Universitas Pancasakti Tegal

Repository Universitas Pancasakti Tegal
Not a member yet
    9003 research outputs found

    PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA ST 37 UNTUK RANGKA MESIN PEMOTONG KAYU

    Get PDF
    MOHAMAD FARIZ PRATAMA PUTRA (2024) “PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA ST 37 UNTUK RANGKA MESIN PEMOTONG KAYU”. Skripsi, prodi teknik mesin fakultas teknik dan ilmu komputer Universitas Pancasakti Tegal. Pengelasan didefinisikan sebagai proses pembentukan ikatan metalurgi pada sambungan logam atau paduan logam dengan mencairkan bahan sampai kondisi meleleh atau cair. Metode pengelasan yang umum diterapkan dalam industri konstruksi adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi arus pada pengelasa terhadap nilai kekuatan tarik, bending dan impact pada baja ST 37. Metode penelitian menggunakan alat: trafo las listrik, grinda potong, sikat baja, palu konde, palu terak. Bahan yang digunakan: baja karbon rendah ST 37, elektroda E-6013 diameter 2,6. Penelitian ini menggunakan metodologi eksperimen dengan memvariasikan variasi arus 70 A, 80 A, 90 A, pada pengelasan baja ST 37. Hasil pengelasan di uji dengan menggunakan pengujian tarik, bending, dan uji impak. Pada hasil pengujian tarik kuat arus 70 amper mempunyai kuat tarik 456,1 Mpa sedangkan pada kuat arus 80 amper mempunyai kuat tarik 456,5 Mpa dan kuat arus 90 amper mempunyai kuat tarik 435,3 Mpa. Disimpulkan untuk kekuatan tarik tertinggi berturut-turut diberikan oleh jenis variasi arus 80 amper, 70 amper, 90 amper. Pada hasil pengujian bending ini untuk arus terbesar pada 80 amper dan arus terendah pada 70 amper pada masing masing arus untuk 80 amper mempunyai lengkungan sebesar 1098,94 Mpa di ikuti arus 90 amper mempunyai nilai sebesar 1040,30 Mpa, dan untuk arus terendah pada 70 amper mempunyai nilai 929,15 Mpa. Hasil dari pengujian impact ini untuk arus terbesar pada 90 amper dan arus terendah pada 80 amper. Pada masing-masing arus memiliki nilai untuk arus 90 amper mempunyai nilai 1,236 J/mm2 nilai terbesar selanjutnya 70 amper 1,179 J/mm2 dan arus terendah pada 80 amper mempunyai nilai 1,116 J/mm2. hasil pengujian tarik, bending, dan impact pada setiap sampel atau spesimen dengan variasi arus 70A, 80A, dan 90A dalam proses pengelasan SMAW menunjukkan bahwa kekuatan tertinggi pada pengujian tarik dan bending terdapat pada sampel dengan variasi arus 80A karena dapat memberikan pengaruh positif terhadap kekuatan tarik, bending, dan impact. Hal ini disebabkan oleh kesesuaian arus 80A dalam menciptakan penguatan antar sambungan yang optimal. Kata kunci : Las SMAW, Baja ST 37, Uji tarik, uji bending, uji impack MOHAMAD FARIZ PRATAMA PUTRA (2024) "THE EFFECT OF VARIATIONS IN SMAW WELDING CURRENT ON THE MECHANICAL PROPERTIES OF ST 37 STEEL FOR WOOD CUTTING MACHINE FRAME". Thesis, mechanical engineering study program, faculty of engineering and computer science, Pancasakti University, Tegal. Welding is defined as the process of forming a metallurgical bond at a metal or metal alloy joint by melting the material until it melts or melts. The welding method commonly applied in the construction industry is Shielded Metal Arc Welding (SMAW). The aim of this research is to determine the effect of tensile, bending and Impak strength values on ST 37 steel. The research method uses tools: electric welding transformer, cutting grinder, steel brush, bun hammer, slag hammer. Materials used: low carbon steel ST 37, electrode E-6013 diameter 2.6. This research uses an experimental methodology by varying current variations of 70 A, 80 A, 90 A. Welding results are tested using tensile, bending and Impak tests. In the tensile test results, a current strength of 70 amperes has a tensile strength of 456.1 Mpa, while a current strength of 80 amperes has a tensile strength of 456.5 Mpa and a current strength of 90 amperes has a tensile strength of 435.3 Mpa. It was concluded that the highest tensile strength was given by the current variations of 80 amperes, 70 amperes, and 90 amperes respectively. In the results of this bending test, the highest current is at 80 amperes and the lowest current is at 70 amperes. Each current for 80 amperes has a bend of 1098.94 Mpa, followed by a current of 90 amperes which has a value of 1040.30 Mpa, and for the lowest current at 70 ampere has a value of 929.15 Mpa. The results of this Impak test are for the largest current at 90 amperes and the lowest current at 80 amperes. For each current, the value for a current of 90 amperes has a value of 1.236 J/mm2, the next largest value is 70 amperes, 1.179 J/mm2 and the lowest current at 80 amperes has a value of 1.116 J/mm2. The results of tensile, bending and Impak tests on each sample or specimen with current variations of 70A, 80A and 90A in the SMAW welding process show that the highest strength in tensile and bending tests is found in samples with current variations of 80A because it can have a positive influence on tensile strength. , bending, and Impak. This is due to the suitability of the 80A current in creating optimal reinforcement between connections. Key words : SMAW welding, ST 37 steel, tensile test, bending test, Impak tes

