9003 research outputs found
Sort by
ANALISIS STRATEGI KEBERLANJUTAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN BREBES
Nama : Puji Lestari NPM : 2120600017 Judul : “Analisis Strategi
Keberlanjutan Penanganan Stunting di Kabupaten Brebes”
Pokok Permasalahan penelitian ini adalah : (1) Strategi apa yang dilakukan
oleh Kabupaten Brebes setelah penanganan stunting (2) Apa yang menjadi faktor
penghambat penanganan stunting di Kabupaten Brebes.
Tipe penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif yang merupakan
penelitian yang dapat memberikan gambaran faktual mengenai Strategi
Keberlanjutan Penanganan Stunting di Kabupaten Brebes. Pengumpulan data di
lakukan dengan wawancara, observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dapat dilakukan untuk
keberlanjutan penanganan stunting di Kabupaten Brebes berdasarkan Analisis
SWOT dan QSPM yaitu Kabupaten Brebes berada dalam posisi yang ideal utuk
menerapkan strategi pertumbuhan agresif dalam penanganan stunting, strategi ini
meliputi peningkatan skala program-program yang telah terbukti efektif, penguatan
kemitraaan dengan berbagai pihak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia,
dan pemberdayaan masyarakat. faktor penghambat penanganan stunting seperti
kemiskinan, keluarga dengan kondisi ekonomi yang sulit sehingga sulit memenuhi
kebutuhan gizi anak-anak mereka, kondisi sanitasi yang buruk dan kurangnya
terhadap akses air bersih.
Kata Kunci : Analisis SWOT, Faktor-Faktor, Keberlanjutan, Strateg
“PELAKSANAAN PEMBINAAN KEMANDIRIAN NARAPIDANA MELALUI PROGRAM KETERAMPILAN DAN WIRAUSAHA (STUDI DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN IIB TEGAL)”
Nama: Videa Ajeng Savira, NPM: 2120600011 Judul: Pelaksanaan Pembinaan
Kemandirian Narapidana Melalui Program Keterampilan Dan Wirausaha (Studi Di
Lembaga Permasyarakatan IIB Tegal). Skripsi, Ilmu Pemerintahan Universitas
Pancasakti Tegal. Pembimbing I: Dra. Hj. Sri Sutjiatmi, M.Si dan Pembimbing II:
Akhmad Habibullah, M.IP.
Penerapan pembinaan kemandirian narapidana melalui program
keterampilan dan wirausaha di LAPAS IIB Tegal menunjukkan hasil positif.
Program ini memberikan kesempatan bagi narapidana untuk mengembangkan
keterampilan, pengetahuan dan kemandirian ekonomi. Analisis menunjukkan
kesesuaian dengan teori Jim Ife tentang pemberdayaan sumber daya manusia, yang
menekankan pentingnya pemberdayaan, kemandirian dan partisipasi individu.
Hasilnya menunjukkan peningkatan kualitas hidup narapidana dan potensi
pengurangan kejahatan. Namun daripada itu ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan selama pelaksanaan program tersebut. Bagaimana prosesnya,
peraturan yang dijalankan, hingga hasil keseluruhan dari program tersebut apakah
sesuai dengan tujuan dan manfaat yang diinginkan. Maka kesimpulan didapat
bahwasanya pelaksanaan program keterampilan dan wirausaha pada Narapidana
sangat efektif dan sesuai dengan harapan yang diinginkan meski tak luput dari
beberapa hal yang semestinya akan terus diperbaiki lagi di masa depan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan
kemandirian narapidana melalui program keterampilan dan wirausaha (studi di
lembaga permasyarakatan IIB Tegal), untuk mendeskripsikan pelaksanaan
pembinaan kemandirian narapidana serta mengetahui kendala-kendala dalam
Pelaksanaan pembinaan kemandirian narapidana di Lapas IIB Kota Tegal.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik
analisis data menggunakan analisis Nvivo12 untuk menyajikan data agar hasil
penelitian lebih sistematis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan
pembinaan kemandirian narapidana melalui program keterampilan dan wirausaha
(Studi di Lembaga Permasyarakatan IIB Kota Tegal) dinyatakan terlaksana sesuai
prosedur yang ada namun masih belum maksimal dikarenakan masih adanya
beberapa kendala di beberapa bagian antara lain kreatifitas dan inovasi program,
keterbatasan tenaga ahli dan juga peserta pelatihan, sehingga ada banyaknya
kendala selama pembinaan kemandirian narapidana di Lapas IIB Tegal diterapkan.
