SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
    471 research outputs found

    Penelitian Kepustakaan sebagai Alternatif Kegiatan Belajar di Rumah pada Masa Covid 19 dan Era Digital

    Get PDF
    Abstract: During the covid-19 pandemic, learning must be carried out well. Educators and students must be able to adapt in new ways by using distance learning technology. One strategy that can be applied is to integrate library research into learning activities according to learning topics. The teacher, the lecturer determines the document as a source of study or asks students to look for documents in a digital library as a source for review by reading it critically and writing it on the bibliography card as material for preparing the report. Furthermore, the report is used as class discussion material. In this way can build students' independence in getting knowledge according to their needs. Keyword : Learning, Covid-19, Research, literature.     Abstrak : Di masa pandemi covid-19, pembelajaran harus tetap dapat dilaksanakan dengan baik. Pendidik dan peserta didik harus mampu beradaptasi dengan cara baru pembelajaran dengan menggunakan tehnologi pembelajaran jarak jauh. Salah satu strategi yang dapat diterapkan yaitu mengintegrasikan penelitian kepustakaan ke dalam kegiatan belajar sesuai topik pembelajaran. Guru, dosen menentukan dokumen sebagai sumber kajian atau meminta peserta didik mencari dokumen di perpustakaan digital sebagai sumber untuk dikaji dengan membacanya secara kritis dan menuliskan dalam kartu bibliografi sebagai bahan penyusunan laporan. Selanjutnya, laporan dijadikan sebagai bahan diskusi kelas. Dengan cara ini dapat membangun kemandirian peserta didik dalam mendapatkan pengetahuan sesuai kebutuhannya. Kata Kunci : Belajar, Covid-19, penelitian, kepustakaan. &nbsp

    Strategi Guru dalam Implementasi Pembelajaran Abad 21 Melalui Model Pembelajaran Daring untuk Meningkatkan Kompetensi Guru

