Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    TAKSU DALAM DRAMATARI CALONARANG: SEBUAH KAJIAN ESTETIKA HINDU

    Get PDF
    The performance of the dramatic art of Calonarang belongs to sacred arts. In a sense, the dramatic Calonarang is always staged as a complement to the yajña ceremony. Until now the staging of Calonarang remains a complement to the yajña ceremony, and still retains its magical and sacred power. Although in its development, the dramatic performances of Calonarang have shifted. From the former catharsis to the profane. However, the dramatic performance of Calonarang until now still retains the spirit of taksu which has been a functional power of the staging functionally still remains a sacred art that comes into contact with magical power and taksu. The emergence of taksu is a spirit that brings implications for the strengthening of local beliefs, that Calonarang's performances are a way of humans sheltering from noetic power

    PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA GURU

    Get PDF
    This study has the main objective of knowing the influence of transformational leadership factors consisting of charisma, intellectual stimulation, and individualized consideration either simultaneously or partially to the performance of SMK Guru Nusa Dua Toya Anyar Bali. In this study also aims to determine whether the individualized consideration has the most dominant influence on the performance of teachers SMK Nusa Dua Toya Anyar Bali. Variables in this study consisted of three independent variables: Charisma (X1), Stimulation (X2), and Attention (X3), and Teacher Performance (Y). From the results of the analysis there is a significant influence between charisma, intellectual stimulation, and individually individualized consideration on the performance of teachers at SMK Nusa Dua Toya Anyar Bali. This is supported by the test result F arithmetic = 167,804 at a significant level of 0.000 which is smaller than α = 0.05. This means the efforts made by the leader of the teacher at SMK Nusa Dua Toya Anyar Bali in order to improve its performance by applying the symbols in transformational leadership work well. There is an influence between charisma, intellectual stimulation, and individualized consideration partially to the performance of teachers of SMK Nusa Dua Toya Anyar Bali, proved true. This proof is based on the t value and significance level of the three independent variables, which is below 5%, so it can be said charisma, intellectual stimulation, and individualized consideration partially influence the performance of teachers in SMK Nusa Two Toya Anyar Bali. From the results note that the individualized Attention Variables have the highest value of titung with a value of 14.263. This proves that the individualized Variables of Attention have the most dominant influence on teacher performance in SMK Nusa Dua Toya Anyar Bali

    PENGARUH KEDISIPLINAN, MOTIVASI, DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PADA SMK NUSA DUA TOYA ANYAR

    Get PDF
    The main purpose of this  study were to find out the influence of discipline, motivation and competence to ward’s teacher’s action  in Nusa Dua vocational School. There were three free variables in this study. They were discipline (X1), motivation (X2) and competence (X3). More over, there was  bound  variable called teacher’s action (Y). The score of t score  for disciplene variable in this study was 6.515 with its significanly level was 0.000  more than t table which was  2.042 it showed  that  there was  a H0refusal and Ha acceptance which  means there was a significanly influence of motivation variable to teacher’s action. The score of t score for teacher’s competence(X3) in this study was 7.322 with its significanly level was 0.000 which was more than t table 2.042. it showed that there was a H0 refusal and a Ha acceptance which means there was a significant influence of teacher’s competence variable to ward teacher’s action variable. The calculation of double linier regression pooduced Fscore which was 143.104 and the F table was 3.32. It was a proof that Fscore was more than F table.It showed HO was rejected and Ha was aceptea in significancy level of 0.000 it means there was a significant influence between free variables and bound variable simultanionsly. The competence variable influenced dominantly to wards teachers action in Nusa Dua Toya Anyar Vocational school.The beta score of competence variable was 0.750 which was the most beta score