Kata Kunci : Pembinaan, Program Keterampilan, Narapidan
Pengaruh Model Project-Based Learning Berbasis Infografik Digital Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menulis Descriptive Text Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Adiwerna Tahun Pelajaran 2023/2024
Tetri, Evi Oktavia. 2024. “Pengaruh Model Project-Based Learning Berbasis Infografik Digital Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menulis Descriptive Text Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Adiwerna Tahun Pelajaran 2023/2024”. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi. Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Dr. Taufiqullah, M. Hum., Pembimbing II Dr. Yoga Prihatin, M.Pd.
Kata Kunci: Model Project-Based Learning, infografik digital, Hasil Belajar, Descriptive Text, Prestasi belajar.
Keterampilan berbahasa Inggris dalam Kurikulum Merdeka memiliki tingkat kesulitan yang relatif sama. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa menulis merupakan keterampilan yang paling sulit, mengingat dalam menulis peserta didik harus mampu mengungkapkan gagasan mereka sendiri dengan menggunakan keterampilan berbahasa yang memadahi untuk menghasilkan tulisan yang bermakna, dan apa yang umumnya dilakukan guru Bahasa Inggris di kelas, keterampilan yang paling banyak dipelajari dan dilakukan adalah keterampilan membaca. Hal tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik dalam menulis khususnya descriptive text.
Penelitian ini menggunakan model kuantitatif yang merupakan pengembangan dari true-experiment dengan model factorial design. Subyek pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII F sebagai kelas eksperimen SMP Negeri 1 Adiwerna yang masing-masing berjumlah 32 peserta didik. Sebanyak 64 peserta didik dijadikan sebagai sampel penelitian. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan tes hasil belajar menulis descriptive text untuk mengumpulkan data pada variable-variabel penelitian, yaitu: Model Project-Based Learning berbasis infografik digital. Hasil Belajar Menulis Descriptive Text, dan Prestasi Belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test peserta didik, ada perbedaan signifikan secara statistik dalam hasil belajar, terdapat perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar antara peserta didik dengan kategori rendah dan tinggi pada peserta didik SMP Negeri 1 Adiwerna, serta terdapat interaksi antara prestasi belajar dan model pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 1 Adiwerna
Diharapkan untuk mengembangkan model pembelajaran yang mengombinasikan elemen konvensional dan Project Based Learning agar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Penting untuk memberikan pelatihan lebih lanjut kepada guru mengenai penerapan model Project Based Learning dan cara mengelola kelas yang lebih efektif. Penelitian lebih lanjut mengenai cara meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar agar hasil pembelajaran menjadi lebih optimal
vi
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI OPERASI ALJABAR (Studi Penelitian Kualitatif Kelas VIII SMP N 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Tahun Pelajaran 2022/2023)
KERTADINATA, SEPTIANGGI. 2023. “Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik Pada Materi Operasi Aljabar (Studi Penelitian Kualitatif Kelas VIII SMP N 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Tahun Pelajaran 2022/2023)”. Skripsi. Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing I : Hj. Isnani, M. Si., M. Pd.
Pembimbing II : Ibnu Sina, S.T., M.Pd., M.Kom.
Kata kunci : Analisis, Koneksi Matematis, Aljabar, Peserta Didik.
