Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
701 research outputs found
Sort by
PELATIHAN TRAINING CIRCLES 15 REPETISI 4 SET DAN 10 REPETISI 6 SET TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PERUT SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 2 KUTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Berdasarkan pengamatan, prestasi cabang olahraga atletik maupun permainan sampai saat ini masih belum mampu menunjukkan hasil yang optimal hal ini karena siswa kurangnya mendapat pelatihan otot perut, kurang menguasai teknik latihan otot perut serta kurangnya minat dalam melatih otot perut. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas VIII SMP Negeri 2 Kuta berjumlah 58 orang dan seluruhnya digunakan sebagai sempel dengan teknik populasi study yang meneliti seluruh subjek penelititan. Alat ukur yang digunakan adalah tes perbuatan dengan melakukan baring duduk (sit-up) selama 30 detik. Analisis data yang dipergunakan adalah metode analisis statistic dengan rumus t-tes.
Berdasarkan analisis data diperoleh t-tes kelompok eksperimen I sebesar 5,742 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,048 dengan taraf signifikansi 5% dandb = 28. Demikian juga pada kelompok eksperimen II diperoleh t-tes sebesar 7,061 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,048 dengan taraf signifikansi 5% dandb = 28. Perbedaan kelompok eksperimen I dan II di peroleh t-tes sebesar 1,318 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,000 dengan taraf signifikansi 5% dan db = 56. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa eksperimen pertama dan eksperimen kedua sama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot perut siswa putrid kelas VIII SMP Negeri 2 Kuta. Sehingga eksperimen pertama dan eksperimen kedua, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternative diterima. Untuk perbedaan pengaruh eksperimen pertama dan eksperimen kedua, hipotesis nol diterima dan hipotesis alternative ditolak. Karena kedua bentuk pelatihan tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan maka aplikasi di lapangan dapat dipergunakan salah satu atau kedua bentuk pelatihan training circles 15 repetisi 4 set dan 10 repetisi 6 set terhadap peningkatan kekuatan otot perut siswa putrid kelas VIII SMP Negeri 2 Kuta
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Prakarya Dan Kewirausahaan Pada Siswa KelasXI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Prakarya dan Kewirausahaan pada Siswa Kelas XI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018.Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan martabat dan kualitas bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat dan tantangan globalisasi semakin hebat, yang mengakibatkan persaingan diberbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan.Dalam penelitian tindakan kelas) ini diterapkan model pembelajaran project based learning yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar prakarya dan kewirausahaan pada siswa kelas XI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Data diperoleh dengan menggunakan tiga metode yaitu metode wawancara, metode observasi, dan metode tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.Pada siklus I, skor rata-rata prestasi belajar siswa kelas XI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan adalah 73,32 dan ketuntasan klasikal mencapai 38,23%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 5,38 yaitu, dari 67,94 pada refleksi awal menjadi 73,32 pada siklus I. Pada siklus II, skor rata-rata hasil belajar siswa kelas XI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan adalah 80,38 dan ketuntasan klasikal mencapai 100%.Perubahan prestasi belajar siswa pada siklus I dan siklus II adalah sebesar 7,06 yaitu, dari 73,32 pada siklus I menjadi 80,38 pada siklus II. Dari penjabaran siklus I dan siklus II dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan prestasi belajar prakarya dan kewirausahaan siswa kelas XI Tata Boga B SMK Negeri 3 Denpasar
Bara Agni di Kerajaan Mengwi (1823-1871)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latarbelakang konflik politik yang terjadi di Kerajaan Mengwi Pada Tahun 1823-1871, dan dampak dari konflik tersebut bagi kehidupan masyarakatnya. Konflik politik yang terjadi di kerajaan Mengwi (1823-1871) dilatarbelakangi oleh kecurigaan Gusti Agung Ngurah Made Agung Putra bahwa Agung Ketut Besakih adalah anak haram, sehingga Agung Ketut Besakih diasingkan di Kerajaan Klungkung. Gusti Agung Ngurah Made Agung juga telah memfitnah Agung Mayun dengan mengatakan beliau telah menodai putri dari Gusti Agung Ngurah Made Agung Putra, sehingga Agung Mayun diasingkan di Nusa Penida. Gusti Agung Ngurah Made Agung Putra juga telah melakukan kesalahan yang besar dengan mengadopsi Penari Gandrung untuk dijadikan anaknya. Tantangan dari luar kerajaan juga terjadi dengan diserangnya kerajaan Mengwi oleh Tabanan dan Marga tepatnya di Blayu dan Sibang. Utusan Blayu menghadap ke raja Klungkung agar melepaskan Agung Ketut Besakih dan Agung Mayun untuk menyelamatkan Blayu dan Sibang dari serangan musuh, ini disebabkan karena Gusti Agung Ngurah Made Putra telah lengah menjadi raja. Disini Gusti Agung Ngurah Made Agung Putra melarikan bersama dengan anaknya yaitu sipenari gandrung karena telah mengetahui akan dikepung oleh pasukan Munggu. Selama perlariannya akhirnya Gusti Agung Ngurah Made Agung wafa
PENDIDIKAN TOLERANSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS METODE THINK PAIR SHARE DI STIKOM BALI
Schools, teachers, colleges, and education in general, are integral parts of each other. Education should not turn a blind eye to the intolerant view that now adorns social media, screen, even print media. Educational institutions should be able to reaffirm the values of tolerance to keep education quality and not hindered issues of racism. The face of learning in education, especially in college must maintain the diversity that becomes the foundation of pluralism full of life. Education tolerance should be re-strived stronger, more attached. Teachers must be responsive and not to be eclectic and neither do they tackle the issue of this epidemic.
