E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
Not a member yet
5822 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN SOFT SKILL MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN PADA SISWA SDN SUMURUGUL
Pelatihan keterampilan ini dilakukan bertujuan untuk memenuhi program kkn SDGS Desa sebagai program pendidikan desa berkualitas dan memberikan pemahaman kepada seluruh siswa Sdn Sumrurgul tentang pentingnya meningkatkan soft skill keterampilan seni budaya agar seluruh siswa Sdn Sumurugul bisa mengembangkan soft skill yang dimiliki melalui pelatihan keterampilan yang diberikan oleh mahasiswa kkn program studi manajemen. Tujuan kegiatan ini dilakukan karena terdapat permasalahan mengenai keterampilan siswa Sd Sumurugul dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan yang akan di adakan di sekolah Mts YPMI kecamatan wanayasa. Metode yang digunakan dalam program kkn ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengamati permasalahan yang terjadi di Sdn Sumurugul desa sumurugul kecamatan wanayasa kabupaten purwakarta
Sosialisasi Macam-Macam Norma Yang Berlaku Di Masyarakat kelas 7,8 dan 9 Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum
Sosialisasi norma -norma Yang berlaku dalam masyarakat di MTS Darul Ulum sebagai bentuk pendidikan karakter. Sosialisasi norma di sekolah ini merupakan bagian integral dari upayamembentuk siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan mampu menghargai perbedaan dalam masyarakat. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), penulis melakukan, sosialisasi nyadilakukan di SMP Islam Nurul Falah pada tanggal 31 Juli 2024 Sosialisasi ini berlangsung selama Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan oleh Universitas BuanaPerjuangan (UBP) Kampus Karawang. Metode Sosialisasi, berbagai jenis norma diperkenalkan, termasuk norma agama, kesusilaan, sosial, dan hukum. Hasil dari kegiatan ini menunjukkanpeningkatan pemahaman siswa mengenai norma, kesadaran akan pentingnya etika dan moral, serta penguatan sikap toleransi di antara siswa. Kesadaran hukum juga meningkat, dengan siswa memahami konsekuensi dari pelanggaran norma hukum. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang sadarakan norma dan mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyaraka
MENGENALKAN DAN MENUMBUHKAN KESADARAN TERHADAP HUKUM DI SDN 02 CIBUNTU
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SDN 2 Cibuntu bertujuan untuk mengenalkan dan menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan siswa sekolah dasar. Sebelum program ini dimulai, banyak siswa yang minim pemahaman tentang konsep hukum dasar seperti hak, kewajiban, dan aturan. Melalui pendekataninteraktif yang melibatkan diskusi kelompok dan permainan edukatif, siswa diajak untuk memahami dan menginternalisasi hukum dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat siswa terhadap hukum. Siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi, lebih paham tentang hak dan kewajiban mereka, dan menunjukkan sikap yang lebih patuh terhadap aturan sekolah. Kesimpulannya, program KKN ini tidak hanya berhasil meningkatkan pengetahuan hukum siswa, tetapi juga membantu membentuk karakter yang lebih bertanggung jawab dan sadar hukum. Rekomendasi dari hasil kegiatan ini adalah pentingnya penerapan metode pendidikan hukum interaktif di sekolah-sekolah lain dan pengembangan modul pembelajaran yang relevan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini
SOSIALISASI PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN OBAT RUMAH TANGGA DENGAN BENAR DI DESA BABAKAN GUNA MENCAPAI SDG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk aktualisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat adalah tiga dharma. Universitas Buana Perjuangan Karawang mengambil tema "Membangun Desa Mandiridan Berkelanjutan" pada tahun 2024 untuk mencapai 18 poin dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program kegiatan dilakukan dengan metode sosialisai guna mencapaisalah satu poin Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan. Tujuan dari poin SDGs tersebut adalah untuk mengurangi kerusakanlingkungan melalui pola produksi dan konsumsi yang tepat. Sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat atau ridak merusak lingkungan akibat kesalahan dalam membuang obat,selain itu juga dapat menghindari hilangnya efektivitas obat akibat penyimpanan obat yang tidak tepat. Secara keseluruhan, program ini membantu mencapai SDGs, terutama di tingkatdesa dalam hal konsumsi dan produksi yang sadar lingkungan. Berdasarkan dari kegiatan sosialisasi, disarankan untuk membangun lokasi khusus di setiap desa untuk mengumpulkandan membuang obat yang sudah kadaluwarsa atau tidak terpakai untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah lingkungan
PSIKOEDUKASI POLA ASUH EFEKTIF DI ERA DIGITALISASI
Dalam era digital yang terus maju, pentingnya pola asuh yang efektif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak semakin terasa. Desa Babakan WanayasaPurwakarta, yang tengah mengalami transformasi teknologi, menghadapi tantangan dalam mengelola dampak teknologi digital pada anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasipola asuh yang efektif di tengah digitalisasi dan dampaknya terhadap perkembangan anak di desa tersebut. Melalui program psikoedukasi, ibu-ibu posyandu diberikan panduan mengenaipengelolaan penggunaan gadget oleh anak. Metode yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan diskusi kelompok terarah Focus Group Discussion (FGD) dengan 25 pesertaibu-ibu posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum psikoedukasi, sebagian besar ibu belum sepenuhnya memahami dampak negatif gadget. Setelah intervensi, terdapatpeningkatan signifikan dalam pemahaman dan komitmen untuk menerapkan pola asuh yang lebih baik. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga menyediakan langkahlangkah praktis untuk mengurangi kecanduan gadget dan memperkuat pengawasan orang tua. Rekomendasi untuk keberlanjutan meliputi penyelenggaraan program secara berkala, pelatihan tambahan, kolaborasi dengan sekolah, dan evaluasi berkala. Program ini berpotensi menjadi contoh yang berhasil dalam pengasuhan di era digital dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh di Desa Babakan
SOSIALISASI DASAR-DASAR MICROSOFT EXCEL DI MTs YPIA CIKERIS
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting ketika TIM KKN UBP Karawang dapat membagi ilmunya kepada masyarakat. Dalam hal ini, TIM KKN Karawang melakukan kegiatan Sosialisasi Tentang Pembelajaran Teknologi di MTs YPIA Cikeris dengan pembahasan materi berupa pengenalan dasar-dasar komputer, microsoft word, dan microsoft excel. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah serangkaian istilah yang mencakup semua perangkat teknis yang dimaksudkan untuk pemrosesan dan transmisi informasi. Metode pelaksanaannya berupa presentasi, diskusi, dan pelatihan bagi siswa/siswi khususnya untuk pembuatan Microsoft Excel. Microsoft Excel merupakan salah satu program dari microsoft office, program ini berupa lembar kerja yang dapat mengolah data secara otomatis. Kemampuan menggunakan Microsoft Excel menjadi keahlian penting di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Hasil yang diperoleh dari tugas ini adalah memungkinkan siswa/siswi dapat membuat spreadsheet dan formula untuk pemrosesan data. Pelaksanaan program ini jugabertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi computer, khususnya penggunaan Microsoft Excel
Penggunaan Google Book untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Sumber Pembelajaran Siswa Kelas 6 SDN 1 Kertasari
~ Penggunaan ponsel di kalangan siswa sekolah dasar semakin meluas, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kegiatan edukatif. Program KKN ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih siswa di SDN 1 Kertasari dalam memanfaatkan Google Book sebagai sumber pembelajaran yang efektif. Melalui tahapan observasi, pelaksanaan, dan evaluasi, program ini berhasil meningkatkan minat baca dan akses terhadap materi pembelajaran digital di kalangan siswa. Hasil menunjukkan bahwa 70% siswa mulai memanfaatkan Google Book setelah pelatihan, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses internet dan kurangnya pengawasan orang tua. Program ini memberikan implikasi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan dan literasi digital di SDN 1 Kertasari
SOSIALISASI DAMPAK POSITIF INTERNET DI SDN 2 KERTASARI
Desa yang memiliki wilayah atau pemukiman lebih kecil dari kota atau perkotaan. Desa biasanya merupakan unit administratif terkecil dalam sistem pemerintahan di banyak negara, termasuk Indonesia. Pendidikan suatu proses atau usaha sistematis yang bertujuan untuk memberi pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan norma-norma dari satu generasi ke generasi berikutnya. Internet merupakan sistem global dari seluruh jaringan komputer yang dimana saling terhubung satu dengan yang lain. SDGs desa adalah pendekatan pembangunan yang disepakati secara internasional sebagai sebuah agenda pembangunan global dengan 18 tujuan dan terbagi ke dalam 222 indikator. Waktu program kerja yang dilaksanakan 31 Juli 2024 di SDN 2 Kertasari. Prosedur Kegiatan yang dilakukan Izin ke kantor kepala sekolah, Pembukaan, Presentasi pengenalan Tentang Internet, Dampak Positif dari Internet, dan Quiz lalu penutupan. Hasil dari program yang dilakukan mencakup pengenalan dasar-dasar dalam berinternet
Melakukan Kegiatan Pembagian Vitamin A Rutin dan Sosialisasi Mengenai Stunting
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah lima tahun (balita) yang disebabkan oleh defisiensi gizi kronis atau status gizi anak yang kurang memadai, sehingga pertumbuhan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. stunting merupakan indikator buruknya kualitas sumber daya manusia yang berdampak negatif pada pengembangan potensi individu. Target dan sasaran kegiatan ini ditujukan untuk seluruh balita dan masyarakat Desa Sindangmulya. Pada tahap perencanaan, observasi dilakukan untuk menggali apa saja yang menjadi kekurangan dalam masalah kesehatan khususnya pengetahuan tentang stunting di Desa Sindangmulya dengan teknik sosialisasi kepada masyarakat desa. Defisiensi vitamin A dapat menjadi faktor risiko stunting pada anak, karena menyebabkan gangguan dalam proses pembentukan tulang dan menghambat pertumbuhan secara keseluruhan. Kegiatan pembagian vitamin A adalah salah satu upaya untuk dalam memenuhi kebutuhan vitamin pada anak balita. Sosialisasi stunting di masyarakat yang dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran untuk mengenai stunting, diharapkan masyarakat dapat mengerti mengenai stunting sehingga terhindar dari masalah kesehatan lainnya. Selain itu, kegiatan ini adalah langkah awal dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang berada di daerah terpencil
MAINTENANCE PANEL SURYA SEBAGAI PENERANGAN JALAN DI DUSUN CIJATI LEBAK DESA SIRNAJATI
Kuliah kerja Nyata (KKN) adalah salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat berdasarkan observasi team pengabdian kami di dusun cijati lebak masih banyak sekali jalan yang memiliki pencahyaan yang kurang. Oleh karena itu, Pembuatan Penerangan Jalan Umum menggunakansistem panel surya ini merupakan alternatif untuk memudahkan warga sekitar melakukan kegiatan di malam hari. Panel surya sebuah piranti yang dapat mengkonversicahaya matahari menjadienergi listrik yang berbentuk DC. panel surya tersebut salah satunya bisa menjadi pembangkitlistrik tenaga surya dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Dengan adanya panel surya tersebut dapat menghemat biaya tagihan listrik