Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
Not a member yet
5492 research outputs found
Sort by
Dividend Policy: The Impact of Financial Performance, Governance, and Managerial Ownership in Capital Markets
This study explores the influence of financial performance, governance, and managerial ownership on dividend policy in companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The main issue addressed is the ongoing controversy in the literature regarding how these factors affect Dividend Yield, given the inconsistencies in previous research. The study aims to examine the role of Retained Earnings, Return on Assets, the Board of Directors, Independent Commissioners, Managerial Ownership, and company size in shaping dividend policy. A quantitative approach is employed, using a regression method to analyse panel data from 400 companies over the period 2018–2022. The results indicate that Retained Earnings, Independent Commissioners, and Managerial Ownership have a significant impact on Dividend Yield, whereas Return on Assets, the Board of Directors, and Total Assets do not. The findings highlight the crucial role of strong governance in dividend policy, while Return on Assets, the Board of Directors, and firm size measured by Total Assets do not exhibit a significant effect. This study underscores the need for effective governance to minimize conflicts of interest and emphasizes the importance of considering local contexts when formulating dividend policies in Indonesia
Peran Learning Agility Terhadap Keterikatan Kerja Karyawan Generasi Z Dengan Job Crafting Sebagai Mediator
Era globalisasi dan digitalisasi mengubah aspek kehidupan, salah satunya dunia kerja. Angkatan kerja secara bertahap dimasuki oleh kelompok baru, yaitu Generasi Z. Ini membuat Generasi Z menjadi sumber daya yang perlu diperhatikan. Namun, generasi ini dikenal kurang berkomitmen dalam pekerjaan. Keadaan ini menjadikan keterikatan kerja sebagai hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran learning agility terhadap keterikatan kerja dengan job crafting sebagai mediator. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non-experimental dengan purposive sampling. Partisipan penelitian ini adalah 159 orang karyawan IT Generasi Z di Indonesia dengan rentang usia 21-29 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah learning agility self-assesment, Job Crafting Scale, Utrecht Work Enggagement Scale (UWES-9). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Learning Agility berperan terhadap keterikatan kerja, sekaligus juga menunjukkan bahwa Job Crafting menjadi mediator penuh dalam peran Learning Agility dan keterikatan kerja
Finvoks : Aplikasi Pengelolaan Keuangan Sebagai Upaya Pengembangan Financial Technology Dan Peningkatan Literasi Keuangan Pada Mahasiswa Fakultas Vokasi Program Studi Keuangan Dan Perbankan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi keuangan FINVOKS (Financial Vokasi) dalam meredam gaya hidup konsumtif di kalangan mahasiswa Fakultas Vokasi Keuangan dan Perbankan Universitas Brawijaya angkatan 2021. Dengan metode penelitian kuantitatif dan kuesioner sebagai alat pengumpul data, penelitian ini mengungkapkan sejauh mana aplikasi keuangan dapat bertindak sebagai alat pencegah terhadap perilaku konsumtif. Hasil dari penelitian ini menonjolkan skor keefektivitasan aplikasi sebesar 83,36%, yang mengindikasikan tingkat kelayakan yang sangat tinggi untuk penggunaan dalam konteks yang diteliti. Meskipun ditemukan nilai rendah pada instrumen penilaian robustness, hal ini tidak mengurangi kelayakan aplikasi FINVOKS sebagai sarana efektif dalam pencegahan gaya hidup konsumtif mahasiswa. Kesimpulannya, aplikasi FINVOKS berpotensi sebagai alat bantu edukatif dan preventif dalam mengelola keuangan pribadi dan mengurangi perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Fakultas Vokasi Keuangan dan Perbankan
Pengaruh Inflasi, Kurs Terhadap Pembiayaan Bank
Tujuan riset ini ialah untuk menganalisis dan menguji pengaruh inflasi dan kurs terhadap pembiayaan Bank Umum Shariah di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Peneliti memakai metode kuantitatif dengan analisis regresi untuk menggali korelasi antar variabel. Sumber datanya dari data sekunder yakni berbentuk laporan keuangan Bank Umum Syariah yang konsisten laporan keuangannya diterbitkan tahun 2019-2023. Sampel berjumlah 11 BUS. Riset ini memiliki 3 variabel, yaitu : inflasi (X1); kurs (X2) dan pembiayaan bank (Y). Dalam riset ini juga dilakukan uji : validitas; reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS 25 dan analisis data melalui beberapa pengujian, yakni uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda serta uji koefisien determinasi. Hasil riset ini menunjukkan bahwa inflasi dan kurs secara simultan mempengaruhi pembiayaan Bank Umum Shariah di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Berlandaskan hasil analisis: (1) Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pembiayaan bank. (2) Kurs berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap total pembiayaan bank. Hasil analisis, nilai koefisien determinasi untuk model regresi antara variabel bebas dan terikat adalah 0,7163, artinya variasi variabel inflasi dan kurs mempengaruhi sebesar 71,63 % pada pembiayaan bank. Sisanya 28, 37 % pembiayaan dipengaruhi oleh variasi variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian ini
