Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
701 research outputs found
Sort by
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET
Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mahasiswa semester III. A Jurusan Penjaskesrek IKIP PGRI Bali tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester III. A Jurusan Penjaskesrek IKIP PGRI Bali, berjumlah 39 orang dengan rincian 23 orang putri dan 16 orang putra. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing bola basket secara klasikal sebesar 7,42 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,16 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,74. Persentase hasil belajar passing bola basket secara klasikal pada siklus I sebesar 74,36% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 94,87% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,51%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mahasiswa semester III. A Jurusan Penjaskesrek IKIP PGRI Bali tahun pelajaran 2017/2018
PELATIHAN STANDING JUMP OVER BARRIER DENGAN RINTANGAN 40 CM 10 REPETISI 3 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DALAM PERMAINAN BOLA VOLI TAHUN 2018
Berdasarkan observasi dan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah perlu diadakan penelitian lebih lanjut, maka di dapatkan hasil bahwa siswa putra peserta SMP SANTO YOSEPH memerlukan pelatihan untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes and post-tes groups design. Populasi diambil dari siswa putra kelas VIII SMP SANTO YOSEPH. Sampel berjumlah 32 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik acak sederhana yang masing-masing kelompok terdiri dari 16 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan Standing Jump Over Barrier 10 repetisi 3 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan Lompat Kodok 10 repetisi 3 set pada kelompok kontrol. Data berupa hasil tes diperoleh dengan mengukur daya ledak otot tungkai sampel dan diperolehlah data. Data yang diperoleh berupa angka yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan format T-test. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan format t test untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan ujit- t test untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Berdasarkan analisis data bahwa kelompok control di hitung nilai t nya 17,347 sedangkan nilai t table sebesar = 2,201 dengan taraf singnifikan 5 % dan db= 11 dan pada kelompok perlakuan nilai t di hitung 10,899 sedangkan nilai t table sebesar = 2,201 dengan taraf singnifikan 5 %dan db =11. Dan perbedaan keompok control dan kelompok perlakuan di peroleh nilai t 4,387 sedangkan nilai t table sebesar = 2,074 dengan taraf singnifikan 5 % dan db = 22. Berdasarkan kesimpulannya bahwa Pelatihan Standing Jump Over Barrier 10 repetisi 3 meningkatkan daya ledak otot tungkai. Untuk hasil post test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis nol ditolak. Dari hasil rerata Standing Jump Over Barrier 10 repetisi 3 dan Lompat Kodok10 repetisi 3 set dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai siswa putra SMP SANTO YOSEPH
Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 3 Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL). Metode ini dilakukan dengan emapat tahap seperti perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Keempat tahapan tersebut merupkan tahapan siklus yang berlangsung secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkahyang sama dan difokuskan pada pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII H SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 orang siswa yang terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 16 orang dan siswa perempuan berjumlah 20 orang dan objek penelitian ini yaitu model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) serta hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi.Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,94 dengan daya serap 65,94%, dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 25,00%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 4,86 yaitu dari 61,08 pada refleksi awal menjadi 65,94 pada siklus I. Jumlah siswa yang tuntas pada siklus I adalah sebanyak 9 orang siswa (25,00%) dan tidak tuntas sebanyak 27 orang siswa (75,00%). Sementara pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,30 dengan daya serap 79,30%, dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 100%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 13,36 yaitu dari 65,94 pada siklus I menjadi 79,30 pada siklus II. Jumlah siswa yang tuntas pada siklus II adalah sebanyak 36 orang siswa (100%
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI
This research has an objective to improve the teaching of Indonesian language and literature, and to improve students' poetry reading skill of class XII AP 2 SMK Nusa Dua Badung in lesson 2014/2015 through contextual approach (CTL). The results of this study is the ability of students of class XII AP 2 SMK Nusa Dua Badung in reading poetry is very good. It is evident from the average value obtained by students have increased from each cycle. In cycle I the average of students is 70.71%. In cycle II the average score of students' poetry reading ability increased to 82.28%
PENGGUNAAN KARTU BERGAMBAR UNTUK PEMBELAJARAN TEKS DISKRIPTIF PADA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 1 KERAMBITAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Peranan media dalam proses belajar mengajar sangat besar sekali. Pada pembelajaran jenis deskriptif, media yang sangat mudah dipakai adalah gambar. Gambar dapat mewakili berbagai macam objek yang diperlukan sesuai tema yang diajarkan. Disamping itu penggunaanya juga bisa bervariasi sesuai model pembelajaran yang diinginkan. Pembelajaran jenis teks diskriptif di SMA Negeri 1 Kerambitan dari tahun ke tahun hasilnya kurang memuaskan. Pada tahun ajaran 2017/2018 semester ganjil pola pembelajarannya dikembangkan dengan menggunakan media kartu bergambar untuk pembelajaran teks deskriptif Subjek yang diuji adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kerambitan dengan lama penelitian satu semester dalam tiga siklus. Hasilyang diperoleh cukup memuaskan. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan kualitas hasil tulisan siswa dalam menyusun teks deskriptif. Rata-rata peningkatan kualitas tulisan siswa mencapai 25 % dibandingkan dengan sebelum diberi tindakan. Untuk keaktifan siswa juga menunjukan kenaikan sebesar 50%. Dari hasil angket yang diberikan pada siswa setelah akhir siklus 80% siswa merasa senang dengan pola pembelajaran ini
Logam Berat Timbal (Pb) dan Efeknya pada Sistem Reproduksi
Lead is one of heavy metals that is highly toxic and widely known by the public. Lead causes the most poisoning of living things but is widely used in producing industrial products. The toxic effect of lead on the reproductive system causes a disruption of the spermatogenesis process thus affecting the quality of semen in the number, morphology, motility, and abnormal forms of spermatozoa. Heavy metal lead also has toxic effects on gametes and causes chromosomal defects. Lead exposure in women causes menstrual disorders, greater risk of miscarriage, fetal abnormalities, infant mortality, and premature delivery. Lead also causes infertility in men and women
Pengaruh Campuran Air Kelapa dan Daun Gamal sebagai Pupuk Cair terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Tomato is one type of fruit plant with high Vitamin C and antioxidant content. Efforts that can be used to increase the vegetative growth of tomato plants is by using organic fertilizer. One of the organic fertilizers that can be used is coconut water and gamal leaves. This study aims to determine the effect of coconut water mixture and gamal leaf as liquid fertilizer to the vegetative growth of tomato plants (Solanum lycopersicum L.).This research is classified as an experimental research using Completely Randomized Design. The population in this research is 400 tomato plants. The sample in this research is tomato plant with the amount of 300 plants taken by Simple Random Sampling technique, and become four replications. Each treatment consisted of: 1) treatment without liquid fertilizer (P0), 2) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with volume 40 ml / l (P1), 3) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with a volume of 80 ml / l (P2); 4) liquid fertilizer from a mixture of coconut water and gamal leaves with volume of 120 ml / l (P3); and 5) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with volume 160 ml / P4). The data obtained in this study were analyzed using one wa Analysis of Varian (ANOVA) using SPSS for Windows 16.0. The result of data analysis shows that there is influence of coconut water mixture and gamal leaf as liquid fertilizer to vegetative growth of tomato plant (Solanum lycopersicum L.). The best treatment for vegetative growth of tomato plants (Solanum lycopersicum L.) with volume 160 ml / l (P4)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 7 DENPASAR
Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan perencanaan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017, dengan jumlah 40 siswa yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 22 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I menunjukan dari 40 orang siswa (1) jumlah siswa yang nilainya meningkat sebanyak 36 orang siswa (90%), dan nilainya tetap sebanyak 4 orang (10%), (2) jumlah siswa yang belum tuntas sebanyak 5 orang (12,5%), (3) peningkatan presentase nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran menulis teks eksposisi dengan penerapan model pembelajaran kooperaatif tipe STAD pada refleksi awal (59,56), siklus I (71,21), siklus II (81,72).
