Universitas Pancasakti Tegal

Repository Universitas Pancasakti Tegal
Not a member yet
    9003 research outputs found

    IMPLEMENTASI MEANINGFUL LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL

    No full text
    Pahruroji. 2025. Implementasi Meaningful Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Konseptual Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Tesis, Program Studi Magister Pedagogi, Program Pascasarjana, Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Dr. Suriswo, M.Pd., Pembimbing II Dr. Basukiyatno, M.Pd. Kata Kunci: meaningful learning, pemahaman konseptual, pembelajaran matematika, sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Matematika di SD wilayah Dabin Werkudara yang masih berorientasi prosedural dan hafalan, sehingga pemahaman konseptual siswa belum optimal. Observasi awal menunjukkan pembelajaran dimulai dari rumus dan contoh soal tanpa pengaitan sistematis dengan pengalaman nyata, sehingga siswa kesulitan menyelesaikan soal dalam konteks berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) kondisi pembelajaran sebelum penerapan meaningful learning; (2) implementasi meaningful learning di kelas V; (3) tantangan dan solusi penerapannya; serta (4) faktor pendukung dan dampaknya terhadap pemahaman konseptual siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus pada lima SD di Dabin Werkudara. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik berbantuan NVivo 12 Plus dengan triangulasi teknik. Hasil analisis NVivo menunjukkan empat tema utama. Pertama, pembelajaran awal Matematika bersifat teacher-centered dan prosedural. Kedua, implementasi meaningful learning ditandai oleh pengaitan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, penggunaan media konkret, diskusi kelompok heterogen, serta pemberian scaffolding oleh guru. Ketiga, tantangan utama meliputi keterbatasan waktu, heterogenitas kemampuan siswa, serta keterbatasan media pembelajaran; kondisi tersebut direspons guru melalui pengelolaan waktu yang adaptif, pembelajaran kolaboratif, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Keempat, dampak penerapan meaningful learning terlihat pada meningkatnya kemampuan siswa menjelaskan alasan penggunaan rumus, menghubungkan konsep dengan situasi nyata, serta meningkatnya partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran. Data wawancara dan observasi menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu menyelesaikan soal rutin, tetapi juga mampu menguraikan langkah penyelesaian secara logis dan reflektif. Secara keseluruhan, meaningful learning berkontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman konseptual siswa melalui pembelajaran kontekstual, interaktif, dan reflektif, sehingga menjadi strategi penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran Matematika di sekolah dasar

    ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) GASAL MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TALANG BERDASARKAN TEORI TES KLASIK

    No full text
    ABSTRAK RIZKIANSYAH, NANDA. 2026. Analisis Kualitas Butir Soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Gasal Matematika Kelas VIII SMP Negeri 3 Talang Berdasarkan Teori Tes Klasik. Skripsi. Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Paancasakti Tegal. Pembimbing I : Dian Nataria O., S.Si., M.Pd. Pembimbing II : Dr. Rizqi Amaliyakh S., M.Pd. Kata Kunci : Analisis butir soal, Teori Tes Klasik, Sumatif Akhir Semester, Kualitas instrumen, Matematika Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas butir soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Gasal mata pelajaran Matematika kelas VIII SMP Negeri 3 Talang Tahun Ajaran 2025/2026 berdasarkan Teori Tes Klasik melalui analisis kuantitatif. Aspek yang dikaji meliputi reliabilitas tes, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif evaluatif. Subjek penelitian berjumlah 96 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data berupa dokumen soal dan lembar jawaban dianalisis menggunakan rumus koefisien reliabilitas (KR-20/Alpha), indeks kesukaran (P = B/N), daya pembeda (D = PA − PB), serta persentase fungsi pengecoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas instrumen SAS belum sepenuhnya optimal. Reliabilitas tes mengindikasikan konsistensi pengukuran yang masih bervariasi antar bentuk soal. Distribusi tingkat kesukaran belum proporsional karena masih terdapat butir terlalu mudah dan terlalu sukar. Daya pembeda sebagian butir berada pada kategori cukup hingga baik, tetapi beberapa butir berkategori rendah sehingga belum mampu membedakan kemampuan peserta didik secara maksimal. Efektivitas pengecoh menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar distraktor berfungsi, masih terdapat alternatif jawaban yang kurang efektif karena tidak mencerminkan kesalahan konsep peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa analisis butir soal berbasis Teori Tes Klasik penting digunakan sebagai dasar objektif dalam merevisi dan meningkatkan kualitas instrumen penilaian agar lebih valid, reliabel, dan akurat

    PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL TWINE BERBASIS PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK SMP NEGERI DI KECAMATAN RANDUDONGKAL

    No full text
    Mulyani, Puji. 2026. “Pengembangan Media Digital Twine Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik SMP Negeri di Kecamatan Randudongkal”. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi, Pascasarjana, Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Dr. Tity Kusrina, M.Pd., Pembimbing II Dr. Munthoha Nasuha, M.Pd. Kata kunci: media digital twine, pembelajaran sosial emosional, keterampilan sosial Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital twine berbasis pembelajaran sosial emosional serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik SMP Negeri di Kecamatan Randudongkal. Kebaruan penelitian ini terletak pada adanya kesenjangan berupa belum tersedianya media pembelajaran sosial emosional berbasis naratif interaktif yang memfasilitasi pengambilan keputusan sosial peserta didik secara aktif dan reflektif. Pemanfaatan twine sebagai media naratif interaktif berbasis pengambilan keputusan sosial, yang memungkinkan peserta didik mengeksplorasi konsekuensi dari setiap pilihan perilaku sosial secara mandiri dan reflektif. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), validasi ahli, dan uji coba penggunaan media. Subjek penelitian adalah 96 peserta didik kelas VII dari tiga SMP Negeri di Kecamatan Randudongkal meliputi SMP Negeri 3, 4, dan 5 Randudongkal. Data dikumpulkan melalui angket keterampilan sosial yang didukung wawancara dan dokumentasi. Validasi produk melibatkan ahli materi dan ahli media, serta respon pengguna diperoleh dari guru bimbingan dan konseling, peserta didik, dan orang tua. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan efektivitas media dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji N-gain dan uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial peserta didik, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 73,70 pada pretest menjadi 108,75 pada posttest. Hasil uji t (paired sample t-test) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai signifikansi p = 0,01 (p < 0,05). Hasil perhitungan N-gain sebesar 0,50 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa media digital twine berbasis pembelajaran sosial emosional efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik. Dengan demikian, media digital twine berbasis pembelajaran sosial emosional dinyatakan layak dan efektif sebagai media inovatif pendukung layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik sekolah menengah pertama

    PENGARUH WORKLOAD, LINGKUNGAN KERJA, DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI BNN KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TENGAH MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    No full text
    Kinerja pegawai merupakan komponen penting dalam menentukan keberhasilan organisasi pemerintahan, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN). Data capaian kinerja BNN Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2024 menunjukkan fluktuasi yang signifikan. Fenomena lain yang teridentifikasi adalah tingginya proporsi pegawai kontrak (37,54%), mayoritas gedung kantor berstatus pinjam pakai, serta dinamika pergantian pimpinan yang berpotensi mempengaruhi stabilitas organisasi dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh langsung workload, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai; (2) pengaruh langsung workload, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja; (3) pengaruh langsung motivasi kerja terhadap kinerja pegawai; serta (4) pengaruh tidak langsung workload, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BNN Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang berjumlah 293 orang, dan seluruhnya dijadikan responden (penelitian populasi). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien 0,260; p=0,000); (2) Lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (p=0,714); (3) Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (p=0,194); (4) Workload, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan masing-masing p value sebesar 0,000; 0,003; 0,000; (5) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien 0,657; p=0,000); (6) Motivasi kerja secara signifikan memediasi pengaruh workload (p=0,000), lingkungan kerja (p=0,003), dan gaya kepemimpinan (p=0,000) terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja terbukti menjadi variabel kunci yang memediasi pengaruh workload, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Workload dipersepsikan sebagai tantangan positif yang meningkatkan motivasi dan kinerja, sementara lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan hanya berpengaruh terhadap kinerja melalui peningkatan motivasi terlebih dahulu. Kata kunci: Workload, Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai, BN

