Universitas Pancasakti Tegal

Repository Universitas Pancasakti Tegal
Not a member yet
    9003 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI KEPALA SEKOLAH BERBASIS BAGJA (BUAT AGENDA, AMBIL PELAJARAN, GALI MIMPI, JABARKAN RENCANA, ATUR EKSEKUSI) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG

    No full text
    Riningsih. 2025. Pengembangan Model Supervisi Kepala Sekolah Berbasis BAGJA (Buat Agenda, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi) untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Tesis Program Studi Magister Pedagogi. Program pascasarjana. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I Prof. Dr. Sitti Hartinah DS, M.M., Pembimbing II Dr. Beni Habibi, M.Pd. Kata kunci: Supervisi kepala sekolah, model BAGJA, kompetensi pedagogik, validitas, keefektifan, Research and Development. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi pedagogik guru sekolah dasar yang disebabkan oleh lemahnya praktik supervisi kepala sekolah yang selama ini masih bersifat administratif dan kurang berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dikembangkan model supervisi kepala sekolah berbasis BAGJA melalui pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang dalam penelitian ini dibatasi hingga tahap Develop. Model ini terdiri atas lima tahapan utama, yaitu Buat Agenda, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, dan Atur Eksekusi, yang dirancang untuk menciptakan pola supervisi yang reflektif, kolaboratif, dan berorientasi solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum implementasi model, persepsi guru terhadap pelaksanaan supervisi masih tergolong cukup dengan skor rata-rata 2,49. Setelah implementasi model BAGJA, terjadi peningkatan skor menjadi 3,49, yang menandakan adanya perubahan signifikan dalam persepsi dan pengalaman guru terhadap supervisi. Validitas model diuji melalui ahli supervisi pendidikan dan diperoleh hasil sangat valid dengan nilai rerata di atas 4,5 pada aspek isi, bahasa, penyajian, dan kegunaan. Uji keefektifan menunjukkan bahwa instrumen dan panduan dalam model ini tidak hanya mudah diterapkan oleh kepala sekolah dan guru di lapangan, tetapi juga mampu mendorong pelaksanaan supervisi yang terstruktur, berorientasi hasil, dan berkelanjutan. Secara statistik, hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penerapan model supervisi BAGJA. Peningkatan terlihat pada komunikasi, frekuensi supervisi, keterlibatan guru, umpan balik, dan kompetensi pedagogik. Temuan ini menunjukkan bahwa model BAGJA efektif mendorong supervisi yang lebih humanis dan partisipatif, dengan komunikasi yang penuh kepedulian, penghargaan terhadap guru, serta pelibatan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi kolaboratif. Model ini membangun budaya supervisi positif melalui interaksi terbuka dan saling menghargai, sehingga hubungan profesional antara kepala sekolah dan guru semakin kuat, serta guru lebih termotivasi dan mandiri dalam mengembangkan kompetensinya. Berdasarkan hasil tersebut, model supervisi kepala sekolah berbasis BAGJA layak diimplementasikan secara lebih luas sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar. Model ini tidak hanya valid dan efektif, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui proses pembinaan yang sistematis, reflektif, dan berkelanjutan

    PERAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA KREDITUR MELALUI PROSES PENGIKATAN HAK TANGGUNGAN DI PERBANKAN

    No full text
    Pejabat Pembuatan Akta Tanah (PPAT) merupakan pejabat umum yang diberi wewenang oleh peraturan perundang-undangan untuk membuat akta otentik yang berkaitan dengan peralihan hak atas tanah dan hak atas satuan rumah susun. PPAT selain mempunyai wewenang dalam membuat akta yang otentik, juga mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan bantuan penyuluhan hukum dan memberikan penjelasan mengenai undang-undang yang berlaku. Hal ini dilakukan PPAT karena la oleh ketentuan undang-undang ditugaskan untuk membuat akta otentik yang dikehendaki oleh undang-undang. Kewajiban PPAT sebagaimana ketentuan di atas merupakan bagian dari pelaksanaan jabatan yang bertujuan untuk memastikan kebenaran formil terkait data-data objek transaksi yang disampaikan oleh para penghadap serta untuk memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang memohonkan akta dihadapan PPAT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam proses pemegang hak tanggungan terhadap objek jaminan kredit di perbankan serta mengkaji bentuk perlindungan hukum kepada kreditur pemegang hak tanggungan oleh Pejabat Pembuat Akta agar memiliki kekuatan hukum yang sah dan mengikat. Jenis penelitian dalam penyusunan skripsi ini menggunakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang bertitik tolak dari studi terhadap norma-norma hukum tertulis yang relevan dengan permasalahan yang diangkat. Pengumpulan data dalam penelitian ini akan dilakukan dengan cara menelaah peraturan perundang-undangan yang terkait dengan hak tanggungan, membaca literatur hukum, dan mengumpulkan dokumen yang relevan, seperti keputusan pengadilan yang berkaitan dengan pendaftaran hak tanggungan. Hasil penelitian ini menunjukan Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam proses pengikatan hak tanggungan sangat vital dalam memberikan kepastian hukum terhadap objek jaminan kredit yang digunakan oleh debitur di perbankan. PPAT bertugas untuk menyusun dan mengesahkan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), yang menjadi dasar sah pemberian hak tanggungan atas tanah yang dijaminkan oleh debitur. Perlindungan hukum kepada kreditur dalam pengikatan hak tanggungan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tercipta melalui tahapan yang memastikan bahwa hak tanggungan yang dibebankan pada objek jaminan memiliki kekuatan hukum yang sah dan mengikat. Kata Kunci : Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Hak Tanggungan, Perbanka

    PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, BUDAYA ORGANISASIONAL DAN KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA TEGAL

    No full text
    Permasalahan berkaitan Kinerja Pegawai yang belum dapat konsisten dari tahun ke tahun di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal terkait dengan kompetensi dan prestasi pegawai, menyebabkan perbedaan dalam bonus atau insentif yang diterima, sedangkan bonus dan insentif merupakan salah satu alat bagi kelangsungan hidup secara ekonomis dan penyemangat kerja pegawai. Beberapa pegawai masih enggan mengambil inisiatif atau risiko untuk mencoba pendekatan baru dalam menyelesaikan pekerjaan, sehingga memperlambat inovasi proses kerja di instansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja, Budaya Organisasional, Knowledge Sharing, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai, 2) pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja, Budaya Organisasional, dan Knowledge Sharing terhadap Kepuasan Kerja, 3) pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja, Budaya Organisasional, dan Knowledge Sharing terhadap Kinerja Pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif berbasis survei. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data di penelitian ini adalah kuesioner. Sedangkan Metode analisis data dalam penelitian ini adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen, statistik deskriptif, analisis partial least square (PLS), Analisis Sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kualitas Kehidupan Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,446 > 0,05; 2) Budaya Organisasional berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,000 < 0,05; 3) knowledge sharing berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,037 < 0,05; 4) Kualitas Kehidupan Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,010 < 0,05; 5) Budaya Organisasional berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,000 < 0,05; 6) knowledge sharing berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,016 < 0,05; 7) Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,000 < 0,05; 8) Kepuasan Kerja mampu memediasi pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,041 < 0,05; 9) Kepuasan Kerja mampu memediasi pengaruh Budaya Organisasional terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,005 < 0,05; 10) Kepuasan Kerja mampu memediasi pengaruh knowledge sharing terhadap Kinerja Pegawai dibuktikan dari nilai ρ-value sebesar 0,022 < 0,05. Kata Kunci : Kualitas Kehidupan Kerja, Budaya Organisasional, Knowledge Sharing, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawa

    PENGARUH PENAMBAHAN FIBERGLASS DAN CERAMIC FIBER PADA SIFAT MEKANIK DAN KONDUKTIVITAS TERMAL KOMPOSIT MATRIK POLYESTER UNTUK PEMBUATAN PELINDUNG KNALPOT

    No full text
    Mohamad Alfarizi Ananta, 2025 “Pengaruh Penambahan Fiberglass Dan Ceramic Fiber Pada Sifat Mekanik Dan Konduktivitas Termal Komposit Matrik Polyester Untuk Pembuatan Pelindung Knalpot.” Skripsi Fakultas Teknik Prodi Teknik Mesin Universitas Pancasakti Tegal. Komposit adalah perpaduan yang terdiri dari dua atau lebih bahan yang memiliki sifat berbeda dan digabungkan sehinga menjadi material baru yang memiliki sifat yang lebih baik dari penyusunnya. Tujuan dari penelitian ini adallah untuk mengetahui pengaruh penambahan fiberglass dan ceramic fiber dengan perbandingan 3F : 1C, 2F : 2C, 3C : 1F, dan Raw material dengan melakukan pengujian kekuatan Tarik, impact, dan uji konduktivitas termal, untuk mengetahui perbandingan komposisi mana yang lebih baik untuk material pembuatan pelindung knalpot. Tegangan tarik tertinggi terdapat pada spesimen variasi 3F : 1C ke-1 sebesar 51,82 MPa, dan nilai rata-rata tertinggi yang di peroleh sebesar 45,4 MPa, perbandingan variasi sangat berpengaruh terhadap tegangan tarik yang dihasilkan. Harga impact tertinggi sebesar 0,032 J/mm² pada variasi 3F : 1C, dan nilai rata-rata yng di peroleh sebesar 0,032 J/mm² perbandingan variasi sangat berpengaruh terhadap harga impact yang dihasilkan. Nilai konduktivitas termal terendah yang di peroleh sebesar 0,02369 W/m.K dalam waktu 15 menit pada spesimen variasi Raw material, yang artinya perbandingan variasi sangat berpengaruh terhadap nilai hasil akhir pengujian konduktivitas termal. Kata kunci : Komposit, proses manufaktur komposit, uji tarik, uji impact, dan uji konduktivitas termal