    Get PDF
    Abstrak : Pembelajaran daring adalah merupakan model pembelajaran yang menggunakan internet sebagai tempat menyalurkan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Bentuk pembelajaran dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dengan waktu yang tidak terikat tanpa melalui tatap muka langsung. Diera perkembangan teknologi pembelajaran daring menggunakan berbagai aplikasi dan fitur yang semakin memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Interaksi siswa dan guru berlangsung kapanpun dan dimanapun. Pembelajaran daring tetap memperhatikan kompetensi yang diajarkan, guru harus menyadari bahwa pembalajaran memiliki sifat yang kompleks melibatkan aspek pedagogis, psikologis dan didaktik secara bersamaan. Strategi guru dalam menghadapi tantangan abad ke 21 dalam dunia pendidikan menuntut kompetensi guru adalah sebagai berikut: (1) kemampuan dalam menggunakan TIK (2) menggunakan media TIK dalam pembelajaran. Media teknologi dapat menunjang pengetahuan siswa dalam belajar (3) penanaman karakter pada siswa untuk menanamkan karakter pada anak/siswa harus dimulai dari guru. Dimana pada abad 21 menuntut setiap guru memiliki keterampilan baik hard skill maupun soft skill yang dapat berkonstribusi dengan masyarakat didunia pendidikan.   Kata Kunci: Strategi guru, pembelajaran Abad 21, daring, kompetesi guru   Abstract : Online learning is a learning model that uses the internet as a place to channel knowledge to students. This form of learning can be done anytime, anywhere with time that is not done without going through face to face. Diera the development learning technology using various applications and features that make it easier for users to acces a variet of knowledge. The interaction of students and teachers takes place whenever and wherever. Online learning still pays attention to the competencies being taught, the teacher must realize that learning has a complex nature involving pedagogical, psychological and didactic aspects simultaneously. Teacher strategies in facing the challenges of the 21st century in the world of education require teacher competence as follows: (1) ability to use ICT (2) using ICT media in learning. Technological media can support students' knowledge in learning (3) inculcation of character in students to instill character in children / students must begin with the teacher. Where in the 21st century requires every teacher to have both hard skills and soft skills that can contribute to society in the world of education.   Keywords: Teacher strategy, 21st Century learning, online, teacher competence Abstrak : Pembelajaran daring adalah merupakan model pembelajaran yang menggunakan internet sebagai tempat menyalurkan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Bentuk pembelajaran dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dengan waktu yang tidak terikat tanpa melalui tatap muka langsung. Diera perkembangan teknologi pembelajaran daring menggunakan berbagai aplikasi dan fitur yang semakin memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Interaksi siswa dan guru berlangsung kapanpun dan dimanapun. Pembelajaran daring tetap memperhatikan kompetensi yang diajarkan, guru harus menyadari bahwa pembalajaran memiliki sifat yang kompleks melibatkan aspek pedagogis, psikologis dan didaktik secara bersamaan. Strategi guru dalam menghadapi tantangan abad ke 21 dalam dunia pendidikan menuntut kompetensi guru adalah sebagai berikut: (1) kemampuan dalam menggunakan TIK (2) menggunakan media TIK dalam pembelajaran. Media teknologi dapat menunjang pengetahuan siswa dalam belajar (3) penanaman karakter pada siswa untuk menanamkan karakter pada anak/siswa harus dimulai dari guru. Dimana pada abad 21 menuntut setiap guru memiliki keterampilan baik hard skill maupun soft skill yang dapat berkonstribusi dengan masyarakat didunia pendidikan.   Kata Kunci: Strategi guru, pembelajaran Abad 21, daring, kompetesi guru   Abstract : Online learning is a learning model that uses the internet as a place to channel knowledge to students. This form of learning can be done anytime, anywhere with time that is not done without going through face to face. Diera the development learning technology using various applications and features that make it easier for users to acces a variet of knowledge. The interaction of students and teachers takes place whenever and wherever. Online learning still pays attention to the competencies being taught, the teacher must realize that learning has a complex nature involving pedagogical, psychological and didactic aspects simultaneously. Teacher strategies in facing the challenges of the 21st century in the world of education require teacher competence as follows: (1) ability to use ICT (2) using ICT media in learning. Technological media can support students' knowledge in learning (3) inculcation of character in students to instill character in children / students must begin with the teacher. Where in the 21st century requires every teacher to have both hard skills and soft skills that can contribute to society in the world of education.   Keywords: Teacher strategy, 21st Century learning, online, teacher competence&nbsp

    Gamifikasi dalam Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Abstract: Covid-19 pandemic change the old way of learning between teacher and students. Teachers need to make a change and innovation to finish all the material, make sure that all students get the knowledge, competent in every aspect, and also adapt the old form of curriculum with all the changes that happen. The methods that have been used so far, are not effective enough. Students which are the ‘gadget native” generation who are familiar with gadgets makes technology as the solution for teachers to optimize the learning process. Gamification is one of a tech-friendly method for students. It’s a win-win solution for both teacher and students. Keyword : Pendidikan anak, covid-19, gamifikasi     Abstrak : Pandemi covid-19 mengubah metode belajar-mengajar antara guru dan siswa. Tuntutan pencapaian materi, kompetensi yang harus dikuasi, dan kurikulum yang tersedia membuat guru perlu melakukan inovasi. Metode yang selama ini digunakan dirasa kurang menjawab kebutuhan siswa. Siswa yang adalah generasi “gadget native” secara natural fasih menggunakan gawai. Teknologi menjadi solusi bagi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran. Gamifikasi adalah salah satu solusi metode pembelajaran dengan teknologi ramah anak. Materi dan tuntutan kurikulum terpenuhi, siswa belajar dan menguasai materi dengan cara menyenangkan. Kata Kunci : Pendidikan anak, covid-19, gamifikas

