INZAH Online Journal
Not a member yet
    521 research outputs found

    UTANG PIUTANG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

    No full text
    The practice of accounts payable transactions as one aspect of fulfilling one's life through social interactions. A transaction that is full of privileges and virtues that Allah has promised for the doer (the creditor). The practice of accounts payable that we know, in addition to having a positive side through the principle of please help, but often it is also a starting point for disputes and enmity between humans. This will become evident when in practice, humans ignore some of the fundamental principles that form the framework for legalizing the practice of helping to help; namely honesty

    MANAJEMEN UNIT USAHA PESANTREN

    No full text
    The purpose of this study is to find and describe the independence of pesantren through pesantren business units in the form of tofu factories and  analyze the development of pesantren independence capital, analyze factors supporting the formation of pesantren independence and analyze obstacles to the formation of pesantren independence. The research method used isqualitative metode using primary  data sources through interviews about data and information related to research. The economic development of pesantren through the tofu factory business unit established in 2013 that gets a loan of funds from pesantren, with profits obtained for the initial return on capital. Marketing through offline and online where santri also plays a role in the economic development of pesantren which is also currently acting as a transaction. Its financial statements are conducted weekly and monthly collected to benhara Koppontren.  The management of pesantrren business units in the form of factories know must be developed by improving its marketing model which not only has a target market in its own pesantren but with other pesantren and the general public

    Larangan Menikah Di Bulan Shafar Perspektif Konstruksi Sosial

    No full text
    Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang. Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman. Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi. Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya. Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing. Beberapa masyarakat menkonstruksi mitos larangan menikah di bulan shafar, hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Mempertahankan tradisi larangan menikah di bulan shafar merupakan adat yang sudah turun temurun dilakukan sejak dari nenek moyang. Dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L Berger dan Thomas Luckman. Teori konstruksi sosial memiliki tiga rukun teori, yaitu eksternalisasi, objektifikasi dan internalisasi. Paradigma yang digunakan adalah definisi sosial dengan menggunakan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Tokoh masyarakat dan masyarakat abangan mengkontruksi mitos larangan menikah di bulan shafar untuk menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang yang telah turun-temurun dan untuk menjaga agar terhindar dari dampak buruk atas pelanggarannya. Bagi masyarakat milenial yang memiliki latar belakang agama yang bagus menkontruksi bahwa dampak dari tradisi larangan menikah di bulan shafar kembali pada keyakinan dari individu masing-masing

    Positivisasi Perwakafan di Indonesia dalam Sejarah Sistem Hukum Nasional

    No full text
    Dalam sejarah positivisasi perwakafan di Indonesia mengalami pasang surut sesuai dengan kebijakan politik dan hukum yang diterapkan. Pada masa pra-kemerdekaan Indonesia, wakaf merupakan tradisi masyarakat Indonesia karena banyak kerajaan Islam seperti Kerajaan Demak, kerajaan Samudera Pasai, dan Kerajaan Mataram. Konsekuensinya, wakaf sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari budaya Indonesia, seperti pendirian masjid, pesantren, dan lembaga Pendidikan yang bersumber dari wakaf di berbagai pelosok tanah air. Begitu pula lahir salah satu sumber hukum wakaf yang cukup kuat yang berasal dari akumulasi kitab-kitab terdahulu yang menjadi kurikulum di pesantren. Aturan ini adalah berupa Instruksi Presiden No 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI). KHI merupakan hasil kesepakatan para ulama tentang perkawinan, kewarisan, dan perwakafan yang menjadi sumber utama rujukan para hakim di Pengadilan Agama. Dengan adanya KHI ini, ketentuan fiqh yang tersebar di berbagai buku fiqh klasik dengan sendirinya tidak terpakai, karena sudah ada KHI. KHI merupakan sumber utama setelah PP No 28 Tahun 1977. Jika fiqh yang bersifat tidak mengikat berubah menjadi qanun, maka statusnya wajib diikutinya. Kemudian posisi perwakafan dalam sistem hukum nasional mengalami tantangan ketika mengacu pada teori pluralisme hukum. Akibtanya, pluralisme hukum dalam sistem hukum Indonesia terkadang kuat dan lemah. Namun, setelah era reformasi perwakafan mengalami kekuatan yang sangat signifikan. Lahirnya UU No. 42 tahun 2004 tentang wakaf adalah lebih progresif, karena telah diatur wakaf berjangka (mu’aqqat yang mengakomodasi mazhab Hanafiyah), wakaf benda bergerak (uang, logam mulia, surat berharga, kendaraan, hak atas kekayaan intelektual, hak sewa, dan benda bergerak lain sesuai dengan ketentuan syari’ah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku) dan nazhir yang lebih profesional. Dalam pengelolaan wakaf, telah ada tindakan riil dengan proyek percontohan (pilot project) di seluruh Indonesia