    ANALISIS PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DALAM PERBAIKAN PROSES PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN PRODUKSI PADA PT JAPRA MANDIRI

    No full text
    Muhamad Iqbal Hakim, 2025 “Analisis Penerapan Lean Manufacturing Dalam Perbaikan Proses Produksi Menggunakan Metode Lean Six Sigma Untuk Mengurangi Pemborosan Produksi Pada PT Japra Mandiri”. Laporan Skripsi Teknik Industri Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal. Industri manufaktur saat ini dituntut untuk mampu bersaing melalui peningkatan efisiensi dan efektivitas proses produksi. Penelitian ini diterapkan pada PT. Japra Mandiri, sebuah perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menjadi supplier bagi PT Komatsu. Penelitian difokuskan pada proses produksi part clamp, yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kecacatan produk akibat tingginya permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber pemborosan, menganalisis akar penyebab, serta merancang perbaikan yang efektif dan berkelanjutan, sehingga proses produksi clamp di PT Japra Mandiri dapat dioptimalkan secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode lean six sigma (DMAIC). Pada tahap define, identifikasi pemborosan dilakukan menggunakan Waste Assessment Model (WAM), yang terdiri dari Seven Waste Relationship (SWR), Waste Relationship Matrix (WRM), dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis waste dengan persentase tertinggi adalah defect (22,26%), diikuti overproduction (20,03%) dan inventory (17,25%). Analisis Critical to Quality (CTQ) menunjukkan bahwa cacat produk dominan adalah cacat hole (38,46%), cacat plating (34,62%), dan cacat material (26,92%). Pada tahap measure, dilakukan penghitungan nilai DPMO dan level sigma, dengan rata-rata DPMO sebesar 4932,70 dan rata-rata level sigma sebesar 2,76, yang menandakan adanya peluang peningkatan kualitas. Tahap analyze dilakukan dengan menggunakan diagram Fishbone dan metode FMEA. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab cacat hole berasal dari aspek manusia (kelelahan operator), mesin (kerusakan mata bor), material (kualitas buruk), dan metode (prosedur yang tidak optimal). Nilai tertinggi Risk Priority Number (RPN) sebesar 828 terdapat pada faktor kelelahan operator. Berdasarkan hal tersebut, tahap improve merekomendasikan perbaikan berupa pelatihan kerja, rotasi kerja, dan penjadwalan waktu kerja yang lebih baik. Terakhir, tahap control menekankan pada pengawasan berkelanjutan terhadap implementasi perbaikan untuk memastikan hasil yang konsisten. Kata kunci: Lean Manufacturing, Lean Six Sigma, peningkatan kualitas, pemborosan

    AKIBAT HUKUM KEBIJAKAN PENANGKAPAN IKAN TERUKUR TERHADAP KESEJAHTERAAN NELAYAN (Studi Kasus Nelayan Pesisir Kota Tegal)

