E-Journal Universitas Buana Perjuanga Karawang
Not a member yet
5822 research outputs found
Sort by
Fenomena Hiperrealitas Anime Dikalangan Remaja Terhadap Identitas Warga Negara Indonesia ( Studi Kasus Komunitas Anime di Pontianak)
ABSTRACT
This study aims to determine the phenomenon of hyperreality towards the identity of Indonesian citizens, especially among teenage anime fans in Pontianak. The method used is a case study method with a qualitative approach. Data collection in this study used observation, interview and documentation techniques. The results of the study indicate that the form of hyperreality in the teenage anime community in Pontianak is in the form of cosplay activities, considering anime characters alive and real, the emergence of consumerism attitudes, and forgetting real life. The existence of the anime community in Pontianak also has positive impacts such as increasing piety to God Almighty, the growth of mutual cooperation attitudes, the existence of friendly attitudes, and increasing social awareness. Hyperreality in anime can indeed make someone have a new identity, but this identity cannot become part of the identity of the Indonesian nation because to become part of the Indonesian identity requires a long and complex process.ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena hiperealitas terhadap identitas warga negara Indonesia khususnya pada kalangan remaja penggemar anime di Pontianak. Metode yang digunakna adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakna teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk hiperrealitas pada remaja komunitas anime di Pontianak berupa adanya kegiatan cosplay, menganggap karakter anime hidup dan nyata, munculnya sikap konsumerisme, dan lupa kehidupan asli. Keberadaan komunitas anime di Pontianak juga memberikan dampak yang positif seperti meningkatkan ketakwaan pada Tuhan YME, tumbuhnya sikap gotong royong, adanya sikap ramah tamah, serta meningkatkan rasa kepedulian sosial. Hiperrealitas dalam anime memang dapat membuat seseorang memiliki identitas baru akan tetapi identitas tersebut tidak dapat menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia karena untuk menjadi bagian identitas Indonesia memerlukan proses yang panjang dan komplek
DAMPAK IMPLEMENTASI PERDA NO 5 TAHUN 2022 TENTANG RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA MEDAN
This study aims to analyze the Impact of the Implementation of Regional Regulation No. 2022 Concerning the Relocation of Street Vendors in the city of Medan. It is important to analyze the impact of the implementation of Regional Regulation No. 5 of 2022, both from the positive and negative sides, so that the policies taken can provide optimal solutions for all parties, especially for street vendors and the people of Medan City in general. In this study, the approach used is qualitative descriptive. The data required in this study is qualitative, so the analysis method applied is qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that the Socialization and guidance carried out by Satpol PP have taken place, although the intensity tends to decrease from year to year. . Although the government has made various efforts, this policy still needs improvement to present a comprehensive solution in managing street vendors and improving the quality of the Medan City environment.
Keywords: Impact of implemention,Street Vendors,Regional Regulation No.5 of 2022,Relocation.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Implementasi Perda No. Tahun 2022 Tentang Relokasi Pedagang Kaki Lima Di kota Medan. Penting untuk menganalisis dampak dari pelaksanaan Perda No. 5 tahun 2022, baik dari sisi positif maupun negatif, agar kebijakan yang diambil dapat memberikan solusi yang optimal bagi semua pihak, khususnya bagi para pedagang kaki lima dan masyarakat Kota Medan secara umum. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Data yang diperlukan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga metode analisis yang diterapkan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya Sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan oleh Satpol PP telah berlangsung, meskipun intensitasnya cenderung menurun dari tahun ke tahun. Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya, kebijakan ini masih memerlukan perbaikan untuk menghadirkan solusi yang komprehensif dalam pengelolaan pedagang kaki lima dan peningkatan kualitas lingkungan Kota Medan.
