Kuras Institute Journal Collection
Not a member yet
789 research outputs found
Sort by
Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian di LLDIKTI Wilayah 3 Jakarta
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas proposal hibah penelitian dan pengbdian masyarakat dalam skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) di wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 05 April 2023 secara luring dan daring di aula Kihajar Dewantara Gedung LLDIKTI Wilayah III Jakarta. Peserta terdiri dari 40 orang dari 17 perguruan tinggi di Jakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode bimbingan teknis dengan pendekatan terstruktur. Materi bimbingan teknis meliputi pemaparan struktur proposal dan RAB hibah penelitian dan sesi review proposap usulan peserta dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa bimbingan teknis berhasil meningkatkan kualitas dan standar penulisan proposal PDP di wilayah LLDIKTI Wilayah III Jakarta. Peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka dapat memahami proses penyusunan proposal dengan baik. Kendala yang dialami yakni kurang pemahaman tentang struktur dasar proposal penelitian dan RAB hibah, serta kesulitan dalam merumuskan masalah penelitian dan menentukan metodologi yang tepat. Luaran dari kegiatan, peserta berhasil mensubmit proposal mereka secara tepat waktu melalui akun Bima. Disarankan peneliti selanjutnya untuk mendorong terbentuknya kolaborasi antarpeneliti dalam menyusun proposal, baik antara peserta bimbingan teknis maupun dengan peneliti lain di bidang terkait, untuk memperluas wawasan dan memperbaiki proposal dan mampu mengatasi kendala yang dihadapi peserta dalam menyusun dan meningkatkan kompetitivitas proposal yang diajukan
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di SMA Negeri 3 Metro
Penelitian ini menjelaskan tentang internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada pembelajaran PAI di SMA Negeri 3 Metro. Moderasi sangat penting diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari untuk menjunjung tinggi persatuan, kemaslahatan, kebaikan dan perdamaian dunia. Salah satu upaya dalam membentuk moderasi beragama dapat diaplikasikan melalui pendidikan yakni memasukan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan respoden penelitian ini ditujukan kepada guru PAI dan siswa SMA Negeri 3 Metro. Hasil penelitain ini menjelaskan tentang pelaksanaan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama di SMA Negeri 3 Metro yang dikembangkan melalui pembelajaran PAI, pada saat mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) berlangsung, siswa yang memeluk agama kristren, katholik dan hindu akan di arahkan menuju perpustakaan/kelas kosong untuk menerima pelajaran agama sesuai agama yang dianutnya. Kemudian nilai-nilai moderasi beragama dapat diaplikasikan melalui pembinaan keagamaan seperti sholat dzuhur dan sholat jum’at berjama’ah di masjid sekolah, pembiasaan tadarus al-qur’an sebelum memulai pelajaran pertama, pembinaan Rohis, dan Liqo’/ta’lim didampingi oleh pemateri dari luar
Stretegi Pondok Pesantren Miftahul Ulum Raman Utara Lampung Timur dalam Menghadapi Tantangan di Era Globalisasi
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui strategi yang cocok di terapkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Raman Utara Lampung Timur, guna meningkatkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan islam dalam menghadapi tantangan di era globalisasi. Kajian penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Miftahul ulum, Raman utara, Lampung timur Kajian penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian narrative research, untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Miftahul ulum, teknik yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik sampling purposive yaitu teknik menetukan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang di gunakan pondok peantren miftahul ulum, raman Utara, Lampung timur untuk meningkatkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan islam dalam menghadapi tantangan di era globalisasi yaitu : 1. Selektif terhadap perubahan sosial, 2. Peningkatan kualitas tenaga pengajar, 3. Pembaharuan kurikulum pesantren, 4. Memperbaharui metode pembelajaran, 5. Pembinaan keterampilan dan keahlian, 6. Memperbaharui sarana dan prasaran
Pola Pendidikan Agama Islam Pada Keluarga Petani di Dusun Baturetno Desa Bumi Mas Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur
Keluarga petani merupakan salah satu keluarga yang sibuk dalam melaksanakan pekerjaannya mulai dari pagi hari sampai siang, dan sore harinya kembali sampai pulang petang untuk mengelola lahan pertaniaan mereka, Kesibukan mereka tersebut sangat menyita waktu, akibatnya sedikit waktu yang tersisa untuk memberikan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam pada anak. Keadaan tersebut sesuai yang terjadi di dusun baturetno desa bumi mas kecamatan batanghari kabupaten lampung timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola pendidikan agama islam yang digunakan oleh orang tua dalam mendidik anaknya di lingkungan keluarga petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi yang diperoleh dari (kepala dusun, keluarga petani dan anak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adapun pola pendidikan keluarga petani yang menggunakan pola pendidikan Otoritatif disebabkan oleh orang tua yang berpendidikan tinggi dan berpengetahuan luas, sedangkan keluarga petani yang menggunakan pola Otoriter disebabkan mereka tahu apa yang terbaik untuk anaknya, dan pola Permisif disebabkan orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga lupa untuk mendidik anak mereka
