E-Journal Universitas Panji Sakti
Not a member yet
    1346 research outputs found

    MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN TABANAN YANG TANGGUH

    Full text link
    UMKM merupakan pilar penting perekonomian di Kabupaten Tabanan, Bali,dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB dan penyerapan tenaga kerja. Namun,pertumbuhan kuantitatif UMKM belum diimbangi dengan peningkatan kualitasSumber Daya Manusia (SDM). Tantangan utama meliputi rendahnya tingkatpendidikan, keterampilan manajerial, akses terhadap pelatihan, serta pemahamanpemasaran digital dan inovasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisstrategi pengembangan SDM unggul guna meningkatkan ketangguhan UMKM diTabanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif denganteknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, danstudi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pelaku UMKM, perwakilan dinasterkait, fasilitator pelatihan, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkanbahwa mayoritas pelaku UMKM masih mengandalkan pola bisnis tradisionaldengan keterbatasan akses pelatihan dan teknologi. Program pelatihan yang adadinilai kurang relevan, bersifat jangka pendek, dan tidak disertai pendampinganberkelanjutan. Temuan kunci mengungkap bahwa SDM dengan kompetensimanajerial, literasi digital, dan mindset kewirausahaan yang adaptif cenderunglebih tangguh dalam menghadapi perubahan pasar. Faktor pendukung keberhasilanmeliputi integrasi nilai budaya lokal, pendekatan pelatihan berbasis kebutuhanspesifik, serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha.Rekomendasi yang diajukan mencakup pengembangan program pelatihan yangkontekstual, sistem pendampingan berkelanjutan, pemetaan potensi SDM perwilayah, serta peningkatan kolaborasi antar-pemangku kepentingan

    Indonesia’s Mangosteen Export Risk Management Strategy to China

    Full text link
    Indonesia is one of the leading global producers of mangosteen, with China absorbing over 70% of its export volume. Despite this, Indonesia’s market share remains limited compared to its competitors, such as Thailand. This study examines the short- and long-term relationships between key macroeconomic variables—mangosteen export price (HEC), export value (NE), Yuan to USD exchange rate (NTC), Rupiah to USD exchange rate (NTI), Indonesia’s real exchange rate (NTR), and export volume (VE)—and the performance of exports to China using the Vector Error Correction Model (VECM), which is appropriate for examining both long-run equilibrium (cointegration) and short-run dynamics among the macroeconomic variables. The model captures cointegration, causal interactions, impulse responses, and variance decomposition. Findings indicate that, in the long run, NTC, NTI, NTR, and VE have a significant influence on export prices, while no statistically significant short-run causality is observed. Key risks identified include exchange rate volatility, over-reliance on the Chinese market, price fluctuations, high logistics costs, and inconsistent product quality. To mitigate these issues, the study recommends exchange rate stabilization, export market diversification, investment in cold chain logistics, and the adoption of Good Agricultural Practices (GAP) with digital traceability systems. The findings support the formulation of evidence-based policies to strengthen the global competitiveness of Indonesia’s horticultural exports

    STRATEGI EFEKTIF DALAM MENGINTERNALISASI NILAI KEBANGSAAN PADA GENERASI Z DI ERA DIGITAL

    Full text link
    Generasi Z tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi global. Situasi ini menghadirkan peluang besar bagi pengembangan potensi intelektual dan kreativitas mereka, namun juga membawa tantangan dalam menjaga dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam memperkuat nilai kebangsaan pada Generasi Z. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk mengidentifikasi peran penting teknologi digital, penguatan pendidikan karakter, keteladanan, serta keterlibatan dalam aktivitas sosial sebagai instrumen utama dalam menumbuhkan nasionalisme. Kolaborasi lintas sektor antara keluarga, institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat luas menjadi kunci keberhasilan pembentukan generasi muda yang berkarakter kebangsaan kuat

    LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PRIBADI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN HUBUNGAN SOSIAL SISWA

    Full text link
    Pengembangan keterampilan hubungan sosial siswa yang dilakukan para guru BK untuk menciptakan suasana bimbingan dan konseling yang kondusif bagi siswa, baik itu lingkungan fisik dan lingkungan sosial bimbingan dan konseling. Dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling pribadi sosial para guru BK menggunakan layanan dasar, layanan responsif dan perencanaan individual. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pribadi sosial di sekolah dapat lebih dioptimalkan dan dikembangkan agar lebih baik, sehingga dapat mengarahkan peserta didik yang dapat menyesuaikan dirinya sendiri sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat di lingkungan masyarakat sekitar

