RADIAL (E-Journal)
Not a member yet
    331 research outputs found

    IDENTIFIKASI PERGESERAN FUNGSI BANGUNAN RUMAH ADAT BANTAYO POBO’IDE DI KABUPATEN GORONTALO

    Get PDF
    ABSTRAK   Tujuan penelitian mengidentifikasi fungsi utama bangunan rumah adat Bantayo Pobo’ide dan sebab akibat pergeseranfungsi bangunan rumah adat Bantayo Pobo’ide.Metode penelitian adalah analisis deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan hasil penelitian dan wawancara langsung secara mendalam bersama narasumber (dewan adat Gorontalo) dengan pendekatan paradigma rasionalistik melalui pengumpulan data dengan wawancara tidak terstruktur, observasi lapangan kemudian strukturisasi data, serta konfirmasi data dengan kenyataan di lapangan dan pandangan tokoh adat. Hasil penelitian menjelaskan fungsi bangunan sebagai pusat kegiatan adat, museum, tempat penyimpanan semua jenis benda peninggalan adat, pusat pengembangan industri kerajinan tradisional daerah dan sebagai pusat pengembangan pariwisata. Identifikasi temuan pergeseran fungsi bangunan saat ini terjadi pada fisik dan non fisik. Pada fisik bangunan yaitu bantayo pobo’ide menjadi rumah ilmu, rumah ancaman dan menjadi fasilitas umum baik untuk masyarakat maupun pemerintah kabupaten untuk kepentingan kegiatannya. Non fisik terjadi pada lingkungan sekitar bangunan yaitu dengan adanya taman budaya namun tidak berbudaya yang membuat kharismatik bantayo pobo’ide menjadi tenggelam, akibatnya terjadi pergeseran nilai budaya karena tidak sesuai lagi dengan falsafah adat Gorontalo, yaitu adati hula-hula’a to sara’a, sara’a hula-hula’a to Quru’ani.   Kata Kunci : Fungsi utama, Pergeseran Fungsi, Bantayo Pobo’id

    TINJAUAN PERENCANAAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK KANTOR BKD KABUPATEN BONE BOLANGO

    Get PDF
    ABSTRAK   Agar pengeluaran biaya bisa efisien dengan waktu yang efektif, maka perlu adanya evaluasi terhadap perencanaan biaya dan jadwal dengan meninjau kembali perhitungan anggaran biaya proyek untuk mendapatkan jumlah anggaran biaya proyek yang pasti yang akan digunakan dalam proyek dengan tetap menjaga mutu pekerjaan dan mencegah terjadinya keterlambatan kerja dalam proyek. Perkiraan biaya merupakan unsur penting dalam pengelolaan biaya proyek secara keseluruhan. Estimasi merupakan awal kegiatan control proyek, meskipun untuk maksud tersebut diperlukan pengumpulan dan pengembangan data. Modal tetap dibagi menjadi biaya langsung(direct cost) dan biaya tidak langsung(indirect cost). Network diagram adalah visualisasi proyek berupa jaringan kerja yang berisi lintasan-lintasan kegiatan dan urutan-urutan peristiwa yang ada selama pelanggaran proyek. Jadwal pelaksanaan proyek di lapangan 120 hari dengan biaya Rp. 2.464.852.787.39 . Jadwal dan biaya optimum dari hasil crash program terjadi pada crash 2 dengan durasi 110 hari dan biaya Rp. 2.367.865.400 .   Kata Kunci : Waktu dan Biay