Kata Kunci : Dampak Implementasi, Pedagang Kaki Lima, Perda No 5 Tahun 2022, Relokas
Penguatan Nilai-Nilai Kewarganegaraan pada Era Globalisasi Melalui Pendidikan dalam Kehidupan Bermasyarakat
This research aims to reposition the values of Civic Education (PKn) in the life of society, nation, and state. The research method used is literature review. The results of the study show that the noble values of Pancasila have declined due to globalization, so it is necessary to revitalize them through the replanting of Pancasila values in civic education. This study has advantages in relevant objectives and the use of qualitative methods, but also has shortcomings in limited samples and unclear data collection methods. This research is useful in improving the quality of education, shaping the nation\u27s character, and creating a better society. the community actively in every process of implementing the preservation strategy. Although this study has some limitations, such as a limited sample and unclear data collection methods, The results of this study can provide a useful picture for the development of civic education and strategies for the preservation of national values. In addition, this research has great benefits for the world of education, society, and individuals in increasing awareness, quality, and positive contributions in community. In addition, this research has great benefits for the world of education, society, and individuals in increasing awareness, quality, and positive contributions in community life.Pendidikan kewarganegaraan merupakan tempat atau sarana yang mumpuni untuk membentuk karakter kewarganegaraan yang baik, yang dimana di dalamnya berisikan pemahaman-pemahaman tentang nilai-nilai luhur pancasila yang kemudian berguna untuk memperkuat dan atau menamkan kembali nilai-nilai pancasila, sehingga membentuk generasi bangsa yang memiliki ke. Metode penelitian yang digunakan adalah telaah pustaka atauliterature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur pancasila mengalami penurunan akibat globalisasi, sehingga perlu dilakukan revitalisasi melalui penanaman kembali nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melestarikan atau memposisikan Kembali nilai-nilai Pendidikan kewarganegaraan (Pkn) dalam kehidupan bermasyarakat serta memberikan gambaran yang berguna untuk pengembangan pendidikan kewarganegaraan dan strategi pelestarian nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, penelitian ini memiliki manfaat besar bagi dunia pendidikan, masyarakat, dan individu dalam meningkatkan kesadaran, kualitas, serta kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat
CASE ANALYSIS OF CONSTITUTIONAL COURT DECISION NO. 46/PUU-VIII/2010 FROM A JURIDICAL PERSPECTIVE (LOGICAL, CRITICAL, AND RADICAL)
Legal reasoning is an intellectual process of discovering, interpreting, and applying the law appropriately in resolving legal issues. This study aims to analyze the objectives of legal reasoning through three forms of juridical thinking, namely logical, critical, and radical, by examining its application in Constitutional Court Decision Number 46/PUU-VIII/2010. The type of research used is normative legal research with a statute approach and case approach. The results show that the Constitutional Court used logical legal thinking to ensure consistency between Article 43 paragraph (1) of the Marriage Law and the 1945 Constitution, thereby guaranteeing legal certainty. Critical legal thinking was applied by prioritizing the principle of the best interests of the child to avoid discrimination against children born out of wedlock. Meanwhile, radical legal thinking is manifested through changes in the interpretation of norms that fundamentally change the paradigm of family law in Indonesia, so that children born out of wedlock have a civil relationship with their biological fathers as long as it can be legally proven. The integration of these three forms of legal thinking proves that legal reasoning not only upholds written norms but also adapts the law to the values of justice, benefit, and the development of modern societ
THE IMPLEMENTATION OF GOOD GOVERMENT GOVERNANCE IN THE IMPLEMENTATION OF FRANCHISE BUSINESSES IN INDONESIA
This research aims to analyze and examine the application of Good Government Governance (GGG) principles in the implementation of franchise businesses in Indonesia. The implementation of GGG is crucial to create a healthy, transparent, and accountable business climate, especially in the franchise sector that involves many parties, both from the government as a regulator and business actors. The research method used is literature study and qualitative analysis of laws and regulations related to franchising, as well as applicable government policies. The results of the study show that franchise regulations in Indonesia have adopted several GGG principles, such as transparency through registration and information submission obligations, as well as accountability in the form of supervision and law enforcement. However, its implementation still faces several obstacles, including weak inter-institutional coordination, lack of socialization to business actors, and overlapping regulations. Synergy between the central and regional governments, as well as the active role of franchise associations is needed to increase the effectiveness of supervision and law enforcement. The conclusion of this study is that the implementation of GGG in the franchise business in Indonesia is still not optimal and requires systematic improvement. The recommendations included simplifying regulations, increasing supervisory capacity, and strengthening partnerships between the government and the private sector. Thus, it is hoped that a conducive franchise ecosystem can be created, protect the rights of all parties, and encourage sustainable economic growt
ELATIHAN SOP DAN PENGETAHUAN K3 PERALATAN UNTUK PENGGUNA POMPA HIDRAM DI DESA KARANGLIGAR KABUPATEN KARAWANG
