Kuras Institute Journal Collection
Not a member yet
    789 research outputs found

    The Relationship Between Body Image and Self-Confidence Among Gym Members

    No full text
    As a teenager, you often face many changes, especially internal body image and self-confidence. This research aims to understand the relationship between body image and self-confidence in gym members. The research method used is quantitative with a correlational design to statistically measure and statistically analyze the relationship between body image and self-confidence. A total of 117 gym members in Salatiga were research subjects. They were selected using an accidental sampling technique, which means they were chosen by chance from the available population. The data analysis method used for the correlation test uses Spearman’s Rho. The research results show a positive relationship between body image and self-confidence. That is when someone has a positive perception of body image and tends to have self-confidence. The Spearman's Rho correlation coefficient value of .617 indicates that this relationship is strong. In addition, a significance value (sig.) of .000 indicates that this relationship does not occur by chance. The results of this study suggest that increasing body image can help improve self-confidence. Thus, this research provides positive insight into the relationship between body image and self-confidence in gym members, which can help them improve their self-perception and self-confidence

    Exploring the Impact of Self-Esteem on Online Self-Disclosure of Second Account Users on Instagram: Trust as a Mediator

    No full text
    This study aims to determine whether trust plays a role in mediating the influence of self-esteem on online self-disclosure of second Instagram account users. The research method used is a quantitative method carried out using multiple linear regression using the Process Hayes model 4 program with the bootstrapping method to test the mediation effect. RSES (Rosenberg's Self-esteem Scale) modified by Tombeng and Yuwono is used to measure self-esteem; Rotenberg's interpersonal trust scale which has been modified by researchers is used to measure trust; and the Revised Self-Disclosure Scale (RSDS) which has been modified by researchers is used to measure online self-disclosure. Participants totaled 251 students from the UKSW Faculty of Psychology. The results showed that trust mediates the influence of self-esteem on online self-disclosure (ab = .167, SE = .057, 95%, CI [.071, .296]). Self-esteem was found to increase the emergence of a sense of trust which then led to online self-disclosure

    Understanding Emotions in Adolescents: Validation of the Indonesian Version of the Adolescent Alexithymia Scale

    No full text
    Adolescence, marked by significant changes, often leads to emotional tension and instability associated with alexithymia. This study aimed to validate the Indonesian version of the Adolescent Alexithymia Scale, hypothesizing that its internal structure was unidimensional. Participants included 70 adolescents aged 13 to 18 years (M_age = 16.44; SD = 1.44). Data were collected using the Indonesian version of the Adolescent Alexithymia Scale, consisting of 24 items representing the four alexithymia indicators. The results revealed that the scale has a unidimensional internal structure, with 11 valid items, and sufficient validity and reliability coefficients. These items collectively represent the four main characteristics of alexithymia. The most dominant indicator is the difficulty in identifying and distinguishing between feelings and emotional bodily sensations. This research implies that this scale needs to be tested on different populations and in different contexts

    The Impact of Resilience, Commitment, and Psychological Well-being on Sustainability with Performance as a Mediating Variable: An Organizational Study

    No full text
    In a dynamic and competitive era of globalization, organizational sustainability has become a primary focus for various organizations, including Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Organizational sustainability involves an organization's ability to continue operating and growing over the long term, despite facing various challenges and uncertainties. This study aims to examine the impact of organizational resilience, organizational commitment, and psychological well-being on organizational sustainability, as well as the role of organizational performance as a mediating variable in the context of MSMEs in Jakarta, Indonesia. The study employs a quantitative approach utilizing SEM-PLS methodology to explore the interrelationships among relevant variables. The research was conducted on 100 MSMEs in Jakarta, Indonesia, using an online questionnaire as the data collection tool. This research found that organizational resilience, reflected in adaptability, innovation, recovery, preparedness, and effective communication, has a positive and significant impact on the sustainability of MSMEs. Additionally, organizational commitment, measured through affective, continuance, and normative commitment, along with employees' psychological well-being characterized by autonomy, environmental mastery, personal growth, positive relationships, life purpose, and self-acceptance also significantly contributes to organizational sustainability