    PENGEMBANGAN MEDIA REFLECTIVE PICTURE BOOK BERBASIS SOSIOKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN MINAT MEMBACA SISWA KELAS IV SD SE-KECAMATAN KERSANA BREBES

    Get PDF
    Hartati, eti. 2025.“Pengembangan Media Reflective Picture Book Berbasis Sosiokultural untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Minat Membaca Siswa Kelas IV SD Se-Kecamatan Kersana Brebes.” Tesis. Program Studi Magister Pedagogi. Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Dr. Muntoha Nasucha, M.Pd. Pembimbing II Dr. Tity Kusrina, M.Pd. Kata kunci :. Pengaruh, Reflective Picture Book, Sosiokultural, Sosial, Membaca. Tujuan yang dilakukannya penelitian ini adalah untuk: (1) Mengethui analisis kebutuhan guru dan siswa terhadap pengembangan media reflective picture storybook (2) Untuk mengetahui desain pengembangan media reflective picture storybook berbasis sosiokultural (3) Mengetahui kelayakan media reflective picture storybook berbasis sosiokultural (4) dan mengetahui efektifitas penggunaan media reflective picture storybook berbasis sosiokultural Sosiokultural untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Minat Membaca Siswa Kelas IV SD Se-Kecamatan Kersana Brebes Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development untuk menghasilkan media reflective picture storybook berbasis sosiokultural untuk meningkatkan keterampilan sosial dan minat membaca siswa kelas IV SD. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE dari Dick and Carry.Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD se Kecamatan Kersana dengan sample ada 6 sekolah yang terbagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen.Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan uji normalitas, Uji homogenitas, uji t dan uji kelayakan serta efektifitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media reflective picture storybook terhadap keterampilan sosial dan minat membaca siswa kelas IV SD se Kecamatan Kersana Brebes, dalam hal ini media adalah positif memberikan pengaruh yang signifikan. Kesimpulan yang dapat diperoleh bedasarkan penelitian ini adalah Analisis kebutuhan guru dan siswa terhadap media meliputi analisis kebutuhan siswa, analisia pengguna, analisis sarana dan prasarana. Mengetahui desain pengembangan media terdiri dari pemilihan media,pemilihan format, penyusunan soal dan jawaban serta merancang media aplikasi. Kelayakan media dari tiga validator memperoleh validasi materi sebesar 93%. Sedangakan pada aspek media memperoleh tara-rata sebesar 92%. Efektifitas penggunaan media pembelajaran dibuktikan dengan hasil belajar siswa antara hasil pre test dan post test kelas eksperimen mengalami peningkatan dari 14% menjadi 83%. Ini membuktikan bahwa media berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan sosial dan minat membaca siswa

    PERANCANGAN TONGKAT TUNANETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK GUNA PENINGKATAN MOBILITAS PENYANDANG TUNANETRA