This study used the STAD type cooperative learning model with two cycles planning. The subjects of this study were students of class X MIPA 2 in SMA Negeri 7 Denpasar in the academic year 2016/2017, with a total of 40 students consisting of 18 male students and 22 female students. Data collection in this study was carried out using test and non-test techniques. The results of the study obtained in the first cycle showed that of 40 students (1) the number of students whose grades increased by 36 students (90%), and the value remained as many as 4 people (10%), (2) the number of students who had not completed 5 people (12.5%), (3) an increase in the percentage of the average grade value in learning exposition text writing by applying the STAD type cooperative learning model to the initial reflection (59.56), cycle I (71.21), cycle II ( 81,72)
Korelasi Kreatifitas Dan Disiplin Guru Dalam Mengajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Korelasi Kreatifitas Guru dalam Mengajar Terhadap Prestasi Belajar Pengantar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Semester 1 SMK Negeri 1 Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017, (2) Korelasi Disiplin Guru dalam Mengajar Terhadap Prestasi Belajar Pengantar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Semester 1 SMK Negeri 1 Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi sebanyak 122 orang. Dengan jumlah sampel sebanyak 83 siswa.Teknik pengambilan data menggunakan koesioner dan dokumentasi dengan metode analisis data menggunakan uji Analisis data Deskriptif, Uji Prasyarat Analisis, dan Uji Hipotesis.Berdasarkan hasil analisis data dengan analisis korelasi product moment diperoleh hasil X1 (Kreatifitas Guru) dengan Y (Prestasi Belajar) diperoleh hasil sebesar rxy = 0,294, dan hasil analisis X2 (Disiplin Guru) dengan Y (Prestasi Belajar) sebesar rxy = 0,478. Berdasarkan koefisien korelasi tersebut, maka nilai rxy yang diperoleh dalam penelitian ini telah melebihi angka batas penolakan Hipotesis Nol (Ho) yaitu 0,213, jadi nilai rxy adalah signifikan dengan taraf 5%, sehingga alternatif (Ha) diterima yang menyatakan bahwa: (1) “Ada Korelasi Kreatifitas Guru Terhadap Prestasi Belajar Pengantar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Semester 1 SMK Negeri 1 Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017” , (2) “Ada Korelasi Disiplin Guru Terhadap Prestasi Belajar Pengantar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi Semester 1 SMK Negeri 1 Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017”, sedangkan hasil analisis regresi diperoleh hasil Ry(1,2) sebesar 0,52337, dan Ry2(1,2) sebesar 0,2739196, Selanjutnya harga Ry(1,2) = 0,52337 diuji apakah signifikan atau tidak digunakan rumus Fre
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Creative Problem Solving (CPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII B SMP Dharma Wiweka Denpasar Tahun Pelajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran kooperatif tipe Creative Problem Solving (CPS) pada siswa kelas VIII B SMP Dharma Wiweka Denpasar Tahun Pelajaran 2016/2017. Pada siklus I,nilai rata-rata mata pelajaran IPS siswa kelas VIII B SMP Dharma Wiweka Denpasar sebesar 67.80, dengan daya serap sebesar 67,80% dan ketuntasan klasikal sebanyak 6 orang atau mencapai 15,00%. Ini menunjukkan terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 17,48 dari rata-rata pada refleksi awal sebesar 50,32 menjadi 67,80 pada siklus I. Dan persentase aktivitas siswa sebesar 41,50%, ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa berlangsung kurang aktif. Pada siklus II,nilai rata-rata mata pelajaran IPS siswa kelas VIII B SMP Dharma Wiweka Denpasar sebesar 80,10, dengan daya serap80,10% dan ketuntasan klasikal telah mencapai 40 orang atau 100%. Ini menunjukkan terjadinya peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 12,30 yaitu dari nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67,80 pada siklus I menjadi 80,10 pada siklus II. Dan persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 41,00% yaitu dari 41,50% pada siklus I menjadi 82,50% pada siklus II. Ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus II tergolong sangat akti