Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
701 research outputs found
Sort by
Meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas XII TKJ A SMKN 3 Tabanan melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan teknik diskusi kelompok
This research was conducted at Tabanan State Vocational School 3 in Class XII TKJ A, where the ability of students for Mathematics material was quite low. The purpose of writing this Classroom Action Research is to find out whether "The Implementation of Problem Based Learning Models with Group Discussion Techniques Can Improve Learning Achievement in Derivatives Function of Students of Class XII TKJ A SMK Negeri 3 Tabanan Even Semester 2017/2018 Academic Year". The data collection method is a learning achievement test. The data analysis method is descriptive. The results obtained from this study are the application of problem-based learning models with group discussion techniques can improve student achievement. This is evident from the results obtained increased from the initial average of 38.76 in the first cycle the average rose to 47.35, this means an increase of 8.59 (22.162%) and in the second cycle the average increase again is 84.71, means an increase of 37.36 (96.388%). In addition to an increase in learning achievement that can be seen from the test of learning outcomes, it turns out that an increase in learning achievement can also be seen from the results of the group discussions they did both in Cycle I and in Cycle II. In the discussion they have tried to solve the problems given by the teacher in each cycle. Achievements in Cycle I have not met the demands of the study, because they have not been in accordance with the proposed indicators of success, thus this study continues for one more cycle, with the hope that the authors would like to see developments that occur in Cycle II. The conclusion obtained from this study is the Implementation of Problem-Based Learning Models with Group Discussion Techniques Can Improve Learning Achievement in Derivatives Function of Grade XII Students of TKJ A SMK Negeri 3 Tabanan Even Semester 2017/2018 Academic Year. This can be seen from the increase in achievements from the initial achievements, the achievements in Cycle I even though they have not met the demands of the study, and there is an increase in Cycle II, which in Cycle II is in accordance with the demands of research based on the proposed indicators of success. And if we see from the results of the discussion it is clear there is an increase in the results of the discussion from Cycle I to Cycle II, meaning that this shows that students have progressed in solving the problems given by the teacher. So the expected goals of this research have been achieved, so that this research is not continued.
Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 3 Tabanan di Kelas XII TKJ A semester genap tahun pelajaran 2017/2018 pada mata pelajaran matematika pokok bahasan turunan fungsi. Dari hasil penelitian pendahuluan didapatkan data bahwa prestasi belajar matematika kelas XII TKJ SMK Negeri Tabanan masih rendah. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan teknik diskusi.Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan teknik diskusi kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari meningkatnya rata-rata hasil belajar matematika pada penelitian pendahuluan 38,76 dan pada siklus I rata-ratanya naik menjadi 47,35, ini berarti terjadi kenaikan sebesar 8,59 (22,162 %) dan pada siklus II rata-ratanya menjadi 84,71, berarti terjadi kenaikan sebesar 37,36 (96,388%). Selain peningkatan prestasi belajar yang dapat dilihat dari tes hasil belajar ternyata peningkatan prestasi belajar juga dapat dilihat dari hasil diskusi kelompok yang mereka lakukan baik di siklus I maupun di siklus II. Dalam diskusi itu mereka telah berusaha menyelesaikan masalah-masalah yang diberikan guru pada setiap siklus. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan teknik Diskusi Kelompok Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Turunan Fungsi Siswa Kelas XII TKJ A SMK Negeri 3 Tabanan Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN SCIENTIFIC APPROACH DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XII IPS 2 SMA NEGERI 7 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019
The purpose of this study was to find out the understanding of the material and students' responses systematically, in detail on the application of inquiry learning models with a scientific approach to the material of short and simple songs in class XII. This research is a classroom action research designed through action in classroom learning activities. The subject of this research is students of class XII IPS 2 of SMA Negeri 7 Denpasar in the 2018/2019 academic year in the even semester, and the object of research is understanding students' material and responses. The results of the action research showed that the application of the inquiry learning model was found to be successful in improving students' understanding of short and simple song material. This can be seen from the average value of pre-cycle comparison, cycle I, and cycle II there is an increase. This research has met the determined indicators of success, so that the application of inquiry learning models can improve students' understanding of short and simple song material. There was a student response to the application of the inquiry learning model to improve the ability to understand short and simple song material in class XII IPS 2 students of SMA Negeri 7 Denpasar in the 2018/2019 academic year
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMK PGRI 3 BADUNG
Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Probing Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika peserta didik SMK PGRI 3 Badung dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Posttest Only Control Group Design; melibatkan sampel sebanyak 84 peserta didik yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran yang dipilah menjadi dua tingkatan faktor, yaitu model Probing Prompting yang dikenakan pada kelompok eksperimen dan model pembelajaran konvensional yang dikenakan pada kelompok kontrol. Sebagai variabel terikat dalam penelitian ini berupa kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika yang digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data menggunakan MANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap hasil belajar matematika peserta didik, 3) Terdapat pengaruh model pembelajaran Probing Prompting secara simultan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika peserta didik.