    Get PDF
    Muhammad Khanif Hidayatullah, 2025 “Perancangan Tongkat Tunanetra Menggunakan Sensor Ultrasonik Guna Peningkatan Mobilitas Penyandang Disabilitas”. Laporan skripsi Teknik Industri Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal. Penggunaan tongkat tunanetra didapati berbagai masalah seperti terbatasnya jarak hambatan, tidak dapat memposisikan tongkat sesuai jalur yang ada, tidak menggunakan teknik menelusur atau menyusur yang baik untuk mengetahui posisi dan tujuan, hingga tongkat yang kurang nyaman saat digunakan untuk beraktifitas. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan tongkat tunanetra yang harapanya dapat meningkatkan mobilitas dan aktivitas penyandang tunanetra, Selain hal itu juga perlu adanya tongkat yang sesuai dengan postur pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ergonomic Function Deployment (EFD), secara garis besar metode ini digunakan untuk mengetahui ergonomis atau tidaknya suatu rancangan sebuah produk. Perancangan produk menggunakan perhitungan antropometri guna menentukan persentil produk atau alat yang dirancang. Atribut yang digunakan adalah berdasar pada aspek – aspek ergonomi yaitu efektif, nyaman, aman, sehat, dan efisien. Berdasarkan atribut yang digunakan, maka dapat diketahui keinginan dan kebutuhan responden terhadap produk yang akan dirancang. Ukuran tongkat tunanetra ultrasonik adalah panjang tongkat 120 cm, panjang pegangan tongkat 17 cm, dan diameter lingkar genggaman 3 cm. Data tersebut diperoleh dari perhitungan antropometri pada saat perancangan. Material yang digunakan adalah alumunium karena ringan dan tahan lama. Lalu berdasarkan uji paired samples test antara tongkat konvensional dan tongkat sensor ultrasonik didapati hasil sig. (2 tailed) 0.000 < 0.05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sesuai dengan hipotesa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan tongkat sensor ultrasonik. Kata kunci: Tongkat sensor ultrasonik, Ergonomic Function Deployment (EFD), Antropometri Muhammad Khanif Hidayatullah, 2025 “Design of a Blind Cane Using Ultrasonic Sensors to Improve the Mobility of Persons with Disabilities”. Thesis report in Industrial Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Pancasakti University Tegal. The use of a blind person's cane has various problems such as limited obstacle distance, inability to position the cane according to the existing path, not using proper tracing or following techniques to determine position and destination, and the cane being uncomfortable to use during activities. The purpose of this research is to create a cane for the visually impaired that is expected to enhance the mobility and activities of visually impaired individuals. Additionally, there is a need for a cane that is suitable for the user's posture. The method used in this research is Ergonomic Function Deployment (EFD), which is generally used to determine whether a product design is ergonomic or not. Product design uses anthropometric calculations to determine the percentile of the designed product or tool. The attributes used are based on ergonomic aspects, namely effective, comfortable, safe, healthy, and efficient. Based on the attributes used, the desires and needs of the respondents regarding the product to be designed can be determined. The size of the ultrasonic blind cane is a length of 120 cm, a handle length of 17 cm, and a grip diameter of 3 cm. The data was obtained from anthropometric calculations during the design phase. The material used is aluminum because it is lightweight and durable. Then, based on the paired samples test between the conventional stick and the ultrasonic sensor stick, a significant result was found (2-tailed) 0.000 < 0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted, in accordance with the hypothesis that there is a significant effect on the use of the ultrasonic sensor stick. Keywords: Ultrasonic sensor stick, Ergonomic Function Deployment (EFD), Anthropometr

    ANALISA KUAT TEKAN PADA BETON FC’30 SCC (Self Compacting Concrete) DENGAN PENAMBAHAN SUPERPLASTICIZER VISCOCRETE 10

