significance value of F =124.582 (sig) .000 < .005. The difference in effect can be seen in each group for the experimental group has a value of sig .122 > .005, so the significant effect on group 1 and group 3 is different from group 3 (control group) the value is sig .000 <.005. the difference in the treatment of each sig value > .005 between the variables of independence and social support does not significantly affect academic resilience. These findings indicate that reality counseling is effective in helping students cope with academic challenges more adaptively. Nonetheless, note the study's limitations, such as the limited sample size and other unmeasured factors. The conclusion of this study emphasizes that reality counseling can be used as a relevant intervention to increase students' academic resilience
Effect of Extrinsic Job Satisfaction Hygiene Factors and Intrinsic Job Satisfaction Motivation on Turnover Intention
The relationship between extrinsic job satisfaction and turnover intentions is significant in research concerning employee behavior and organizational dynamics. Outside satisfaction factors, commonly labeled as hygiene factors, significantly negatively impact employees' propensity to consider leaving their positions. This study examines (1) the correlation of extrinsic job satisfaction on turnover intention and (2) the negative effect of intrinsic job satisfaction on turnover intention. To test the hypothesis, this study used a quantitative correlational approach to determine the relationship between two or more variables. This research used a questionnaire of 120 respondents at the University of Muhammadiyah Magelang. Based on the data processing results, the first hypothesis testing shows that extrinsic job satisfaction negatively and significantly affects turnover intention (β = -0.267; t = -4.951; p = .000 <.005). The second hypothesis testing results show that intrinsic job satisfaction has a negative and significant effect on turnover intention (β = -.098; t = -2,677; p = .009 <.005)
Peningkatan Kapasitas Para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang di Kota Kendari
UMKM adalah usaha produkstif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Berbagai potensi dan peluang pengembangan usaha yang didukung dengan tersedianya sumberdaya alam serta potensi peluang pasar, salah satunya yaitu limbah cangkang kerang yang belum dimanfaatkan. Limbah tersebut merupakan salah satu yang menjadi permasalahan, yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, khususnya di daerah Kota Kendari. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku usaha (UMKM) yang menjadi target dari kegiatan ini, dalam hal pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi produk yang bernilai tambah. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pemaparan materi secara langsung oleh narasumber dan dilanjutkan dengan diskusi dan praktek langsung. Hasil dari kegiatan ini yaitu para pelaku usaha UMKM telah mengetahui dan mampu mengolah limbah cangkang kerang menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai jual. Tujuan kegiatan ini telah tercapai yakni meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra (para pelaku usaha UMKM), dan peningkatan produktivitas UMKM dalam rangka peningkatan pendapatan serta memiliki daya saing
Manajemen public relation dan strategi lembaga pendidikan Islam dalam membangun citra lembaga
The objectives of this research are: 1) to find out the public relation management in building the image of MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara, 2) to find out the strategy of MTs “Andalusia” Boarding School in building the institution image. The approach used was qualitative and the type of research was descriptive qualitative. The subject of the research was the Leader of the Institution “Andalusia” Banjarnegara, the Headmaster, the employee/ school operator, the teachers/ academic advisors of the classes, the students, the parents/ the guardians of the students, and the people in the environment of MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara. The data collecting techniques were interview, observation, and documentation. The data analyses used were data reduction, presentation, and conclusion drawing. From the data analyses, the research results are: 1) MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara has carried out the function of public relation management well even though there has not been the division of public relation in the structure of the organization, 2) The public relation activity is carried out by all civitas academia in MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara by the management including planning, organizing, implementation, and controlling the public relation activity well, 3) MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara is building the image of the institution as in the fact by focusing the achievements of the school along with the quality improvement, 4) The efforts of MTs “Andalusia” Boarding School Banjarnegara in building the image of the institution include the activity of the opinion building, the school publication, and the education marketing
Pemanfaatan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata de Coco dengan Menggunakan Toge Biji Kacang Hijau