Latar Belakang Penelitian ini adalah menumbuhkan pemahaman di setiap permasalahan pada mata pelajaran matematika, dengan adanya konektifitas atau pemahaman peserta didik, baik dari segi konsep, topik permasalahan dan prosedur penyelesaian. Maka akan dilakukan studi penelitian dengan judul “ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI OPERASI ALJABAR”.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini menggambarkan gambaran yang secara nyata dan cermat tentang bagaimana kemampuan koneksi matematis peserta didik pada materi operasi aljabar.
Dalam proses pembelajaran baik secara formal di sekolah maupun secara informal dirumah, menunjukkan bahwa Peserta didik kurang mampu untuk memahami suatu masalah dalam belajar terutama kaitannya dengan mata pelajaran matematika. Peserta didik menilai bahwa mata pelajaran operasi aljabar merupakan salah satu sub bab matematika yang termasuk sulit dan sukar, sehingga dalam pelaksanaan pembelajarannya perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, peserta didik kurang memahami dan menguasai materi operasi aljabar. Terutama pada operasi hitung aljabar, menyamakan penyebut ataupun menyederhanakan suatu suku ataupun bilangan. Dalam mengerjakan soal-soal, mereka lebih berfokus untuk sekedar selesai saja, tanpa memperhatikan metode ataupun prosedur pengerjaan yang baik. Peserta didik juga kesulitan untuk memahami dan menghubungkan suatu konsep prosedur yang sama ke dalam soal yang berbeda
PENGARUH JENIS PAKAN IKAN RUCAH, KEONG SAWAH, PAKAN BUATAN DAN PELLET KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) YANG DIPELIHARA PADA KERAMBA JARING TANCAP DI DESA RANDUSANGA WETAN BREBES, JAWA TENGAH
SWI JULI ANGGA FATRIYOKO. NPM.3219500009. Pengaruh Jenis Pakan
Ikan Rucah, Keong Sawah, Pakan Buatan Dan Pellet Komersil terhadap
Pertumbuhan Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Dipelihara pada
Keramba Jaring Tancap Di Desa Randusanga Wetan Brebes, Jawa Tengah.
Pembimbing: SUYONO dan SUTAMAN.
Budidaya ikan kakap putih telah menjadi suatu usaha yang bersifat
komersial (dalam budidaya) untuk dikembangkan, karena pertumbuhannya yang
relatif cepat, mudah dipelihara dan mempunyai toleransi yang tinggi terhadap
perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui
pengaruh jenis pakan yang berbeda dan mengetahui jenis pakan manakah yang
paling optimal terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer) di Desa
Randusanga Wetan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan
menggunakan data kuantitatif dengan model eksperimen untuk mengetahui akibat
dari sebuah perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Pemberian jenis pakan A (ikan rucah), B (keong sawah), C (pakan buatan) dan K
(pellet komersil) memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan ikan
kakap putih (Lates calcarifer). Uji tukey menunjukkan bahwa rata-rata laju
pertumbuhan tertinggi pada benih ikan kakap putih terdapat pada perlakuan A
(pakan ikan rucah) dibandingkan dengan perlakuan B (pakan keong sawah), C
(pakan buatan), dan K (pakan pellet komersil). Kualitas air berada dalam kisaran
yang layak untuk kehidupan benih kakap putih (Lates carcarifer). Hasil uji anova,
menunjukkan nilai Sig. 0,012 < 0,05, sehingga data hasil perlakuan A, B, C dan K
terdapat perbedaan yang nyata ( p < 0,05).
KATA KUNCI : Ikan kakap, jenis pakan, laju pertumbuhan .
ABSTRACT
SWI JULI ANGGA FATRIYOKO. NPM.3219500009. The Influence of Food
For Trash Fish, Ricve Snails, Artificial Feed And Connercial Feed On The
Growt Of White Snapper Fish (Lates calcarifer) Reared In Fixed Net Net
Cages in Randusanga Wetan Brebes Village, Central Java. Supervisors:
SUYONO and SUTAMAN.