    FOKALISASI NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA/SMK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan jenis-jenis fokalisasi yang digunakan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini, (2) mendeskripsikan keterkaitan fokalisasi dengan unsur-unsur intrinsik lainnya, dan (3) relevansi fokalisasi novel Tempurung dalam pembelajaran sastra di SMA/SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik baca dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode deskriptif analititk. Dari penelitian ini dihasilkan tiga temuan: (1) novel Tempurung karya Oka Rusmini kecenderungannya menggunakan fokalisasi intern dengan bentuk persona “aku”, (2) fokalisasi dalam novel Tempurung muncul dalam berbagai bentuk, yaitu cakapan langsung, solilokui, komentar pencerita, dan lakuan yang dapat berkaitan langsung dengan aspek tokoh dan gaya bahasa, dan (3) fokalisasi novel Tempurung karya Oka Rusmini memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di SMA/SMK, yaitu sebagai pengayaan bahan ajar dalam menganalisis isi dan kebahasaan novel.   This study aims to (1) describe the types of focalization used in Oka Rusmini’s Tempurung, (2) describe the relation between focalization and the other intrinsic elements, and (3) to describe the relevance of focalization in the novel to the study of literature in Senior High Schools (SMA)/Vocational Schools (SMK). This research is a qualitative research. The data were collected through the library research method by reading and note-taking techniques. The data were analyzed using the descriptive-analytical method. There are three research findings: (1) Oka Rusmini’s Tempurung tends to use internal focalization with the pronoun ”I”; (2) the focalization in the novel appears in various forms, namely direct speech, soliloquy, narrator’s commentary, and characters’ actions that can be directly related to character aspects and language style, and (3) focalization in Oka Rusmini’s Tempurung has relevance to the study of literature in SMA/SMK

    MOBILISASI SOSIAL DALAM CERPEN PILIHAN KOMPAS 2016 TANAH AIR SUATU PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi karena lemahnya nilai mobilisasi sosial di era sekarang ini. Peneliti menganalisis cerpen Pilihan Kompas 2016 Tanah Air untuk menemukan nilai mobilisasi sosial yang terdapat didalamnya, sehingga dapat dijadikan acuan dalam membentuk karakter siswa. Permasalahan penelitian ini adalah mobilisasi sosial apa yang terdapat dalam cerpen Tanah Air. Teori dalam penelitian ini yaitu, teori sosiologi sastra, cerpen, dan teori mobilisasi sosial, ciri-ciri mobilisasi sosial dan peran sastra dalam memobilisasi perilaku siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, menyajikan beberapa mobilisasi sosial dalam cerpen Tanah Air. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumen, melalui metode dokumen data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.   This study purposed at researching to motivated by the weakness of social mobilization value in this era. The analyzing data This research is a qualitative descriptive through text analysis short stories of Cerpen Pilihan 2016 Tanah Air. This research presenting some social mobilization in the short story of the country and to find the value of social mobilization contained in, it can be used as a reference in shaping the character of students. The problem of this research is social mobilization what is in the short story of the country. Theories in this research are the theories of sociology of literature, short stories, and social mobilization theory, the characteristics of social mobilization and the role of literature in mobilizing student behavior. Data collection in this research is done by document method, to find any other value of social mobilization through the document data method is analyzed by descriptive analysis technique

    IMPLEMENTASI MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPRODUKSI PANTUN PADA SISWA KELAS XI MIPA3 SMA NEGERI 5 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2017/2018

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan beberapa siklus yakni prasiklus, siklus I, dan siklus II masing-masing siklus dilakukan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan media pembelajaran audio visual  dapat meningkatkan kemampuan  menulis teks pantun  siswa kelas XIMIPA3 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata pra siklus yakni 64,36, meningkat pada siklus I menjadi 73,06, dan pada siklus II menjadi 85,81. Penerapan media pembelajaran audio visual  mendapat respon yang sangat tinggi dari  siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018.  Hal ini terbukti dari nilai rata-rata hasil observasi siswa pada siklus I yakni 70,90  dan meningkat menjadi 86,36  pada siklus II.   This research is a classroom action research carried out with several cycles, namely cycle, cycle I, and cycle II, each cycle carried out four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The results of this study indicate that, the application of audio-visual learning media can improve the ability to write pantun texts of XIMIPA3 students in Denpasar Public High School 2017/2018 academic year. This is evidenced by the pre-cycle average value of 64.36, increasing in the first cycle to 73.06, and in the second cycle is 85.81. The application of audio-visual learning media received a very high response from students of class XI MIPA3 Denpasar 5 SMA in the school year 2017/2018. This is evident from the average value of student observations in the first cycle of 70.90 and increased to 86.36 in the second cycle