Pengembangan Media Pembelajaran Berhitung Berbasis Stick Pouch Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas II MI Darussalam Sukanegara Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah
Pendidikan merupakan suatu hal yang harus diperhatikan pasalnya belajar dan pembelajaran merupakan suatu hal yang tidak bisa terpisahkan dalam kehidupan manusia. Dalam dunia pendidikan banyak terjadi kesenjangan kesenjangan dalam proses belajar mengajar salah satu diantaranya adalah berkaitan erat dengan masalah media pembelajaran pada hal tersebut penggunaan media pembelajaran yang digunakan masih belum bisa memberikan dampak yang signifikan dan kurangnya kreatifitas pendidik dalam penggunaan media pembelajaran hal tersebut dikarenakan keterbatasan waktu dan media yang akan diterapkan begitu sulit diterima oleh para peserta didik. Berangkat dari hal tersebut peneliti hadir untuk mengatasi penggunaan media yang sulit diterima oleh peserta didik dengan menghadirkan media stick pouch.
Mengenai pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch peneliti menghadirkan penelitian tentang pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara kecamatan bangunrejo kabupaten lampung tengah. Adapun dalam hal ini peneliti merumuskan masalah yang terjadi diantaranya (1) Bagaimana pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar para peserta didik kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara (2) Bagaimana kelayakan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara (3) Bagaimana respon pendidik dan peserta didik terhadap media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar peserta didik kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menkaji mengenai pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch yang meliputi: (1) Mendiskripsikan pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar para peserta didik kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara (2) Mendiskripsikan kelayakan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar para peserta didik kelas II Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Sukanegara (3) mendiskripsikan respon pendidik dan peserta didik terhadap media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch terhadap hasil belajar peserta didik kelas II Madrasah Ibtida’iyah Darussalam Sukanegara.
Dalam penelitian ini diguanakan penelitian: (1) pendekatan research and development (2) jenis penelitian: studi penelitian (3) sumber data kepala sekolah, guru, siswa, sumber pustaka, dan dokumen. (4) metode pengumpulan data: observasi wawancara, tes, dan dokumentasi. (5) teknik analisis data: deduktif induktif dan komparasi. (6) pengecekan dan keabsahan data: studi kelayakan produk (7) tahap tahap penelitian: tahap pra lapangan, tahap lapangan, tahap analisa data, dan tahap analisa laporan.
Dalam penelitian ini peneliti memaparkan beberapa kesimpulan yang diperoleh setelah peneliti melakuan penelitian adapun hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut: (1) kualitas pengembangan media pembelajaran berhitung berbasis stick pouch sangat layak digunakan dengan beberapa ahli meliputi ahli media memperoleh nilai 95% dengan kategori layak, validasi ahli materi dengan rata rata nilai 85% dengan kategori sangat layak. (2) respons peserta didik madrasah ibtida’iyah darussalam sukanegara kecamatan bangunrejo kabupaten lampung tengah pada ujicoba yang dilakukan oleh peneliti memperoleh rata rata diatas nilai kriteria ketuntasan minimal dengan prosentase 90% dengan kriteria sangat menarik perhatian peserta didik dalam memahami materi yang disajikan
Implementasi Metode Demonstrasi Guna Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas VII di MTs Ma’arif 5 Sekampung Lampung Timur
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan penggunaan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dan juga bertujuan sebagai upaya untuk memilih metode yang tepat dalam pembelajaran fiqih. Hal ini dikarenakan penerapan cara yang sesuai pada saat belajar mengajar akan sangat berpengaruh pada hasil belajar. Penelitian ini termasuk kedalam field research dengan pengambilan data melalui observasi, dokuentasi dan wawancara. Pendidikan yaitu upaya yang dilaksanakan dengan sengaja dan tersusun guna mencapai suatu proses pengajaran supaya siswa dapat menemukan dan mengengembangkan potensi yang ada pada dirinya masing-masing. Oleh sebab itu, dalam proses pembelajaran membutuhkan metode yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan sempurna, yaitu rangkaian tindakan sistematis yang dilakukan oleh guru dalam mengajar suatu materi pelajaran. Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode demosntrasi pada mata pelajaran fiqih kelas VII diMTs Ma’arif 5 Sekampung lampung timur peneliti menganalisa proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik dengan memperagakan materi fiqih yang sedang dipelajari seperti sholat kemudian peserta didik mengikutinya. Dalam melakukan penilaian pada peserta didik dilakukan dengan mengadakan ujian praktik dan ujian tertulis perihal materi sholat. Dengan begitu peserta didik tidak hanya mendapatkan materi tetapi juga pengalaman dan pembelajaran secara langsung. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencapai hasil belajar yang maksimal