The nature of racism is not a human nature. For that the spread is very likely destroyed. The practice of intolerance in the education line has been addressed wisely. One of them is by reviving the spirit of tolerance education in harmony with the education of multiculturalism. If these intolerant and racism behaviors deepen into the world of education, the graduates produced will not be able to form a characterized person as mandated in the Pancasila and the Constitution.
So what should be hastened to counter intolerance at schools, universities and educational institutions so that the quality of education and resources will not be disturbed and remain qualified? Education can’t be separated from social turmoil in society. This will have a direct impact, especially on the character of the students. For this reason, the planting of tolerance values in important college learning is revived to prevent intolerant practices in education, especially in universities
PENGARUH KULIAH ENTREPRENEURSHIP TERHADAP MINAT MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES BINA USADA ANGKATAN VIII MENJADI SEORANG ENTREPRENEUR
Jumlah lapangan pekerjaan yang semakin sedikit dan terus meningkatnya lulusan perawat setiap tahunnya mengakibatkan banyaknya lulusan sarjana perawat yang menganggur, hal ini menimbulkan suatu masalah di Indonesia. Untuk itu perlu diperkenalkan konsep entrepreneurship di lingkungan kampus sehingga dapat meningkatkan minat perawat menjadi seorang entrepreneur.Entrepreneurship adalah penerapan kreativitas dalam memecahkan suatu masalah dengan cara mencari peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh kuliah entrepreneurship terhadap minat mahasiswa program studi keperawatan angkatan 2014 STIKES Bina Usada Bali menjadi entrepreneur.Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh 70 orang mahasiswa keperawatan pada bulan September 2017 di STIKES Bina Usada Bali. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat Korelasi Kendall’s Tau. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menyukai mata kuliah entrepreneurshipyaitu sebanyak 29 responden (41,4%) dan memiliki minat menjadi entrepreneur yaitu sebanyak 27 responden (38,6%).Analisis bivariat dengan nilai korelasi Kendall’s Tau sebesar -0,755 menunjukkan adanya tingkat hubungan yang lemah dengan nilai p= 0,00 lebih kecil dari α = 0,05 (p<0,05) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara kuliah entrepreneurship dengan minat mahasiswa STIKES Bina Usada Bali menjadi entrepreneur. Entrepreneur dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah pengangguran dan dapat menambah jumlah lapangan pekerjaan sehingga perlu ditanamkan minat entrepreneur pada perawat di lingkungan kampus
Pemanfaatan Lapangan Rumput sebagai Sumber Belajar pada Materi Plantae Peserta Didik Kelas X MIA SMA Negeri 1 Abiansemal Tahun Pelajaran 2015/2016
Komponen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan merubah cara pembelajaran (memilih metode pembelajaran yang tepat), salah satunya adalah memanfaatkan lapangan rumput sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan lapangan rumput sebagai sumber belajar pada materi Plantae. Jenis penelitian tergolong penelitian eksperimen semu (quasi experiment) Posttes-Only Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Abiansemal tahun Pelajaran 2015/2016, sebanyak 347 orang. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil menggunakan teknik random sampling terhadap kelas. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar biologi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik dengan uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan lapangan rumput sebagai sumber belajar pada materi Plantae
Pengaruh Penerapan Strategi Apersepsi Scene Setting terhadap Pemahaman Konsep Matematika dengan Mengontrol Motivasi Berprestasi
Strategi pembelajaran apersepsi scene setting merupakan strategi pembelajaran dimana terjadinya aktivitas guru dan peserta didik untuk membangun konsep awal pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika antara peserta didik yang mengikuti strategi pembelajaran apersepsi scene setting dengan peserta didik yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Sunari Loka Kuta Tahun 2014/2015. Populasi penelitian ini yaitu seluruh kelas VII dan sampel penelitian yaitu peserta didik kelas VII D sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII C sebagai kontrol. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain The Posttest-Only Control Group Design. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes dan angket. Tes uraian untuk data pemahaman konsep matematika dan angket untuk motivasi berprestasi. Hipotesis diuji menggunakan analisis kovarians (Anakova) satu jalur. Hasil uji menunjukkan bahwa setelah mengontrol variabel motivasi berprestasi, ada perbedaan pemahaman konsep matematika antara penerapan strategi pembelajaran apersepsi scene setting dengan strategi pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan strategi apersepsi scene setting terhadap pemahaman konsep matematika dengan mengontrol motivasi berprestasi
PENERAPAN METODE INQUIRY LEARNING DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X IPA 1 SMA NEGERI 2 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Untuk mengetahui apakah metode inquiry mampu meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa, maka penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil subjek penelitian di tingkat kelas X IPA 1 SMA Negeri 2 Denpasar pada semester I tahun 2016/2017. Tes prestasi belajar digunakan sebagai alat pengumpul data hasil penelitian. Setelah semua proses dilalui, diperoleh diperoleh data dari hasil analisis yaitu pada awalnya ketuntasan belajar siswa baru mencapai 67,8% pada siklus I meningkat menjadi 74,28 % , dan pada siklus II sudah mencapai 84,28%. Peningkatan persentase yang diperoleh tersebut merupakan kerja keras peneliti dari membuat perencanaan yang baik, melaksanakan proses pembelajaran di kelas mengikuti teori-teori para ahli dan menyiapkan segala alat media pendukung untuk pencapaian peningkatan prestasi belajar. Setelah pelaksanaan dilakukan, dilanjutkan dengan observasi dan refleksi keberhasilan tersebut menuntun peneliti membuat simpulan bahwa pemanfaatan metode inquiry mampu meningkatkan secara optimal prestasi belajar Bahasa Indonesia.
