JASAWIKA (E-Journal)
Not a member yet
    98 research outputs found

    IBM KARANG TARUNA PETUNGSEWU:REVITALISASI ORGANISASI

    Get PDF
    Karang Taruna Desa Petungsewu adalah salah satu organisasi kepemudaan yang ada di desa Petungsewu, yang baru saja dihidupkan kembali setelah sekian puluh tahun vakum, atau tidak hidup. Keberadaan Karang Taruna desa Petungsewu tak lepas dari tuntutan undang-undang desa. Sejak undang-undang desa diberlakukan, aparat desa mulai bergerilya mencari orang muda desa untuk diajak menghidupkan kembali Karang Taruna tingkat desa. Akhirnya terkumpulah puluhan pemuda yang siap untuk menghidupkan kembali organisasi Karang Taruna. Persoalannya, puluhan pemuda yang terkumpul ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda, mulai dari lulusan SD, SMP sampai SMA. Dan mereka belum pernah berorganisasi sebelumnya. Atas persoalan inilah revitalisasi organisasi mendesak untuk dilakukan. Program pengabdian dilakukan untuk membantu anggota Karang Taruna memahami apa itu organisasi. Apa saja yang harus dilakukan anggota dalam organisasi? Bagaimana menyusun visi dan misi organisasi? Bagaimana membuat struktur organisasi dengan pembagian tugasnya? Dan akhirnya bagaimana menyusun manajemen organisasi? Dalam pengabdian ini telah dilakukan pembinaan selama enam kali secara formal dan delapan kali informal melalui kunjungan dan pendampingan. Produk yang telah dihasilkan adalah visi dan misi, struktur kepengurusan dan tugas masing-masing, serta kemampuan anggota untuk berkomunikasi

    IBDM PKK DESA PETUNGSEWU: PELATIHAN MERAJUT

    No full text
    PKK desa Petungsewu kecamatan Dau kabupaten Malang memiliki potensi yang besar untuk berkembang, baik dari perspektif organisasi maupun sumber daya manusia. PKK desa Petungsewu sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan telah memiliki struktur organisasi yang mapan, sudah memiliki jobdescription masing-masing. Semuanya tertulis dalam buku pedoman yang pengurus susun. Agenda kegiatanpun sudah tertulis dalam program kerja tahunan. Program kerja tahunan yang telah disusun, dipajang di ruang PKK sehingga siapapun yang datang berkunjung akan dengan mudah melihatnya. Beberapa kegiatan rutin yang sudah diagendakan adalah arisan, pengumpulan dan pembagian sembako, pengajian bersama dan posyandu. Semua kegiatan terarah untuk orang lain belum ada untuk pengembangan diri. Oleh karena itulah Tim Ma Chung Abdimas hadir di PKK untuk memberikan pelatihan merajut. Harapannya dengan kegiatan ini seluruh anggota PKK desa Petungsewu memiliki ketrampilan untuk mengembangkan dirinya. Selain untuk pengembangan diri, ketrampilan merajut dari sisi ekonomi bisa menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Setelah melakukan beberapakali pertemuan, baik itu Focus Group Discussion (FGD), rapat koordinasi maupun kunjungan keluarga, akhirnya Tim Ma Chung Abdimas bersama mahasiswa mengadakan pelatihan merajut untuk anggota PKK desa Petungsewu. Ada 82 anggota PKK desa Petungsewu yang hadir untuk mengikuti pelatihan. Ada berbagai bentuk rajutan yang dihasilkan. Mulai dari yang sederhana seperti tatakan gelas sampai yang agak rumit seperti topi dan tempat HP. Diakhir pelatihan, peserta diminta untuk menunjukkan hasil karyanya di depan trainer Kata kunci: Merajut, Pelatihan, PKK Desa Petungsew

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PELAPORAN SPT PPH 21 PADA GERAKAN PEMUDA GPIB GETSEMANI MALANG

    Get PDF
    Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melaksanakan program pemerintah agar sadar dan taat pajak serta memberi bantuan pelatihan dan pendampingan kepada pemuda gereja sehingga sadar dan taat pajak serta dapat menghitung dan melaporkan SPT PPh 21 secara relevan dan akuntabel.Sasaran kegiatan pelatihan dan pendampingan pelaporan PPh 21 adalah Anggota Gerakan Pemuda GPIB Getsemani Malang. Kegiatan bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) GPIB Getsemani Malang dengan jumlah peserta 20 orang.Dari permasalahan yang telah dikemukakan, diperlukan pelatihan dan pendampingan pelaporan SPT PPh 21 dengan rancangan meliputi persipan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui diskusi dengan anggota gerakan pemuda GPIB Getsemani untuk mengetahui apakah pemuda sudah sadar dan taat pajak, mengetahui apakah pemuda yang berpenghasilan sudah mempunyai NPWP atau tidak, mengetahui apakah pemuda berpenghasilan dan ber NPWP sudah melaporkan SPT secara relevan dan akuntabel. Menyusun materi seminar dan materi dalam pelatihan serta pendampingan pelaporan SPT. Menyusun evaluasi akhir pendampingan. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan pelaporan SP PPh 21 menunjukan tingkat keberhasilan dengan indikasi kesesuaian dengan kebutuhan masing-masing pemuda. Banyaknya respon positif sehingga pemuda sadar tentang pentingnya membayar pajak. Efeknya dari pemuda untuk segera membuat NPWW bagi yang sudah berpenghasilan. Pemuda yang telah berpenghasilan dan ber NPWP dapat menghitung serta melaporkan SPT PPh 21 pada tahun selanjutnya dengan relevan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhannya Kata Kunci: Pelaporan SPT PPh 21, pendampingan belajar

    PELATIHAN PENGOLAHAN KERUPUK KULIT PISANG DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG

    Get PDF
    Kulit pisang merupakan limbah dari buah pisang yang melimpah dan masih jarang dimanfaatkan. Kulit pisang sementara ini hanya digunakan sebagai pakan ternak atau dibuang begitu saja yang dapat menimbulkan masalah lingkungan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat meningkatkan nilai guna dari limbah kulit pisang. Selain dimanfaatkan sebagai bahan baku pada makanan, kulit pisang bisa juga memperbaiki kandungan gizi bila diolah menjadi makanan. Sasaran pengabdian ini bersama Kelompok Tani “Anggrek” Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan limbah kulit pisang sebagai produk olahan menjadi kerupuk kulit pisang, sehingga menjadi produk pangan yang lebih awet, murah, mudah dikonsumsi, mempunyai nilai jual tinggi serta penyuluhan tentang pemasaran produk online. Kata Kunci: Kulit Pisang, Kerupuk Kulit Pisan

    Pelatihan Design Thinking pada Siswa-Siswi SMAK Frateran Surabaya

    Get PDF
    Pelatihan entrepreneurship perlu diajarkan sedini mungkin bagi murid-murid di sekolah. Di Pelatihan Pengabdian Masyarakat ini, Universitas Ciputra Surabaya bekerja sama dengan SMAK Frateran Surabaya, mengajarkan karakter entrepreneurship dengan program berjudul Social Science 4.0 secara berkesinambungan sejak SMA kelas X sampai dengan kelas XII semester 1. Salah satu kegiatan Social Science 4.0 adalah pelatihan design thinking. Pelatihan design thinking ini diajarkan kepada siswa-siswi SMA kelas X semester 2. Tujuan pelatihan ini adalah mengajarkan siswasiswi tentang proses design thinking yang meliputi emphathize, define, ideate, prototype, dan test, yang dihubungkan dengan masalah yang terjadi di kantin sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tahapan persiapan, koordinasi, pelatihan dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini para murid mampu menerapkan proses design thinking dengan baik dan menemukan solusi yang kreatif serta inovatif bagi para penjual kantin di sekolah Frateran. Kata kunci : entrepreneurship, design thinking, dan siswa

    KOMUNITAS "SADAR KRISIS" DALAM PENANGGULANGAN WABAH COVID-19

    Get PDF
    AbstrakPandemi Covid-19 menjadi sebuah realitas baru dalam kehidupan manusia. Di Kota Palembang, data DinasKesehatan per 12 November 2020 menunjukkan tren kenaikan sebesar 3706 kasus yang terkonfirmasi dengankorban meninggal sebanyak 220 orang. Pemerintah melalui Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19 danDirektorat Jenderal Pendidikan Tinggi meluncurkan program Edukasi Perubahan Perilaku (EPP) melibatkanmahasiswa untuk terlibat dalam upaya kreatif pemberdayaan kesadaran masyarakat. Perilaku merupakanmanifestasi pola pikir. Dengan mengaplikasikan pendekatan metode gabungan dilakukan analisis kritis terhadapmodel "Komunitas Sadar Krisis". Penelitian konseptual ini menggunakan teori perilaku sosio-ekonomi untukmenjelaskan kesadaran terhadap krisis manusia dari dua aspek. Pertama, manusia sebagai makhluk sosialdengan segala tindakan yang dimotivasi oleh pengakuan sosial. Kedua, manusia sebagai makhluk ekonomisdengan segala tindakan yang dimotivasi oleh pencarian manfaat. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapatdikontribusikan bagi penanggulangan pandemi Covid-19.AbstractCovid-19 pandemic has become a new reality in human life. In Palembang City, the data from the HealthDepartment of Palembang City taken on the November 12th of 2020 has shown significantly that 3706 caseswith 220 deaths are confirmed. Indonesian Government through the National Task Force for Covid-19 Responseand Directorate General of Higher Education has launched an educational program for behavior change (EPP)with students involvement to develop creative efforts for public awareness. Behavior is a manifestation of thinkingpattern. In this research, a mixed-method approach is adopted through critical analysis of a community of "CrisisAwareness". Theory of socio-economic behavior is used to describe awareness towards crisis from two aspects.First, human being as a social man with his all action is motivated by social recognition. Second, human beingas an economic man with his all action is motivated by benefit-seeking motives. The result of this research couldcontribute in developing a sense of crisis related to Covid-19 pandemic