    IMPLEMENTASI FUNGSI PARTAI POLITIK DALAM REKRUTMEN KADER PEREMPUAN PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2024 DI KABUPATEN TABANAN (Studi Kasus Di Daerah Pemilihan Tabanan II)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi partai politikdalam rekrutmen kader perempuan pada Pemilu Legislatif Tahun 2024 diKabupaten Tabanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatankualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran danstrategi yang dilakukan oleh partai politik dalam meningkatkan keterwakilanperempuan dalam proses rekrutmen calon legislatif. Metode yang digunakanadalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus partai politik, calonlegislatif perempuan, serta observasi terhadap mekanisme rekrutmen yangdilakukan oleh partai politik di Kabupaten Tabanan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa meskipun terdapat upaya dari partai politik untuk meningkatkan jumlahkader perempuan, masih terdapat kendala yang berkaitan dengan stereotip gender,kurangnya akses perempuan pada posisi strategis dalam partai, serta tantangansosial budaya yang mempengaruhi partisipasi politik perempuan. Kendala partaipolitik dalam rekrutmen kader perempuan pada Pemilu Legislatif 2024 berkaitandengan upaya memperkuat representasi perempuan di parlemen. Meskipun dalambeberapa tahun terakhir terdapat upaya yang lebih serius untuk meningkatkanpartisipasi perempuan dalam politik, namun masih ada beberapa kendala yangdihadapi partai politik dalam merekrut dan menempatkan perempuan dalam posisistrategis di Pemilu Legislatif 2024. Penelitian ini diharapkan dapat memberikankontribusi terhadap pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dalam rekrutmenkader perempuan pada pemilu mendatang

    “DAMPAK DAN MAKNA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN: KAJIAN TEORETIS KRITIS DI PESISIR BARAT KABUPATEN BULELENG”

    Full text link
    Pemberdayaan masyarakat nelayan merupakan strategi pembangunanpartisipatif yang sering dipromosikan sebagai solusi atas kemiskinan struktural danketimpangan sosial di wilayah pesisir. Namun demikian, implementasi pemberdayaankerap menghadapi paradoks antara tujuan ideal dan realitas praksis. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis dampak dan makna dari pemberdayaan masyarakatnelayan di wilayah pesisir barat Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Pendekatan yangdigunakan adalah kualitatif interpretatif dengan metode verstehen, melalui wawancaramendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan telah memberikan dampakpositif berupa penguatan kelembagaan lokal, peningkatan posisi tawar nelayan,adaptasi ekonomi terhadap musim paceklik, serta tumbuhnya kesadaran ekologis.Namun di sisi lain, pemberdayaan juga menimbulkan dampak negatif sepertieksploitasi sumber daya berlebih, konflik sosial internal, dan berkembangnya budayaketergantungan terhadap bantuan. Lebih jauh, pemberdayaan dimaknai olehmasyarakat nelayan tidak hanya sebagai proses ekonomi, melainkan sebagai jalanmenuju harga diri, pengakuan sosial, pembelajaran kolektif, dan transformasi habitus.Analisis teoritik dengan menggunakan kerangka Merton (fungsi manifes-laten),Gramsci (hegemoni dan kontra-hegemoni), Bourdieu (habitus dan modal sosial), sertaparadigma post-development (Korten dan Escobar) menunjukkan bahwapemberdayaan sejati adalah proses sosial-politik yang membuka ruang transformasistruktural dan kultural. Dengan demikian, keberhasilan pemberdayaan nelayan tidakdapat diukur secara linier, melainkan harus dilihat sebagai proses yang mengandungdinamika kekuasaan, resistensi, dan pemaknaan ulang terhadap diri dan dunia. StudiLocus Majalah Ilmiah FIA_Unipas Vol.17 No.2 – Agustus 2025 | 96ini merekomendasikan pentingnya desain pemberdayaan yang kontekstual, reflektif,partisipatif, dan berorientasi pada pembebasan serta keberlanjutan sosial-ekologis