    Belajar Menyenangkan dengan Media Video Animasi

    Get PDF
    Abstract: To teach and educate children, teachers have to use various media and ways to keep the student interested. The best result will happen if the student can understand all the materials. Children are esy to be bored if the teacher use old style teaching method. Animated video can be used as a teaching method. Teacher can maximize students’ interestin animated video to create a creative way of teaching.   Keyword : Video Animasi, Media Belajar, Sekolah Dasar     Abstrak :Dalam mengajar anak-anak berbagai media dan cara digunakan untuk menarik perhatian. Hasil belajar dapat diperoleh maksimal bila anak menangkap isi materi dengan baik. Anak-anak mudah bosan apabila belajar dengan cara konvensional. Video animasi selain sebagai hiburan dapat juga dimanfaatkan sebagai media belajar bagi anak. Guru dapat memanfaatkan ketertarikan anak pada video animasi dengan memasukan materi pembelajaran kedalam tontonan anak.   Kata Kunci : Video Animasi, Media Belajar, Sekolah Dasa

    IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR DAN SOCIAL DISTANCING DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    The research is based on changes in activity during the Covid-19 pandemics, demanding everyone's willingness to change their habits in accordance with the Covid-19 health protocols to inhibit the spread of corona viruses by doing various activities at home, including study at home. The purpose of this research is to describe the implementation of free to learn and social distancing, especially the health protocol in the Covid-19 pandemic family in Libuo, Gorontalo city. The methods of study used are qualitative methods. Research instruments using interviews and observations. The subject of research is two families consisting of fathers, mothers, and having children aged 0-8 years old. The results showed that the implementation of health protocol in Aji family has been seen even though it is not optimal. For example, leaving the house just the important things and wearing masks, not crowded and keep the cleanliness and maintain the condition of the body. Meanwhile, in the family of Pulu, the implementation of health protocols looks no matter and lack of the attention of parents to their children. For example: Mr. Pulu is less able to keep a distance of 1-2 m with others, rarely wear masks, and does not provide handwashing place with water and soap in his place of business. As for the implementation of free to learn in the home both by the Aji family and the Pulu family began with a simple innovation by using the WA application. Therefore, it can be concluded that the implementation of free to learn and Social distancing in particular the health protocols in the pandemic Covid-19 family in Libuo, Gorontalo city is not optimal, need caring and more intense communication between family members and between families with related parties

    Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran yang riil mengenai Pengelolaan Kelas di Sekolah Dasar se Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo dengan mengkaji empat indikator yakni: Mendesain kelas, mengorganisasikan kelas, monitoring kelas,mengevaluasi kelas dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Tehnik pengumpulan data yaitu angket, observasi dan dokumen. Hasil penelitian menujukan bahwa Pengelolaan Kelas di Sekolah Dasar se Kecamatan Limboto Kabupaten Gororntalo. Meliputi: (1) Mendesain kelas berada dalam kategori baik . Namun perlu ditingkatkan lagi karena masih sebagaian guru belum mampu mendesain kelas, (2) Mengorganisasikan kelas  berada pada kategori baik. Namun perlu ditingkatkan lagi kearah yang lebih baik, sebab sesuai hasil olahan data masih sebagaian besar guru belum mampu mengorganisasikan  kelas dalam proses pembelajaran. (3) Monitoring  kelas berada dalam kategori baik. Namun perlu ditingkatkan lagi, sebab masih sebagaian guru belum mampu mengontrol kelas dalam kegiatan belajar mengajar, (4) mengevaluasi kelas berada pada ketegori baik. Maka dari itu disarankan untuk kepala sekolah diharapkan lebih ditingkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja guru serta guru diharapkan untuk lebih ditingkatkan lagi kemampuannya dalam pengelolaan kelas

    Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

    Get PDF
    This research aims to obtain a description of the application of  Mathematic Realistic Learning  (PMR) that can improve students learning outcomes on nets cubes and beams in class IV SDN Tanamodindi Palu. The type of this research is classroom action research. The design of this research referred to Kemmis and Mc. Teggart’s design. This research was conducted in two cycles. The results of this research indicating that through the application of realistic mathematic education that can improve student learning outcomes, by following the steps, as follow (1) present a contextual problem, (2) explain the contextual problem, (3) solving the contextual problem, (4) comparing and discuss answers, and(5) concluding