    ANALISIS KINERJA ARUS LALU LINTAS KENDARAAN PADA RUAS JALAN NANI WARTABONE KOTA GORONTALO

    Get PDF
    ABSTRAK   Jalan Nani Wartabone atau Eks Jalan D.I Panjaitan yang ada di Kota Gorontalo merupakan salah satu jalan penghubung langsung lalu lintas dari luar kota ke pusat Kota Gorontalo dan merupakan jaringan jalan perkotaan. Dengan kondisi jalan yang termasuk kawasan pemukiman, pertokoan, dan sebagainya menyebabkan lalu lintas jalan tersebut mengalami perkembangan. Karena itulah perlu dilakukan Analisis kinerja arus lalu lintas kendaraan pada ruas jalan Nani Wartabone dengan tujuan untuk mengetahui kinerja dan faktor yang mempengaruhi kapasitas jalan tersebut. Penelitian ini dilakukan di jalan Nani Wartabone Kota Gorontalo dengan panjang jalan 1175 m, dan menggunakan Metode MKJI 1997. Data-data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapat dengan cara observasi langsung di lokasi penelitian yaitu pengukuran geometrik jalan yang meliputi lebar median dan lebar jalan dan survei kendaraan. Data sekunder memberikan gambaran secara umum tentang hal-hal yang berkaitan dengan objek dari penelitian. Waktu penelitian di lapangan dilakukan selama seminggu yaitu dari pukul 07.00-17.00 Wita. Berdasarkan Hasil Penelitian Analisis Kinerja Arus Lalu Lintas, diperoleh hasil Volume lalu lintas maksimum terjadi pada hari Jumat pukul 16.00 – 17.00 Wita yaitu sebesar 460,55 smp./jam. Sedangkan kapasitas diperoleh 1455,3 smp/jam.Kecepatan arus bebas kendaraan ringan di lokasi penelitian adalah 52,839 km/jam dengan waktu tempuh 0,022 jam (1,32 menit atau 79,2 detik). Derajat kejenuhan diperoleh (DS = 0,31), maka tingkat pelayanan di ruas Jalan Nani Wartabone Kota Gorontalo masih termasuk dalam kategori B, dimana kondisi arus stabil, kecepatan lalu lintas sekitar 90 km/jam (tanpa ada hambatan), Volume lalu lintas sekitar 50% dari kapasitas (1000 smp/jam/lajur).   Kata Kunci : MKJI 1997, volume, kapasitas, kinerja, derajat kejenuha

    KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAUR ULANG LAPIS PERKERASAN ASPAL (Pemeliharaan Rutin Jalan Paguyaman – Jalan Tabulo Kabupaten Boalemo)

    Get PDF
    ABSTRAK   Berangkat dari Permasalahan Energi dewasa ini telah menuntut kita untuk berupaya memikirkan Alternatif penyelesaian Masalah Energi yang kedepan nanti membutuhkan Penguasaan dan Pemahaman informasi tentang Rekayasa, salah satu cara Alternatif itu  khusunya dibidang Rekayasa Jalan Raya adalah teknologi Daur Ulang (Recycling). Tulisan ini merupakan rangkaian penelitian yang memaparkan tingkat kelayakan Daur Ulang yang dihubungkan dengan acuan spesifikasi yang berlaku, dengan meneliti sejauh mana tingkat Stabiltas Aspal Daur Ulang dengan mengamati perubahan sifat fisik Aspal Daur Ulang yang dikomposisikan dengan bahan penambah lainnya. Skenario dari penelitian ini adalah dengan mengekstraksi Aspal Bongkaran Lama kemudian menguji dan menganalisa dihubungkan terhadap persyaratan yang berlaku (Spesifikasi Umum Divisi 6 Perkerasan Aspal, 2010), kemudian kita tentukan kadar aspal Optimumnya dengan memvariasikan kadar aspal 4,0% , 4,5% , 5,0% , 5,5% ,  6,0% , 6,5% kemudian kita analisis dengan standar Uji Marshal dilaboratorium beserta nilai Nilai Rongganya dan uji Rendaman Marshall. Dari hasil uji Laboratorium bahwa Kadar Aspal Bongkaran yang memenuhi persyaratan untuk kadar Aspal 6,5% dan semakin menurun stabilitasnya jika kadar aspalnya bertambah walaupun nilai rongganya memenuhi.   Kata Kunci : Aspal Daur Ulang, Marshall Tes

    INTEGRASI KONSEP ISLAMI DAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN ARSITEKTUR MASJID

    Get PDF
      ABSTRACK The basic concept of mosque architectural design based on Indonesian Islamic culture which up until now was regarded as an in independent approach as if no other choice in mosque designing. There is a challenge in designing process which open the opportunity to explore the more creative and innovative ideas. This new concept will reveal new perspective in design approach process. The attempt to search various resources in the process would make architecture designer expand their perception idea on mosque design. So far, the Indonesian architectural mosque has been considered to have solid and rigid concept with the dome. This study analyzes the issues of mosque architectural designing approach which have new innovative and creative design.The understanding of Islamic concept here is focused on its spiritual philosophy. Deep comprehension in Islamic concept has similarity in enthusiasm with modern architectural design concept. So the integration of both architectural Islamic design and modern architectural design concept would work sinergically and inspire new perspective in mosque designing.Hopelly, the same effort would be made by the architect or designer in design process in developing and creating the new concept, so the creative process would have more freedom   Keyword: Islamic concept, Modern architecture concept, Mosque architecture projec