    PELATIHAN PENGGUNAAN CANVA PADA GURU SMA NEGERI 2 SINGARAJA, UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN

    Full text link
    Saat ini perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah sangat pesat.Termasuk perkembangan TIK dalam bidang pendidikan. Sudah banyak sekali software danaplikasi media pembelajaran yang dapat diakses dengan gratis dan mudah untukmendukung dalam proses belajar mengajar. Teknologi merupakan suatu sistem yang dapatmemfasilitasi pendidik dan peserta didik belajar lebih luas, lebih banyak dan jugabervariasi. Melalui fasilitas yang seperti canva guru dapat membuat materi dengan lebihmudah dan siswa dapat belajar mandiri, kapan dan dimana saja tanpa terbatas oleh ruangdan waktu karena semua data yang tersimpan pada canva bersifat cloud. Program kegiatanpengabdian ini berupa pelatihan Penggunanaan canva yang bertujuan untuk meningkatkankemampuan dan wawasan peserta pelatihan. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakanmetode ceramah dan penugasan serta tanya jawab dan praktik langsung pembuatan mediapembelajaran inovatif dengan menggunakan Canva. Adapun langkah-langkah kegiatanyang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi, a) tahap perancangan, b) tahappelatihan, c) tahap evaluasi. Pelaksanaan pengabdian ini pada akhirya dapat memberikantambahan wawasan dalam pembuatan media pembelajaran menggunakan canva denganlebih komprehensif sebagai penujang pembelajaran

    Pengaruh Sistem Pengupahan, Budaya Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Petugas Parkir di Kabupaten Buleleng

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sistem pengupahan, budaya kerja, dan stres kerja terhadap kinerja petugas parkir di Kabupaten Buleleng. Pengelolaan parkir di wilayah ini menunjukkan dinamika antara jumlah petugas, pendapatan retribusi, dan insentif yang belum optimal, dengan adanya tantangan dalam kinerja dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 petugas parkir sebagai responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS 23.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengupahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Petugas Parkir di Kabupaten Buleleng dengan nilai t-hitung > t-tabel (3,278 > 1,664) dan signifikansi 0,002 t-tabel (3,934 > 1,664) dan signifikansi 0,000 t-tabel (-0,878 < 1,664) dan signifikansi 0,038 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan sistem pengupahan dan budaya kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja, sementara stres kerja yang tinggi menurunkan kinerja petugas parkir

    Local Ecological Knowledge of Coffee Farmers on Earthworms and Pests as Soil Quality in Mount Tambora, Indonesia

    Full text link
    The local ecological knowledge of coffee agroforestry farmers regarding earthworms serves as one of the soil fauna indicators of soil fertility and quality. This knowledge is inherited through generations from observations and experiences of coffee farmers, sometimes differing from modern ecological knowledge. This study aims to analyze the relationship between farmers Local Ecological Knowledge (LEK) in simple coffee agroforestry systems and their socio-demographic characteristics; to examine their understanding of the ecological roles of earthworms and Lepidiota stigma; and to identify and assess the gap between Local Ecological Knowledge (LEK) and Modern Ecological Knowledge (MEK). Local ecological knowledge was obtained through in-depth interviews with coffee agroforestry farmers concerning soil management, the role of earthworms, and pests in maintaining soil quality on the slopes of Mount Tambora (NTB). In-depth interviews were conducted with key respondents and coffee agroforestry farmers grouped by gender, age, and educational background using predetermined questions. Based on interviews with 50 coffee farmers, the percentages of soil quality indicators recognized by them ranked as follows: earthworms (80%), soil color (74%), plant growth (36%), humus or litter (10%), and soil structure (6%). Furthermore, 72% (n=50) of coffee farmers indicated that soil organisms significantly influence soil fertility. This study highlights the scientific value of Local Ecological Knowledge in sustainable soil management and encourages its integration with modern science through participatory research

    Sustainable Fertilization Strategy: The Effect of Mono Potassium Phosphate and Amino Acid Liquid Organic Fertilizer on Melon Plants

    Full text link
    Melon plants are a high-value horticultural commodity favored by consumers for their taste and market appeal. This study aimed to determine the best combination of Mono Potassium Phosphate (MKP) fertilizer and Amino Acid Liquid Organic Fertilizer (LOF) doses to enhance the growth and yield of melon plants while promoting nutrient balance and minimizing environmental impact. The experiment was conducted from April to July 2024 in a greenhouse located in Jatirejo Village, Nganjuk Regency, with LOF composition analysis carried out at the BSIP Laboratory. A factorial experiment using a Randomized Block Design (RBD) was applied with two factors: MKP fertilizer dose (5, 10, and 15 g/plant) and LOF dose (0, 50, 100, and 150 ml/plant), resulting in 12 treatment combinations replicated three times. Observed parameters included plant length, number of leaves, fruit weight, fruit diameter, and fruit length. Data were analyzed using ANOVA and followed by a 5% BNJ test for significant differences. The results showed a highly significant interaction between MKP and LOF treatments, with the combination of 15 g MKP and 100 ml LOF per plant producing the best outcomes across most growth and yield parameters, indicating that this treatment is optimal for maximizing melon productivity in a sustainable manner

    1,312

    full texts

    1,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Panji Sakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