    IMPLEMENTASI INTERNALISASI NILAI DISIPLIN PADA KEGIATAN KEAGAMAAN PESERTA DIDIK MI ASSALAFIYAH KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2024/2025

    No full text
    Aliyyani, Dwi Wahyu. 2025. Implementasi Internalisasi Nilai Disiplin Pada Kegiatan Keagamaan Peserta Didik MI Assalafiyah Kota Tegal Tahun Pelajaran 2024/2025. Magister Pedagogi Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing: (1) Dr. Tity Kusrina, M.Pd., (2) Dr. Basukiyatno, M.Pd. Kata Kunci: Internalisasi, Nilai Disiplin, Kegiatan Keagamaan, Karakter, MI Assalafiyah Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi internalisasi nilai disiplin dalam kegiatan keagamaan peserta didik di MI Assalafiyah Kota Tegal, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, dan menganalisis hasil dari implementasi tersebut terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi internalisasi nilai disiplin dilaksanakan melalui kegiatan keagamaan yang terstruktur seperti shalat Dhuha, tadarus, sholawatan, dan pengajian kitab Aqidatul Awwam. Nilai disiplin ditanamkan melalui pembiasaan, keteladanan guru, pemberian tanggung jawab kepada siswa seperti penanaman disiplin waktu, disiplin dalam beribadah, disiplin berpakaian, disiplin dalam mengikuti tata tertib madrasah, konsistensi dalam menjalankan kewajiban, serta dukungan orang tua. Faktor pendukung utama antara lain konsistensi jadwal kegiatan, keterlibatan guru sebagai teladan, dan peran aktif keluarga. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan tingkat kedewasaan siswa, kejenuhan terhadap rutinitas, serta belum optimalnya kesadaran internal siswa. Implementasi tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam hal kedisiplinan waktu, tanggung jawab, kemandirian, sopan santun, serta konsistensi perilaku baik di sekolah maupun di rumah. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan keagamaan yang terintegrasi dalam kehidupan sekolah mampu menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya nilai disiplin, secara menyeluruh dan berkelanjutan. Implementasi Internalisasi nilai disiplin melalui kegiatan keagamaan terbukti memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Perubahan perilaku terlihat pada meningkatnya kedisiplinan waktu, tanggung jawab, kemandirian, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap sopan santun dalam interaksi sosial. Nilai disiplin tidak hanya terwujud dalam konteks ritual keagamaan, tetapi juga tercermin dalam aktivitas pembelajaran dan kehidupan sehari-hari peserta didik. Dengan demikian, kegiatan keagamaan yang terprogram, konsisten, dan didukung oleh seluruh elemen madrasah mampu menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai disiplin secara menyeluruh dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari Pendidikan karakter di madrasah ibtidaiyah

    IMPLEMENTASI DAN OPTIMASI JARINGAN LAN BERBASIS TP-LINK DI LAB INFORMATIKA UPS TEGAL

    No full text
    Wiwin Nova Fitrianingsih, 2026 “Implementasi dan optimasi jaringan LAN berbasis TP- Link di Lab Informatika UPS Tegal” Laporan Skripsi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2026. Jaringan Area Lokal (Local Area Network/LAN) merupakan infrastruktur penting yang menunjang kegiatan akademik dan operasional di perguruan tinggi. Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Pancasakti Tegal memanfaatkan LAN berbasis perangkat TP-Link untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan layanan administrasi. Namun, jaringan yang digunakan masih mengalami permasalahan kinerja, seperti kecepatan koneksi yang tidak stabil, latensi yang tinggi, serta distribusi bandwidth yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengoptimalkan jaringan LAN berbasis TP-Link guna meningkatkan kinerja jaringan di gedung FTIK Universitas Pancasakti Tegal. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental kuantitatif dengan melakukan pengukuran kinerja jaringan sebelum dan sesudah optimasi. Parameter yang dianalisis meliputi bandwidth, latensi, jitter, packet loss, dan throughput. Proses optimasi dilakukan melalui konfigurasi ulang perangkat jaringan, manajemen bandwidth, serta penerapan Quality of Service (QoS). Pengujian dan pengambilan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Wireshark, iPerf, dan Ping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi jaringan mampu meningkatkan stabilitas koneksi, menurunkan latensi, mengurangi kehilangan paket, serta meningkatkan efisiensi distribusi bandwidth dan throughput jaringan. Dengan demikian, optimasi LAN berbasis TP-Link terbukti dapat meningkatkan kualitas layanan jaringan di lingkungan FTIK Universitas Pancasakti Tegal. Kata kunci: Jaringan LAN, TP-Link, optimasi jaringan, bandwidth, latency, UPS Tega

