E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
Not a member yet
5822 research outputs found
Sort by
LITERASI KEUANGAN KEPADA ANAK DEMI MASA DEPAN YANG CERAH DI SMP NEGERI SATU ATAP 1 JATISARI
Literasi keuangan mencakup kemampuan memahami konsep keuangan dasar seperti menabung, membelanjakan,dan menginvestasikan uang dengan bijak. Mengajarkan literasi keuangan sejak usia dini membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan keuangan yang sehat yang akan bermanfaat bagi mereka sepanjang hidup.Anak-anak dapat diajarkan konsep-konsep sederhana mengenai Literasi Keuangan sejak dini, seperti, apa yang dimaksud dengan uang, dari mana uang berasal, dan bagaimana uang digunakan untuk membeli barang dan jasa. Hasil dari kegiatan Sosialisasi Kepada Siswa SMP ini, dapat meningkatkan kesejahteraan finansial individu dan masyarakat. Yang Pertama Siswa – Siswi ini lebih mampu mengelola keuanganlebih baik dengan cara membuat anggaran didalam kegiatan sehari -hari dan membuat laporan pengeluaran secara sederhana dengan cara di catat setiap harinya. Yang Kedua dengan adanya kegiatan literasi keuangan ini Siswa – Siswi ini ditanamkan dengan kebiasaan menabung di setiap kelas nya dan mereka akan berkoordinasi dengan wali kelas untuk menabung secarateratur untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Selain kegiatan menabung penulis juga memperkenalkan macam -macam investasi seperti Peer to Peer Lending dan Reksa Dana yang bisa mereka lakukan untuk passive income mereka dimasa yang akan datang
LITERASI KEUANGAN UNTUK REMAJA
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari tim mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang hadir di SMP N 2 Ciampel dalam bentuk sosialisasi mengenai Literasi Keuangan Untuk Remaja. Metode pelaksanaan dengan metode sosialisasi ini akan menyampaikan materi mengenai literasi keuangan yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas kepada peserta tentang cara mengelola keuangan. Pentingnya menabung itu bisa ditambah dengan takmembiasakan diri membeli barang yang dibutuhkan. Hal ini akan mendorong remaja untuk menyisihkan sedikit uang untuk masa depan, uang tersebut tentu sangat berguna. Misalnya dipakai membeli sepatu baru, atau bisa jadi disisihkan untuk perencanaan jangka panjang. Membeli rumah, berinvestasi, modal usaha, dan lain sebagainya. Saran dari penelitian ini, diharapkan agar ditingkatkan lagi program literasi keuangan yang dapat diintegrasikan pada materi pembelajaran sekolah pada berbagai jenjang pendidikan, yang bertujuan untuk meningkatkan sikap yang baik dalam mengelola keuangan, yaitu membedakan antara kebutuhan dengan keinginan, pencatatan anggaran, menabung, berinvestasi, dan menghindari hutang
Rancang Bangun Penerangan Menggunakan Panel Surya Di Desa Mulyasejati
Penerangan jalan berbasis panel surya merupakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan penerangan luar ruangan. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi panel surya dalam sistem penerangan jalan dengan tujuan utama mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional dan meminimalkan dampak lingkungan. Sistem penerangan jalan ini memanfaatkan panel surya untuk mengonversi energi matahari menjadi energi listrik yang kemudian disimpan dalam baterai untuk digunakan pada malam hari. Studi ini mencakup analisis beberapa aspek kritis, termasuk pemilihan lokasi dan penempatan panel surya, kapasitas panel dan baterai yang diperlukan, serta komponen sistem seperti lampu LED dan pengatur daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang cermat, sistem ini dapat menawarkan penerangan yang handal dan efisien dengan biaya operasional yang rendah. Selain itu, penerangan jalan berbasis panel surya mengurangi emisi karbon dan mengurangi biaya energi jangka panjang, sejalan dengan upaya global untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan potensial seperti kebutuhan perawatan berkala dan ketergantungan pada kondisi cuaca. Namun, dengan perawatan yang tepat dan desain yang baik, sistem ini dapat memberikan solusi yang efektif dan ramah lingkungan untuk penerangan jalan. Temuan dari studi ini dapat dijadikan pedoman bagi perencana kota, pembuat kebijakan, dan pelaksana proyek dalam mengimplementasikan sistem penerangan jalan berbasis panel surya secara optimal
