Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    EVALUASI PROGRAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN JEMBRANA BALI

    Get PDF
      Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi 1) perencanaan program, 2) persiapan program, 3) pelaksanaan program, dan 4) mengevaluasi keberhasilan program implementasi KTSP pada pembelajaran penjasorkes. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan model CIPP menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru, dan siswa SMA di Kabupaten Jembrana. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian 1) perencanaan program implementasi KTSP dalam penjasorkes, 2) persiapan program implementasi KTSP dalam penjasorkes, 3) pelaksanaan program KTSP pembelajaran penjasorkes,4) hasil implementasi program KTSP

    Komoditisasi Tubuh Perempuan Pekerja Seks Komersial Di Desa Sanur Kauh Kecamatan Denpasar Selatan (Sebuah Studi Kasus)

    Get PDF
    Pariwisata terkait erat (atau sering dikaitkan) dengan berbagai penyakit sosial seperti pelacuran, kriminal dan penyalahgunaan narkoba (Pitana, 2005:126). Prostitusi itu sendiri merupakan salah satu bagian integral dari pariwisata.Suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri bahwa pemenuhan kebutuhan seksual merupakan salah satu faktor yang dapat memotivasi para wisatawan melakukan perjalanan untuk berkunjung keDaerah Tujuan Wisata. Semakin maraknya pertumbuhan prostitusi di Daerah Tujuan Wisata pada perkembangan selanjutnya akan mengakibatkan terjadinya komoditisasi terhadap bagian-bagian vital dari tubuh manusia itu sendiri, karena manusia sebagai pelaku prostitusi (pekerja seks komersial) menganggap dirinya  sebagai komoditas yang dapat diperjual belikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan komoditisasi tubuh perempuan pekerja seks komersial di Desa Sanur Kauh Kecaamatan Denpasar Selatan. Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan adalah teori pertukaran yang dikembangkan oleh George Caspar Homans. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan pencatatan Dokumen. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa faktor psikologi, faktor ekonomi, dan faktor lingkungan sosial; menjadi faktor yang menyebabkan komoditisasi tubuh perempuan pekerja seks komersial di Desa Sanur Kauh Kecamatan Denpasar Selata

    HUBUNGAN ANTARA NILAI TUGAS DAN NILAI KEAKTIFAN DALAM KELAS TERHADAP NILAI UJIAN AKHIR SEMESTER TELAAH KURIKULUM MATEMATIKA SMA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI BALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    The Relationship Between The Value of Assignment and The Activity in The Class to Students Final Semester Examination Value in The Analysis of Mathematics Lecterature at IKIP PGRI Bali in 2015/2016 Curriculum is a set of planning and knowledge concerning to content and lesson, the methode as well functioning as guidance of studying-teaching activity performance. Curriculum is the tool functioning to achevive aducation goal. The student as teacher candidates are obligated to comprehend curriculum applied in present time. In the process of studying, some problems caused by some factors either from internal or external of the students themselves are often found. The aim expected in this study or paper is to know the relationship between assignment value and student activities in the class to final semester examination value. This study aimed to know how far the influence I between free variabel and bound variabel to mathematic curriculum. Examined to the fourth semester mathematics students of IKIP PGRI Bali by taking purposive sampling. The data analysis were used by using double linear registrasi similarity. Based on analysis data, it was found that the value of student assignment and the activity in the class simultaneously influenced to final semester examination value of SMA curriculum mathematics approach lecture. And the activity in the class had higher influence than the student assignment value. Based on the such result, before the student. When to the field to teach, the student were obligated to make assignment and activity in the class hopely, the could make planing of the study based on the syllabus matched whit the effective curriculum in the practice of teaching in the field

    Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Mengontrol Bakat Numerik Siswa

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model Problem Based Learning dengan model konvensional setelah mengendalikan kecerdasan logis matematis. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non ekivalen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 10 kelas dengan 374 siswa. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik simple random sampling. Ada dua sampel, kelas VII F (kelompok eksperimen) dan kelas VII H (kelompok kontrol). Data dikumpulkan dengan tes dan metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah kecerdasan logis matematis dan tes hasil belajar matematika. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan analisis kovarians. Hasil analisis data adalah: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model Problem Based Learning dengan model konvensional, (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model Problem Based Learning dengan model konvensional setelah mengendalikan matematis logis. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model Problem Based Learning dengan model pembelajaran konvensional dengan mengendalikan kecerdasan logis matematis siswa di kelas VII SMP Negeri 2 Mengwi 2016/2017

    PELATIHAN MENITI PAPAN JARAK 4 METER 5 REPETISI 2 SET DAN 2 REPETISI 5 SET TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan SMP Negeri 3 Mengwi belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal dalam meraih prestasi, untuk lebih meningkatkan prestasi yang dimiliki, maka penulis mencoba melaksanakan penelitian dengan judul “Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 MENGWI Tahun Pelajaran 2015-2016”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh dan perbedaan pengaruh “Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 MENGWI Tahun Pelajaran 2015-2016”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP Negeri 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 60 orang, dalam penelitian ini jumlah populasi di gunakan sebagai sampel populasi studi. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa eksperimen pertama dapat t-hitung 2,720 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,045 dengan taraf signifikan 5% dan db=29 demikian juga pada kelompok experimen kedua didapat t-hitung sebesar 9,367 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,045 dengan taraf signifikan 5% dan db=29, perbedaan kelompok experimen pertama dan kedua dapat t-hitung sebesar 0,540 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,000 dengan taraf signifikan 5% dan db= 58. Berdasarkan hasil analisi data diatas dapat disimpulkan bahwa : ada pengaruh yang signifikan Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 MENGWI Tahun Pelajaran 2015-2016. Ada pengaruh yang signifikan Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 MENGWI Tahun Pelajaran 2015-2016. Ada Perbedaan pengaruh namun tidak signifikan Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 MENGWI Tahun Pelajaran 2015-2016

    MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI DENGAN BIMBINGAN INDIVIDUAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI 1PELIATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Peliatan di Kelas IV Semester I yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Penjasorkes masih di bawah KKM 73.Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 67, pada siklus I menjadi 70 dan pada siklus II menjadi 74.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar Penjasorkes siswa Kelas IV Semester I SD Negeri 1 Peliatan

    HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER MAHASISWA PUTRA FPOK IKIP PGRI BALI

    Get PDF
    Atletik merupakan aktivitas jasmani yang terdiri dari gerakan-gerakan dasar yang dinamis dan harmonis. Pada nomor lari 100 meter komponen biomotorik utama adalah kecepatan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan berlari, yaitu faktor fisiologis dan anatomis. Ukuran berat badan, tinggi badan, panjang tungkai, panjang lengan merupakan unsur yang penting untuk mencapai prestasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode korelasi Dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas Tinggi Badan , Berat Badan dengan variabel terikat kecepatan lari 100 meter mahasiswa Putra FPOK IKIP PGRI Bali. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang yang memenuhi kriteria insklusi dan ekslusi dan dipilih secara random acak sederhana. Hasil analisis hubungan tinggi badan dengan kecepatan lari 100 meter maka diperoleh nilai ryx1 = -0.875 dan nilai p = 0,00. analisis hubungan berat badan dengan kecepatan lari 100 meter maka diperoleh nilai ryx2 = -0.807 dan nilai p = 0,00 dan analisis hubungan yang sangat kuat antara tinggi badan, berat badan terhadap kecepatan lari 100 meter diperoleh nilai Ryx1x2 = 881. Ada hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara Tinggi badan, Berat badan dengan kecepatan lari 100 meter pada mahasiswa Putra FPOK IKIP PGRI Bali

    PENGARUH PELATIHAN PLYOMETRIC DEPTH JUMP 10 REPETISI 3 SET TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017. Sampel berjumlah 32 orang di dapat dengan rumus pocok. Jumlah sampel di bagi menjadi dua kelompok yang masing – masing kelompok terdiri dari 16 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pelatihan plyometric depth jump 10 repetisi 3 set, frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 6 minggu. Data berupa hasil meningkatkan daya ledak otot tungkai yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh di uji menggunakan program komputer SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya di uji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata – rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing -masing kelompok, sedangkan ujit-test independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0.05). Hasil uji t-test independent di dapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok sampel (perlakuan dan kontrol) menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Akan tetapi kelompok perlakuan lebih memiliki rerata lebih besar dari pada kelompok kontrol. Simpulannya bahwa pelatihan plyometric depth jump 10 repetisi 3 set dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai dan menyatakan hipotesis alternative diterima. Untuk hasil post test kedua kelompok, ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis alternatif diterima. Dari hasil rerata dan persentase bahwa kelompok pelatihan plyometric depth jump 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada kelompok kontrol dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai siswa peserta ekstrakulikuler bolabasket SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017

    Peningkatan Kualitas Pembelajaran Mata Kuliah Micro Teaching Melalui Beragam Bentuk Metode Pembelajaran Dalam Penelitian Tindakan Kelas

    Get PDF
    Kualitas pembelajaran di Perguruan Tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari mahasiswa itu sendiri maupun faktor-faktor lain seperti pengajar (dosen), fasilitas belajar, lingkungan kampus, serta kelembagaan. Dari sisi mahasiswa, keaktifan mahasiswa yang didukung fasilitas serta pengajar yang kreatif, inovatif, memiliki strategi penyampaian yang efektif dan kompeten di bidangnya maka akan meningkatkan kualitas pembelajaran, yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Untuk mencapai hasil yang maksimal, banyak faktor yang masih menjadi kendala. Berbagai macam kendala yang dihadapi seperti kurangnya motivasi mahasiswa terhadap materi yang disajikan, keaktifan mahasiswa yang rendah, strategi belajar yang monoton didominasi oleh ceramah, dan pemberian tugas-tugas rutin. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah Micro Teaching  dengan menerapkan multi strategi pembelajaran, yang dilaksanakan dengan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam empat siklus yang merupakan proses perulangan mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, dapat dilihat bahwa penerapan multi strategi pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Micro Teaching . Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa sebesar 16,12 % dan rata-rata prestasi belajar mahasiswa sebesar A

    PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS SAINTIFIK

    Get PDF
    The Formation of Character and Logical Thinking Skills of Students through the learning of Mathematics-based Scientific This article aim to examine the role of mathematics conceptually based scientific in character building and the ability to think logically. Characteristics of mathematics as deductive science and integrated already contain character rules such as; honestly, objectivity, responsibility, thoroughness, perseverance, cooperation, independence and creative. Mathematics as deductive science could use as vehide to train logical thinking, rational, systematic and consistant also obey the principle. Mindset like this is very usefull as a basic of scientific thinking, studying the exact sciences and other social sciences. Through scientific mathematics learning, student’s ability in problem solving and find the patterns also innovate will be trained

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