Sea bass cultivation has become a commercial business (in cultivation) to be
developed, because it grows relatively quickly, is easy to maintain and has a high
tolerance for environmental changes. The aim of this research is to determine the
effect of different types of feed and find out which type of feed is most optimal for
the growth of white snapper (Lates calcarifer) in Randusanga Wetan Village. The
research method used is by using quantitative data with an experimental model to
determine the effects of a treatment. This research used a completely randomized
design with 4 treatments and 3 repetitions. The results of the research showed that
the provision of types of feed A (trash fish), B (field snails), C (artificial feed) and
K (commercial pellets) had a significant effect on the growth of white snapper\ud
(Lates calcarifer). The Tukey test showed that the highest average growth rate for
sea bream fry was in treatment A (trash fish feed) compared to treatments B (field
snail feed), C (artificial feed), and K (commercial pellet feed). The water quality
is within a suitable range for the life of white snapper (Lates carcarifer) fry. The
results of the anova test show a Sig value. 0.012 < 0.05, so that the data resulting
from treatments A, B, C and K have significant differences (p < 0.05).
KEYWORDS: Snapper, type of feed, growth rat
EFEKTIVITAS PENYELESAIAN LAPORAN MALADMINISTRASI DI OMBUDSMAN RI MELALUI MEKANISME RCO
Penelitian ini mengkaji efektivitas penanganan laporan maladministrasi di Ombudsman Indonesia melalui mekanisme RCO. Pelayanan publik adalah aspek fundamental dari interaksi masyarakat, di mana pemerintah dan sektor swasta bertanggung jawab untuk memberikan layanan berkualitas yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, masalah seperti kualitas layanan yang buruk, keterlambatan, dan kompleksitas birokrasi sering muncul, yang menyebabkan ketidakpuasan publik. Penelitian ini menyoroti bahwa pelayanan publik yang tidak memadai dapat mengakibatkan hak-hak yang tidak terpenuhi dan aspirasi warga yang diabaikan, menekankan perlunya peningkatan berkelanjutan dalam pemberian layanan. Salah satu tujuan utama pelayanan publik adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan layanan yang adil dan berkualitas tinggi, yang meliputi akses ke pendidikan, perawatan kesehatan, dan infrastruktur. Selain itu, layanan publik yang efektif dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial ekonomi dengan memastikan bahwa populasi rentan mendapat manfaat dari program yang ditargetkan. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah melalui transparansi dan akuntabilitas dalam penyediaan layanan. Dengan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan melibatkan warga dalam proses pengambilan keputusan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat dapat dipupuk. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami bagaimana mekanisme RCO dapat meningkatkan penanganan laporan maladministrasi, yang pada akhirnya mengarah pada hasil pelayanan publik yang lebih baik. Kata kunci: Pelayanan Publik, Maladministrasi, Ombudsman, Mekanisme RCO, Kesejahteraan Masyarakat.
This study examines the effectiveness of handling maladministration reports at the Indonesian Ombudsman through the RCO (Rapid Complaint Online) mechanism. Public service is a fundamental aspect of societal interaction, where both the government and the private sector are responsible for delivering quality services that meet public needs. However, issues such as poor service quality, delays, and bureaucratic complexity often arise, leading to public dissatisfaction. This study highlights that inadequate public services can result in unfulfilled rights and neglected citizen aspirations, emphasizing the need for continuous improvement in service delivery. One of the primary objectives of public service is to enhance societal well-being by providing fair and high-quality services, including access to education, healthcare, and infrastructure. Additionally, effective public services can help reduce socio-economic disparities by ensuring that vulnerable populations benefit from targeted programs. This research also underscores the importance of building public trust in the government through transparency and accountability in service provision. By being responsive to societal needs and involving citizens in decision-making processes, a harmonious relationship between the government and the public can be fostered. This study contributes to understanding how the RCO mechanism can improve the handling of maladministration reports, ultimately leading to better public service outcomes. Keywords: Public Service, Maladministration, Ombudsman, RCO Mechanism, Societal Well-being
PENGARUH PRICE EARNING RATIO (PER), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), TOTAL ASSET TURNOVER (TATO) DAN PRICE TO BOOK VALUE (PBV) TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS IDX30 SELAMA PERIODE 2021-2023)
Eki Dwi Irwanto, 2024, Pengaruh Price Earning Ratio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO) dan Price to Book Value (PBV) Terhadap Return Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar Di Indeks IDX30 Selama Periode 2021-2023)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Price Earning Ratio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO) dan Price to Book Value (PBV) Terhadap Return Saham. Hipotesis dalam penelitian ini adalah 1) Diduga Price Earning Ratio (PER) berpengaruh positif terhadap Return Saham. 2) Diduga Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif terhadap Return Saham. 3) Diduga Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif terhadap Return Saham. 4) Diduga Price to Book Value (PBV) berpengaruh positif terhadap Return Saham.
Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam indeks IDX30 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik dokumentasi. Sedangkan data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari (www.idx.com). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis koefisien determinasi.
Kesimpulan penelitian ini adalah 1) Price Earning Ratio (PER) tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Return Saham. 2) Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Return Saham. 3) Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham. 4) Price to Book Value (PBV) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham
Kata Kunci: Price Earning Ratio (PER); Debt to Equity Ratio (DER); Total Asset Turnover (TATO); Price to Book Value (PBV); Return Saha
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK, DISIPLIN KERJA, DAN BEBAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA HOME INDUSTRY ISMAN COLLECTION ADIWERNA
NIDAUN NIA’MATUL AMIMAH, 2024. PENGARUH LINGKUNGAN
KERJA FISIK, DISIPLIN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP
PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA HOME INDUSTRY ISMAN
COLLECTION ADIWERNA
Home Industry Isman Collection Adiwerna merupakan perushaan konveksi
yang memproduksi busana pakaian, terutama pakaian wanita. Home Industry Isman
Collection Adiwerna memiliki visi untuk menjadi perushaan konveksi dengan
inovasi busana yang unggul, oleh karena itu karyawan harus memiliki produktivitas
yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh
Lingkungan kerja Fisik, Disiplin Kerja dan Beban kerja terhadap Produktivitas
karyawan pada Home Industry Isman Collection Adiwerna.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 37 responden
dan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh atau keseluruhan populasi dijadikan
sampel. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Teknik pengumpulan
data yang digunakan yaitu Metode Suksesif Interval (MSI), Asumsi klasik, regresi
berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi dengan menggunakan Aplikasi
SPSS 22. Teknik analisis data yang digunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh Lingkungan kerja fisik,
Disiplin Kerja dan Beban kerja terhadap Produktivitas karyawan pada Home
Industry Isman Collection Adiwerna. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis
regresi linear berganda pada uji t memperoleh nilai signifikasi sebesar 1.)
Lingkungan Kerja Fisik 0,011 1,690 t tabel 2.) Disiplin
Kerja 0,008 > 0,05, t hitung -2.803 < t tabel 1,690. 3.) Beban Kerja sebesar 0,000 <
0,05. t hitung 4,412 > 1,690 t tabel. Lingkungan kerja fisik, Disiplin Kerja dan
beban kerja pada uji F memiliki nilai sebesar 0,000 F
tabel 3,276.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa 1.) Lingkungan kerja fisik
secara parsial berpengaruh terhadap Produktivitas karyawan. 2.) Disiplin kerja
secara parsial berpengaruh terhadap Produktivitas karyawan. 3.) Beban kerja secara
parsial berpengaruh terhadap Produktivitas karyawan 5.) Lingkungan kerja fisik,
Disiplin Kerja dan Beban kerja secara simultan berpengaruh terhadap Produktivitas
Karyawan.
Kata Kunci : Lingkungan kerja fisik, Disiplin kerja, Beban kerja, Produktivitas
karyawa
PENGARUH REWARD, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. KITA RITEL INDO INVESTAMA TEGAL
Mukhammad Ghoilan 2024, Pengaruh Reward, Motivasi Kerja, Lingkungan
Kerja terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan pada PT. Kita Ritel Indo Investama
Tegal.