    No full text
    Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) merupakan instrumen baru dalam pengelolaan perikanan nasional yang bertujuan menjaga keberlanjutan laut melalui sistem kuota dan zonasi wilayah tangkap. Meskipun dirancang dalam kerangka ekonomi biru, kebijakan ini menuai kritik, khususnya dari nelayan kecil yang bergantung pada penangkapan tradisional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi untuk mengevaluasi dampak hukum PIT terhadap kesejahteraan nelayan pesisir, dengan Kota Tegal sebagai studi kasus utama. Fokus kajiannya mencakup bagaimana kebijakan PIT diatur dalam sistem hukum nasional dan sejauh mana implementasinya mempengaruhi aspek sosial-ekonomi nelayan skala kecil. Pendekatan normatif-empiris digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi langsung di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Informan meliputi nelayan, pemilik kapal, juru mudi, dan pejabat pelabuhan. Data sekunder diperoleh dari regulasi, jurnal, dan literatur hukum terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menghubungkan norma hukum tertulis dengan realitas implementatif di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PIT bertujuan mendukung keberlanjutan, kebijakan ini belum menciptakan keadilan distribusi bagi nelayan kecil. Sebanyak 80% responden mengalami penurunan pendapatan, dengan kendala utama berupa akses wilayah tangkap, tingginya biaya operasional, dan kesulitan penggunaan e-logbook. Nelayan kecil tidak memiliki posisi tawar dalam pembagian kuota, sementara pelaku industri lebih siap secara modal dan teknologi. Ketimpangan ini mencerminkan dominasi struktural yang tidak berpihak pada kelompok rentan. Penelitian menyimpulkan bahwa PIT bersifat top-down, minim partisipasi nelayan, dan belum disertai skema kompensasi yang memadai. Reformulasi kebijakan diperlukan agar lebih partisipatif, berpihak, dan berbasis data lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan memberi kontribusi bagi penyusunan regulasi yang adil dan mendorong riset lanjutan mengenai kebijakan perikanan berbasis keadilan sosial. Kata Kunci : Penangkapan Ikan Terukur; Kesejahteraan Nelayan; Akibat Hukum; Keadilan Sosial; Kebijakan Perikanan

    UPAYA MENGATASI WORKOVERLOADBURNOUT PADA INDIVIDU SANDWICH GENERATION DI MARGADANA KOTA TEGAL

    No full text
    MEYVANIA, AULIN AHDA .2025. Upaya Mengatasi Workoverload Burnout pada Individu Sandwich Generation di Kelurahan Margadana, Kota Tegal. Skripsi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I: Hastin Budisiwi, M.Pd Pembimbing II: Dr. Hanung Sudibyo, M.Pd Kata Kunci:generasi sandwich, workoverload burnout, dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap upaya individu dalam generasi sandwich di Kelurahan Margadana, Kota Tegal dalam mengatasi workoverloadburnout. Generasi sandwich merupakan individu dewasa awal yang menghadapi peran ganda, yaitu menafkahi orang tua yang sudah tidak produktif secara ekonomi, serta memenuhi kebutuhan adik atau anggota keluarga lainnya yang belum mandiri. Kondisi tersebut menimbulkan tekanan yang kompleks dan berkelanjutan, baik secara fisik, emosional, maupun mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap dua orang responden utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workoverload burnout dipicu oleh beban finansial, kurangnya waktu untuk diri sendiri, minimnya dukungan emosional, serta konflik peran dalam keluarga. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya meliputi manajemen waktu, mencari dukungan emosional dari lingkungan terdekat, serta menerapkan teknik relaksasi untuk meredakan stres. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya layanan konseling individu dan dukungan komunitas sebagai intervensi yang dapat memperkuat ketahanan psikologis individu agar mereka mampu menjalani peran ganda secara lebih adaptif dan sehat secara emosiona

    THEEFFECTIVENESSOFPEER-ASSISTEDLEARNINGSTRATEGYON IMPROVING READING COMPREHENSION IN EFL CLASSROOMS (AnExperimentalResearchat Eleventh Grade SMAN3Brebes)

    No full text
    Syahrani, Ersi Adwitya Ayu. 2025. 1621600023: “The Effectiveness of Peer-Assisted Learning Strategy on Improving Reading Comprehension in EFL Classrooms (An Experimental Study at Eleventh Grade Students of SMAN 3 Brebes in the Academic Year 2024/2025).” Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I: Dr. Yuvita, M.Pd. Pembimbing II: Anin Eka Sulistyawati, S.S., M.Hum. Kata Kunci : Peer-Assisted Learning Strategy, Pemahaman Membaca, EFL. Untuk mengetahui hal ini, penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah Strategi Pembelajaran dengan Bantuan Teman Sebaya (PALS) efektif dalam mengajarkan pemahaman membaca teks naratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan format pra-tes-pasca-tes dua kelompok. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas sebelas di SMAN 3 Brebes selama tahun ajaran 2024/2025. Dengan menggunakan cluster random sampling, total 64 siswa dipilih dan dibagi menjadi kelas eksperimen (32 siswa) dan kelas kontrol (32 siswa). Instrumen penelitian adalah tes pemahaman membaca yang terdiri dari 30 pertanyaan pilihan ganda berdasarkan teks naratif, yang menilai kemampuan siswa untuk mengidentifikasi gagasan utama, detail pendukung, makna kosakata, dan membuat kesimpulan. Kelas eksperimen diajarkan menggunakan strategi PALS selama empat pertemuan instruksional, termasuk pra-tes dan pasca-tes, sementara kelas kontrol menerima instruksi melalui pembelajaran penemuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 22, menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t sampel berpasangan, dan uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen, skor rata-rata pra-tes adalah 28,50, sedangkan skor rata-rata pasca-tes adalah 29,06. Pada kelas kontrol, skor rata-rata pra-tes adalah 27,90, sedangkan skor rata-rata pasca-tes adalah 28,00. Selanjutnya, nilai Sig. dari uji normalitas lebih besar dari 0,05 untuk skor pra-tes dan pasca-tes di kedua kelompok, yang menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Hasil uji-t sampel berpasangan menunjukkan bahwa Sig. (2-tailed) adalah 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak pada tingkat signifikansi 95%. Hasil uji-t sampel independen juga menunjukkan Sig. (2-tailed) = 0,002 < 0,05, yang mengonfirmasi adanya perbedaan skor siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan. Kesimpulannya, Strategi Pembelajaran dengan Bantuan Sebaya (PALS) efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dalam konteks SMA berbahasa Inggris (EFL), khususnya dalam memahami teks naratif