Konseling Individu Dengan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (Rebt) Dalam Meningkatkan Self Confidence Pada Remaja Korban Bullying
A counselor organized individual counseling as a consultative service to address a problem the council is facing. Therefore, the counselor must be smart in determining a proper method to re-develop the self-confidence of adolescents who have become victims of bullying using the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) technique. This study aimed to raise confidence in “T” clients who suffered obesity bullying in Tulung Selapan Village. This research used a qualitative approach with a case study, where researchers drew information in depth from several sources. The data collection techniques used are interviewing, observation, and documentation. The results of this study showed that after conducting the counseling process, there were as many as four meetings in a month that used several stages of counseling implementation, namely, the initial stage, the intermediate stage, and the final stage. The process can give excellent results to the client, where the client "T" always thinks positively and does not compare himself to others because he has already understood his abilities and has learned to forget that he is weak and has no abilities
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab di Wilayah Al Mawaddah Pondok Pesantren Nurul Jadid
The purpose of this article is to find out the strategies used by teachers to improve Arabic speaking skills in the Arabic Language Development Program of Al Mawaddah area of Nurul Jadid Islamic Boarding School. This research is a qualitative descriptive research. Two data collection methods were used: observation and interview. The data sources studied were teachers, students, and various literatures relevant to the research object. A descriptive-analytic model was used for the data analysis. The results showed that Arabic teachers in the Al Mawaddah area of Nurul Jadid Islamic Boarding School used interactive and communicative strategies. The communicative strategy is carried out by requiring students to participate proactively in learning speaking and speaking skills. The communicative strategy requires students to understand and use communication directly from the language structure. With these two strategies, students become more communicative and better at speaking Arabic
Al-Waʻyu al-Ẓātī li al-Țalabah fī Taʻlīmi al-Lugah al-ʻArabiyyah fī Jāmi’ati Ma’ārif Lampung
Arabic learning is complex and has many obstacles, requiring all parties involved to deal with it. Today's most crucial obstacle in learning Arabic is that students' awareness of the importance of Arabic has yet to be fully formed. This study aims to describe students' self-awareness in learning Arabic. The research method is qualitative. Data collection will be done using interviews, observation, and documentation. Moreover, data analysis used Miles and Huberman's steps, data collection, simplification, exposure, and retrieval. The result of the research is that students experience de-individuation, which is losing their self-identity and merging with social identity, while the indication is that some students do not know their strengths and weaknesses in learning Arabic. These two indicators result in a low sense of responsibility and individual guilt, so most students have not been able to reflect on what they have and what they do not have and have not been able to evaluate themselves, which means being able to check and correct again the work that has been done
Authenticity in Relationships: A Moderating Factor in Stress Communication and Marital Satisfaction during the First Five Years of Marriage
The first five years of marriage are filled with role transitions in an individual's life. Therefore, dyadic coping strategies, especially stress communication, are important for maintaining marital satisfaction. Personality traits such as authenticity also play a role in this dynamic. Authenticity affects how individuals are able to communicate openly about their stress, thereby also affecting how they feel about their marriage. Participants in this study are 1228 Indonesian citizens in the first five years of marriage. Stress communication was measured by Stress Communication dimension in Dyadic Coping Inventory (DCI), Authenticity was measured with Kernis-Goldman Authenticity Inventory Short Form (KGAI-SF), and Marital satisfaction was measured using Revised Dyadic Adjustment Scale (RDAS). Interestingly, the moderation analysis shows that authenticity plays a significantly negative moderating role in the relationship between stress communication and marital satisfaction in the first five years of marriage. This suggests that when individuals become too authentic in their relationship, the positive effect of stress communication on marital satisfaction is weakened