    JALUR PEDESTRIAN ADALAH HAK RUANG BAGI PEJALAN KAKI (Studi Kasus :Pada Ruang Publik; Lapangan Taruna dan Taman kota, Kota Gorontalo)

    Get PDF
    ABSTRAK   Dinding semu merupakan dinding yang dibentuk oleh perasaan pengamat terhadap suatu objek atau keadaan dimana dia berada.Dinding ini terbentuk oleh garis-garis batas antara pola aktivitas yang berbeda dan membedakan fungsi trotoar dan jalan kendaraan.Jalur pedestrian mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan sebuah kota dan seiring pertumbuhan kota sistem transportasi semakin kompleks, sehingga terciptanya berbagai sarana dan prasarana tranportasi untuk memperlancar mobilitas penduduk. Masyarakat kota tentunya  membutuhkan pergerakan dalam kegiatannya sehari-hari salah satu moda transportasi di perkotaan yang digunakan adalah berjalan kaki yang tentu saja  sebagai salah satu pilihan seseorang untuk mencapai suatu tempat. Sebagai salah satu ruang publik,  trotoar merupakan ruang  khusus bagi  pejalan yang secara cepat telah menurun daya tariknya menurun dan berangsur-angsur berubah menjadi lingkungan tidak nyaman dan tidak aman kemudian mulai ditinggalkan oleh pejalan kaki dan pada akhirnya fungsinya mulai terganggu, dan hak ruang bagi pejalan kaki terabaikan.   Kata Kunci : Jalur pedestrian/trotoar, pejalan kaki, hak ruang, dan Ruang publi

    PERANAN PEMBAYANGAN PADA COURTYARD TERHADAP PENGENDALIAN SUHU PERMUKAAN (Studi Kasus Gedung Widya Puraya Universitas Diponegoro Semarang)

    Get PDF
    ABSTRAK Courtyard merupakan komponen bangunan sejak lampau yang memiliki fungsi sebagai elemen estetika di dalam bangunan juga berperan dalam usaha menciptakan sistem pengkondisian udara dan pencahayaan alami. Sebagai bukaan tentunya penetrasi radiasi matahari langsung ke dalam bangunan tidak dapat di hindari akan tetapi dengan bentuk struktur yang khas dari courtyard ditambah dengan ketersediaan elemen vegetasi akan membentuk bidang-bidang bayangan. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemaparan hasil penelitian mengenai sejauh mana peranan pembayangan pada courtyard dalam mereduksi peningkatan suhu permukaan akibat dari penetrasi radiasi matahari. Metode yang digunakan pada penilitan ini adalah analisis secara kualitatif terhadap data kuantitatif hasil observasi dan pengukuran langsung terhadap obyek studi.  Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa variasi bidang pembayangan dan durasi pembayangan pada area courtyard gedung Widya Puraya Universitas Diponego dapat mengendalikan peningkatan suhu permukaan yang dipengaruhi oleh durasi puncak peningkatan suhu permukaan.   Kata Kunci : Pembayangan, Courtyard, Suhu Permukaa

    ANALISA KEBUTUHAN BIAYA TRANSPORTASI MATERIAL SEMEN “Studi Kasus : Transportasi Material Semen pada CV. Sumber Sentosa”

