RADIAL (E-Journal)
Not a member yet
    331 research outputs found

    PERANCANGAN PERPUSTAKAAN UMUM KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN SMART BUILDING

    Get PDF
    ABSTRAK Perancangan Perpustakaan Umum Kota Gorontalo dengan Pendekatan Smart Building merupakan suatu proses perancangan bangunan dengan fungsi sebagai fasilitas edukatif, informatif, dan rekreatif yang berlokasi di Jl.Achmad Nadjamudin, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Selain sebagai tempat dengan fasilitas edukatif, informatif, dan rekreatif, Perpustakaan Umum Kota Gorontalo juga menyediakan fasilitas pendukung publik yaitu komersil yang mendukung fungsi dari bangunan Perpustakaan. Sementara pemilihan Kecamatan Kota Tengah sebagai lokasi perancangan ini, didasari pada fungsi dan peruntukan kawasan strategis yang sesuai dengan fungsi peruntukan kawasan, salah satunya yaitu kawasan pendidikan yang berhubungan erat dengan peyediaan Perpustakaan, yang telah diatur dan ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Gorontalo. Penyediaan fasilitas Perpustakaan menjadi salah satu faktor penting dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Gorontalo, Perpustakaan menyediakan berbagai informasi, tempat membaca, rekreasi dan komersil yang penggunaannya lebih bersifat terbuka diperuntukan kepada seluruh masyarakat dengan menggunakan pendekatan Smart Building. Penggunaan Smart Building sebagai pendekatan dalam rancangan ini seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dimaksudkan untuk mewujudkan Perpustakaan di Kota Gorontalo, dengan tampilan bangunan yang Smart didukung oleh teknologi modern yang diterapkan pada elemen-elemen bangunan, menarik, dan memberi kemudahan kepada pengguna. Hal ini ditampilkan pada fasad bangunan, landscape, sistem utilitas, sistem keamanan dan telekomunikasi, struktur dan material bangunan. Pembangunan Perpustakaan ini juga menjadi solusi untuk meningkatkan budaya membaca dan memperoleh informasi Kata Kunci: Pepustakaan Umum, Smart Building, Kota Gorontalo This research want to analize The design of the Gorontalo City Public Library using the Smart Building Approach is a building design process with the function of being an educational, informative, and recreational facility located on Jl.Achmad Nadjamudin, Kota Tengah District, Gorontalo City. The selection of Kota Tengah District as the location for this design was based on the function and designation of strategic areas in accordance with the designated functions of the area, one of which is the education area which is closely related to the provision of libraries, which have been regulated and stipulated in the Gorontalo City Spatial Planning. Based on the data obtained from the research results, the provision of library facilities is one of the important factors in advancing the world of education in Gorontalo City. Libraries provide a variety of information, reading, recreational and commercial areas whose use is more open to all people using the Smart Building approach. As the recommendation, it is need to use Smart Building as an approach to design with advances in science and technology, intended to create a library in Gorontalo City, with a Smart building appearance supported by modern technology applied to building elements, attractive, and provide convenience to users. It is displayed on building facades, landscapes, utility systems, security and telecommunications systems, structures and building materials. The library development is also a solution to improve the culture of reading and obtaining information   Keywords: Public Library, Smart Building, Gorontalo Cit

    ANALISIS DEBIT BANJIR SUNGAI MELUPO DENGAN METODE HSS GAMA 1

    Get PDF
    ABSTRAK Sungai Meluopo merupakan daerah pasir dan batuan kecil, dibagian hulu sungai merupakan daerah hutan yang saat ini sudah menjadi lahan perkebunan dan pertanian. Mengurangi resiko terjadinya kerusakan akibat banjir di sekitar Sungai Meluopo dibutuhkan upaya pengendalian banjir. Tujuan dalam penelitian ini Menganalisis debit banjir Sungai Meluopo dengan metode HSS Gama I dan pengendalian banjir yang terjadi di Sungai Meluopo. Analisis data terdiri atas analisa curah hujan untuk mendapatkan curah hujan rencana dan analisa debit banjir untuk mendapatkan debit banjir rencana dengan berbagai periode kala ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Periode ulang 2 tahun sebesar Q= 93.43 m3/det, periode ulang 5 tahun sebesar Q=105.74 m3/det, periode ulang 10 tahun sebesar Q=112.18m3/det, periode ulang 25 tahun sebesar Q= 120.39 m3/det, periode ulang 50 tahun sebesar Q= 123.47 m3/det, periode ulang 100 tahun sebesar Q= 127.57m3/det. Kata Kunci: Sungai Meluopo, banjir, curah hujan & debi