    Kontribusi Penerapan Full Day School dan Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian survey menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara penyebaran angket dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 105 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) Penerapan full day school, lingkungan sekolah, dan pembentukan karakter siswa di sekolah dasar (SD) swasta se-kota Sungai Penuh termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dengan rata-rata skor total setiap variabel yaitu, full day school rata-rata skor totalnya sebesar 452,7, lingkungan sekolah rata-rata skor totalnya sebesar 444,5, dan pembentukan karakter rata-rata skor totalnya sebesar 453,4. (b) ada kontribusi positif antara penerapan full day school terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar (SD) swasta se-kota Sungai Penuh (c) ada kontribusi positif antara lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar (SD) swasta se-kota Sungai Penuh (d) ada kontribusi positif sebesar 53% yang termasuk kategori kontribusi cukup kuat antara penerapan full day school dan lingkungan sekolah secara simultan terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar (SD) swasta se-kota Sungai Penuh. &nbsp

    Penerapan Bermain Loose Parts untuk Kemampuan Memecahkan Masalah Sederhana Anak Usia 4-5 Tahun

    Get PDF
    Bermain pada anak usia dini dirancang secara kreatif dengan beragam cara untuk bisa mengembangkan kemampuan anak. Permasalahan yang dihadapi saat anak menghadapi ragam mainan yang baru maupun sudah lama ketika guru tidak lagi memberikan contoh anak belum memiliki minat atau motivasi dalam melakukan atau menemukan solusi sendiri permasalahan yang dihadapinya. Tujuan dari penelitian ini nantinya akan mendeskripsikan kemampuan memecahkan masalah pada anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan permainan loose parts sebagai pilihan solusi kegiatan bermain yang mengandung konsep pengembangan pengetahuan dan pengalaman langsung anak sebagai proses tercapainya kemampuan memecahkan masalah. Pentingnya kemampuan memecahkan masalah sederhana akan berpengaruh pada pencapaian tahapan berpikir anak dengan baik apalagi dengan bermain loose parts akan menjadi lebih berkembang karena bereksplorasi langsung. Penelitian ini di desain menggunakan penelitian kualitatif berlandaskan filsafat postponsitivisme karena obyek yang bersifat alamiah. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data dimana data diseleksi kemudian dianalisis secara deskriftif selanjutnya ditarik kesimpulan. Pemaparan data menunjukan hasil ketika anak melakukan bermain mencoba bahan bermain loose parts anak dapat mengeksplorasi, memilih strategi bermain menyelesaikan masalah yang dihadapi dari bahan yang disiapkan secara bebas. Dari hasil penelitian ini disarankan bermain loose parts lebih dikembangkan juga terus memberikan kesempatan pada anak secara bebas dan luas melakukan dan menemukan sendiri dari bahan yang ada di sekitarnya

    Layanan Bimbingan dan Konseling AUD Berbasis Tugas Perkembangan untuk Meningkatkan Perilaku Prososial

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui layanan BK di Kober Rabbani, Kuningan; (2) menghasilkan layanan BK berbasis tugas perkembangan untuk meningkatkan perilaku prososial yang sesuai di Kober Rabbani Kuningan. Metode penelitian: Research and Development (R&D). Subjek penelitian 10 anak. Teknik dan instrumen pengumpulan data: (1) Studi dokumenter (2) Wawancara, dan  (3) angket. Analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif.  Kesimpulan penelitian: (1) layanan BK di Rabbani Kuningan tidak melalui asesmen kebutuhan. Pelaksanaan layanan BK kurang memaksimalkan guru di sekolah. (2) layanan BK berbasis tugas perkembangan yang sesuai digunakan pada anak Kober Rabbani adalah layanan yang dikembangkan brerdasarkan asesmen kebutuhan  anak,  kondisi  sekolah  dan  kebutuhan  lingkungan  (harapan  guru dan orang tua)

    433

    full texts

    471

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