Dalam setiap organisasi, baik itu organisasi profit ataupun organisasi non
profit peranan sumber daya manusia sangatlah penting, karena sumber daya
manusia sendiri merupakan salah satu aspek utama sebagai penggerak dalam
sebuah organisasi. Sumber daya manusia akan mempengaruhi organiasi dalam
mencapai tujuannya, semakin baik sumber daya manusia yang dikelola maka akan
semakin mudah juga Perusahaan untuk mencapai tujuannya begitupun
sebaliknya.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui dan
menganalisis pengaruh reward terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Kita
Ritel Indo Investama. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi
kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Kita Ritel Indo Investama. 3)
Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap
kepuasan kerja karyawan pada PT. Kita Ritel Indo Investama. 4) Untuk
mengetahui dan menganalisis pengaruh reward, motivasi dan lingkungan kerja
secara simultan terhadap kepuasan kerja pada PT. Kita Ritel Indo Investama
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data dan
sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Jumlah
sampel dalam penelitian ini adalah 50 karyawan. Metode analisis yang digunakan
adalah metode susksesive interval, uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik,
analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini adalah 1) Dari pengujian secara parsial
reward terhadap kepuasan karyawan diperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05. 2) Dari
pengujian secara parsial motivasi kerja terhadap kepuasan karyawan diperoleh
nilai sig = 0,023 < 0,05. 3) Dari pengujian secara parsial lingkungan kerja
terhadap kepuasan karyawan diperoleh nilai sig = 0,004 < 0,05.
Kesimpulan dari penelitia ini adalah 1) Reward berpengaruh positif
terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan pada PT. Kita Ritel Indo Investama Tegal.
2) Motivasi Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan pada
PT. Kita Ritel Indo Investama Tegal. 3) Lingkungan Kerja berpengaruh positif
terhadap Kepuasaan Kerja Karyawan pada PT. Kita Ritel Indo Investama Tegal.
Kata Kunci : Reward, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja terhadap Kepuasaan
Kerj
ANALISIS TANGGUNG JAWAB HUKUM DALAM PERJANJIAN KREDIT BERBASIS JAMINAN HAK TANGGUNGAN: STUDI KASUS PT BPR BINA SEJAHTERA INSANI
Perjanjian kredit merupakan kesepakatan antara bank sebagai pemberi kredit dengan nasabah sebagai penerima kredit. Hak tanggungan adalah jaminan yang adanya karena diperjanjikan terlebih dahulu antara kreditur dengan debitur. Tujuan penelitian ini mengkaji proses pelaksanaan perjanjian kredit dengan hak tanggungan, mengkaji tanggung jawab hukum bagi para pihak dalam penyelesaian masalah apabila debitur wanprestasi di BPR Bina Sejahtera Insani. Jenis dari penelitian skripsi ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan hukum normatif dan empiris. Sumber data yang dipergunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari responden atau nara sumber dalam bentuk wawancara atau interview dan kenyataan yang ada di lapangan sedangkan data sekunder dengan studi kepustakaan. Analisa yang digunakan adalah analisis normatif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: Dalam pemberian kredit kepada calon debiur, BPR Bina Sejahtera Insani memberikan suatu persyaratan agar calon debitur memberikan jaminan yang memadai, proses pembuatan perjanjian kredit dengan hak tanggungan melalui notaris yang telah ditunjuk. Dalam perjanjian kredit, masing-masing pihak memahami peranan dan tanggung jawabnya berdasarkan pengikatan dari perjanjian kredit yang telah disepakati. Dalam penyelesaian timbulnya wanprestasi, BPR Bina Sejahtera Insani lebih mengutamakan upaya persuasif, apabila setelah diberikan surat somasi sebanyak tiga kali tanpa ada kemauan yang baik maka akan dilakukan eksekusi objek jaminan debitur. Kata Kunci: Tanggung jawab, Perjanjian Kredit, Hak Tanggunga