    Get PDF
    Permana Dicky S.K, 2024, “ANALISA KUAT TEKAN PADA BETON FC’30 SCC (Self Compacting Concrete) DENGAN PENAMBAHAN SUPERPLASTICIZER VISCOCRETE 10”. Laporan Skripsi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasakti Tegal 2024. Self Compacting Concrete (SCC) merupakan beton inovatif yang dapat memadatkan sendiri (tanpa vibrator),dan mampu mengalir dengan beratnya sendiri untuk mengisi bekisting dengan jenuh tanpa mengalami segregasi. Material dari SCC tidak jauh berbeda dari beton normal, yaitu agregat kasar, agregat halus, semen, air, hanya saja pada SCC terdapat bahan tambah admixture berupa superplasticizer. Penelitian ini menggunakan mix design metode DoE dengan bahan tambah berupa superplasticizer dengan kadar variasi 0,8%, 0,9%, dan 1% dari berat semen. Pengujian benda uji dilakukan dua tahap yaitu pada saat beton segar dilakukan uji menggunakan alat slump, sedangkan beton keras akan dilakukan uji kuat tekan pada waktu 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Dari semua hasil pengujian pada saat beton segar maupun kuat tekan, variasi superplasticizer yaitu 0,8%, 0,9%, dan 1%. Pada penelitian ini didapat nilai kuat tekan rata-rata tertinggi presentase superplasticizer 0,9% yaitu sebesar 46,42 MPa. Proporsi beton SCC yaitu semen, pasir, krikil, dan air dapat diperoleh dengan menggunakan metode DoE namun dengan krikil ukuran maksimal 10mm, faktor air semen maksimal 0,3 dan menggunakan bahan tambah berupa superplasticizer. Kata kunci: SCC, superplasticizer, kuat tekan, beton   ABSTRACT Permana Dicky S.K, 2024, "COMPRESSIVE STRENGTH ANALYSIS OF FC'30 SCC (Self Compacting Concrete) CONCRETE USING SUPERPLASTICIZER VISCOCRETE 10". Civil Engineering Thesis Report, Faculty of Engineering Pancasakti University Tegal 2024. Self Compacting Concrete (SCC) is an innovative concrete that can compact itself (without a vibrator), and is able to flow under its own weight to fill the formwork saturated without experiencing segregation. The materials of SCC are not much different from normal concrete, namely coarse aggregate, fine aggregate, cement, water, only in SCC there is an added admixture in the form of a superplasticizer. This research uses the DoE mix design method with added material in the form of superplasticizer with varying levels of 0.8%, 0.9% and 1% of the cement weight. Testing of test objects is carried out in two stages, namely when fresh concrete is tested using a slump tool, while hard concrete will be tested for compressive strength at 7 days, 14 days and 28 days. From all test results for fresh concrete and compressive strength, the variations in superplasticizer were 0.8%, 0.9% and 1%. In this study, the highest average compressive strength value for the superplasticizer percentage of 0.9% was obtained, namely 46.42 MPa. The proportions of SCC concrete, namely cement, sand, gravel and water, can be obtained using the DoE method but with a maximum size of 10mm gravel, a maximum cement water factor of 0.3 and using additional materials in the form of a superplasticizer. Key words: SCC, superplasticizer, compressive strength, concret

    PELAKSANAAN SISTEM INKLUSIF PADA KINERJA PEMERINTAHAN DESA PESAREAN TAHUN 2024

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan sistem inklusif pada kinerja pemerintahan Desa Pesarean, Kabupaten Tegal pada tahun 2024. Desa Pesarean sejak tahun 2018 telah mendeklarasikan diri sebagai Desa Inklusi, namun masih ditemukan beberapa permasalahan terkait pemenuhan hak- hak penyandang disabilitas di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Pesarean dalam pelaksanaan kinerja desa inklusi untuk keadilan dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Pesarean, Perangkat Desa, Penyandang Disabilitas, dan Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Pesarean telah melaksanakan sistem inklusif dalam kinerjanya, namun masih terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya anggaran, kurangnya pemahaman masyarakat, serta masih adanya stigma negatif terhadap penyandang disabilitas. Upaya yang dilakukan pemerintah desa antara lain melalui penyediaan fasilitas publik yang aksesibel, pelatihan dan pemberdayaan, serta pelibatan penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan desa. Kata Kunci: Sistem Inklusif, Pemerintahan Desa, Penyandang Disabilita