Simpulan yang diperoleh dari penelitan ini adalah bahwa model Probing Prompting dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika peserta didik
ANALISIS DAN KARAKTERISASI MINYAK ATSIRI LAVENDER DAN PEPPERMINT DENGAN KROMATOGRAFI GAS-SPEKTROSKOPI MASSA (GC-MS): analisis minyak atsiri dengan GCMS
Abstrak:
Analisis dan Karakterisasi Minyak Atsiri Lavender dan Peppermint dengan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa (GC-MS) telah dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi warna dengan pengmatan secara visual, dilakukan pengujian densitas dengan piknometer dan dilakukan uji kelarutan minyak atsiri peppermint dan lavender dalam etanol secara visual. Identifikasi komponen golongan senyawa minyak atsiri lavender dan peppermint dilakukan menggunakan alat GCMS–QP 2010 Shimadzu. Kondisi operasional alat yaitu: kolom DB-17MS, suhu kolom 70ºC dan suhu injeksi 300ºC. Warna dan kelarutan dalam etanol dari minyak atsiri lavender dan peppermint memenuhi standar ISO. Berdasarkan data densitas yang mendekati standar ISO yaitu minyak atsiri peppermint sedangkan minyak atsiri lavender masih menjauhi standar ISO. Berdasarkan hasil GCMS tersebut senyawa yang paling dominan pada minyak atsiri peppermint adalah senyawa mentol sedangkan minyak atsiri lavender senyawa yang paling dominan adalah linalool.
Kata Kunci: Minyak atsiri, warna, densitas, kelarutan, GCMS, mentol dan linalool
Abstract: Analysis and Characterization of Lavender and Peppermint Essential Oil by Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) have been carried out. In this study, color identification was done by visual observations, density testing was carried out with a pycnometer and a visual solubility test for peppermint and lavender essential oils in ethanol visually. Identification of components of lavender and peppermint essential oil compounds was carried out using a Shimadzu GCMS – QP 2010 tool. The operational conditions of the tool are: DB-17MS column, column temperature of 70ºC and injection temperature of 300ºC. The color and solubility in ethanol from lavender and peppermint essential oils meet ISO standards. Based on density data approaching ISO standards, namely peppermint essential oil while lavender essential oil is still away from ISO standards. Based on GCMS results, the most dominant compound in peppermint essential oil is menthol compound while lavender essential oil is the most dominant compound linalool.
Keywords: Essential oils, color, density, solubility, GCMS, menthol and linaloo
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING MENGGUNAKAN ALAT BANTU MODIFIKASI BOLA KASTI
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui alat bantu modifikasi bola kasti siswa-siswi kelas VI SDN 4 Sumberberas tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas, subyek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 4 Sumberberas Kabupaten Banyuwangi yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswi perempuan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan tiga aspek yaitu aspek psikomotor, aspek afektif dan aspek kognitif. Hasil peneltian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa-siswi kelas VI pada materi pembelajaran tolak peluru gaya menyamping dengan nenggunakan alat bantu modifikasi bola kasti di SDN 4 Sumberberas tahun ajaran 2018/2018. Berdasarkan hasil tes aspek psikomotor, aspek afektif dan aspek kognitif pada awal pembelajaran nilai ketuntasan siswa sebesar 34,61% siswa yang mampu melakukan tiga aspek dengan benar, pada siklus I ada peningkatan nilai ketuntasan 53,84% siswa yang mampu melakukan tiga aspek dengan benar dilanjutkan pada siklus II juga meningkat mrnjadi 76,92% siswa yang mampu melakukan tiga aspek yang benar
PENGARUH METODE PELATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN ATLET SHORINJI KEMPO UNIT KEGIATAN MAHASISWA IKIP PGRI BALI
Latar belakang dari permasalahan penelitian ini adalah kurangnya kelincahan atlet Shorinji Kempo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh metode pelatihan circuit training terhadap peningkatan kelincahan atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengikuti UKM Shorinji Kempo sebanyak 18 orang. Penelitian ini merupajan jenis penelitian uji eksperimental dengan rancangan penelitian pretesposttest control group design. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes kelincahan pada saat pretest dan posttes. Selanjutnya data hasil dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji t-test independent. Hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa eksperimen pertama dapat t-hitung 10,320 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8 demikian juga pada kelompok experiment kedua didapat t-hitung sebesar 5,256 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,306 dengan taraf signifikan 5% dan db=8, perbedaan kelompok eksperimen pertama dan kedua dapat t-test sebesar 3,880 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,120 dengan taraf signifikan 5% dan db= 18.Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pelatihan circuit training berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan pada atlet Shorinji Kempo Unit Kegiatan Mahasiswa