Nata merupakan salah satu jenis pangan funsgional yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi magi masyarakat. Nata merupakan kumpulan selulosa yang berbentuk menjadi lembaran bertekstur kenyal, berwarna putih, serta mengapung pada substrat cairan air kelapa. Bahan utama yang sering digunakan dalam membuat nata adalah air kelapa dengan berbantuan bakteri Acetobacter xylinum serta sederetan proses pembuatan secara steril. Pada umumnya nata de coco dibuat dengan bantuan urea, namun tidak pada pengabdian masyarakat ini. Nata yang dihasilkan bebas dari zat kimia melainkan menggunakan ekstrak toge biji kacang hijau. Proses ini penting untuk diinformasikan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Rias Dana Desa Pangestu Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, praktek dan evaluasi. Survei mitra menunjukkan bahwa mitra sangat memahami proses pembuatan nata de coco dan sudah mencoba secara mandiri dalam proses pembuatannta
Pengenalan Batik Simbut Sebagai Upaya Stimulasi Aspek Perkembangan pada Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Tumbuh
Batik simbut meruapakan jenis batik yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bila dilakukan oleh anak-anak. Saat ini banyak pendidik yang kesulitan dalam mengenalkan batik karena menggunakan malam panas yang beresiko serta berbahaya untuk anak, maka pemanfaatan batik simbut ini sangat cocok diterapkan untuk jenjang anak usia dini. Tujuan kegiatan ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana pengunaan batik simbut sebagai upaya stimulasi aspek perkembangan pada anak usia dini. Metode yang dilakukan dalam kegitanan ini adalah tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evalusi. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan penggunakan batik simbut aspek perkembangan anak dapat terstimulasi dengan optimal meliputi aspek moral spiritual, fisik motoric, kognitif, bahasa, social emosional, dan seni kreatifitas yang dapat dikembangkan melalui kegiatan pembuatan batik simbut
Penguatan Nilai Tasamuh Melalui Layanan Bimbingan Klasikal di Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi
Artikel ini menjelaskan hasil dari penelitian pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai tasamuh (toleransi dan kerukunan) di lingkungan Pondok Pesantren melalui layanan bimbingan klasikal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pendampingan Asset Based Community Development (ABCD). Penelitian ini dilaksanakan dengan melibatkan aktifitas berbasis komunitas yang mendorong partisipasi aktif santri di Pondok Pesantren dalam upaya membangun atmosfer yang inklusif, menghargai perbedaan, dan mempromosikan toleransi antarindividu. Metode penelitian yang digunakan mencakup pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif untuk mengevaluasi dampak dari layanan bimbingan klasikal terhadap perubahan nilai-nilai tasamuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ABCD melalui layanan bimbingan klasikal telah berhasil dalam menguatkan nilai-nilai tasamuh di Pondok Pesantren. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana layanan bimbingan klasikal dan pendekatan ABCD dapat menjadi alat yang efektif dalam mempromosikan toleransi, kerukunan, dan keberagaman di lingkungan Pondok Pesantren
Pendalaman Penggunaan Tensis bahasa Inggris dalam Kalimat Sederhana bagi Pelajar Usia Muda
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan aspek tensis dalam bentuk present tense pada pemelajar usia muda yang berada di Gampong Blang Punteut Lhokseumawe, Aceh, Indonesia. Kegiatan ini berfokus pada penggunaan aspek tense dalam kalimat sederhana dalam tiga jenis kalimat yang berbeda (kalimat pernyataan, kalimat negatif, dan kalimat tanya) dengan penggunaan dua jenis kata bantu yaitu tobe dan do/does. Dengan demikian, peserta didik dapat meningkatkan pemahamannya dalam menyusun kalimat sederhana untuk mengungkapkan aktivitas sehari-hari atau situasi umum. atau kondisi di sekitar mereka dengan kalimat yang efektif dan penggunaan kata bantu yang tepat. Kegiatan ini dilakukan kepada 15 pelajar usia muda berusia 11 hingga 16 tahun dengan menggunakan metode pengajaran TPR (Total Physical Respond). Para peserta adalah pelajar yang masih aktif belajar di lembaga pendidikan formal mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 10 kali pertemuan dengan mengenalkan perbedaan penggunaan kata kerja bantu yang berbeda sebagai predikat kalimat yang berbeda, yaitu predikat kata kerja bantu tobe dan do/does. Hasil pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta yang mempelajari present tense dengan penggunaan kata bantu yang tepat mampu menggunakan tensis dengan tepat dalam kalimat sederhana membuat kalimat secara mandiri dan mereka juga mampu membedakan jenis kata kerja bantu yang digunakan dalam kalimat bahasa Inggris
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Sains Dalam Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun
This study aims to improve children's critical thinking skills after applying science games to children aged 5-6 years at TK Idhata Labscool Unesa. This study uses a quantitative and qualitative approach. This research was carried out collaboratively between teachers and researchers which was implemented in three cycles, each cycle consisting of three stages, namely planning, implementation and observation, reflection. Data collection techniques used in this study were tests, observations, interviews, and documentation. The validation test in this study used source triangulation and technique triangulation. The data analysis technique used is quantitative and qualitative data analysis.
The research subjects were the children of group A1 in the second semester of the 2020/2021 academic year at TK Idhata Labscool Unesa. The data of this study is the critical thinking ability of children who were collected using the observation method with an instrument in the form of an observation sheet. The data that has been collected were analyzed using descriptive statistical analysis methods and quantitative descriptive statistical analysis methods