Pengaruh Kualitas Produk Dan Dimensi Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Pengambilan Kredit Pegawai Aktif Di BPR Puskopat Palembang
Tujuan dalam penelitian ini secara khusus untuk mendapatkan hasil analisis pengaruh variabel kualitas produk, berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif di BPR Puskopat Palembang secara parsial ataupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data lapangan menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah nasabah kredit pegawai aktif di BPR Puskopat Tahun 2023 sebanyak 215 nasabah. Sampel digunakan sebanyak 140 responden. Pengolahan data menggunakan tools SPSS 27. Pengujian data menggunakan uji t, bahwa secara parsial kualitas produk tidak berpengaruh terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung 0,577 < t tabel 1,97796, terdapat pengaruh berwujud terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung sebesar 5,955 > t tabel 1,97796, keandalan mempengaruhi keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung sebesar 2,080 > t tabel 1,97796. Terdapat pengaruh ketanggapan terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung sebesar 3,589 > t tabel 1,97796, terdapat pengaruh jaminan terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung sebesar 4,610 > t tabel 1,97796. Empati mempengaruhi keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan t hitung sebesar 7,579 > t tabel 1,97796 dan kualitas produk, berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan dan empati berpengaruh terhadap keputusan pengambilan kredit pegawai aktif dengan F hitung 23,671 > F tabel 2,28. Peningkatan kualitas pelayanan perlu dilakukan guna untuk membuat nasabah tertarik akan produk kredit di BPR Puskopat Palembang
Pengaruh Kepemimpinan Path Goal Dan Pemberian Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Toraja Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan Path Goal dan pemberian kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Toraja Utara. Metode penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan sampel 105 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Path Goal dan pemberian kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman peran kepemimpinan dan kompensasi dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Toraja Utara
Pendampingan Penerapan Sistem Aplikasi Penjualan Pada Mega Prima Elektro
Mega prima elektro merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang general supplier penjualan elektronik dan alat pendukung lainnya menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan transaksi penjualan, stok barang, dan laporan keuangan yang masih dilakukan secara manual. Penerapan Sistem Aplikasi Penjualan pada Mega Prima Elektro bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi penjualan digital guna meningkatkan efisiensi operasional di toko elektronik Mega Prima Elektro. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan dan penerapan sistem penjualan aplikasi berbasis digital Microsoft Access yang mencakup pengelolaan transaksi penjualan, pemantauan stok barang secara real-time, serta pembuatan laporan keuangan secara otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melalui pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses implementasi dimulai dengan analisis kebutuhan sistem, diikuti dengan perancangan database, pengembangan form dan query untuk transaksi, serta pembuatan laporan keuangan yang terintegrasi. Hasil dari penerapan sistem ini menunjukkan peningkatan dalam hal efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan. Aplikasi ini berhasil mempermudah pencatatan transaksi, meminimalkan kesalahan manusia, serta mempermudah pemantauan stok barang dan pembuatan laporan keuangan secara otomatis. Dengan demikian, penerapan sistem aplikasi penjualan berbasis Microsoft Access ini memberikan dampak positif pada peningkatan produktivitas dan keefektifan operasional di Mega Prima Elektr
Redesigning Passenger Distribution System of KRL Commuter Line: An Integrative Approach