Desa Karangligar merupakan salah satu desa yang berada pada wilayah kabupaten Karawang, kecamatan Telukjambe Barat. Desa ini sejak satu dekade terakhir mengalami permasalahan terkait genangan di sejumlah wilayahnya. Permasalahan ini bertambah ketika sistem pengairan permukaan yang ada saat ini ternyata tidak dapat mengairi lokasi persawahan dan perkebunan di lahan bagian atas terlebih lagi di musim kemarau yang mengakibatkan musim tanam pembibitan berkurang. Untuk mengatasi masalah ini, pengusul menawarkan solusi pembuatan sistem pengairan pompa otomatis tanpa biaya operasi menggunakan pompa hidram. Metode pengabdian berupa penyuluhan SOP dan penerapan K3 yang diterapkan. Program praktik pengoperasian pompa hidram dengan benar diharapkan dapat memberikan keterampilan kemampuan mengatasi masalah kegagalan pada pengoperasian, sehingga adanya kemandirian dan keberjanjutan manfaat asset pompa hidram yang dimiliki. Dalam hal ini juga, perlu memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan menetapkan program K3, guna mengurangi atau menghilangkan bahaya yang terjadi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang terjadi di Desa Karanglinggar maka diperlukan suatu manajemen risiko kegiatannya meliputi identifikasi bahaya, analisis potensi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta penentuan dan evaluasi. Dengan demikian dengan proses pengidentifikasian bahaya mampu menekan potensi bahaya yang nanti akan terjadi dalam proses pengolahan padi di Desa Karanglinggar Telukjambe Barat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam mengairi lokasi persawahan
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PELAKU UMKM DI DESA SIRNABAYA MELALUI PELATIHAN OPTIMASI WHATSAPP BUSINESS
Penyelenggaraan kegiatan PkM ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang melalui pelatihan optimasi WhatsApp Business. Metode PkM yang digunakan adalah pelatihan yang diikuti oleh pelaku UMKM Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Kabupaten Karawang sebanyak 22 orang, serta peserta lainnya yang terdiri dari dosen dan mahasiswa pendamping. Sebagian besar peserta merasa sangat puas mengikuti pelatihan tersebut, hal ini ditunjukkan dari hasil evaluasi pelatihan yang menyatakan bahwa 90% peserta menyatakan materi pelatihan relevan dan bermanfaat bagi pengembangan bisnis UMKM mereka., 85% peserta merasa narasumber menyampaikan materi dengan jelas dan interaktif, serta 80% peserta puas dengan fasilitas pelatihan (ruang, perlengkapan, dan konsumsi). Sebanyak 77,3% peserta dapat menyelesaikan tugas secara langsung yang diberikan oleh fasilitator, sisanya sebesar 22,7% dapat menyelesaikan tugas dengan tempo 2 hari.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TUMBUHAN CEP-CEPAN (Castanopsis costata) SEBAGAI NEFROPROTEKTIF KEPADA MASYARAKAT KARAWANG
Nefrotoksisitas dapat didefinisikan sebagai penyakit ginjal atau disfungsi yang timbul sebagai akibat langsung atau tidak langsung dari paparan obat-obatan, dan bahan kimia industri atau lingkungan. Nefrotoksisitas dapat dicegah dengan pemberian obat nefroprotektif. Tumbuhan cep cepan (Castanopsis costata (Blume) A.DC.) yang merupakan famili Fagaceae sering digunakan sebagai obat gangguan fungsi ginjal oleh masyarakat suku Karo di Medan, Sumatera Utara, namun penggunaannya masih bersifat turun-temurun. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) Sebagai Nefroprotektif. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu, 28 Juni 2025 menggunakan metode edukasi/ceramah langsung kepada masyarakat yang ada di Kampung Nagasari, Desa Karangsari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, seluruh masyarakat yang ada di Kampung Nagasari, Desa Karangsari, Purwasari, Karawang yang hadir dalam kegiatan ini telah memahami dan mengerti tentang penyakit ginjal, pengobatan penyakit ginjal, dan pemanfaatan tanaman Cep cepan sebagai nefroprotektif alami.
A Novel Multi-Level Perceptron for Accurate Heart Stroke Diagnosis: Author\u27s Country: Pakistan and Malaysia
Heart is a very important part of human body, it supply blood to body. If the heart fail down the person cannot survive. This is very important to diagnose the heart disease timely to start proper treatment. To dingoes this disease manually takes time a lot and budget of the patient. Traditionally the patient have to go through form different test then he have to give medical history to the doctor then the doctor make decision about their disease and then the treatment start. In the developing countries especially like Pakistan the income of the people are too much low and they cannot offered different type of expensive tests like ECG etc. In this way the disease cannot detect timely and cannot treated properly. The heart stroke can be predicted by analyzing different attributes like blood pressure, cholesterol age etc., this is a best and easy way to predict heat stroke timely. Different types of Machine Learning and deep learning algorithms are used for heart stroke predictions. In this paper we purposed Novel MultiLayer-Perceptron (MLP) that are efficient in classification and in heart stoke prediction that model achieve high accuracy of 99%
PENERAPAN PENERANGAN JALAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PANEL SURYA DI DESA MULYASEJATI
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian dari Tri-Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang. Kegiatan KKN ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan ke dalam pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya di Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh desa ini adalah minimnya penerangan jalan umum, yangberdampak negatif pada keselamatan dan kenyamanan warga, terutama pada malam hari. Untuk mengatasi masalah ini, tim KKN merancang dan mengimplementasikan solusi penerangan jalan dengan menggunakan lampu bertenaga surya. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan warga, identifikasi kebutuhan penerangan, dan pemasangan lampu sel surya di titik-titik strategis desa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemasangan lampu sel surya secara signifikan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas pada malam hari, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Keberhasilan program ini juga menunjukkan pentingnya perawatan berkelanjutan untuk menjaga keberlanjutan manfaat yang telah dicapai. Rekomendasi lebih lanjut mencakup perluasan pemasangan lampu sel surya ke area lain di desa dan pelatihan pemeliharaan dasarbagi warga