    Peningkatan Skala Usaha Badan Usaha Milik Desa Melalui Manajemen Sumber Daya Manusia dan Digitalisasi di Kabupaten Semarang

    No full text
    Badan usaha milik desa (Bumdes) merupakan wujud upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan dan kemandirian ekonomi desa sebagai bagian dari peningkatan bangsa, salah satunya adalah Bumdes Rizki Amanah Desa Munding, Bergas, Semarang yang saat ini tergolong Bumdes rintisan (bintang 1), padahal Bumdes ini telah memiliki beberapa unit usaha seperti wisata alam, toko hasil UMKM, koperasi simpan pinjam, pembayaran listrik dan air. Sehingga perlu dilakukan pengabdian pada Bumdes ini untuk meningkatkan skala usaha Bumdes. Metode pengabdian masyarakat ini adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang berangkat dari aset yang dimiliki masyarakat untuk perkembangan yang optimal melalui manajemen SDM dan digitalisasi Bumdes. Kegiatan ini dilakukan  dengan 3 tahapan yaitu, 1) assesment lapangan untuk memetakan permasalahan Bumdes Rizki Amanah, 2) Seminar Peningkatan Skala Usaha Bumdes melalui Manajemen SDM dan digitalisasi Bumdes untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang urgensi manajemen sumber daya manusia dan optimalisasi digitalisasi Bumdes, 3) Pendampingan manajemen SDM dan pendampingan digitalisasi Bumdes untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan yang optimal dan efektif dan melengkapi serta memperbaharui (update) data digital Bumdes secara langsung dan nyata. Sehingga Bumdes dapat meningkat menjadi Bumdes berkembang yang awalnya masih tergolong Bumdes rintisan

    Menanamkan Kejujuran Melalui Permainan “Semai” di Taman Baca Inklusi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial Bekasi Timur

    No full text
    Kejujuran merupakan salah satu nilai moral yang penting untuk ditanamkan sejak dini. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengajarkan nilai atau karakter kejujuran adalah melalui media permainan edukatif. Artikel ini menguraikan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Jujur itu Asyik Jujur itu Keren yang dilakukan di Taman Baca Inklusi Sentra Terpadu Pangudi Luhur yang ada di wilayah Bekasi Timur Jawa Barat, dengan menggunakan game “Semai” sebagai alat untuk menanamkan kejujuran pada anak-anak. Game ini dirancang untuk mengedukasi tentang  kejujuran dalam interaksi sosial di antara para pemain. Kegiatan ini melibatkan metode partisipatif dengan melibatkan anak-anak dalam permainan serta refleksi setelah bermain untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak tentang pentingnya bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari

    Peran Pondok Pesantren Darussalam dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Sekolah Ma’arif Sidorejo Lampung Timur

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi peran Pondok Pesantren Darussalam dalam meningkatkan sikap religius siswa di Sekolah Ma'arif. Pendidikan religius dan pembentukan sikap religius adalah aspek penting dalam pendidikan di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan penelitian dengan memberikan penjelasan rinci tentang bagaimana Pondok Pesantren Darussalam berkontribusi dalam pembentukan sikap religius di kalangan siswa Sekolah Ma'arif. Melalui analisis mendalam, penelitian ini mengkaji metode dan pendekatan spesifik yang digunakan oleh Pondok Pesantren Darussalam dalam membentuk sikap religius siswa. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif pada penelitian ini, peneliti memilih untuk memakai jenis penelitian lapangan ( field study ) dengan memahami praktik ini, studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga tentang pengaruh pendidikan religius di Pondok Pesantren Darussalam terhadap sikap religius siswa di Sekolah Ma'arif. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan religius di sekolah lain dan meningkatkan pemahaman kita tentang pentingnya pendidikan religius dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk membentuk sinergi yang lebih kuat antara Pondok Pesantren Darussalam dan Sekolah Ma'arif dalam membina sikap religius siswa. Penelitian ini memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks pendidikan religius guna untuk meningkatkan sikap dan pembentukan karakter siswa. Dengan demikian diharapkan bahwa anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, berbudi luhur, bertanggung jawab, dan bermoral. Dengan mengeksplorasi peran Pondok Pesantren Darussalam dalam meningkatkan sikap religius siswa di Sekolah Ma'arif, semoga studi ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti di bidang pendidikan religius