“SOSIALISASI BERITA HOAKS DI SDN KUTANAGARA II UNTUK MENCETAK GENERASI CERDAS DIGITAL”
Pendidikan tentang berita Hoaks untuk anak-anak ditingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi sangat penting di era informasi digital yang sangat marak saat ini untuk meningkatkan kesadaran danpemahaman mereka mengenai informasi yang salah dan tidak akurat. Dalam era digital saat ini, anak-anak SD menjadi lebih rentan terhadap penyebaran berita hoaks melalui berbagai platform media sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan pendekatan pendidikan yang efektif untuk membantu mereka membedakan antara informasi yang benar dan yangmenyesatkan. Artikel ini membahas bagaimana metode dalam mensosialisasikan berita hoaks kepada anak SD dengan fokus pendekatan yang sesuai dengan usia mereka, dan juga efektifdalam membangun kemampuan literasi media anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Melalui pendekatan yang melibatkan permainan, diskusi interaktif, dan materi edukatif yang disesuaikan, anak-anak dapat diajarkan untuk mengenali ciri-ciri berita hoaks dan memahami pentingnya verifikasi informasi. Pemerintah berupaya melalui UU ITE untukmencegah dan mengurangi konten- konten negatif di dalam dunia maya dengan sanksi dan ancaman secara hukum yang dapat merugikan orang lain. Para pemuda sebagai generasipenerus bangsa harus dapat mengambil tindakan yang cerdas dan bijak dari permasalahan sosial yang ada. Dengan mengedukasi anak-anak sejak dini, diharapkan mereka dapat lebih kritisterhadap informasi yang mereka terima dan mengurangi dampak negatif dari berita hoaks dimasa depa
GERAKAN ANTI BULLYING DAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR SERTA DASAR HUKUM YANG BERLAKU
Penelitian ini mengkaji tentang Perundungan atau bullying yaitu salah satu bentuk kekerasan yang terjadi pada anak-anak atau remaja. Bullying merupakan bentuk perilaku kekerasandengan adanya kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok secara verbal, fisik, maupun psikologis korban. Dampak yang didapatkan oleh korban bullying adalah memilikiberbagai masalah mental dan keluhan kesehatan fisik. Maka dari itu, dukungan sosial dari keluarga sangat dibutuhkan oleh korban bullying. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatifyang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak khususnya anak-anak yang masih mengemban pendidikan sekolah dasar, agar mereka paham dampak serta bahaya daribullying, serta memberi pemahaman hukuman yang berlaku sesuai dengan hukum yang berlaku saat ini agar anak-anak paham bahwa ada efek jera untuk kasus bully dan kekerasan seksual dilingkungan sekola
EDUKASI DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK-ANAK SERTA STRATEGI PENGGUNAAN YANG BIJAK
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri Kutanegara II, kelas jauh, bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang dampak positif dan negatif penggunaan gadget serta strategi penggunaannya yang bijak. Program ini dilaksanakan melalui presentasi dan aktivitas interaktif (games). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program dengan menggunakan data wawancara dan observasi. Data dari wawancara menunjukkan bahwa sebelum program edukasi, 5 dari 10siswa memahami dampak gadget, sedangkan setelah program, jumlah tersebut meningkat menjadi 8 dari 10 siswa. Observasi juga mencatat peningkatan partisipasi siswa dalam diskusi serta pengaturan waktu penggunaan gadget. Program ini berkontribusi pada peningkatan pengetahuan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih produktif, dan memperkuat peran orang tua serta guru dalam mengawasi penggunaan teknologi. Selain itu, kegiatan KKN ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait Pendidikan Berkualitas, serta berperan dalam mendukung perkembangan teknologi yang sehat di masyarakat
PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA SISWA KELAS V DI SDN SUMURUGUL