    IMPLEMENTASI KURIKULUM JARINGAN SEKOLAH ISLAM TERPADU (JSIT) DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMPIT LUQMAN AL HAKIM SLAWI

    Get PDF
    Muh. Agung Putra Bhayangkara. 2024. “Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Dalam Membangun Pendidikan Karakter Di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi”. Tesis. Program Studi Magister Pedagogi. Program Pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Prof. Dr. Beni Habibi, M.Pd. Pembimbing II Dr. Basukiyatno, M.Pd. Kata kunci :. Kurikulum JSIT, Pendidikan Karakter. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan kurikulum, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum, (3) Untuk mengetahui evaluasi, dan (4) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam membangun pendidikan karakter Di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi kasus, yaitu peneliti yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dengan hasil yang mementingkan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini menekankan pada implementasi kurikulum terpadu di SMPIT Luqman al Hakim dalam membangun pendidikan karakter berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang diterapkan. Hasil penelitian antara lain: (1) Perencanaan kurikulum JSIT dalam membangun pendidikan karakter di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi terdiri dari; Model kurikulum, Latar belakang integrasi dua kurikulum, Langkah Perencanaan Kurikulum Terpadu, dan Penyusunan Kurikulum Terpadu. (2) Pelaksanaan kurikulum JSIT di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi terdiri dari; persiapan implementasi kurikulum, pengembangan program, proses implementasi kurikulum terpadu, dan model implementasi. (3) Evaluasi kurikulum JSIT di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi terdiri dari; problematika implementasi kurikulum terpadu guru dan siswa, metode evaluasi kurikulum terpadu, model evaluasi dan dan hasil evaluasi. (4) faktor pendukungnya adalah sebagai berikut: kepemimpinan yang visioner dan komitmen terhadap pendidikan karakter, kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai islam, pembelajaran yang berorientasi pada karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pendidikan karakter, dan kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Faktor penghambat implementasi kurikulum JSIT di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi antara lain: kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif

    PERAN DINAS SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA BERSAMA DI KABUPATEN BREBES

    Get PDF
    Zakiya Ilfa Bareti. 2120600030. 2025. Peran Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama di Kabupaten Brebes Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana peran Dinas Sosial dalam pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama di Kabupaten Brebes sebagaimana eraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-19/Pb/2005 yang menyebutkan Kelompok Usaha Bersama merupakan himpunan dari keluarga yang tergolong miskin yang dibentuk oleh masyarakat, tumbuh dan berkembang atas dasar prakarsanya sendiri. Metode dalam penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Populasi penelitian karyawan Dinas Sosial Kabupaten Brebes dan Ketua Kelompok Usaha. Sampel penelitian berjumlah 20 dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara. Dinas Sosial Kabupaten Brebes sebagai salah satu instansi yang bertugas melaksanakan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Kabupaten Brebes, sudah menjalankan program KUBE sebagaimana yang di amanatkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. KUBE yang dijalankan sudah bisa memberikan keberhasilan yang maksimal. Karena banyak KUBE yang berhasil, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarat anggota KUBE itu sendiri. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kekompakan dalam KUBE, adanya inisiatif mengembangkan usaha yang sudah laku di pasaran, dan harga jual produk yang sudah di bilang lumayan. Kata Kunci : pemberdayaan, kelompok usaha bersam

    STRATEGI BADAN PENGAWAS PEMILU KABUPATEN BREBES DALAM MENANGANI PELANGGARAN ADMINISTRASI PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024

    Get PDF
    Nama : Tahta Earland NPM : 2120600028 Judul : “Strategi Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Brebes Dalam Menangani Pelanggaran Administrasi Pemilu Tahun 2024” Pokok Permasalahan penelitian ini adalah : (1) Strategi apa yang dilakukan oleh Bawaslu Dalam Menangani Pelanggaran Administrasi (2) Kendala yang dihadapi oleh Bawaslu Kabupaten Brebes. Tipe penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif yang merupakan penelitian yang dapat memberikan gambaran faktual mengenai Strategi Bawaslu Kabupaten Brebes. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Strategi Bawaslu Kabupaten Brebes dalam penanganan pelanggaran administrasi di Kabupaten Brebes berjalan dengan baik tetapi ada aspek yang harus diperbaiki. Selain itu juga ada beberapa kendala a) kurangnya SDM dalam Bawaslu dalam penanganan pelanggaran administrasi b) Kendala internal dan eksternal yang dihadapi Bawaslu Kata Kunci : Strategi Bawaslu, Bawaslu, Pemilihan Umu

    PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DAN PAKAN ALAMI JENIS Azolla microphylla DAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN KOAN (Ctenopharyodon idella) DI LOKA PERBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN MUNTILAN, MAGELANG, JAWA TENGAH

    Get PDF
    Sinarriya Puspa Wijayanti. 3223600013. Pengaruh Pemberian Pakan Buatan dan Pakan Alami Jenis Azolla microphylla dan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Terhadap Laju Pertumbuhan Benih Ikan Koan (Ctenopharyodon idella) Di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Pembimbing I : Nurjanah dan Pembimbing II : Sutaman Ikan Koan (Ctenopharyngodon idella) merupakan jenis ikan herbivora yang dapat mengonsumsi tumbuhan air seperti Azolla microphylla dan eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai pakan alternatif. Kedua tumbuhan ini memiliki pertumbuhan yang cepat serta kandungan nutrisi yang baik untuk menunjang pertumbuhan ikan. Penelitian dilakukan di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: (K) pakan komersial , (A) Azolla microphylla, (B) eceng gondok, serta (C)campuran Azolla microphylla dan Eceng Gondok. Setiap perlakuan dilakukan dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan harian, pertumbuhan bobot individu mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), serta rasio konversi pakan (FCR). Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan (K) pakan komersil menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan laju pertumbuhan harian 0,159 gram/hari, diikuti perlakuan (C) Azolla microphylla dan eceng gondok sebesar 0,144 gram/hari. Pertumbuhan bobot individu mutlak terbaik juga ditemukan pada perlakuan C (4,33 gram), mendekati perlakuan kontrol (K) sebesar 4,8 gram. Pertumbuhan panjang mutlak menunjukkan hasil tertinggi pada perlakuan C dan K dengan rata-rata 1,2 cm, sementara perlakuan A dan B memiliki pertumbuhan lebih rendah. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan K (100%), diikuti perlakuan C (93%), A (87%), dan B (83%). Rasio konversi pakan (FCR) terbaik ditemukan pada perlakuan B (2,5), sementara efisiensi pakan (EP) tertinggi diperoleh pada perlakuan K, A, dan C (0,3). Kualitas air selama penelitain dalam kisaran layak untuk kelangsungan hidup ikan koan. Kata Kunci: Ikan koan, Azolla microphylla, eceng gondok, Pertumbuhan, Pakan Alternatif, ABSTRACT Sinarriya Puspa Wijayanti. 3223600013. Effect of Artificial Feed and Natural Feed of Azolla microphylla and Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) on the Growth Rate of Kan Koan Fish (Ctenopharyodon idella) at Muntilan Fish Hatchery and Cultivation Workshop, Magelang, Central Java. Supervisor I: Nurjanah and Supervisor II: Sutaman Koan fish (Ctenopharyngodon idella) is a type of herbivorous fish that can consume aquatic plants such as Azolla microphylla and water hyacinth (Eichhornia crassipes) as alternative feed. These two plants have fast growth and good nutrient content to support fish growth. The research was conducted at the Muntilan Fish Hatchery and Cultivation Workshop, Magelang, Central Java using the Complete Random Design (RAL) method with four treatments: (K) commercial feed, (A) Azolla microphylla, (B) water hyacinth, and (C) a mixture of Azolla microphylla and water hyacinth. Each treatment is carried out with three repetitions. The parameters observed include daily growth rate, absolute individual weight growth, absolute length growth, survival rate (SR), and feed conversion ratio (FCR). The data were analyzed using the normality test, ANOVA homogeneity and continued with the Duncan test. The results showed that the treatment (K) of commercial feed produced the best growth with a daily growth rate of 0.159 grams/day, followed by the treatment (C) of Azolla microphylla and Water Hyacinth of 0.144 grams/day. The best absolute individual weight growth was also found in treatment C (4.33 grams), close to the control treatment (K) of 4.8 grams. Absolute length growth showed the highest yield in treatments C and K with an average of 1.2 cm, while treatments A and B had lower growth. The highest survival rate was obtained in treatment K (100%), followed by treatment C (93%), A (87%), and B (83%). The best feed conversion ratio (FCR) was found in treatment B (2.5), while the highest feed efficiency (EP) was obtained in treatment K, A, and C (0.3). The water quality during the research was within the feasible range for the survival of Koan fish. Keywords: Koan Fish, Azolla microphylla, Water Hyacinth, Growth, Alternative Fee

