E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
Not a member yet
    5822 research outputs found

    Parametric Analysis and Optimization of Sinker-EDM Process for High Tensile Strength Steel Using Response Surface Methodology

    No full text
    This investigation focuses on optimizing the sinker electrical discharge machining (sinker-EDM) process parameters for high tensile strength steel (HTSS), specifically SKD-11, utilizing Box-Behnken Response Surface Methodology (BB-RSM). Sinker-EDM is a commonly used technique in manufacturing moulds, dies, and components for sectors like automotive and aerospace. This process eliminates direct contact between the electrode and the workpiece. However, its low material removal rate (MRR) constrains productivity. This research endeavours to enhance MRR by employing rectangular graphite electrodes. The Box-Behnken Response Surface Methodology (BB-RSM) was utilized to evaluate the effects of pulse current, spark-on time, and gap voltage on MRR. The optimal MRR of 45.49 mm³/min was attained at a pulse current of 16 A, spark-on time of 400 µs, and gap voltage of 45 V. ANOVA revealed that pulse current and spark-on time significantly influenced MRR. In contrast, gap voltage had an insignificant impact. Interaction and surface plot analyses confirmed that high pulse current and extended spark-on time resulted in the maximum MRR. These findings provide valuable insights for optimizing the sinker-EDM process for SHTSS, contributing to enhanced productivity and efficiency in manufacturing

    Analysis of the Influence of Transmission Systems and Vehicle Weight on the Range Capability of the Mandalika Desantara Prototype Vehicle

    No full text
    The development of electric vehicles (EVs) plays a vital role in reducing carbon emissions and decreasing dependence on fossil fuels. This study examines the range efficiency of the Mandalika Desantara electric prototype by investigating the impact of vehicle weight and transmission configuration on energy consumption. Experimental tests were conducted using three different vehicle weights (120.5, 130.5, and 140.5 kg) and multiple transmission ratios. The results indicate a positive correlation between vehicle weight, energy usage, and travel performance. The lowest energy consumption was recorded at 21.33 Wh for the 120.5 kg configuration, achieved at an average speed of 14.42 km/h. The highest was 46 Wh for the 140.5 kg configuration, attained at 20.00 km/h. Motor power output ranged from 113.01 W to 177.22 W, with a range efficiency varying between 0.052 km/W and 0.113 km/W. Travel times ranged from 548 seconds at a transmission ratio of 6.43 to 822 seconds at a ratio of 10.29. These findings underscore the importance of optimized weight management and transmission selection in enhancing EV performance, thereby contributing to the development of more energy-efficient and sustainable electric mobility solutions.Electric vehicles are a type of environmentally friendly transportation, particularly in efforts to reduce global exhaust gas emissions. This study aims to analyze the influence of vehicle weight, transmission system, and speed on energy consumption, electric motor power, travel time, and range capability of a prototype vehicle. The test results indicate that vehicle weight significantly affects the performance of the electric motor and the vehicle’s range. The lowest energy consumption recorded was 21.33 Wh with a vehicle weight of 120.5 kg at an average speed of 14.42 km/h. Conversely, the highest energy consumption was 46 Wh at a weight of 140.5 kg with an average speed of 20.00 km/h. The maximum electric motor power observed was 177.22 W, while the minimum was 113.01 W. The longest range achieved was 0.113 km/Wh, and the shortest was 0.052 km/Wh. The shortest travel time recorded was 548 seconds with a transmission system variation of 6.43, and the longest travel time was 822 seconds with a transmission system variation of 10.29. This study also provides important contributions to the development of efficient and environmentally friendly electric vehicles

    Technical Evaluation of Elevator Performance and Capacity Planning in High-Rise Apartment Towers: A Case Study in Jakarta

    No full text
    Elevator systems are critical for ensuring efficient vertical mobility, safety, and occupant comfort in high-rise residential buildings. This study presents a comprehensive performance evaluation of the elevator system in a three-tower apartment complex in Jakarta, Indonesia. The analysis integrates both qualitative and quantitative methods to assess key performance indicators, including peak load demand, round-trip time, handling capacity, recommended number of elevator units, waiting time, and estimated daily energy consumption. The peak load during the initial five-minute interval was found to range from 23 to 48 persons per tower. Elevator speeds were set at 180 m/min for Tower 1 and 150 m/min for Towers 2 and 3, resulting in round-trip time values between 183 and 208 seconds. The estimated handling capacities varied from 54 to 69 persons per elevator. To ensure optimal service performance and redundancy, four elevator units are recommended for Tower 1, and three units each for Towers 2 and 3. The projected daily energy consumption, based on a five-hour operational window, ranges from 80.51 to 96.61 kWh. The findings offer practical insights for designing energy-efficient and service-optimized elevator systems in high-density urban residential developments

    IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE PADA MATERI LAMBANG GARUDA PANCASILA DI PKBM AZ-ZAHRA KELAS III DAN IV

    No full text
    Implementasi media pembelajaran Puzzle ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran dan motivasi belajar siswa serta meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai materi garuda pancasila yang terdapat dalam mata pelajaran pancasila dan kewarganegaraan di PKBM Az-Zahra Purwasari, serta untuk mendorong tercapainya SDGs Pendidikan Desa Berkualitas di Desa Mekarjaya. Pembelajaran yang bermutu diharapkan dapat mendorong pendidikan desa yang berkualitas dan menciptakan generasi bangsa yang cerdas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengamatan (observasi), wawancara, dan dokumentasi. Dan implementasi media pembelajaran Puzzle ini menghasilkan perubahan yang baik terutama pada ranah kognitif peserta didik kelas III dan IVdi PKBM Az-Zahra. Peserta didik mampu memahami, mengingat, serta menghafal Pancasila dan lambang garuda pancasila dengan sangat baik. Hal tersebut tidak hanya sebagai kemampuan kognitif semata, namun juga akan melibatkan aspek sikap dan keterampilan secara tidak langsung. Pemberian pengetahuan tentang Pancasila ini dilakukan agar peserta didik senantiasa mengingat dan memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai pancasila lalu dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat desa memiliki generasi yang terdidik dan cerdas serta terlibat dalam membangun pendidikan desa yang berkualitas

    UPAYA MENINGKATKAN PENDIDIKAN ANAK-ANAK MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA MEKARJAYA KECAMATAN PURWASARI

    No full text
    Bimbingan belajar sangat berperan penting bagi perkembangan belajar anak, karena tidak hanya apa yang di peroleh di sekolah saja, adanya program bimbingan belajar dapat meningkatkan layanan pendidikan yang baik bagi anak-anak. Layanan pendidikan bisa diartikan dengan jasa pendidikan. Kata jasa (sevice) itu sendiri memiliki beberapa arti, mulai dari pelayanan pribadi, (personal service) sampai pada jasa sebagai suatu pembelajaran diluar sekolah mempunyai dampak yang cukup besar dan berpengaruh bagi motivasi bagi motivasi belajar siswa. Pendidikan non formal diharapkan dapat menambah minat atau ketertarikan siswa dalam belajar. Di dalam pendidikan non formal siswa diajak belajar dengan metode yang berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan non formal lebih santai dan atraktifdengan mengenalkan suatu hal baru atau apa yang mereka tidak paham dengan hal menarik, berbeda dengan pendidikan formal, belajar lebih menyenangkan dengan bermain game sebagai selingan dan juga sisipan dalam belajar. Siswa tidak hanya dituntut bisa menghafal tetapi juga harus paham dan tertarik, karena dengan tertarik siswa dengan sendirinya mencari tahu apa yang mereka tidak tahu. Untuk itu diterapkannya pembelajran dengan metode belajar dan bermain sehingga dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agar menjadi individu yang lebih kreatif dan juga aktif dam berfikir dan juga memecahkan masalah

    MENINGKATKAN KONSENTRASI FOKUS PADA ANAK PAUD BAITURROHIM

    No full text
    Peningkatan konsentrasi dan fokus pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif mereka. Kegiatan bermain telah dikenal sebagai salah satu metode yang efektif untuk mendukung perkembangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya peningkatan konsentrasi fokus pada anak-anak PAUD melalui penerapan berbagai jenis kegiatan bermain yang terstruktur. Metode penelitian adalah sebuah upaya dalam mencari danmengumpulkan data atau informasi penelitian yang digunakan oleh peneliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam kegiatan bermain secara konsisten menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mereka untuk berkonsentrasi dan tetap fokus dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, kegiatan bermain juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dan interaksi sosial anak-anak. Dengan demikian, penerapan kegiatan bermain yang tepat dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mengembangkan konsentrasi dan fokus pada anak TK

    IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SDN PURWASARI IV

    No full text
    Media pembelajaran berbasis animasi merupakan sebuah inovasi bahan ajar untuk meningkatkan minat belajar serta motivasi peserta didik. Media pembelajaran tersebut diperlukan dalam dunia Pendidikan. Pada Pendidikan media pembelajaran dijadikan acuan agar peserta didik dapat antusias terhadap pembelajaran. Hal tersebut yang nantinya akan membuat tujuan pembelajaran dapat terlaksana dan dapat mencapi SDGs Pendidikan Desa Berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Implementasi media pembelajaran berbasis animasi ini menghasilkan perubahan terhadap ranah kognitif peserta didik kelas II di SDN Purwasari IV. Implementasi media pembelajaran ini dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dan dapat meningkat pemahaman dimana peserta didik dapat menyebutkan contoh dari macam-macam aturan, dan dapat membedakanantara menaati aturan dan pengingkaran aturan

    ANALISIS HUKUM TERHADAP REGULASI PENANAMAN BIBIT TANAMAN DI INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum terkait penanaman bibit di Indonesia dan implikasinya terhadap sektor masyarakat desa Cengkong. Penanaman bibit memiliki peran krusial dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan masyarakat desa Cengkong, sehingga regulasi yang mengatur aspek ini menjadi penting. Studi ini memfokuskan pada kerangka hukum yang terdiri dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1995 tentang Perbenihan Tanaman, serta peraturan menteri terkait sertifikasi dan pengawasan mutu benih.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi yang ada memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi petani dan masyarakat desa Cengkong, implementasi dan pengawasan di lapangan masih menjadi tantangan utama. Masalah seperti distribusi bibit berkualitas yang belum merata, serta keberadaan bibit palsu di pasar, mengindikasikan perlunya penguatan pengawasan dan penegakan hukum. Selain itu, aksesibilitas bibit berkualitas bagi petani kecil juga masih terbatas, yang berpotensi menghambat produktivitas pertanian. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk memperbaiki situasi, termasuk penguatan pengawasan distribusi bibit, peningkatan aksesibilitas bibit bagi petani kecil melalui subsidi atau bantuan, serta penyederhanaan prosedur pengembangan bibit baru. Dengan perbaikan-perbaikan ini, regulasi penanaman bibit di Indonesia diharapkan dapat lebih efektif dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani

    Penyuluhan Potensi Bahaya Kecelakaan Kerja Pada UMKM Keripik Pisang Di Desa Cengkong Kecamatan Purwasari

    No full text
    Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) meliputi berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan sosial, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, yang pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan pekerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan data yang ada, kemudian menganalisis dan membandingkannya berdasarkan fakta yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga temuan potensi bahaya di area produksi keripik pisang, di mana terdapat 2 risiko tinggi dan 1 risiko sedang. Setelah mengidentifikasi dan mencatat temuantemuan yang mungkin atau berpotensi fatal selama bekerja di area produksi pisang goreng, langkah berikutnya adalah menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan-temuan tersebut. Dari pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa potensi kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman. Tindakan tidak aman, misalnya, terjadi ketika pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dan sarung tangan, sedangkan kondisi tidak aman mencakup fasilitas atau keadaan perusahaan yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur

    SOSIALISASI STRATEGI MANAJEMEN KEUANGAN TERHADAP PELAKU UMKM PADA DESA CENGKONG

    No full text
    Manajemen keuangan adalah proses mengelola keuangan suatu perusahaan atau usaha dengan cara yang efektif dan efisien. Bagi UMKM, manajemen keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan dan pertumbuhan usaha mereka. UMKM seringkali menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan mereka karena keterbatasan sumber daya dan akses terhadap keahlian keuangan yang memadai. Namun, dengan penerapan prinsipprinsip manajemen keuangan yang tepat, UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya keuangan mereka dan meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan. Beberapa aspek penting dalam manajemen keuangan bagi UMKM termasuk perencanaan keuangan yang baik, pengelolaan arus kas yang efektif, pengendalian biaya, pemilihan sumber pendanaan yang sesuai, dan analisis kelayakan investasi. Dengan memahami dan menerapkan konsep-konsep ini, UMKM dapat mengurangi risiko keuangan, meningkatkan profitabilitas, dan mempersiapkan diri untuk pertumbuhan di masa depan. Penekanan pada transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan juga sangat penting bagi UMKM, baik untuk kepentingan internal maupun eksternal seperti kebutuhan pembiayaan tambahan dari pihak ketiga atau investor potensial. Dengan demikian, abstrak ini menggarisbawahi pentingnya manajemen keuangan yang efektif bagi UMKM

    0

    full texts

    5,822

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