Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
Not a member yet
    5492 research outputs found

    Analisis Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency, Dan Green Innovation Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2022-2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh carbon emission disclosure, eco-efficiency, dan green innovation terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan pertambangan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon emission disclosure, eco-efficiency dan green innovation berpengaruh terhadap nilai perusahaan

    Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Ritel Di Jawa Barat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada salah satu perusahaan ritel di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 karyawan tetap, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator lingkungan kerja dan kepuasan kerja, serta didukung oleh observasi dan wawancara untuk memperkuat informasi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 26 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi Spearman, koefisien determinasi, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel, serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,948 untuk variabel lingkungan kerja dan 0,972 untuk variabel kepuasan kerja. Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,916 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat antara lingkungan kerja dan kepuasan kerja. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,840 yang berarti lingkungan kerja berkontribusi sebesar 84 persen terhadap variasi kepuasan kerja, sedangkan 16 persen dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,658 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya perbaikan lingkungan kerja fisik dan non fisik sebagai strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada sektor ritel

    Strategi Manajerial Untuk Mencegah Burnout Pada Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta

    No full text
    Burnout pada perawat rawat inap merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak pada kinerja individu, kualitas pelayanan kesehatan, serta keberlangsungan organisasi rumah sakit. Tingginya beban kerja, tuntutan emosional, sistem kerja shift, serta keterbatasan dukungan manajerial menjadi faktor utama yang memicu terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajerial dalam mencegah burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang terlibat dalam pengelolaan keperawatan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan burnout dapat dilakukan melalui penerapan strategi manajerial yang terintegrasi, meliputi perencanaan sumber daya manusia yang tepat, pelatihan berkelanjutan, pengembangan karir yang jelas, pengelolaan beban kerja yang seimbang, sistem manajemen kinerja dan evaluasi yang objektif, serta pemberian kompensasi yang adil dan memadai. Implementasi strategi manajerial yang efektif terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif, meningkatkan kesejahteraan perawat, serta menjaga kualitas pelayanan rawat ina

    Sinergi Strategi Pemasaran Digital Dan Kebijakan Publik Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kuliner Di Denpasar

    No full text
    UMKM kuliner di Indonesia menghadapi persaingan yang semakin ketat, sehingga diperlukan strategi pemasaran dan dukungan kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan kebijakan publik terhadap daya saing UMKM kuliner di Kota Denpasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 55 pelaku UMKM kuliner. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, marketplace, serta pengelolaan konten digital mampu memperluas akses pasar dan memperkuat citra usaha. Kebijakan publik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing, yang berarti bahwa pelatihan, akses pembiayaan, dan infrastruktur yang disediakan pemerintah berperan dalam meningkatkan kapasitas adaptif pelaku usaha. Secara simultan, digital marketing dan kebijakan publik memberikan pengaruh yang lebih kuat terhadap daya saing UMKM dibandingkan jika keduanya berjalan terpisah. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi strategi pemasaran digital dengan dukungan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan. Sinergi keduanya menjadi kunci dalam memperkuat posisi kompetitif dan keberlanjutan UMKM kuliner di tengah dinamika pasar yang terus berubah

    Pengaruh Overclaim Produk, Kualitas Review Edukatif Dan Kredibilitas Dokter Detektif Di Media Sosial Terhadap Brand Switching Dan Buying Decision Pembelian Produk Skincare Oleh Konsumen Gen Z Di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh overclaim produk, kualitas review edukatif, dan kredibilitas Dokter Detektif di media sosial terhadap brand switching dan keputusan pembelian produk skincare oleh konsumen Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan cross-sectional. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan kriteria Generasi Z berusia 15–26 tahun yang memiliki pengalaman menggunakan skincare, terpapar konten review edukatif atau Dokter Detektif, serta pernah melakukan brand switching, dengan jumlah responden minimal 200 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa overclaim produk berpengaruh signifikan terhadap brand switching dan keputusan pembelian, dengan sifat persuasif pada pembelian awal namun berpotensi menurunkan loyalitas merek. Kualitas review edukatif berpengaruh terhadap brand switching, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, kredibilitas Dokter Detektif menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi baik brand switching maupun keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya kepercayaan terhadap sumber informasi dalam membentuk perilaku konsumen skincare Gen Z di era digital

    Pengaruh Work Life Balance dan Kompensasi Terhadap Intensi Keluar Melalui Kepuasan Kerja