    THE EFFECTIVENESS OF WORDWALL MEDIA ON INCREASING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY ON DESCRIBING PEOPLE (A Quasi-Experimental study at eight grade at SMP N 1 Jatibarang in the academic year 2025/2026)

    No full text
    ARNIKA, ERNI. 2025. Efektivitas Media Wordwall terhadap Kemampuan Berbicara Siswa dalam Mendeskripsikan Seseorang di SMP Negeri 1 Jatibarang (Penelitian Eksperimen pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Jatibarang Tahun Ajaran 2024/2025). Proyek Penelitian. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. First advisor : Dr. Yoga Prihatin, M.Pd Second advisor: Sanday Jamaludin, M.Pd Kata Kunci: Media Wordwall, kemampuan berbicara, kuasi eksperimen, pembelajaran digital, EFL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media Wordwall dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa, khususnya dalam mendeskripsikan seseorang. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelas: kelas 8F sebagai kelas kontrol dan kelas 8G sebagai kelas eksperimen, yang masing-masing terdiri dari 34 siswa SMP Negeri 1 Jatibarang. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran menggunakan media Wordwall, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen setelah perlakuan. Selain itu, hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol (Sig. < 0,001), yang mengonfirmasi efektivitas penggunaan media Wordwall. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media Wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Penggunaan media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mengurangi kecemasan saat berbicara, serta mendukung penguasaan berbagai aspek keterampilan berbicara. Guru dianjurkan untuk memanfaatkan media digital interaktif seperti Wordwall dalam pembelajaran bahasa Inggris

    “KALIMAT PERSUASIF DALAM DEBAT CALON KEPALA DAERAH 2024 PADA AKUN YOUTUBE KPU KABUPATEN TEGAL DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA”

    No full text
    WAHYUNI, SALSABILA ANIK. 2025. Kalimat Persuasif Dalam Debat Calon Kepala Daerah 2024 Pada Akun YouTube KPU Kabupaten Tegal dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I : Syamsul Anwar, M.Pd. Pembimbing II : Wahyu Asriyani, M.Pd. Kata Kunci : Kalimat Persuasif, Debat Politik, Implikasi Pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan memahami dan menganalisis kalimat persuasif, terutama dalam konteks debat politik sebagai bentuk komunikasi publik yang aktual. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud kalimat persuasif dalam debat calon kepala daerah 2024 pada akun YouTube KPU Kabupaten Tegal dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode simak dan teknik catat. Data berupa kalimat dalam debat diperoleh melalui dokumentasi video dari akun YouTube KPU Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilaksanakan melalui lima tahap: persiapan, pelaksanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik padan referensial untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kalimat persuasif ke dalam kategori tertentu sesuai teori Gorys Keraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 81 kalimat persuasif dalam debat tersebut yang terbagi menjadi empat jenis, yaitu 9 kalimat persuasif informatif, 48 kalimat persuasif argumentatif, 20 kalimat persuasif emotif, dan 4 kalimat persuasif koersif. Jenis yang paling dominan adalah kalimat persuasif argumentatif. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X Fase E pada materi teks debat. Kalimat-kalimat tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar yang kontekstual, aktual, dan relevan, serta mampu mendorong siswa berpikir kritis dan mengenali strategi persuasif dalam komunikasi publik. Peneliti berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembaca, guru, siswa, dan peneliti lain yang tertarik mengembangkan kajian sejenis

    6,564

    full texts

    9,003

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Pancasakti Tegal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