Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    PELATIHAN LONCAT GAWANG SETINGGI 25 CM DENGAN JARAK 0,5 M DAN 1 M TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRA SMP NEGERI 2 SUKAWATI 2015/2016

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian yaitu peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati yang berjumlah 36 orang, dibagi menjadi 2. Daya ledak otot tungkai diukur dengan jump MD. Data yang didapat dianalisis dengan paired test dan independent t-test pada taraf signifikansi = 0,05. (α) Hasil analisis data dengan uji paired test menunjukan bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari. Hasil nilai analisis data Sig menunjukan hitung 0, bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari nilai Sig hitung 0,000 < 0,05 (α). Hasil analisis data dengan uji independent t-test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan daya ledak otot tungkai dibuktikan dengan nilai Sig hitung 0,609 > 0,05 (α). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati

    Konflik Antara Kerajaan Gianyar Dengan Kerajaan Klungkung Tahun 1884-1894

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap latar belakang terjadinya konflik antara Kerajaan Gianyar dengan Kerajaan Klungkung, proses terjadinya konflik antara Kerajaan Gianyar dengan Kerajaan Klungkung serta dampak dari terjadinya konflik antara Kerajaan Gianyar dengan Kerajaan Klungkung. Empat Kerajaan yaitu Klungkung, Bangli, Mengwi dan Badung menyerang Kerajaan Gianyar dari segala penjuru. Hubungan Kerajaan Gianyar dengan kerajaan tetangga dipererat, berkat kemampuan diplomasi patihnya terciptalah perjanjian (Pasobaya) antara 3 kerajaan yaitu Gianyar, Badung dan Tabanan. Pemulihan kedaulatan Kerajaan Gianyar berawal dari gerakan para punggawa yang berdaulat, Tegalalang dan Peliatan. Satu persatu daerah Kerajaan Gianyar yang diduduki oleh Dewa Agung di Klungkung dapat direbut kembali oleh laskar gabungan Gianyar yang menghendaki kebangkitan dan pulihnya kedaulatan Kerajaan Gianyar. Dampak dari konflik antara Kerajaan Gianyar dengan Kerajaan Klungkung yaitu kembalinya Dewa Ngurah Pahang ke Gianyar dari tempat pengasingannya di Puri Kawan Klungkung merupakan titik balik dalam sejarah kerajaan-kerajaan di Bali selatan dan menempatkan Dewa Agung di Klungkung dalam posisi yang sangat terdesak. Berkat duet kepemimpinan itu pula Raja-Raja Badung, Tabanan, Bangli dan Karangasem mengakui realitas kedaulatan Kerajaan Gianyar dan Pemerintah Hindia Belanda di Batavia ikut mengakui dan memperkuat eksistensi Kerajaan Gianya

    Masyarakat Islam Di Kampung Islam Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejarah masuknya orang Islam ke Banjar Kampung Islam, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, untuk mengetahui Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi eksistensi masyarakat Islam di Banjar Kampung Islam, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, untuk mengetahui dampak dari eksistensi masyarakat Islam di Banjar Kampung Islam, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Interaksi sosial terjadi lewat kontak sosial dan komunikasi antara individu dan individu, individu dan kelompok, kelompok, kelompok. Dengan demikian masyarakat merupakan kesatuan hidup manusia yang berinteraksi dan merupakan kesatuan holistic.Dalam kehidupan manusia termasuk di dalamnya sistem adat. Jadi dengan demikian dapat dikemukakan bahwa masyarakat merupakan kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut sistem adat istiadat yang bersifat continue yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama yang bersifat kolektif. Perubahan sosial adalah perubahan yang merjadi dalam masyarakat meliputi perubahan struktur, sistem dan organisasi sosial sebagai akibat adanya modifikasi pola-pola kehidupan manusia, yang dipengaruhi oleh adanya faktor kebutuhan intern dan ekstern masyarakat itu sendiri. Perubahan terjadi secara terus menerus, oleh karenanya perubahan sosial merupakan fenomena yang komplek menembus tahapan dari kehidupan sosial. Perubahan itu sendiri pada wujudnya,senantiasa menyertai setiap kehidupan masyarakat dimana pun ia berada, oleh karena tidak ada satu masyarakat pun yang tidak mengalami perubahan dalam sejarah perjalanan kehidupannya. Informan dalam penelitian ini adalah sebagian orang Islam dan Hindu yang berada di Desa Pemogan khususnya di Kampung Islam. Dalam menentukan informan, peneliti menggunakan tekhik purposive sampling. Pengumpulan sumber yang ada hubungannya dengan permasalahan yang akan dibahas dengan cara observasi, interview, pencatatan dokumen, setelah semua itu barulah mengolah data

    PEMANFAATAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X JB.3 SMK NEGERI 5 DENPASAR SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bola voli pada siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu peneliti sebagai guru, yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Diperoleh hasil belajar passing bawah pada awalnya sebesar 71,63 dengan prosentase ketuntasan belajar sebesar 25,71%, meningkat pada siklus I dimana nilai rata-rata diperoleh 78,51 dengan prosentase ketuntasan secara klasikal 71,43%. Sedangkan skor hasil belajar passing atas siklus II sebesar 83,11 dengan prosentase ketuntasan secara klasikal sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) hasil belajar passing bola voli pada siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TAI, karena terbukti tepat meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing dalam permainan bola voli

    Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa kelas VIII SMP GANESHA Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk Mengetahui Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017, Untuk Mengetahui Pengaruh Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017 dan Untuk Mengetahui Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017. Dalam pengumpulan data diperoleh 343 anggota populasi yang kemudian diambil 181 sebagai sampel dengan menggunakan teknik Cochran. Untuk Pengaruh Perhatian Orang Tua terhadap Prestasi Belajar memperoleh rxy : 0,5405765 dikonsultasikan dengan r pada tabel Product Moment memenuhi syarat untuk menyatakan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) diterima, “Ada Pengaruh Perhatian Orang Tua terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Semester 1 Tahun Ajaran 2016/2017.Untuk Pengaruh Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar memperoleh rxy : 0,6401711  dikonsultasikan dengan r pada tabel Product Moment memenuhi syarat untuk menyatakan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) diterima, “Ada Pengaruh Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Semester 1 Tahun Ajaran 2016/2017. Untuk Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar diperoleh Freg :86,2328058 yang lebih besar dari F tabel maka dapat disimpulkan Ada Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017”. Kontribusi Perhatian Orang Tua terhadap Prestasi Belajar sebesar 13,86% dan Kontribusi Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar 35,35

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Get PDF
    The Effect of Talking Stick Learning Model Assisted by Mind Map on Learning Outcomes Biology The role of educators as an information center slowly shifting to become a facilitator, mediator, and friends to share information so as to materialize the success rate of higher learning. However, the fact that the learning outcomes are achieved biology learners still low. The purpose of the study was to determine the effect talking stick-assisted learning model mind map to the learning outcomes of students of class X biology IPA at SMAN 1 Abiansemal the academic year 2013/2014. type of quasi-experimental research (quasi experiment). The independent variables were included talking stick-assisted learning model mind map that is worn on the experimental group and learning by conventional methods imposed in the control group. The dependent variable in this study is the result of study biology. The data required in the form of biological learning outcomes obtained using instruments such as biology achievement test, then the data were analyzed by t-test. The analysis showed t count = 3.748 and t table = 1.980 means that t count> t-table can be interpreted reject Ho and accept H1, which states that there is influence learning model talking stick aided mind map on learning outcomes biology learners class IPA X SMAN 1 Abiansemal the academic year 2013/2014

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL, KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 SUKAWATI

    Get PDF
    Relationship between Emotional Intelligence, Self-Learning and Creativity with Mathematic Learning Result of 10th Grade Students in SMA N. 1 Sukawati. This research aims to determine relationship between emotional intelligence, selflearning and creativity with mathematic learning result of 10th grade students in SMA Negeri 1 Sukawati. This research was korelational research. Population of this research were 381 students (10 classes) of 10th grade SMA Negeri 1 Sukawati. The technique of sampling was using multi stage random sampling which the classes that were randomized. The result of randomizing was obtained the research sample consisted of two classes (73 students). Data of emotional intelligence, self-learning and creativity were collected through the administration of questionnaires, while the data of mathematics learning outcomes was collected through the administration of evaluation tests on daily tests of mathematic. Data were analyzed using simple regression and multiple regression. The results showed that: 1). There was significant relationship between emotional intelligence with mathematic learning resultof 10th grade students in SMA Negeri 1 Sukawati. 2). There was significant relationship between self-learning with mathematic learning resultof 10th grade students in SMA Negeri 1 Sukawati. 3) There was significant relationship between creativity with mathematic learning resultof 10th grade students in SMA Negeri 1 Sukawati. 4) There were significant relationship between emotional intelligence, self-learning and creativity with mathematic learning resultof 10th grade students in SMA Negeri 1 Sukawati

    PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN IKIP PGRI BALI

    Get PDF
           IKIP PGRI Adalah salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Bali,  yang merupakan Lembaga  Pencetak Tenaga Kependidikan ( LPTK ), yang lebih berorientasi pada visi dan misi yang telah diembannya, demi lulusan yang siap kerja, professional dan dapat bersaing dipasar global . Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan dan Kinerja Karyawan IKIP PGRI Bali. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian administrasi IKIP PGRI Bali adalah tehnik pengambilan sampel dengan metode sensus , jumlahnya sebanyak 55 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisoner. Model analisis menggunakan program SmartPLS ( Partial Least Square ). Penelitian ini menemukan bahwa Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, kepuasan dan kinerja , demikian pula kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan tetapi tidak serta merta terhadap kinerj

    PENERAPAN STRATEGI LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X AP2 SMK TRIATMA JAYA BADUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Get PDF
    Implementation of the Strategy Learning Start with a Question (LSQ ) to Enhance the Activity and Learning Achievement of Grade X AP2 SMK Triatma Jaya Badung Academic Year 2013-2014. The purpose of this study was to determine whether the application of learning strategies Learning Start With A Question can increase the activity and achievements of learners class Triatma Jaya Badung XAP2 vocational school year 2013/2014. This type of research is a classroom action research (PTK), with research subjects all students of class X AP 2 SMK Triatma Jaya Badung totaling 28 people. The method used in the processing of the data is descriptive statistical analysis method, while the learners' learning activity data collected by the observation sheet and analyzed using descriptive statistics. This esearch was conducted in two cycles, with the average yield learning activities obtained at the beginning of 14.53 observation study continued to the first cycle with the use of active learning model type LSQ and gained an average of 15.25 and further activity is aximized at cycle II with an average gain of 16.42 and categorized active. By applying active learning model types Learning Start With A Question (LSQ) in the first cycle and the average results obtained 76.78, 76.78% absorption and classical completeness of 82.1%, and if converted into PAP ( valuation benchmark reference) categorized quite good, while to maximize the action in the first cycle, proceed to the second cycle and gained an average of 85.12, 85.12% absorption and classical completeness of 92.8%

    PENGARUH MOTIVASI, PERILAKU BELAJAR, DAN KUALITAS PENGAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH PENGANTAR DASAR MATEMATIKA PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI BALI

    Get PDF
    The Influence of Motivation, Learning Behavior, and the Quality of Teaching on Learning Outcomes of the Introduction to Basic Mathematics to Students Majoring in Mathematics Education IKIP PGRI Bali Introduction of basic mathematics is one of the elementary subjects for students majoring in mathematics education. As one of the basic subjects, sometimes students do not understand the contents of the lecture. Failure to achieve the desired target and the obstacles in the lecture caused by several factors, both originating from inside (internal) or outside (external) selfesteem, as well as the factor of learning approach. The aim of this research was to determine the influence of the quality of teaching, motivation and behavioral learning on learning outcomes of basic introductory math courses either simultaneously or partially. This study is a correlational study conducted at the students majoring in mathematics education on semester one at the IKIP PGRI Bali, with a sampling technique used was purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression. Based on the analysis found that the quality of teaching, motivation and learning behavior simultaneously has no effect on learning outcomes of the course introduction to basic mathematics. However, only the motivation to learn have partially affect the learning outcomes of the course introduction to basic mathematics. Based on these results, the teaching faculty is expected to increase student motivation. Students are expected to participate actively in the learning process and encourage motivation in itself because of the presence of internal motivation within themself, then consciously thrust of these students will be the power to conduct learning activities

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