To find out whether the method can improve the learning achievement of Indonesian language students, then this research is carried out by taking research subjects at the level of class X Ipa 1 of 2 Senior High School Denpasar in the second semester of 2016/2017. The test of learning achievement is used as data collecting tool of research result. After all the process done, obtained data from the analysis that is at first mastery learn new students reach 67,8 % in cycle one increased to 74,28 %. And on the second cycle reached 84,28 %. The increased percentage obtained is a hard work of researchers from making good planning. Carry out the process of learning in the classroom follow the theories of experts and prepare all the supporting media tools for the achievement of increased learning achievement. After the implementation is done, continued with the observation and reflection of success led the researchers to make a conclusion that the utilization of the inquiry method is able to optimally improve the learning achievement of Indonesian language
PENGARUH PEMBERIAN MASASE PARTIAL SEBAGAI TAMBAHAN PEMANASAN TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemberian masase partial sebagai tambahan pemanasan terhadap kekuatan otot lengan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan desain posttest-only control-group design. Subjek sampel yang digunakan adalah Tim Bola Voli Putra IKIP PGRI BALI yang terdiri dari 15 orang kelompok kontrol dan 15 orang kelompok eksperimen. Lokasi penelitian dilaksanakan di Lapangan Lumintang Denpasar. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan didapatkan nilai untuk kelompok kontrol (M) 213,45 (S12) 177,42, (S) 13,32 dan kelompok eksperimen (M) 234,64, (S22) 239,01, (S) 15,46. Untuk menguji hipotesis digunakan rumus uji beda dua rata-rata (uji-t independent) yang didapatkan nilai t = 2,656, t kritis untuk derajat kebebasan n1+ n2– 2 = 28 dan α = 0,05 adalah 2,131. Oleh karena t hitung lebih besar dari t kritis (2,662 > 2,131), H0ditolak dan H1diterima. Jadi disimpulkan bahwa ada perbedaan kekuatan antara kelompok kontrol yang diberi stretching dengan kelompok eksperimen yang diberi masasepartial. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dari pemberian masase lokal sebagai tambahan pemanasan yang dapat meningkatkan kekuatan otot lengan
Pengaruh Perhatian Orang Tua Siswa Dan Konsentrasi Belajar Siswa Terhadap Konsentrasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Ganjil SMA Negeri 8 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018
Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Angket digunakan untukmemperoleh data variabel Perhatian Orang Tua dan Konsentrasi Belajar. Uji validitas instrumenmenggunakan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach’s. ujipersyarat analisis terdiri dari uji linearitas dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis terdiri dari regresisederhana, regresi ganda, sumbangan relatif dan sumbangan efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1)Terdapat pengaruh positif antara Perhatian Orang Tua Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi SiswaKelas X Semester Ganjil SMA Negeri 8 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan hasiL nilai r hitunglebih besar dari rtabel (0,417> 0,2787). Hal ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antaravariabel Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar. 2) Terdapat pengaruh positif antara KonsentrasiBelajar terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Ganjil SMA Negeri 8 DenpasarTahun Pelajaran 2017/2018 dengan hasil nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,364> 0,2787). Hal inimenunjukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Konsentrasi Belajar terhadap PrestasiBelajar. 3) Terdapat pengaruh positif antara Perhatian Orang Tua Siswa dan Konsentrasi Belajar SiswaTerhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Ganjil SMA Negeri 8 Denpasar TahunPelajaran 2017/2018 dengan hasil nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (300,186 > 3,20)