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PERMAINAN PERTARUNGAN (KUMITE) PADA CABANG OLAHRAGA KARATE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan model latihan permainan pertarungan (kumite) yang layak digunakan. Melalui pengembangan model latihan permainan pertarungan (kumite) yang dikembangkan diharapkan menjadi panduan pelatih karate dalam melatih teknik kumite dengan konsep permainan. Penelitian ini dikembangkan melalui 9 tahapan dengan mengadaptasi penelitian dan pengembangan pendidikan model Gall, Gall, & Borg sebagai berikut: (1) menilai kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan, (2) melakukan analisis instruksional, (3) menganalisis peserta didik dan bahan materi, (4) menulis tujuan kinerja, (5) mengembangkan instrumen penilaian produk, (6) mengembangkan strategi instruksional,(7) mengembangkan dan memilih bahan instruksional,(8) desain produk dan melakukan evaluasi formatif terhadap instruksi, dan (9) merevisi instruksi. Uji coba dengan skala kecil dilakukan terhadap 6 orang kohai INKAI Buleleng yang berasal dari dojo di Kabupaten Buleleng. Ujicoba dengan skala besar dilakukan terhadap18 orang kohai yang berasal dari dojo di Kabupaten Buleleng. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket skala nilai validasi, pedoman observasi model latihan permainan, dan pedoman observasi keefektifan model latihan permainan. Hasil penelitian berupa model latihan permainan kumite yang terdiri dari 9 permainan, yaitu : (1) latihan permainan bola gantung zuki, (2) latihan permainan target zuki, (3) latihan permainan bola gantung geri, (4) latihan permainan target geri, (5) latihan permainan kombinasi target zuki dan geri, (6) latihan permainan lingkaran bola gantung zuki, (7) latihan permainan bola gantung geri, (8) latihan permainan lemparan bola gila, dan (9)latihan permainan lempar kontrol bola gila. Model latihan permainan kumite disusun dalam buku pedoman latihan dan CD dengan judul “Bermain Kumite”.Berdasarkan penilaian para ahli materi dan responden kohai dapat disimpulkan terjadi peningkatan minat, semangat, motivasi, dan para kohai terlihat berani berlatih kumite

    PELATIHAN LATERAL BARRIER JUMP SETINGGI 40 CM 10 REPETISI 4 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TEAM BOLA VOLI RAJAWALI DESA MUNGGU

    Get PDF
    Berdasarkan observasi dan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah perlu diadakan penelitian lebih lanjut, maka di dapatkan hasil bahwa Team Bola voli Rajawali Desa Munggu memerlukan pelatihan untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes and post-tes groups design. Populasi diambil dari Team Bola voli Rajawali Desa Munggu. Sampel berjumlah 44 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik acak sederhana yang masing-masing kelompok terdiri dari 22 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan Lateral Barrier Jump 10 repetisi 4 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan Jumping Jump 10 repetisi 4 set pada kelompok kontrol. Data berupa hasil tes diperoleh dengan mengukur daya ledak otot tungkai sampel dan diperolehlah data .Data yang diperboleh berupa angka yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan format T-Test. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan format t test untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan ujit- t test untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Berdasarkan analisis data bahwa kelompok control di hitung  nilai t nya 15,963 sedangkan nilai t table sebesar = 2,093 dengan taraf singnifikan 5 % dan db= 19 dan pada kelompok perlakuan nilai t di hitung 19,978 sedangkan nilai t table sebesar = 2,093  dengan taraf singnifikan 5 %dan db =11. Dan perbedaan keompok control dan kelompok perlakuan di peroleh nilai t 12,026 sedangkan nilai t table sebesar = 2,027  dengan taraf singnifikan 5 % dan db = 38. Berdasarkan kesimpulannya bahwa pelatihan Lateral Barrier Jump 10 repetisi 4 set meningkatkan daya ledak otot tungkai. Untuk hasil post test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis nol ditolak. Dari hasil rerata dan Lateral Barrier Jump 10 repetisi 4 set dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai Team Bola voli Rajawali Desa Munggu