Commuter line electric rail (KRL) has become a critical mode of public transportation supporting urban mobility in densely populated areas. However, the rapid growth of urban populations and the corresponding increase in daily commuters have created significant challenges in delivering optimal and comfortable services due to overcrowding. This study addresses these challenges by enhancing passenger comfort on KRL commuter lines through the redesign of the passenger distribution system considering personal space along with passenger flow management. An integrative approach combining ergonomic approach in determining carriage capacity, passenger flow management, and simulation-based analysis was employed. Empirical data were collected through observation, empirical survey, and direct anthropometric measurement. Observations on passenger density were conducted on the Cikarang line during peak morning hours, focusing on mixed-gender carriages. Anthropometric measurements involving 238 subjects alongside carriage dimensions were analyzed to determine the capacity of carriage using ergonomic principles of personal space The results revealed that the carriage capacity of 150 passengers balancing comfort and efficiency. An innovative passenger distribution system deploying queuing system equipped with integrated sensors providing real-time number of passengers and innovative automatic door-closing mechanism at the carriages were proposed and tested under current passenger density and determined carriage capacity using discrete-event simulation implemented in Arena software. This study provides novel contribution both practically and theoretically demonstrating the application of ergonomics and sensor integration in public transportation system design for improving commuter comfort and safety in highly congested urban transport systems. Future researches are also discussed
Developing Industry-Relevant Soft Skills Through Peer-Engaged Project Approach (PePA): A Vocational Education Perspective
The development of soft skills remains a critical challenge in vocational education, as the curriculum often prioritises technical competencies while neglecting systematic integration of interpersonal skills. This study aims to develop and evaluate the Peer-Engaged Project Application Model (PePA), a project-based learning framework designed to enhance communication, teamwork, and problem-solving through structured peer engagement. Employing a Research and Development (R&D) approach based on the ADDIE model, the research was conducted in the D4 Mechanical Engineering Program at Yogyakarta State University. The PePA model was tested on a group of 15 students in the Fabrication Construction Practices course. Data were collected through Likert-scale questionnaires, structured observations, and semi-structured interviews, and analysed using descriptive and inferential statistics, along with qualitative techniques. The implementation of PePA resulted in improved performance in soft skills, with average scores increasing from 3.03 to 3.65 (communication), 3.20 to 3.78 (teamwork), and 3.13 to 3.70 (problem-solving). The model was also rated as “very valid” by expert evaluators, with an average validation score ranging from 3.58 to 3.85. These findings suggest that PePA is a feasible and effective learning model for strengthening vocational students' soft skills in alignment with industry expectations. The model has potential applicability beyond engineering education and supports policy recommendations for integrating soft skills into vocational curricula
Enhancing Intrusion Detection System Performance Using Reinforcement Learning : A Fairness-Aware Comparative Study on NSL-KDD and CICIDS2017
Conventional Intrusion Detection Systems (IDS) often fail to generalize in dynamic network environments, facing challenges with evolving attack patterns and class imbalance. This study aims to evaluate and compare the effectiveness of three Reinforcement Learning (RL) paradigms to enhance IDS adaptability and accuracy against these challenges. This research employs a comparative experimental design, implementing Q-Learning, Deep Q-Networks (DQN), and Proximal Policy Optimization (PPO). These algorithms were systematically evaluated using the NSL-KDD and CICIDS2017 benchmark datasets to represent both legacy and modern network traffic. A fairness-aware evaluation framework was applied, prioritizing the Matthews Correlation Coefficient (MCC) as a primary metric alongside accuracy to ensure robust performance assessment against skewed class distributions. Experimental results demonstrate that PPO significantly outperforms value-based algorithms such as Q-Learning and DQN. On the high-dimensional CICIDS2017 dataset, PPO achieved the highest detection accuracy (96.3%) and MCC (0.913). Confusion matrix analyses confirmed PPO’s capability to simultaneously minimize false positives and false negatives. Conversely, Q-Learning exhibited poor generalization on complex data, while DQN showed improved performance due to deep value approximation but remained less stable than PPO. These findings imply that policy-gradient methods like PPO are superior for real-world IDS deployments where scalability, adaptability, and low error rates are critical. Theoretically, the results suggest that stochastic policy optimization handles complex, continuous state spaces more effectively than traditional value-estimation approaches. This study contributes a rigorous head-to-head comparative analysis of RL algorithms across multiple standard datasets using fairness-aware metrics. It bridges the research gap found in previous studies that often evaluated algorithms in isolation or relied on accuracy metrics that can be misleading in imbalanced security contexts