Husada Mahakam: Journal of Health
Not a member yet
189 research outputs found
Sort by
Efektivitas Hidrokoloid Kunyit (Curcuma Domestika) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Diabetik Stadium I Pada Tikus (Ratus Novergitus)
Kunyit ( Curcuma domestika ) adalah tanaman rempah dengan habitat asli di Asia Tenggara, merupakan tanaman yang banyak mengandung metabolit primer maupun metabolit sekunder. Kandungan utamanya adalah kurkumin. Manfaat kunyit adalah sebagai antioksidan, antimikrobial, antifungal dan anti inflamsi. Tulisan ini merupakan studi laboratorium yang dilakukan pada luka tikus (Rattus novergitus) yang dibuat menjadi hiperglikemia dengan menggunakan aloksan. Perawatan luka menggunakan hidrokoloid pasta kunyit dan manajemen perawatan lukanya menggunakan metode TIME. Hasil evaluasi menunjukkan sedian hidrokoloid pasta kunyit mampu mempertahankan kelembaban luka dan menurunkan inflamasi sehingga mempercepat penyembuhan luka
Analisis Hasil Cross Check Pemeriksaan Mikroskopis Tuberkulosis di Kota Samarinda Tahun 2008-2009
Salah satu komponen strategi DOTS adalah mengutamakan diagnosis melalui pemeriksaan dahak (sputum) sebagai komponen kunci untuk mendeteksi dan menatalaksanai kasus-kasus infeksi TB (Lumb, 2004). Peningkatan mutu layanan laboratorium merupakan syarat utama dalam meningkatkan penemuan kasus TB di lapangan. Pengawasan terhadap kualitas laboratorium melalui pemeriksaan uji silang (cross check).
Penelitian ini bersifat Deskriftif, bertujuan menggambarkan analisis data hasil cross check pemeriksaan mikroskop tuberkulosis di kota Samarinda tahun 2009. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua slide hasil cross check yang berasal dari puskesmas yang ada pada wasor dinas kesehatan kota Samarinda. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Samarinda pada tanggal 22 Juni 2009 sampai 4 juli 2009. Variabel dalam penelitian ini meliputi karakteristik pemeriksaan mikroskop sputum TB yaitu kualitas hapusan, kualitas pewarnaan, ketebalan, kerataan dan ukuran.
Hasil error rate slide mikroskop sputum TB di kota Samarinda masih diatas 5% yaitu (7,32%) dan bersifat fluktuatif. Tingginya error rate ini disebabkan oleh tingginya preparat yang positif palsu (5,51%) dan negatif palsu (1,81%). Hasil ini disebabkan oleh kualitas hapusan (ketebalan, kerataan dan ukuran) dan pewarnaan yang kurang baik. Umumnya rendahnya kualitas slide disebabkan slide kotor oleh karena terdaptnya endapan reagen ZN.
Petugas laboratorium harus lebih memperhatikan protap pembuatan sediaan maupun pewarnaan. Sebaiknya reagen ZN disaring untuk menghilangkan endapan. Dinas Kesehatan Kota Samarinda diharapkan dapat melakukan program On The Job Training bagi para petugas laboratoriu
Analisis Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Terhadap Faktor Resiko Terjadinya Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Bengkuring Samarinda Utara
Penyakit tidak menular (PTM) seperti serangan jantung, stroke, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru-paru menahun merupakan pembunuh terbesar di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa dari 57 juta kematian yang terjadi di dunia pada tahun 2008, sebanyak 36 juta atau hampir dua pertiganya disebabkan oleh penyakit tidak menular. PTM juga membunuh penduduk dengan usia yang lebih muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mencegah terjadinya PTM dengan memantau faktor-faktor risiko seperti merokok, kurang makan sayur dan buah-buahan, kurang aktivitas fisik/berolahraga, konsumsi alcohol, dan stress. Tujuan umum penelitian ini adalah mengeksplorasi pengetahuan, sikap dan perilaku informan terhadap faktor resiko penyebab terjadinya penyakit tidak menular pada masyarakat di wialayah kerja puskesmas bengkuring. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan indepth interview, yaitu penelitian yang dilakukan untuk memeroleh jawaban atau informasi yang mendalam tentang pendapat dan perasaan seseorang yang memungkinkan untuk mendapatkan hal-hal yang tersirat tentang pengetahuan sikap, dan perilaku informan terhadap faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Hasil penelitian ini adalah umumnya nforman tidak berperilaku mencegah terjadinya penyakit tidak menular. Kesimpulan penelitian ini adalah informan beresiko terhadap penyakit tidak menular. Diharapkan kepada informan khususnya, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring umumya agar dapat meningkatkan pebgetahuan sikap dan perilaku sehat untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular
Gambaran Pengetahuan tentang Jamkesda pada Peserta Jamkesda
Sistem Jaminan Kesehatan untuk masyarakat miskin (Jamkesmas) bertujuan untuk memberi akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Pemahaman tentang pelayanan Jamkesda yang belum merata menjadi salah satu kendala dalam pelayanan Jamkesda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang Jamkesda pada peserta Jamkesda di RSUD AM.Parikesit Tenggarong. Sampel diambil sebanyak 88 orang secara Accidental Sampling dari 741 populasi yang ada pada bulan Januari sampai Juni 2011. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Pengetahuan tentang manfaat Jamkesda 50% tinggi, Pengetahuan tentang Prosedur Jamkesda 82,9% sedang dan sumber informasi sebagian besar didapat dari petugas kesehatan 64,77 %
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Miletus
Diabetes melitus (DM) saat ini menjadi salah satu penyebab kematian yang utama di dunia. Penderita DM yang memiliki gangguan psikologis terutama kece-masan dan depresi meningkatkan kurangnya manajeman dan hasil terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita DM yang dirawat di Ruang Flamboyan RS A. W Syahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara Purposive sampling berjumlah 30 pasien. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan (01 Oktober s.d. 30 Nopember 2012). Pengumpulan data primer dengan kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji Kolmogorov Smirnov didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah dengan p = 0,011 (a=0,05