    Analisis Rasio Profitabilitas sebagai Alat Ukur Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi Terdaftar di OJK

    No full text
    ABSTRACT        This study aims to determine the financial performance of PT Prudential Life Assurance and PT AIA Financial based on profitability ratio analysis in the 2015-2019 period. The research method uses descriptive quantitative research, descriptive quantitative research is a method that explains or analyzes a problem from a data based on the calculation of the numbers from the research results. where in this study describes the assessment of the financial performance of Islamic insurance companies using financial statements.        The results showed that the financial performance of PT. Prudential Life Assurance for the 2015-2019 period based on Return On Assets (ROA) shows a healthy category with ratio values ​​of 34%, 24%, 8%, 7%, and 7%. while the results of the calculation of Return On Equity (ROE) show the healthy category with a ratio value of 48%, 32%, 30%, 33%, and 41%. Financial performance of PT. IAI Financial for the 2015-2019 period based on Return On Assets (ROA) shows a healthy category with ratio values ​​of 6%, 6%, 5%, 4% and 7%. Then the results of the calculation of Return On Equity (ROE) show the healthy category with a ratio value of 37%, 36%, 28%, 19%, 23%. Keywords: ROA, ROE   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui kinerja keuangan PT Prudential Life Assurance dan PT AIA Financial berdasarkan analisis rasio profitabilitas pada periode tahun 2015-2019. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif, kuantitatif deskriptif yaitu metode yang menjelaskan atau menganalisis suatu permasalahan dari suatu data berdasarkan perhitungan angka-angka dari hasil penelitian. dimana dalam penelitian ini menjelaskan tentang penilaian kinerja keuangan perusahaan Asuransi Syariah dengan menggunakan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya Kinerja keuangan PT. Prudential Life Assurance periode 2015-2019 berdasarkan Return On Asset ( ROA) menunjukkan kategori sehat dengan nilai rasio 34%, 24%, 8%, 7%, dan 7%. sedangkan hasil perhitungan Return On Equity (ROE) menunjukkan kategori sehat dengan nilai rasio 48%, 32%, 30%, 33%, dan 41%. Kinerja keuangan PT. IAI Financial periode 2015-2019 berdasarkan Return On Asset ( ROA) menunjukkan kategori sehat dengan nilai rasio 6%, 6%, 5%, 4% dan 7%. Kemudian hasil perhitungan Return On Equity (ROE) menunjukkan kategori sehat dengan nilai rasio 37%, 36%, 28%, 19%, 23%.   Kata Kunci: ROA, RO

    Tradisi Ampa Sabae dalam Proses Perkawinan Masyarakat Muslim di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima (Perspektif Sosiologi Hukum)

    No full text
    Artikel ini membahas tentang tradisi perkawinan masyarakat muslim suku Mbojo/Bima yang dikaji melalui pendekatan normatif dan sosiologi hukum dengan tujuan untuk mengungkapkan suatu kebenaran atas realitas sosial dari sebuah fenomena tradisi “ampa sabae”atau permintaan menikah oleh perempuan yang berkembang dikalangan masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bersifat kualitatif, terbebas dari variabel angka atau jumlah. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi ampa sabae (permintaan menikah oleh perempuan, merupakan suatu tradisi atau adat istiadat yang sudah lama berkembang dan hidup bersama dengan peradaban masyarakat Ambalaw, tradisi yang berasal dari nenek moyang ini sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat Ambalawi sebagai solusi bagi wanita untuk meminta pertanggungjawabkan terhadap laki-laki apabila mendapatkan perbuatan yang tidak baik dan dirasa merugikan dirinya. Dalam pandangan sosiologi hukum terjadi pro dan kontra, sebagian ada yang menganggap baik dan sebagian ada yang menganggap tidak baik, masing-masing individu masyarakat mempunyai asumsi yang berbeda-beda, karena selalu dikaitkan dengan faktor penyebab dari pernikahan ampa sabae itu sendiri.  Kata Kunci: Tradis

    Akad Kerjasama dalam Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Haji Perspektif Hukum Islam

    No full text
    Permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan kerjasama antara calon jamaah haji dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) adalah tidak mengertinya calon jamaah terhadap peruntukan uang yang mereka bayarkan kepada KBIH. dalam perspektif hukum Islam hal ini bermasalah karena tidak diketahuinya manfaat yang akan diperoleh dari upah yang dibayarkan calon jamaah kepada KBIH. Oleh karena itulah permasalahan tersebut penting untuk dikaji. Setelah penulis mengkajinya secara mendalam diperolehlah kesimpulan bahwa dalam pandangan hukum Islam, akad kerjasama antara KBIH dan jamaah termasuk akad ijarah atau sewa menyewa. Dalam kerjasama ini berarti yang disewa adalah jasa atau keahlian. para fuqaha telah bersepakat tentang kebolehan hukum ijarah ini dengan beberapa dalil dari Alquran dan Sunnah Nabawiyah. Akad kerjasama yang dilakukan KBIH harus telah memenuhi syarat dan rukun serta sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi islam seperti adanya unsur kerelaan dan adanya pemenuhan hak dan kewajiban