    PENGARUH IKLIM KERJA DAN FASILITAS TERHADAP KINERJA GURU DI SMK REKAYASA DENPASAR

    No full text
    Sumber Daya Manusia yang unggul sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. SDM juga memerlukan sarana untuk menunjang pekerjaan. Begitu juga halnya dengan seorang guru. Kinerja seorang guru dinilai tidak dari hasil belajar peserta didik saja. Tetapi bagaimana guru tersebut berinteraksi serta memanfaatkan fasilitas yang disediakan sekolah. Penelitian dengan judul “Pengaruh Iklim Kerja Dan Fasilitas Terhadap Kinerja Guru Di SMK Rekayasa Denpasar” bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Iklim Kerja terhadap Kinerja Guru di SMK Rekayasa Denpasar, (2) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Fasilitas terhadap Kinerja Guru di SMK Rekayasa Denpasar, dan (3) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Iklim Kerja dan Fasilitas secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru di SMK Rekayasa Denpasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear dua prediktor, Untuk mengetahui nyata tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat maka dilakukan pengujian dengan melakukan analisis regresi, yaitu analisis variansi garis regresi untuk menemukan harga F garis regresi, yang kemudian dapat diuji signifikan atau tidaknya harga F tersebut, kemudian mencari Sumbangan Relatif (SR) masing – masing prediktor X1 dan X2 terhadap kriterium Y dari analisis regresi dua Prediktor, dan mencari sumbangan Relatif (SR) masing – masing prediktor X1 dan X2 terhadap kriterium Y dari analisis regresi dua Prediktor. Subjek penelitian yaitu SMK Rekayasa Denpasar dengan objek penelitian adalah Guru di SMK Rekayasa Dnepasar.. Berdasarkan hasil analisis prediksi dua prediktor yaitu, prediktor X1 (iklim kerja) dan X2 (fasilitas) terhadap Y (Kinerja Guru), diperoleh harga Freg sebesar 5,725. Dengan (N-m-1) dalam kasus ini db = 27/2, dengan taraf signifikasi 5% nilai Ftabel sebesar 3,26. Ini berarti bahwa, garis regresi yang di analisis signifikan untuk dijadikan landasan prediksi karena terdapat kontribusi yang signifikan antara kriterium (Y) dan prediktor-prediktor (X1, X2). Sumbangan Relatif (SR) dalam % tiap prediktor adalah : Prediktor X1 = 17,78% dan Prediktor X2 = 82,22% terhadap kriterium Y pada SMK Rekayasa Denpasar. Berdasarkan hasil tersebut garis regresinya sebesar 40,80% yang terdiri dari sumbangan efektif prediktor X1 (Iklim Kerja) = 12,30%. Dan sumbangan efektif prediktor X2 (Fasilitas) = 30,50%. Sedangkan sisanya sebesar 59,20% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan hasil analisis diatas diharapkan guru dapat meningkatkan kulitasnya dengan cara mulai belajar menerima perkembangan yang ada, mau memperbaharui ilmu sesuai perkembangan yang ada, sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan yang ada. Guru juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan sekola

    PELATIHAN DRILLS BOX SETINGGI 50 CM 5 REPETISI 5 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA PUTRA UKM BOLA VOLI IKIP PGRI BALI

    Get PDF
    Pelatihan olahraga merupakan salah satu upaya meningkatkan kondisi kesehatan fisik, disiplin dan sportivitas. Kemampuan yang perlu ditingkatkan dalam olahraga salah satunya adalah daya ledak otot tungkai. Peningkatan daya ledak otot tungkai dapat terjadi dengan melakukan pelatihan drills box. Drills box adalah pelatihan yang dilakukan dengan cara meloncat ke atas box berulang kali, dalam penelitian ini dipakai 3 box. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan drills box dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai peserta putra UKM bola voli IKIP PGRI Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari keseluruhan peserta putra UKM bola voli IKIP PGRI Bali yang berjumlah 42 orang siswa yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tes awal daya ledak otot tungkai pada kelompok perlakuan yaitu, 35,353 dan rata-rata tes akhir yaitu 40,040. Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tes awal yaitu 31,180 dan rata-rata tes akhir yaitu 34,287. Bersadarkan uji t-test independent didapat bahwa beda rerata hasil pre test antara kelompok perlakuan dengan kelompok control sebesar 4,173 dengan hasil p lebih kecil dari 0,05 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna dari hasil pre test antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol, sedangkan beda rerata hasil post test antara pelatihan drills box pada kelompok perlakuan dengan pelatihan meloncati rintangan pada kelompok control sebesar 5,753 dengan hasil p lebih kecil dari 0,05 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna dari hasil post test antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan penelitian diatas disarankan agar pelatihan drills box dan meloncati rintangan sebagai salah satu pelatihan untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