Perilaku Merokok Pada Mahasiswa Diploma III Keperawatan
Ada banyak alasan yang melatar belakangi perilaku merokok pada remaja, secara umum menurut Kurt Lewin bahwa perilaku merokok merupakan fungsi dari lingkungan dan individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku merokok mahasiswa D-III keperawatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analitik fenomenoligi. Informan sebanyak 19 orang. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi yang dilengkapi dengan alat perekam suara dan gambar. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data (emik), interpretasi (etik), dan penarikan kesimpulan dari intisari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memahami dampak buruk rokok terhadap kesehatan. Regulasi larangan merokok tidak menjadikan informan berhenti merokok. Akibat pengaruh sifat adiktif nikotin. Sekalipun perilaku merokok dianggap negatif, namun adiksi dan rasa nikmat yang dirasakan informan menyebabkan aktivitas merokok tetap dilakukan. Kesimpulan, peran lingkungan sosial, orang tua, penghuni kontrakan, teman di kampus, teman sebaya sangat berperan menjadikan para remaja umumnya dan mahasiswa D-III keperawatan khususnya berperilaku merokok
Hubungan Kinerja Perawat Dengan Kepuasan Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Ince Abdul Moeis Samarinda Tahun 2017
Perawat memiliki peran penting dan dominan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sumber daya perawat jika dikelola dengan benar dan profesional, perawat akan memberikan kontribusi yang besar untuk menjaga dan meningkatkan kualitas rumah sakit. Kepuasan kerja perawat dalam praktik keperawatan tercapai jika perawat merasa telah menyumbang, dianggap penting, dukungan dari sumber yang ada dan keperawatan banyak dilakukan. Ini hanya bisa dilakukan jika menggunakan manajemen yang baik. Keberhasilan dan pelayanan keperawatan sangat ditentukan oleh kinerja perawat. Evaluasi kinerja perawat sangat diperlukan dan harus selalu dilaksanakan melalui sistem standar sehingga hasil dan evaluasi lebih obyektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kinerja perawat dengan kepuasan kerja pada rawat inap RS Ince Abdul Moeis Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif berkorelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 88 responden yang menggunakan metode total sampling. Untuk mengetahui hubungan kinerja perawat dengan kepuasan kerja, uji statistik yang digunakan adalah pearson product moment test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kinerja perawat dengan kepuasan kerja perawat dengan p-value 0,045. Ada hubungan antara kinerja perawat dan kepuasan kerja perawat
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesaria
Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi. Kecemasan merupakan emosi subjektif yang membuat individu tidak nyaman, ketakutan yang tidak jelas dan gelisah, dan disertai respon otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi Sectio Caesaria di RSUD A.W Sjahranie Samarinda. Jenis Penelitian Ini adalah Kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik. Rancangan Penelitian ini menggunakan one group pre and posttest design. Sampel diambil sebanyak 87 Responden secara Purposive Sampling. Hasil uji statistik didapatkan nilai P=0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pasien pre operasi SC sebelum dan sesudah diberikan terapi musik. pemberian terapi musik dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien Pre Operasi SC. Kesimpulan : pemberian terapi musik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasa
ASUHAN KEPERAWATAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU F DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) PUJI HANDAYANI SAMARINDA
Abstract. Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia is still high, so pemerintahb attempted to care by using obstetric management approach according to Varney. This care using case study design with the documentation in the form of SOAP. The subject of this care is F GII P1001 pregnant women with gestation of 36 weeks and do the collection of physiological data from the anamnesis, physical examination, and investigations using scientific thinking. The method used is the observational method is done by examining a problem through a case study with the primary objective to create a picture or a description of a situation objectively. After doing research, the result that the mother's pregnancy, including low-risk pregnancy care and the results showed that the physiological pregnancy care. The results of this care is not a gap between the theory and the results were made of midwifery care in the pregnancy
Dampak Pemberian Kadmium Terhadap Kadar Progesteron dan Ekspresi Protaglandin F2α Pada Uterus Tikus Wistar
Tingkat pencemaran Kadmium pada air sungai Mahakam dilaporkan mencapai 0,06 mg/L., hal ini dapat menyebabkan toksisitas bagi masyarakat sekitar yang menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Perempuan usia 6-18 tahun merupakan kelompok yang beresiko terkena dampak terhadap sistem reproduksi. Tujuan penelitian untuk membuktikan dampak pemberian kadmium terhadap penurunan kadar progesteron dan peningkatan ekspresi PGF2∠jaringan uterus tikus wistar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik post test only with control group pada tikus wistar. Analisa data uji Shapiro-Wilk, Anova One Way, regresi linier sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian pemberian Cadmium Acetate Dihydrate konsentrasi 0.03; 0.06; 0.09 ppM menurunkan kadar progesteron p=0.000 namun uji LSD menunjukkan penurunan kadar progesteron tidak tergantung konsentrasi. Adanya peningkatan ekspresi PGF2∠zona basal p=0.000, stratum vascular p=0.00