    The Application of the Paddy Pawn System in an Islamic Perspective (Case Study of Trebungan Village Mlandingan Situbondo District)

    No full text
    The pawning system practiced by the people of Des. Trebungan Kec. Mlandingan Kab. Situbondo is a customary system, which has lasted a long time and is still in effect today. This system arose because of the urgent need of those who mortgaged their fields, both because of the consumptive and productive needs. This research uses the qualitative method of applied research because it includes the researcher's effort to apply something new to the object of research. The results of the study found that the rice field pawn practiced by the community generally indicates the existence of a ribawi system and a form of denial, and is far from ta'awun. The Pawn Paddy solution in Islamic law is as follows: First, the Qardh al-hasan contract provides a loan with the condition that the fields are used as debt collateral to avoid fraud and fraud and there is no excess when returning the debt. Second, the al-mudharabah contract is intended for rice field owners to give profit sharing to murtahin until the capital used is paid off. And third, the al-bai al-murabahah murtahin contract will buy goods according to the wishes of Rahin and Rahin will provide benefits to the murtahin according to the agreement when it will last until the specified time limit

    استخدام الطريقة القياسية لترقية كفاءة التلاميذ في تعليم علم النحو بمدرسة رياض الصالحين المتوسطة الإسلامية كتافنغ – بروبولنجو

    No full text
      تلخيص : النحو هي العلم الذي أوجب على التلاميذ في تعليم اللغة العربية. لأنها في إجراء اللغة العربية تحتاج إلى علم النحو لتجتنب عن الخطأ لسانا وكتابة. وفعل البحث فى البحث الأول بمدرسة رياض الصالحين المتوسطة الإسلامية كتافنغ – بروبولنجو. وقد رأى البحث ظواهر المشكلات المتعددة في إجراء علم النحو باستخدام الطريقة الكلسكية التي لا تناسب عند التلاميذ حتى تسبب الصعوبات في تعليم علم النحو وفي إجابة الأسئلة. ولذلك يتجرب الباحث ببحث تجريبي هو استخدام الطريقة القياسية. أما الهدف من هذا البحث، لبيان تطبيق تعليم علم النحو ولبيان فعالية استخدام الطريقة القياسية لترقية كفاءة التلاميذ فى الفصل الثاني بمدرسة رياض الصالحين المتوسطة الإسلامية كتافنغ – بروبولنجو. وأما منهح البحث الذي يستخدم الباحث بحث تجريبي بالمدخل الكمي. ومجموعة هذا البحث هي كل التلاميذ بمدرسة رياض الصالحين المتوسطة الإسلامية كتافنغ – بروبولنجو. وأما عينة البحث هي التلاميذ فى الفصل الثاني (ج). وأدوات البحث هي الملاحظة والمقابلة والوثائق والاختبار. فنتائج هذا البحث، إجراء تعليم علم النحو باستخدام الطريقة القياسية يعني : يعطى المثال أولا ثم يعلم قواعد النحو على التلاميذ فى السبورة. ويأمر بحفظ قواعد النحو بعد أن درسوها. وثم يستمع الأستاذ حفظ التلاميذ واحد فواحد عن قواعد النحو بعد أن درسوها. وأما نتيجة فعالية استخدام الطريقة القياسية هي (H1) مقبول إلى أن فروض البحث مقبولة. وهذا يدل أن تعليم علم النحو باستخدام الطريقة القياسية فعال لتلاميذ الفصل الثاني (ج) بمدرسة رياض الصالحين المتوسطة الإسلامية كتافنغ – بروبولنجو. الكلمات الأساسية : الطريقة الأساسية وعلم النح

    DETERMINAN RISIKO PEMBIAYAAN PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

    No full text
    Risiko pembiayaan merupakan risiko yang melekat pada lembaga keuangan bank, risiko ini berasal dari kegagalan para nasabah dalam memenuhi kewajibannya terhadap bank. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi risiko pembiayaan pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Risiko pembiayaan diukur dengan Non Performing Financing (NPF) yang berperan sebagai variabel dependen, sedangkan variabel independen yang digunakan adalah Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), Financing to deposit ratio (FDR) dan Capital Aduquecy Ratio (CAR). Populasi yang digunakan adalah seluruh BUS yang ada di Indonesia, sedangkan tehnik pemilihan sampel menggunakan metode perposive sampling, dan diperoleh 6 BUS yang memenuhi keriteria. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi NPF adalah rasio BOPO dan CAR

    237

    full texts

    521

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INZAH Online Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