Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
Not a member yet
5492 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Asosiatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada mahasiswa angkatan 2022 Jurusan Pendidikan Ekonomi. Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 49 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Besaran pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa sebesar 86,7
Pengaruh Brand Trust, Online Customer Review, & Fomo Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Produk N’pure Melalui Marketplace Tiktok Shop
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Trust, Online Customer Review, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan pembelian ulang produk skincare N’PURE melalui TikTok Shop, dengan Brand Trust sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif eksplanatori digunakan melalui survei daring berskala Likert 1–5 kepada 118 mahasiswa aktif Indonesia yang pernah membeli N’PURE, dengan desain cross-sectional. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS, meliputi evaluasi outer model (validitas konvergen dan diskriminan, reliabilitas, multikolinearitas) serta inner model (R², path coefficient, effect size, predictive relevance) dan bootstrapping untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berperan sebagai mediator penuh yang dominan dalam mendorong pembelian ulang, sementara Brand Trust dan Online Customer Review tidak memiliki pengaruh langsung signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dorongan psikologis seperti urgensi dan ketakutan tertinggal lebih memengaruhi perilaku konsumen dibanding pertimbangan rasional, sekaligus menekankan efektivitas strategi pemasaran berbasis trigger psikologis di platform digital
Pengaruh Program High Potential Employee terhadap Turnover dengan Beban Kerja, Psychological Empowerment, Job Commitment Sebagai Variabel Mediasi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program High Potential Employee (HPE) terhadap turnover karyawan dengan beban kerja, psychological empowerment, dan job commitment sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian hipotesis. Populasi penelitian adalah 215 karyawan peserta Program HPE PT Footwear Indonesia tahun 2025, dengan sampel sebanyak 140 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program HPE tidak berpengaruh langsung terhadap turnover karyawan. Namun, Program HPE berpengaruh signifikan terhadap turnover melalui beban kerja, psychological empowerment, dan job commitment, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh Program HPE terhadap turnover sepenuhnya dimediasi oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Program HPE dalam menekan turnover karyawan sangat bergantung pada pengelolaan beban kerja, peningkatan pemberdayaan psikologis, dan penguatan komitmen kerja karyawan
Pengaruh Kompleksitas Tugas Terhadap Perilaku Tidak Etis dengan Self-Monitoring Sebagai Pemoderasi: Studi pada Frontline Perbankan
Permasalahan perilaku tidak etis menjadi tantangan dalam konteks pekerjaan frontline perbankan yang ditandai oleh tuntutan kinerja yang tinggi serta kompleksitas prosedur kerja. Kondisi tersebut berpotensi menempatkan frontline pada situasi yang memerlukan pengambilan keputusan etis dalam pelaksanaan tugas. Namun, penelitian terdahulu masih terbatas dalam menjelaskan bagaimana kompleksitas tugas memengaruhi perilaku tidak etis serta peran mekanisme regulasi diri individu dalam konteks pekerjaan frontline perbankan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompleksitas tugas terhadap perilaku tidak etis pada frontline perbankan serta menguji peran self-monitoring dalam mengkondisikan hubungan tersebut. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 156 frontline perbankan di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kompleksitas tugas, self-monitoring, dan perilaku tidak etis berada pada kategori sedang. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa kompleksitas tugas berperan dalam meningkatkan kecenderungan perilaku tidak etis. Selain itu, self-monitoring terbukti berperan dalam mengkondisikan hubungan antara kompleksitas tugas dan perilaku tidak etis dalam batas tertentu. Secara praktis, temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan perilaku etis frontline perbankan tidak hanya perlu memperhatikan karakteristik pekerjaan yang kompleks, tetapi juga kapasitas regulasi diri individu sebagai mekanisme pengendalian internal dalam menghadapi tuntutan pekerjaan
Pengaruh Partisipasi Organisasi, Self-Efficacy, dan Aspirasi Karir Terhadap Work Readiness
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi organisasi, self-efficacy, dan aspirasi karir terhadap work readiness mahasiswa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Surakarta, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling terhadap mahasiswa semester lima ke atas yang memiliki pengalaman organisasi. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin yang disusun berdasarkan indikator teoritis, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didahului oleh uji asumsi klasik, serta dilengkapi dengan uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) pada tingkat signifikansi 5%, dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan aspirasi karir berpengaruh signifikan terhadap work readiness mahasiswa, sedangkan partisipasi organisasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial; namun, ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa
Pengaruh Kualitas Sistem dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pengguna Rekam Medis Elektronik (RME) dimediasi oleh Kondisi Fasilitas (Studi Kuantitatif di Klinik Pratama Berkah Farma Cirebon)
Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang efektif dan sesuai dengan regulasi nasional. Keberhasilan implementasi RME dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, serta kesiapan fasilitas sebagai faktor pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sistem dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna dengan kondisi fasilitas sebagai variabel mediasi, serta mengevaluasi tingkat kepatuhan implementasi RME terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 dan Nomor 34 Tahun 2022. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian terdiri dari tenaga kesehatan dan staf administrasi di Klinik Pratama Berkah Farma Cirebon. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 60 pernyataan skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Kondisi fasilitas terbukti memediasi pengaruh kualitas sistem dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna. Analisis kesenjangan kepatuhan menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi, khususnya pada aspek keamanan data dan pengelolaan sistem RME. Penelitian ini memperkuat model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean dengan menambahkan kondisi fasilitas sebagai variabel mediasi kontekstual dalam layanan kesehatan. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan peningkatan infrastruktur, pelatihan pengguna, dan audit sistem secara berkala untuk mendukung keberlanjutan implementasi RME. Secara kebijakan, temuan ini mendukung integrasi sistem RME melalui program SATUSEHAT sebagai bagian dari digitalisasi layanan kesehatan nasional
Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Employer Branding Terhadap Minat Melamar Pekerjaan Di Perusahaan Start-Up Yang Di Mediasi Oleh Reputasi Perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Employer Branding terhadap Minat Melamar Pekerjaan dengan Reputasi Perusahaan sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta semester akhir di perusahaan start-up. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility dan Employer Branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Melamar Pekerjaan. Selain itu, Corporate Social Responsibility dan Employer Branding juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Reputasi Perusahaan. Reputasi Perusahaan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Melamar Pekerjaan serta mampu memediasi pengaruh Corporate Social Responsibility dan Employer Branding terhadap Minat Melamar Pekerjaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR, penguatan employer branding, dan reputasi perusahaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat melamar pekerjaan pada perusahaan start-up
Konsumsi Hijau : Peran Simbolik yang Dirasakan dan Inovasi Pribadi – Studi Empiris pada Kendaraan Listrik
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inovasi pribadi dan nilai simbolis yang dirasakan terhadap niat pembelian kendaraan listrik sebagai produk ramah lingkungan. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan metode survei dan desain deskriptif korelasional, melibatkan 153 responden calon konsumen kendaraan listrik di perkotaan yang berusia minimal 20 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel serta bebas dari multikolinearitas, sehingga model penelitian stabil dan dapat diandalkan secara statistik. Analisis path coefficient membuktikan bahwa inovasi pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ramah lingkungan (path coefficient = 0,402; t-statistic = 4,353; p-value = 0,000) dan nilai simbolis yang dirasakan (path coefficient = 0,356; t-statistic = 5,211; p-value = 0,000), sementara nilai simbolis yang dirasakan juga berpengaruh positif terhadap niat pembelian ramah lingkungan (path coefficient = 0,540; t-statistic = 8,237; p-value = 0,000). Temuan ini memberikan kontribusi akademis dalam literatur perilaku konsumen hijau dan praktis bagi strategi pemasaran kendaraan listrik
Pengaruh Good Corporate Governance, Corporate Social Responbility, dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional), Corporate Social Responsibility (CSR), dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan. Populasi mencakup seluruh perusahaan pertambangan di BEI, dengan sampel dipilih secara purposive berdasarkan ketersediaan laporan keuangan lengkap. Variabel independen meliputi kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, CSR, dan profitabilitas, sedangkan variabel dependen adalah nilai perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda, dilengkapi uji asumsi klasik serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional, CSR, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan, menunjukkan bahwa proporsi saham institusional, pelaksanaan CSR, maupun peningkatan laba belum mampu meningkatkan nilai perusahaan secara langsung. Penelitian ini disarankan untuk memperluas periode pengamatan dan cakupan data agar faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan dapat dianalisis secara lebih komprehensif
Strategi Peningkatan Kompetensi Kepemimpinan Ketua RT RW Di Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi
Penelitian ini bertujuan menganalisis serta merumuskan strategi peningkatan kompetensi kepemimpinan Ketua RT dan RW di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi pengelolaan administrasi yang masih manual, keterbatasan penguasaan teknologi informasi, rendahnya efektivitas komunikasi sosial, serta belum optimalnya kemampuan perencanaan strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat, termasuk kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dilengkapi analisis tematik berdasarkan teori kompetensi kepemimpinan Robert Katz (technical skill, human skill, conceptual skill) dan analisis Fishbone untuk mengidentifikasi akar masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi ketua RT/RW relatif kuat pada aspek human skill, namun masih memerlukan penguatan pada aspek technical skill dan conceptual skill. Strategi peningkatan kompetensi disusun melalui pendekatan pengembangan SDM yang berkelanjutan, pelatihan terarah, pendampingan, serta digitalisasi administrasi. Penelitian merekomendasikan prioritas utama pada peningkatan kemampuan konseptual (perencanaan strategis), diikuti peningkatan keterampilan teknis berbasis teknologi, serta penguatan komunikasi partisipatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kepemimpinan lingkungan