    Get PDF
    ABSTRAK   Biaya transportasi material konstruksi telah mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu upaya efisiensi. Upaya efisiensi mengacu pada biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan kontraktor dalam melakukan kegiatan transportasi. Dalam tinjauan proyek sebagai objek penelitian, dilihat perbandingan antara dua proyek yang dilaksanakan oleh CV. Sumber Sentosa. Proyek yang dimaksud adalah Proyek Pembangunan Rumah Sederhana Bagi Warga KAT di Kabupaten Gorontalo Utara dan Proyek Peningkatan Jalan Toyidito – Iloponu di Kabupaten Gorontalo. Kedua proyek ini dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan yakni pada tahun anggaran 2015 dengan rentang waktu dan anggaran pelaksanaan yang berbeda, serta jenis pekerjaan yang berbeda pula. Dalam pengelolaan proyek-proyek konstruksi, perbandingan biaya transportasi yaitu kegiatan transportasi barang ke proyek dan kegiatan transportasi barang di proyek bisa disimpulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan faktor-faktor biaya transportasi pada dua proyek yang dilaksanakan oleh CV. Sumber Sentosa. metode yang digunakan dalam analisis data adalah kuantitatif deskriptif, dengan melakukan survey di lapangan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan alat pengumpul data berbentuk wawancara kepada pihak yang berkompeten sehingga bisa didapatkan jawaban-jawaban yang sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa kebutuhan biaya transportasi material semen terdiri dari biaya overhead, biaya alat, biaya upah, dan biaya bahan. Dari keempat penyusun biaya transportasi material semen, biaya bahan memiliki persentase paling besar dari biaya lainnya yakni sebesar 29% dari total biaya transportasi proyek X1 dan proyek X2. Biaya bahan disusun berdasarkan pada biaya pengiriman barang. Biaya pengiriman ini ditetapkan dari harga material di toko supplier dan harga material di lokasi proyek.   Kata kunci : transportasi material, seme

    PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KAWASAN PERMUKIMAN DI KELURAHAN TENILO

    Get PDF
    ABSTRAK   Perkembangan Kota Gorontalo sebagai ibukota prinvinsi berlangsung dengan cepat menyebabkan tinggi tingkat kebutuhan akan lahan yang berakibat pada ketersediaan lahan terbuka semakin berkurang dan alih fungsi lahan semakin tinggi. Kondisi ini menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan sehingga perlu dilakukan pengembangan dan penataan kawasan ruang terbuka hijau di perkotaan khususnya pada kawasan permukiman. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik ruang terbuka hijau dan analisis spasial melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghitung ketersediaan ruang terbuka hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH pada kawasan permukiman di Kelurahan Tenilo saat ini belum tersedia, namun luas ruang terbuka (lahan tidak terbangun) sebanyak 46,40 ha atau 79,40% cukup memadai untuk ditata sebagai RTH dan memenuhi luas RTH yang disyaratkan pada Undang-undang penataan ruang sebanyak 30% luas wilayah. Sedangkan arahan RTH pada kawasan tersebut adalah sebagai RTH lapangan olahraga, taman lingkungan, kawasan khusus (sempadan sungai, bekas tambang galian c), jalur hijau dan RTH privat pekarangan rumah.   Kata Kunci : Penataan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Permukima

    PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus : Jalan Jaksa Agung Suprapto)

    Get PDF
    ABSTRAK Berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa Parkir pada badan jalan (on street parking) itu sangat berpengaruh terhadap kinerja ruas jalan. Waktu kritis terjadinya kemacetan di ruas Jalan Jaksa Agung Suprapto yaitu pada siang hari dimana para siswa SMP Negeri 6 Gorontalo beranjak untuk pulang kerumah masing-masing. Parkir yang dilakukan oleh orang tua yang ingin menjemput anaknya dan juga para pengemudi bentor sudah tidak teratur, ditambah lagi para pedagang keliling yang berjualan di bahu jalan sangat berpengaruh pada tingkat kinerja ruas jalan dan mengakibatkan kemacetan. Data arus lalu lintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto hasil survey yang dilakukan dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00. Arus lalu lintas yang diamati adalah lalu lintas kenderaan dengan klasifikasi kenderaan sepeda, bendi, gerobak, sepeda motor, bentor, mobil penumpang, mobil, pick up, bus, truk, truk besar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi lalu lintas jam puncak di Jalan Jaksa Agung Suprapto berada pada tingkat pelayanan level B dan level C. Tingkat Pelayanan level C tertinggi terjadi pada pukul 12.00-13.00 dengan rasio 0,59 Akumulasi parkir tertinggi terjadi pada pukul 11.00-12.00 masing-masing sebesar 18 kenderaan ke arah utara dan 23 kenderaan ke arah selatan. Waktu tersebut terjadi pada saat waktu pulang sekolah Rata-rata kendaraan yang masuk/parkir pada badan jalan (on street parking) adalah 67 kendaraan/jam selama 12 jam penelitian. Kata kunci : Jam Puncak, On street Parking, Waktu Kritis

    324

    full texts

    331

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    RADIAL (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