    PERANCANGAN TERMINAL PELABUHAN FERRY “UEBONE” DI KABUPATEN TOJO UNA-UNA DENGAN PENDEKATAN WORKING WATERFRONT ARCHITECTURE

    Get PDF
    ABSTRAK   Sebagai kabupaten yang memiliki sebagian pulau-pulau yang terpisah dari daratan Tojo Una-una, serta memilki potensi jalur jalan transportasi wisatawan menuju tempat wisata yang ada di daearah ini, maka distribusi barang, penumpang maupun  kendaraan  hanya  dimungkinkan  dengan  menggunakan angkutan  laut. Pelabuhan  Uebone merupakan  urat  nadi penghubung dalam menunjang kelancaran komunikasi bagi perkembangan bidang ekonomi, sosial  politik,  budaya dan pertahanan keamanan  dimana  perkembangan  dari  tahun  ke  tahun  dirasakan semakin  meningkat, dari  waktu  ke  waktu  melahirkan  suatu  kebutuhan  akan sarana  terminal  yang  dapat  menunjang  dampak  pertumbuhan  transportasi tersebut. Perancangan Terminal Pelabuhan Ferry “Uebone” Di Kabupaten Tojo Una-Una Dengan Pendekatan Working Waterfront Architecture berlokasi di desa Uebone, kecamatan Ampana Tete, kabupaten Tojo Una-Una dengan luas lahan ± 2 Hektare yang terdiri dari 1 massa bangunan. Bentuk bangunan Terminal Pelabuhan Ferry “Uebone” Di Kabupaten Tojo Una-Una menngadopsi bentuk depan kapal ferry pada sisi kanan dan kiri bangunan sedangkan pada bagian tengah menggunakan bentuk gelombang laut, selain untuk mempertahankan faktor estetika juga lebih terkoneksi antara bentuk dan fungsi bangunan.   Kata kunci : Terminal Pelabuhan Ferry, Working Waterfront Architecture, Tojo Una-Una Abstract As a regency that has a part of the islands separated from the land of Tojo Una-Una, and has a potential transportation road to the tourist sites in this area, then the distribution of goods, passengers and vehicles is only possible by using sea freight. Uebone Port is the connection to support the smooth communication of economic development, socio-political, cultural and defense security where development from year to year is felt increasing, from time to time giving birth to a necessity of terminal means that can support the impact of the transportation growth. Planning a Ferry Terminal "Uebone" in Tojo-Una district with the approach Working Waterfront Architecture is located in the village Uebone, district of Ampana Tete, District Tojo Una-Una with a land area of ± 2 hectares consisting of 1 mass of buildings. The building of the Terminal Ferry port "Uebone" in Tojo District of Una-Una adopted the front form of the ferry on the right and left side of the building while in the middle using the form of sea waves, in addition to maintaining the aesthetic factor is also more connected between the shape and function of the building. Keywords: Ferry Terminal, Working Waterfront Architecture, Tojo Una-Un