    EVALUASI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI RUAS JALAN GAJAH MADA KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL

    Get PDF
    Imam Nazarudin, 2024 “Evaluasi Lampu Penerangan Jalan Umum Di Ruas Jalan Gajah Mada Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal” Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur penting yang berfungsi untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung aktivitas sosial-ekonomi pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lampu PJU di ruas Jalan Gajah Mada, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, dalam memenuhi standar pencahayaan berdasarkan SNI 7391:2008 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 47 Tahun 2023. Metode penelitian meliputi pengumpulan data kondisi eksisting PJU, simulasi pencahayaan menggunakan perangkat lunak DIALux Evo, serta analisis efisiensi energi dan biaya operasional. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa lampu PJU pada lokasi penelitian tidak memenuhi standar. Sehingga diperlukan penggantian jenis lampu dan penyesuaian konfigurasi untuk mencapai distribusi pencahayaan yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan 5 simulasi menggunakan software DIALux Evo V.13 yaitu : Simulasi 1 menggunakan konfigurasi dan konstruksi seperti kondisi saat ini, Simulasi 2-5 menggunakan konstruksi tiang octagonal single arm yang ditempatkan berselang-seling di samping jalan dengan lampu LED memiliki daya secara berurutan sebesar 100, 80, 60, dan 40 Watt. Simulasi dengan hasil sesuai standar dengan efisiensi daya dan penghematan tagihan listrik dicapai pada Simulasi 4 dengan output lumen sebesar 8.428 lm, nilai iluminasi rata-rata 13,11 lx (memenuhi standar minimal 6-9 lx), luminasi rata-rata sebesar 0,87 cd/m2 (memenuhi standar minimal 0.60 cd/m2 ) dan nilai rasio kemerataan 0,48 (memenuhi standar minimal 0,42). Kata Kunci: Penerangan Jalan Umum, efisiensi energi, DIALux Evo, iluminasi, Kabupaten Tegal. vii ABSTRACT Imam Nazarudin, 2024 “Evaluation of Public Street Lighting on Gajah Mada Street, Slawi District, Tegal Regency” Public Street Lighting (PJU) is a crucial infrastructure that enhances traffic safety, improves road user comfort, and supports socio-economic activities at night. This study aims to evaluate the performance of PJU lighting on Gajah Mada Street, Slawi District, Tegal Regency, in meeting the lighting standards based on SNI 7391:2008 and Minister of Transportation Regulation No. 47 of 2023. The research methodology includes data collection on the existing PJU conditions, lighting simulations using DIALux Evo software, and analysis of energy efficiency and operational costs. The findings indicate that the current PJU lighting in the study area does not meet the required standards. Therefore, replacing the type of lighting and adjusting the configuration are necessary to achieve optimal lighting distribution. In this study, five simulations were conducted using DIALux Evo V.13 software: Simulation 1 used the current configuration and construction. Simulations 2-5 used an octagonal single-arm pole structure, placed alternately along the roadside, with LED lamps of 100W, 80W, 60W, and 40W, respectively. The optimal results in compliance with the standards, along with power efficiency and electricity bill savings, were achieved in Simulation 4. The simulation produced a lumen output of 8,428 lm, an average illumination of 13.11 lx (meets the minimum standard value of 6-9 lx), an average luminance of 0.87 cd/m² (meets the minimum standard value of 0.60 cd/m²), and a uniformity ratio of 0.48 (meets the minimum standard value of 0.42). Keywords: Public Street Lighting, energy efficiency, DIALux Evo, illumination, Tegal Regency

    6,564

    full texts

    9,003

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Pancasakti Tegal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