PELATIHAN ICKEY SHUFFLE DENGAN JARAK 6 METER 4 REPETISI 3 SET TERHADAP KELINCAHAN SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 2 MENGWI BADUNG
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan ickey shuffle dan lari zig – zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra kelas X SMA Negeri 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang diambil menggunakan Ordinal Pairing dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set dan pelatihan lari zig – zag. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan . Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak
KORELASI PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP JAUHNYA LEMPARAN CAKRAM GAYA MENYAMPING DI SMP GANESHA DENPASAR
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) korelasi panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) korelasi kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) korelasi panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa putra kelas IX SMP Ganesha Denpasar yang berjumlah 116 siswa. Sampel diambil sejumlah 31 orang ditentukan melalui nonprobability sampling dengan menggunakan tehnik sampling sistematis. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran panjang lengan dengan alat antrophometer dalam satuan sentimeter, tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan alat expanding dynamometer dalam satuan kilogram, tes dan pengukuran jauhnya lemparan cakram diukur dengan alat roll meter dalam satuan meter. Data penelitian diolah menggunakan teknik korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; (2) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping; dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan terhadap jauhnya lemparan cakram gaya menyamping peserta putra kelas IX di SMP Ganesha Denpasar Tahun Ajaran 2017/2018
Pengaruh Pemungutan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Denpasar Tahun 2015-2018 (Studi Kasus Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Denpasar): Dan’s Hotel Tax Collection Influence the Restaurant Tax Against Real Income Denpasar City Year 2015-2018 (Case Study at the Dinas Pendapatan DaerahDenpasar City
Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan analisa data kuantitaif statistik deskriptif .Alat pengumpulan data menggunakan teknik metode dokumentasi, metode observasi (Pengamatan) dan metode wawancara. Data dianalisis dengan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji t-test, Uji Signifikan Secara Simultan ( Uji Statistik F) dan Uji Koefisien Determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) variabel pajak hotel dan pajak restoran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah dilihat dari persamaan regresi sebesar 7,400, nilai b untuk variabel pajak hotel sebesar 0,154 ; nilai b untuk pajak restoran sebesar 0,616. (2) Variabel pajak hotel berpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan asli daerah hal ini didasari oleh uji t-hitung 2,707 t-tabel 1,67 ; variabel pajak restoran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah hal ini didasari oleh t-hitung 4,632 t-tabel (1,67). (3) variabel pajak hotel dan variabel pajak restoran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah hal ini didasari oleh uji F-hitung 16,239> F-tabel 3,20. (4) Hasil koefisen determinasi menggunakan metode R square bahwa pajak hotel dan pajak restoran memberikan kontribusi sebesar 41,9% terhadap pendapatan asli daerah sedangkan sisanya sebesar 58,1% ditentukan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pajak hotel dan pajak restoran terhadap pendapatan asli daerah Kota Denpasar.
 
Analisis Matematis Fenomena Fisik Permainan Tarik Tambang
Tarik tambang adalah permainan tradisional yang populer di Indonesia. Permainan inidimainkan di banyak masyarakat dan di banyak komunitas sesekali seperti di hari kemerdekaan Indonesia. Aspek manfaat permainan, baik dari segi kegiatan sosial maupun fisik atau olahraga. Permainan ini juga dimainkan diseluruh dunia dan dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa. Tarik tambang dimainkan oleh dua kelompok yang terhubung dengan tali. Setiap kelompok menarik tali hingga melampaui batas yang telah ditentukan. Aktivitas fisik selama pertandingan dapat menyebabkan beberapa jenis cedera terutama cedera kulit, otot, dan tulang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fisik tarik ulur dengan model matematika berdasarkan fenomena fisik yang ada. Model ini dibuat dengan menganggap tarik tambang sebagai dua benda yang dihubungkan dengan tali. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan gaya yang bekerja dalam model. Hasil analisis menunjukkan kesepakatan dengan referensi