Bullying merupakan perlakuan yang menyebabkan kerugian fisik dan mental bagi orang lain, bullying di sekolah dasar merupakan bentuk perilaku agresif yang terjadi di lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat. Tindakan perundungan memiliki empat kategori yang pertama fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying. Berdasarkan data dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) tercatat dari Januari sampai September 2023 ada 23 kasus perundungan di satuan Pendidikan yaitu 50% di jenjang SMP, 23% jenjang SD, 13,5% jenjang SMA, dan13,5% di jenjang SMK. Berdasarkan data tersebut pada jenjang SD (sekolah dasar) berada di peringkat ke 2 pada kasus bullying dan perlu adanya psikoedukasi mengenai pencegahan bullying. Tujuan dilakukannya program ini adalah untuk melakukan psikoedukasi kepada siswa dengan harapan dapat mencegah terjadinya perilaku bullying di SDN Sumurugul. Program psikoedukasi dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2024 dengan melibatkan 20 siswa kelas V. Metode yang digunakan antara lain materi tentang bullying, penayangan video dampak bullying, dan poster Stop Bullying. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum adanya program psikoedukasi, 80% siswa belum mengetahui apa itu bullying. Namun, setelah mengikuti program psikoedukasi, 95% siswa mampu memahami apa itu bullying dan dampak korban bullying. Penerapan psikoedukasi mengenai bullying pada siswa kelas V (lima) mendapatkan respon yang positif serta memberanikan keberanian pada siswa dalam mengutarakan apa saja dampak dari bullying
SOSIALISASI DISIPLIN DAN ETIKA PADA SDN SUKADAMI
Sosialisasi disiplin dan etika di SDN Sukadami menyoroti pentingnya penerapan norma-norma perilaku yang baik dalam lingkungan sekolah. Disiplin di SDN Sukadami ditandai dengan adanya aturan yang jelas dan konsisten, serta pengawasan yang berkelanjutan untuk memastikan kepatuhan siswa. Sementara itu, etika di sekolah ini mencakup penanaman nilainilai integritas, tanggung jawab, dan saling menghormati dalam interaksi sehari-hari. Melalui berbagai kegiatan dan kebijakan, SDN Sukadami berusaha menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan karakter dan disiplin siswa, serta mendorong etika positif dikalangan seluruh warga sekolah
PEMBUATAN SERTIFIKAT KEMENKUMHAM BADAN USAHA MILIK DESA BABAKAN, WANAYASA, PURWAKARTA
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Babakan menghadapi tantangan terkait legalitas usaha yang dapat mempengaruhi profesionalitas dan kepercayaan mitra. Kegiatan KKN ini bertujuanmembantu BUMDes Babakan memperoleh sertifikat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk meningkatkan status hukum dan peluang pengembanganusaha. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pengumpulan dokumen, pendaftaran online, dan koordinasi dengan pihak terkait. Hasil menunjukkan keberhasilan dalammemfasilitasi proses legalisasi BUMDes Babakan. Pemahaman masyarakat tentang pentingnya sertifikasi meningkat dari 20% menjadi 85%. Proses pengajuan sertifikat diselesaikan dalamwaktu satu minggu, lebih cepat dari estimasi awal. Implikasi positif termasuk peningkatan potensi pengembangan ekonomi desa, dengan perkiraan kenaikan pendapatan desa sebesar 30%dalam setahun ke depan. Kegiatan ini meletakkan fondasi kuat untuk pembangunan berkelanjutan di Desa Babakan dan berpotensi menjadi model pengembangan BUMDes bagidesa-desa lain
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DIGITAL MARKETING MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK MARKETPLACE UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA UMKM SAPU IJUK DIANA MANDIRI
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, dilaksanakan dari 18 hingga 23 Juli 2024 dengan fokus pada pendampingan UMKM Sapu Ijuk Diana Mandiri dalam pemasaran digital melalui Facebook Marketplace. Proses kegiatan meliputi tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan implementasi. Pada tahap persiapan, mahasiswa melakukan survei dan wawancara dengan pemilik UMKM, Bapak Mumu Munawar. Selanjutnya, mahasiswa membuat akun Facebook Marketplace dan memberikan pelatihan tentang penggunaan platform tersebut. Pada tahap implementasi, mereka membantu dalam pengunggahan produk dan pembuatan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jangkauan pasar dan penjualan produk UMKM, serta peningkatan keterampilan digital pemilik usaha. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, sumber daya manusia, dan infrastruktur digital di desa. Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur, pengembangan keterampilan berkelanjutan, dan ekspansi ke platform digital lain. Kegiatan ini menggarisbawahi potensi teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya