Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    Optimalisasi Pelestarian Curik Bali (Leucopsar rothschildi) di Pusat Pembinaan Populasi Curik Bali Tegal Bunder Taman Nasional Bali Barat (TNBB)

    Get PDF
    Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik konservasi yang diterapkan dalam melestarikan Curik Bali di Pusat Pembinaan Populasi Curik Bali Tegal Bunder yaitu (1) Dilakukan pemilihan pasangan indukan oleh penangkar untuk mendapat calon indukan generasi baru. Hal ini dapat dilakukan dengan memilih induk yang relatif masih muda/masa usia produktif, dipilih indukan yang sehat, tidak cacat tubuh dan tidak kurus. (2) Dilakukan tukar menukar indukan oleh penangkar untuk menghindari terjadinya perkawinan sedarah (inbreeding). (3) Dilakukan pemeliharaan pasangan induk diantaranya pembersihan kandang (sanitasi), pemberian pakan Curik Bali, dan perlindungan terhadap gangguan hewan liar seperti moyet pada saat mengeram atau merawat piyik. Penangkaran oleh masyarakat merupakan upaya dalam rangka mengembangkan konservasi Curik Bali secara ex situ melalui program penangkaran Curik Bali berbasis masyarakat. Kegiatan penangkaran oleh masyarakat desa yakni Desa Sumberklampok sudah dirintis sejak bulan November 2010 yang dikenal dengan kelompok penangkar Manuk Jegeg. Kelompok Penangkar Curik Bali Sumberklampok (KPCBS) Kendalakendala pelestarian Curik Bali disebabkan dari dua faktor yaitu faktor internal yang berasal dari dalam tubuh Curik Bali berupa gen yang kurang atau tidak bagus akan menurun pada anaknya yang menyebabkan cacat tubuh/tidak sehat dan faktor eksternal yang disebabkan karena pengaruh luar berupa iklim yang tidak menentu antara musim panas dan musim penghujan menyebabkan Curik Bali sangat sulit untuk beraktivitas. Upaya penanggulangan yang dilakukan dengan mengganti indukan yang kualitas gennya baik. Berdasarkan data perkembangan populasi Curik Bali di penangkaran, Pusat pembinaan populasi Curik Bali Tegal Bunder dari tahun ketahun yakni tahun 2012-2016 diketahui persentase tingkat keberhasilan dalam meningkatkan populasi Curik Bali tiap tahunnya, yaitu tahun 2012 sebesar 19,35%, tahun 2013 sebesar 15,97%, tahun 2014 sebesar 19,04%, tahun 2015 sebesar 22,27% dan tahun 2016 sampai 30 April 2016 sebesar 23,38% dan dengan hasil ini, usaha pelestarian populasi Curik Bali di pusat pembinaan populasi Curik Bali Tegal Bunder TNBB dapat dinyatakan berhasil dari kualitas usaha penangkaran

    Pembertahanan Identitas Puri Di Era Global (Sebuah Kajian Sejarah Sosial)

    Get PDF
    Puri SarenUbud dan Puri Peguyangan struktur bangunannya mengukuti pola umum puri-puri di Bali yang berpedoman pada pola Tri Mandala yang memanjang dari utara ke selatan. Pola Tri Mandala itu berorientasi pada tiga wilayah yakni utama, madya dan nista. Kompleks Parahyangan Puri Agung Karangasem berada pada bagian hulu (utama mandala), dan pawongan-nya berada pada bagian madya mandala, sedangkan jabaan (bencingah) terletak pada nista mandala. Hubungan puri dengan masyarakat Ubud, masih terjalin dengan erat, seperti. Nampak pada aktivitas Ngayah yang dilakukan warga Ubud, pada saat dilaksanakan upacara keagamaan di Puri Saren, seperti : Upacara ngaben, pernikahan, piodalan, dan sebagainya. Sedangkan di Puri Peguyangan sudah mengalami pergeseran, masyarakat tidak lagi se-loyalitas ketika jaman kerajaan. Kondisi ini disebabkan karena secara finansial masyarakat tidak lagi tergantung pada Puri Peguyanga

    PELATIHAN MAWASHI GERI JODAN SIKAP KAMAE-TE DENGAN BEBAN 0,5 Kg DI KAKI DAPAT MENINGKATKAN KECEPATAN TENDANGAN PADA PELATIHAN KARATE SISWA SMP N 11 DENPASAR

    Get PDF
    Salah satu teknik tendangan dalam karate adalah mawasi geri jodan, artinya tendangan ke arah kepala yang digunakan untuk menendang sasaranadalah punggung kaki. Untuk memaksimalkan kecepatan tendangan pada teknik karate mawashi geri jodan sikap kamae-te dapat dilakukan dengan memberikan latihan beban pada pergelangan kaki, sehingga gerakan kaki akan lebih cekatan ketika beban dilepas. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pelatihan mawashi geri jodan sikap kamae-te dengan penambahan beban 0,5 kg di kaki lebih meningkatkan kecepatan tendangan daripada pelatihan tendangan tanpa beban pada pelatihan karate siswa SMP N 11 Denpasar.Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian Randomized Pre and Post Test Control Group Design. Data yang diperoleh sebelum maupun sesudahpelatihan dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah antara lain statistik diskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji komparasi data t-independent test dan uji komparasi data t-paired test.Hasil penelitian menunjukkan rerata kecepatan tendangan mawashi geri jodan sikap kamae-te mengalami peningkatan sesudah pelatihan pada Kelompok Perlakuan dan Kelompok Kontrol (p < 0,05) dengan selisih perbedaan 21,98%. Peningkatan yang terjadi pada Kelompok Perlakuan sebagai akibat adanya beban di kaki. Simpulan dari penelitian ini adalah pelatihan mawashi geri jodan sikap kamae-te dengan beban 0,5 kg di kaki dapat meningkatkan kecepatan tendangan pada pelatihan karate siswa SMP N 11Denpasar. Disarankan untuk metode pelatihan dengan beban 0,5 kg di kaki, di upayakan dapat dilakukan dalam setiap pelatihan untuk meningkatkan kecepatan tendangan mawashi geri jodan sikap kamae-te

    Pengaruh the Power of Two terhadap Prestasi Perkuliahan Pengantar Statistika dengan Mengontrol Pengetahuan Awal

    Get PDF
    Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran the power of two dengan mengontrol pengetahuan awal terhadap hasil belajar pengantar statistika di Prodi Bahasa Inggris Uninversitas Indraprasta PGRI Jakarta. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh the power of two terhadap hasil belajar pengantar statistika, dengan mengontrol pengetahuan awal mahasiswa. Penelitian dilakukan di prodi bahasa Inggris Universitas Indraprasta PGRI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 X 2, sampel seluruhnya berjumlah 60 diambil secara random dari populasi yang terbagi dalam empat kelompok, setiap kelompok terdiri atas 15 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ada dua yaitu: (1) tes pengetahuan awal statistika, (2) tes hasil belajar pengantar statistika. Data penelitian dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilakukan uji lanjut karena terdapat interaksi antar faktor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) Mahasiswa yang berpengetahuan awal tinggi dan diajar dengan metode the power of two hasil belajarnya lebih tinggi daripada mahasiswa mempunyai pengetahuan awal tinggi yang diajar dengan konvensional, (2) Mahasiswa yang berpengetahuan awal rendah dan diajar dengan the power of twohasil belajarnya lebih tinggi daripada mahasiswa yang berpengetahuan awal rendah yang diajar dengan konvensional.Implikasi hasil penelitian ini adalahpembelajaran pengantar statistika dengan menggunakan metode the power of two dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa prodi bahasa Inggris

    Birokrasi Tradisional Kerajaan Majapahit

    Get PDF
    Birokrasi merupakan suatu elemen penting dalam sebuah negara naik itu negara tradisional maupun modern sebab didalam ditemukan adanya prinsip hirarki jabatan sebagai kontrol komonikasi yang dibangun untuk membangun tatanan keterttiban. Dalam negara tradisional anggota birokrasi terdiri dari orang-orang yang mermpunyai relasi personal yang bertumbu pada hubungan keluarga dengan penguasa. Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan kuna yang dapat kita ketahui dengan agak lengkap strktur pemerintahan dan birokrasinya. Struktur pemerintahan kerajaan Majapahit mencerminkan adanya birokrasi yang bersifat teritorial dan disentralisasikan dengan birokrasi yang terperinc

    Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Semester VII Pada Mata Kuliah Praktik dan Seminar Pemasaran Program Studi Pendidikan Ekonomi FPIPS IKIP PGRI Bali Tahun Akademik 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara motivasi belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar mahasiswa semester VII pada mata kuliah praktikdan seminar pemasaran IKIP PGRI Bali . Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Sampel penelitian ialahseluruhmahasiswaSemester VII baik regular dananfulenpada Mata KuliahPraktikdan Seminar Pemasaran  Program StudiPendidikanEkonomi FPIPS IKIP PGRI Bali TahunAkademik 2016/2017 sebanyak 161orang, yang terdiri dari 87 orang siswa laki-laki dan 74 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner untuk variabel motivasibelajar dan disiplinbelajar serta metode dokumentasi untuk variabel hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus analisis regresi dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dan pengaruh yang positif signifikan antara variabel motivasibelajar dan disiplinbelajar terhadap hasil belajar yang ditunjukkan dari nilai Fregresi senilai 154,78 ≥ nilai Ftabel5% senilai 4,75. Sumbangan Relatif untuk variabel X1 (Motivasi Belajar) sebesar 57% dan Sumbangan Relatif untuk variabel X2 (disiplin belajar) sebesar 43%. Besarnya Sumbangan Efektif (SE) dalam penelitian ini adalah sebesar66,20%, sedangkan 33,80% dipengaruhioleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Perusahaan Ayu Pratiwi Silver Celuk Sukawati Gianyar Tahun 2015

    Get PDF
    Motivasi kerja dan disiplin kerja merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pihak manajemen perusahaan bila mereka menginginkan setiap karyawan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian tujuan perusahaan. Berdasarkan uraian di atas penelitian lni bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada perusahaan Ayu Pratiwi Celuk Sukawati Gianyar Tahun 2015. Hipotesis yang diajukan adalah Hipotesis alternatif (Ha) menyatakan bahwa, “Ada Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Ayu Pratiwi Silver Celuk Sukawati Gianyar Tahun 2015. Latar simpulan 1,2,3 dan 4 di peroleh Ry(1,2) sebesar 0,83092 (0,831 dibulatkan). Melalui hasil analisis data menggunakan F regresi, FReg sebesar 32.34, dengan (N-m-1) dalam kasus ini d/b = 2/27dengan taraf signifikan 5% nilai F table sebesar 3,02. Ini berarti bahwa garis regresi yang di analisis signifikan. Berdasarkan hasil analisis regresi dua prediktor dimana JK reg = a1åX1Y + a2åX2Y =  0.10353 Sumbangan Relatif (SR%) dalam % tiap prediktor adalah X1 = 68’81% dan X2 = 31,19%. Efektifitas regresinya 69,04%. Sumbangan Efektif (SE%) untuk masing-masing prediktor adalah X1 = 47,51% dan X2 = 21,53%. Hasil analisis menunjukan bahwa FReg = 32.34 dengan d/b = 2/27 dan tarif signifikan 5% nilai F tabel = 3,02. F reg  > F tabel menunjukkan Hipotesis Nol (Ho) yang diuji ditolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Ini berarti, ”Ada pengaruh antara Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Perusahaan Ayu Pratiwi Silver, Celuk, Sukawati, GianyarTahun 2015

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Pada Siswa Kelas VIII SMP N 1 Sukawati

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap peningkatan prestasi belajar IPS pada siswa Kelas VIII SMP N 1 Sukawati . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttes group design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP N 1 Sukawati  sebanyak 40 siswa, dengan dibagi menjadi dua kelompok yaitu Kelompok Eksperimen sebanyak 20 siswa dan Kelompok Kontrol sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Teknik analisis data terdiri atas tiga tahap yaitu, tahap deskripsi data, tahap uji persyaratan analisis dan tahap pengujian hipotesis. Tahap deskripsi data meliputi distribusi data hasil belajar siswa. Tahap uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas dan homogenitas. Sedangkan tahap uji hipotesis menggunakan uji Paired T-test dengan taraf signifikansi 5%. Dalam proses perhitungan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 18.0 forwindows. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD memiliki kinerja yang lebih baik terhadap peningkatan prestasi belajar IPS siswa Kelas VIII SMP N 1 Sukawat

    Penerapan Metode Inkuiri dengan Media Power Point Berbasis Mandiri untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Biologi pada Materi Sistem Kekebalan Tubuh Manusia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar Biologi; (2) meningkatkan prestasi belajar Biologi siswa dengan menerapkan metode inkuiri dengan pembuatan powerpoint mandiri. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek seluruh siswa kelas XI IPA3 SMA N 1 Petang tahun pelajaran 2015/2016, berjumlah 26 orang, sedangkan obyek penelitian adalah motivasi dan prestasi belajar Biologi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data motivasi belajar diperoleh menggunakan angket motivasi belajar pada skala Likert (1-5) dan data prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes prestasi belajar yang disusun berbentuk tes objektif, skala 100. Data dianalisis menggunakan statistik diskriptif, dengan hasil-hasil penelitian sebagi berikut, yaitu 1) terjadi peningkatan motivasi belajar Biologi siswa kelas XI IPA3. Rata-rata motivasi belajar Biologi, sebesar 80,15 (kategori tinggi) pada siklus I, dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 85,85 (kategori sangat tinggi). 2) Terjadi peningkatan prestasi belajar Biologi siswa kelas XI IPA3 melalui implementasi metode inkuiri melalui pembuatan powerpoint, yaitu pada siklus I rata-rata prestasi belajar Biologi siswa sebesar 68.40 (kategori cukup), dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 89.00 (kategori sangat baik)

    PELATIHAN LARI CEPAT 30 METER 5 REPETISI 4 SET DAN 10 REPETISI 2 SET TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Berdasarkan hasil pengamatan penulis dilapangan bahwa prestasi olahraga lari cepat 100 meter pasa SMP Negeri 2 Mengwi belum menunjukkan hasil yang maksimal atau belum pernah juara, terutama ketika mengikuti even-even baik ditingkat Kabupaten maupun di tingkat Propinsi. Berdasarkan latar belakang di atas dan untuk lebih meningkatkan prestasi yang dimiliki maka penulis mencoba melaksanakan penelitian yang berjudul “Pelatihan Lari Cepat 30 Meter 5 Repetisi 4 Set dan 10 Repetisi 2 Set Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/ 2016”. Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan pengaruh Pelatihan Lari Cepat 30 Meter 5 Repetisi 4 Set dan 10 Repetisi 2 Set Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/ 2016”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi yang berjumlah 60 orang. Teknik yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah study populasion. Pengukuran yang dilakukan adalah tes awal dan tes akhir dengan melakukan lari dengan jarak 100 meter dengan alat ukur stopwatch. Setelah data dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan analisis statistik dengan rumus t-test. Berdasarkan hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa: ada pengaruh yang signifikan Pelatihan Lari Cepat 30 Meter 5 Repetisi 4 Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/ 2016”.Ada pengaruh yang signifikan Pelatihan Lari Cepat 30 Meter 10 Repetisi 2 Set Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/ 2016”. Ada perbedaan pengaruh yang signifikan Pelatihan Lari Cepat 30 Meter 5 Repetisi 4 Set dan 10 Repetisi 2 Set Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/ 2016”

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