    PEMBANGUNAN SARANA MANDI CUCI KAKUS KOMUNAL DI DAERAH PASCA BENCANA, LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT

    No full text
    Secara geografis Indonesia terletak di batas lempeng tektonik Eurasia dan Indo Australia. Hal ini membuat Indonesia rawan mengalami bencana alam terutama gempa bumi. Gempa bumi yang terjadi karena adanya tumbukan antar dua lempeng tektonik tersebut menyebabkan kerusakan yang tidak sedikit. Kerusakan akibat gempa bumi berdampak pada aktivitas manusia yang tinggal di daerah yang dilalui oleh gempa. Pulau Lombok merupakan salah satu pulau yang terkena serangkaian bencana gempa bumi di Indonesia. Pembangunan kembali bangunan dan fasilitas umum memakan waktu yang cukup lama, akan tetapi kebutuhan manusia sehari-hari tidak dapat ditunda. Melalui metode pengamatan dapat terlihat bahwa kebutuhan manusia yang penting salah satunya adalah kesehatan. Kesehatan diperlukan untuk keberlangsungan hidup mereka pada daerah bencana. Faktor penting untuk menunjang kesehatan para korban adalah dengan membangun sanitasi yang baik. Sarana sanitasi yang paling berpengaruh pada kesehatan adalah sarana mandi cuci kakus (MCK). Jika ditinjau dari jumlah pemakai yang membutuhkan, maka dapat disimpulkan masyarakat membutuhkan MCK komunal. MCK komunal merupakan fasilitas umum yang dipakai bersama untuk mandi, mencuci, dan buang air. MCK pada daerah pasca bencana harus dibangun sesuai dengan jumlah pemakai, lokasi, sistem penyediaan air bersih, dan sistem pembuangan air limbah. Kesimpulan yang dapat diambil adalah MCK komunal yang dibangun di Lombok sudah memenuhi standar yang ada. Kata Kunci: Lombok, MCK, Pasca Bencan

    PKM KRUPUK AMPAS TAHU DI DESA MEDOKAN SEMAMPIR

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi pada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh ibu Yeni Indah S. sebagai pemilik usaha produktif krupuk yang berada di Desa Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Metode pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berorientasi kepada solusi dari permasalahan yang disepakati bersama, ada 4 hal yaitu peningkatan manajemen Mitra, peningkatan teknologi, peningkatan produksi dan pengembangan akademis. Hasil kegiatan PKM ini adalah Mitra dapat membuat ampas tahu basah menjadi tepung ampas tahu kering, yang selanjutnya tepung ampas tahu dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan kerupuk, mampu melakukan pemasaran dan cara menghitung keuntungan sebuah bisnis secara sederhana. Berdasarkan hal tersebut di atas diharapkan Mitra di Medokan Semampir bisa menambah ekonomi/penghasilan rumah tangga dengan tanpa meninggalkan rumah terlalu lama, sehingga kehidupannya lebih sejahtera. Kata kunci: Ampas, tahu, krupuk, Medoka

    IBM YAYASAN KOSAYU: RANCANGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER

    Get PDF
    Yayasan Kolese Santo Yusup Malang memiliki 14 unit pendidikan mulai TK sampai dengan SMA. Sejarah keberadaan Yayasan Kolese Santo Yusup tidak bisa lepas dari peran Pastor Joseph Wang, CDD yang mendapatkan mandat dari Mgr. AEJ. Albert, O.Carm untuk mendirikan sekolah Katolik bagi warga Tionghoa di kota Malang pada tanggal 16 Januari 1951. Pada awal-awal pendiriannya, semua sekolah Kolese Santo Yusup berada dalam naungan Badan Hukum Misi Katolik Keuskupan Malang. Akan tetapi mulai tanggal 23 Maret 1976 semua sekolah Kolese Santo Yusup diserahkan pengelolaannya kepada Konggregasi Murid-Murid Tuhan (CDD) di bawah Yayasan Kolose Santo Yusup. Sesuai dengan visinya, Yayasan Kolose Santo Yusup ingin semua sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Kolese Santo Yusup dapat mengimplementasikan pendidikan karakter dalam proses pendidikannya. Baik melalui sekolah maupun asrama. Untuk tujuan inilah Tim Litbang Yayasan bekerjasama dengan Tim Abdimas Universitas Ma Chung. Selama 6 bulan Tim Abdimas Universitas Ma Chung berdiskusi dan berbagi ide mengenai implementasi pendidikan karakter kepada Tim Litbang Yayasan. Hasil dari kerjasama ini adalah penegasan nilai-nilai pendiri yayasan dan rencana untuk pembuatan Roadmap Pendidikan Karakter di Yayasan Kolese Santo Yusup. Tim Abdimas Universitas Ma Chung membantu mempersiapkan draf Roadmap pendidikan karakter sebagai rancangan implementasi pendidikan karakter di Kosayu. Kata-kata kunci: FGD, Sekolah Katolik Tionghua, Roadmap Pendidikan Karakter, Yayasan Kosayu

    PENINGKATAN PEMAHAMAN HAK ATAS INFORMASI OBJEK JAMINAN KEBENDAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM DI CU SAWIRAN MALANG

    Get PDF
    AbstractThe credit union (CU) movement is very developed currently, including CU Sawiran, a credit unionthat exists to serve all members of society openly without exception. Problems that often occur arethat CU Sawiran as a creditor do not get clear information/data regarding the object of materialguarantee, among others, the certainty of the completion time of conversion processing if the letter C/ clerk D is submitted so that it is difficult to execute. So far, the solution used is through mediationamong the parties. This community service program aims to provide information to CU Sawiranranks, administrators, supervisors and staff regarding the right to information dealing with theobject of material security, the development of material security regulations, the role of theFinancial Services Authority as the supervisor of financial services institutions (LJK) with regard tomaterial security, and the method of drafting a good agreement. Assistances are conducted byanalyzing credit agreements and formulating agreements that are more informative and do not havemultiple interpretations. It was agreed that similar activities would be carried out periodically notonly for the management but also for the other parties in order to improve education in the field oflaw. AbstrakGerakan Credit Union saat ini sangat berkembang, gerakan ini merupakan suatu model yangsangat sesuai bagi kondisi masyarakat. CU Sawiran, hadir untuk melayani semua anggotamasyarakat secara terbuka, tanpa kecuali. Semua orang bisa menjadi anggota tanpa memandangtingkat ekonomi, pendidikan, agama, suku dan budaya. Saat ini CU Sawiran ada di 13 tempatpelayanan di beberapa kota di Jawa Timur. Permasalahan yang sering terjadi CU Sawiran selakukreditur tidak memperoleh informasi/data mengenai objek jaminan kebendaan secara jelas antara lainmengenai kepastian waktu selesainya pengurusan konversi jika yang diserahkan letter C/petok Dsehingga kesulitan melakukan eksekusi karena masa pengurusan belum selesai. Saat akan eksekusibenda diperalihkan kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan kreditur. Penyelesaian yang digunakanselama ini untuk menangani masalah di atas yakni melakukan mediasi mencari solusi yang terbaikbagi kepentingan para pihak.Dari hal di atas, program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan informasi kepadaJajaran CU Sawiran, pengurus, pengawas dan staf (1) mengenai hak atas informasi mengenai objekjaminan kebendaan; (2) perkembangan aturan jaminan kebendaan; (3) peran lembaga Otoritas JasaKeuangan sebagai pengawas lembaga jasa keuangan (LJK) berkaitan dengan jaminan kebendaan; (4)memberikan cara penyusunan perjanjian yang baik kepada Jajaran CU Sawiran, pengurus, pengawasdan staf sesuai syarat sahnya perjanjian khusunya hutang piutang, tanpa adanya klausula perbuatanmelawan hukum (PMH). Hasil kegiatan sangat bermanfaat, peserta antusias mengikuti dan aktifdalam sesi tanya jawab seiring sejalan dengan dinamika hukum serta hak atas informasi mengenaiobjek jaminan kebendaan. Pendampingan dengan melakukan analisis perjanjian kredit di CU Jurnal Asawika Volume Volume 06 No.01 37Sawiran serta memformulasi perjanjian yang lebih informatif serta tidak multi tafsir. Kegiatan serupadisepakati akan dilakukan secara periodik tidak hanya diikuti pengurus saja namun juga pihak lainguna meningkatkan edukasi di bidang hukum

    76

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JASAWIKA (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