    Penerapan Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Santri Pondok Pesantren Wali Songo (Study Kasus Kelas Ula Tsalis B Putri)

    No full text
    Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi sangat memprioritaskan pembelajaran kitab kuning, dengan mengadopsi metode sorogan untuk meningkatkan kemampuan membaca. Pentingnya metode yang tepat dalam pembelajaran kitab kuning sangat memengaruhi hasilnya. Oleh karena itu, penting bagi Pondok Pesantren Wali Songo Sukajadi untuk memilih metode yang sesuai guna mencapai hasil optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode sorogan di kelas ula tsalis b putri di Madrasah Diniyah Wali Songo dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning. Dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menunjukkan bahwa metode sorogan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning, dengan fokus pada ketepatan membaca, pemahaman isi bacaan, dan kemampuan menyampaikan dengan jelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan metode sorogan di Pondok Pesantren Wali Songo efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning

    Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Pembelajaran PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo

    No full text
    Metode pembelajaran PAI biasanya hanya menggunakan metode ceramah dan tidak memanfaatkan media pembelajaran lainnya, sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif dan menarik bahkan membuat siswa bosan dan bosan. Penelitian ini fokus pada tujuan meningkatkan hasil belajar pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dengan menerapkan media pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) berbasis audio visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat, semangat dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran pendidikan agama Islam sehingga berimplikasi pada peningkatan hasil belajar siswa, maka penggunaan audio visual media pembelajaran berbasis juga dapat meningkatkan efektivitas guru dalam menyampaikan materi kepada siswa

    Pendekatan Inklusif Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Untuk Menghadapi Tantangan Abad 21

    No full text
    Perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial menuntut sistem pendidikan untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh sistem pendidikan saat ini adalah bagaimana memastikan semua siswa, termasuk anak berkebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas dan relevan. Tujuan Penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan inklusif dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar, dengan fokus pada strategi-strategi yang dapat membantu mereka menghadapi tantangan abad 21, Abad 21 membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah Berdasarkan pemamparan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi tantangan abad 21 ada bebrapa yang perlu diperhatikan dalam penerapan Pendidikan inklufi di Sekolah Dasar yaitu: Pertama, Prinsip dan Praktik Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar meliputi Diferensiasi Pengajaran, Kolaborasi Guru dan staff, dan Pelibatan orangtua dan staff; Kedua, Memahami tantangan abad 21 bagi Anak Berkebutuhan Khusus meliputi perkembangan teknologi, kebutuhan keterampilam abad 21, dan dinamika sosial. Ketiga, Peran teknologi dalam mendukung Pendidikan inklusif meliputi, Alat Bantu dan Perangkat Lunak Pendidikan, Alat Bantu dan Perangkat Lunak Pendidikan. Keempat, Metode Pengajaran dan Strategi Adaptif yang Efektif meliputi Universal Design for Learning (UDL), Pembelajaran Kooperatif, dan Pembelajaran Berbasis Proyek. dan Kelima, Kebijakan Pendidikan dan Dukungan Institusional meliputi Pelatihan dan Pengembangan Profesional Guru, Pembiayaan dan Sumber Daya, dan Kebijakan Anti-Diskriminasi. Pada penelitian selanjutnya, peneliti dapat secara khusus membahas tantangan ABK secara khusus dalam menghadapi tantangan abad 21

    532

    full texts

    789

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kuras Institute Journal Collection
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