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kompensasi terhadap intensi keluar karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin. Responden penelitian adalah karyawan generasi milenial dan generasi Z yang bekerja di Kota Surakarta. Variabel yang diteliti meliputi work-life balance, kompensasi, kepuasan kerja, dan intensi keluar. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, demikian pula kompensasi yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi keluar, sehingga tidak mampu memediasi pengaruh work-life balance dan kompensasi terhadap intensi keluar. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keseimbangan kehidupan kerja dan kompensasi dapat meningkatkan kepuasan kerja, keputusan karyawan untuk meninggalkan organisasi dipengaruhi oleh faktor lain di luar kepuasan kerja, seperti peluang pengembangan karier, keamanan kerja, dan kondisi lingkungan kerja

    Pengaruh Fleksibilitas Kerja, Keputusan Kerja, Work-Life Balance Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z Pada Perusahaan Startup

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi terhadap kinerja karyawan Generasi Z di perusahaan startup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan bersifat explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan dependen. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z (18–28 tahun) yang bekerja minimal 6 bulan di startup, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 dengan PLS-SEM melalui pengujian outer model (validitas dan reliabilitas konstruk) dan Inner Model (path coefficient, R², Q²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi secara signifikan berkontribusi terhadap kinerja, dengan model mampu menjelaskan 80,4% variasi kinerja (R² = 0,804). Fleksibilitas dan otonomi meningkatkan produktivitas, tanggung jawab, dan kreativitas, sedangkan work-life balance dan motivasi mendukung konsistensi dan kontribusi optimal karyawan

    Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Dan Pemberdayaan Psikologis Studi Komperatif Pada : Institut Teknologi Alberth Foenay

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja dan pemberdayaan psikologis pada Institut Teknologi Alberth Foenay (ITAF) Kota Kupang. Kepemimpinan dalam penelitian ini dipahami sebagai kemampuan pimpinan untuk memengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi bawahan guna mencapai tujuan organisasi. Kepuasan kerja diartikan sebagai perasaan positif pegawai terhadap pekerjaan yang mencerminkan terpenuhinya kebutuhan dan harapan mereka di tempat kerja. Pemberdayaan psikologis menggambarkan kondisi di mana individu merasa memiliki makna, kompetensi, kemandirian, dan pengaruh terhadap pekerjaannya. Sementara itu, kinerja karyawan diartikan sebagai hasil kerja yang dicapai pegawai berdasarkan standar yang ditetapkan organisasi, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares (PLS) melalui software SmartPLS 3.0., dengan sampel 47 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan pemberdayaan psikologis, serta secara langsung berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Namun, kepuasan kerja tidak memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja (p-value 0.514 > 0.05), sedangkan pemberdayaan psikologis terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kepemimpinan dan kinerja karyawan (p-value 0.007 < 0.05).Temuan ini mengindikasikan bahwa di lingkungan ITAF Kota Kupang, gaya kepemimpinan yang efektif mampu meningkatkan kinerja karyawan terutama melalui peningkatan pemberdayaan psikologis. Artinya, ketika pimpinan memberikan kepercayaan, kesempatan berinisiatif, dan ruang bagi karyawan untuk berkontribusi, maka mereka akan merasa lebih berdaya, termotivasi, dan menunjukkan kinerja yang lebih optimal

    Pengaruh Stres Kerja terhadap Turnover Intention dengan Worklife Balance sebagai Pemediasi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan work–life balance sebagai variabel pemediasi pada karyawan Generasi Z di PT. X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 16.722 karyawan Generasi Z, dengan sampel sebanyak 430 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan perhitungan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work–life balance. Stres kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, sementara work–life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, work–life balance terbukti memediasi secara parsial pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan kekuatan mediasi yang lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa turnover intention tidak hanya dipengaruhi oleh stres kerja dan work–life balance, tetapi juga oleh faktor lain di luar model penelitian

    Analisis Pengaruh Work-Life Balance, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Sektor Manufaktur Di Surakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan sektor manufaktur di Surakarta. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan dengan data primer dari 100 responden melalui kuesioner tertutup skala Likert 1–5. Analisis meliputi evaluasi model pengukuran (validitas konvergen, diskriminan, dan reliabilitas) serta model struktural melalui uji multikolinearitas (VIF), R², effect size f², dan uji hipotesis menggunakan bootstrapping di SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan stres kerja berpengaruh negatif, menurunkan kepuasan karyawan akibat beban kerja, tekanan target, dan kelelahan fisik/emosional. Selain itu, lingkungan kerja yang kondusif, baik fisik maupun sosial, meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan keseimbangan kerja, mitigasi stres, dan penciptaan lingkungan kerja yang nyaman untuk meningkatkan kepuasan kerja di sektor manufaktur

    2,526

    full texts

    5,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