    PENGARUH VARIASI SUHU TUANG HASIL PENGECORAN LIMBAH ALUMINIUM TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA PULLEY MESIN PENGGILING DAGING

    No full text
    Muhammad Ammar a’rif, 2025 “Pengaruh variasi suhu tuang hasil pengecoran limbah aluminium terhadap sifat mekanis pada pulley mesin pemotong daging”Skripsi, Teknik Mesin Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu tuang hasil pengecoran limbah aluminium terhadap sifat mekanis pada pulley mesin penggiling daging. Limbah aluminium yang digunakan berasal dari sepatu kampas rem motor yang dilebur dan dicor dengan metode sand casting pada suhu 660°C, 690°C, dan 720°C. Setelah proses pengecoran, hasil pengecoran dibentuk menjadi spesimen yang sesuai dengan standar uji. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap peleburan bahan, pencetakan spesimen menggunakan cetakan pasir, dan pengujian mekanik. Uji kekerasan dilakukan dengan metode Vickers, uji impact menggunakan metode Charpy standar ASTM E23, dan uji keausan menggunakan metode Ogoshi dengan standar ASTM G65. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tuang 660°C memberikan nilai kekerasan tertinggi sebesar 70,9 VHN dan laju keausan terendah sebesar 0,000411 mm³/kg.m, sedangkan suhu 720°C menghasilkan nilai impact tertinggi sebesar 0,061 J/mm². Komposisi kimia material menunjukkan kandungan utama aluminium sebesar 69,59% dan silikon 14,54%, yang mendukung peningkatan sifat mekanik. Dapat disimpulkan bahwa suhu tuang memiliki pengaruh signifikan terhadap sifat mekanis hasil pengecoran. Suhu 660°C dinilai paling optimal untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus, sedangkan suhu 720°C lebih unggul dalam ketangguhan terhadap benturan. Kata kunci: suhu tuang, limbah aluminium, sand casting, kekerasan, impact, keausan, pulle

    THE EFFECTIVENESS OF DIGITAL VISUAL AIDS IN IMPROVING VOCATIONAL STUDENTS’ WRITING SKILLS (A Quasi Experimental Research at SMK Muhammadiyah Lebaksiu in Academic Year 2025/2026)

    No full text
    ABSTRACT ZULVA, ANICA. 2026. 1621600028: “The Effectiveness of Digital Visual Aids in Improving Vocational Students’ Writing Skills.” Research Project. Strata I Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti, The First Advisor is Dr. Sumartono, M.Pd, and The Second Advisor is Sanday Jamaludin, M.Pd. Key words: digital visual aids, writing skills, vocational students, motivation, engagement, EFL learning. This study examined the effectiveness of digital visual aids in improving vocational students’ writing skills at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. It aimed to determine whether digital visual aids enhance students’ overall writing performance and to investigate students’ responses toward using digital visual aids in writing activities. A quasi-experimental design was employed with two groups of 27 students each: an experimental group taught using digital visual aids and a control group receiving conventional instruction. Data were collected through pre-tests, post-tests, and a questionnaire, and analyzed using descriptive statistics, paired sample t-test, and independent sample t-tests. The results showed that the experimental group achieved greater improvement than the control group, with a significant increase in the content aspect (p = 0.037 < 0.05), while the overall writing scores did not differ significantly. Students reported positive responses, including enhanced motivation, engagement, and confidence during writing tasks. These findings support Paivio’s Dual Coding Theory, indicating that integrating visual and verbal information facilitates idea development and content elaboration. Therefore, digital visual aids can serve as effective instructional tools to support students’ writing skills, particularly in enhancing content development and sustaining engagement. The results also suggest that teachers and students can benefit from actively incorporating visual materials in writing activities to foster creativity, organization, and confidence

    6,564

    full texts

    9,003

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Pancasakti Tegal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