    STUDI PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA BULOTALANGI TIMUR KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang penyediaan air bersih di Desa Bulotalangi Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting system penyediaan air bersih dan jumlah kebutuhan  air bersih di Desa Bulotalangi Timur. Tahapan pelaksanaan penelitian ini yakni melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder. Kemudian dilanjutkan dengan perhitungan jumlah kebutuhan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting system penyediaan air bersih di Desa Bulotalangi Timur belum memenuhi persyaratan teknis luas areal dan populasi. Berdasarkan hasil analisis total kebutuhan air pada tahun 2019 sebesar 0,920 liter/detik dan meningkat pada tahun 2023 sebesar 0,977. Untuk fluktuasi Harian Maksimum pada tahun 2019 sebesar 1,150 liter/detik dan meningkat pada tahun 2023 sebesar 1,124 liter. Sedangkan untuk fluktuasi jam puncak pada tahun 2019 sebesar 1,610 liter/detik dan meningkat pada tahun 2023 sebesar 1,710 liter/detik.   Kata Kunci: Penyediaan Air Bersih, Fluktuasi Harian Maksimum, Fluktuasi Jam Puncak     ABSTRACT This study discusses about providing clean water prediction in the Bulotalangi Timur Village. The purpose of this study was to determine the existing conditions of the water supply system and the amount of clean water demand in the Bulotalangi Timur Village. This research is conduct by collecting primary data and secondary data. Then proceed with the calculation of the amount of water needed. The results is the existing conditions of clean water supply system in Bulotalangi Timur Village is not appropriate with the technical requirements of the area and population area. Based on the results of the analysis total water demand in 2019 is  0.920 liters / second and increasing in 2023 by 0.977. For maximum daily fluctuations in 2019 is 1,150 liters / second and increasing in 2023 by 1,124 liters.  Peak Hour Fluctuations in 2019 it is 1,610 liters / second and increases in 2023 by 1,710 liters / second.   Keywords:    Provision of clean water, Maximum Daily Fluctuation, Peak Hour Fluctuation

    Perancangan Perpustakaan Umum Kabupaten Bone Bolango dengan Pendekatan Metafora Sintaks

    Get PDF
    ABSTRAK Perpustakaan Umum  sebagai sarana untuk menunjang minat baca masyarakat umum khususnya masyarakat  yang  ada di Kabupaten Bone Bolango. Oleh karena itu, untuk dapat menarik perhatian masyarakat berbagai cara yang dilakukan, seperti menyediakan taman pintar dan cafe pintar. Bentuk dasar dari bangunan perpustakaan ini mengadopsi falsafah buku yang terbuka dalam artian buku sebagai gudang ilmu pengetahuan. Desain Perpustakaan Umum Bone Bolango dapat memberikan kesan menarik dan nyaman dengan menggunakan pendekatan Metafora Sintaks. Bentuk bangunan mengadopsi falsafah dua buku yang terbuka yang melambangkan ilmu pengetahuan yang senantiasa berkembang dan buku sebagai gudang ilmu pengetahuan. Bentuk 23 tiang dan 4 buku yang berdiri tegak melambangkan 23 April yaitu Hari Membaca Sedunia. Perpustakaan Umum Kabupaten Bone Bolango dengan pendekatan Metafora Sintaks berlokasi di Desa Toto Selatan, Kec. Kabila, Kab. Bone Bolango yang direncanakan seluas 7.747,62 m2 yang terdiri dari 5 lantai. Kata Kunci :Perpustakaan Umum, Metafora Sintaks, Kabupaten Bone Bolango   ABSTRACT Public Library as a means to support the reading interest of the general public, especially the community in Bone Bolango District. Therefore, to be able to attract the attention of the various ways people do, such as providing smart parks and smart cafe. The basic form of this library building adopts an open book philosophy in the sense of a book as a storehouse of knowledge. The design of the Bone Bolango Public Library can provide an interesting and comfortable impression by using the Syntax Metaphor approach. The shape of the building adopts the philosophy of two open books that symbolize the ever-expanding science and books as a storehouse of knowledge. The shape of the 23 pillars and 4 books that stands upright represents April 23, namely World Reading Day. Bone Bolango District Public Library with Syntax Metaphor approach is located in South Toto Village, Kec. Kabila, Kab. The planned Bone Bolango covers an area of  ​​7,747.62 m2 consisting of 5 floors.Keywords: Library General, Metaphor Syntax, Bone Bolango Distric

    ANALISIS KAPASITAS LALU LINTAS PADA SIMPANG TIGA BERSINYAL DAN SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL: Studi Kasus : Simpang Tiga Jalan Jendral Sudirman – Jalan HB. Jasin dan Simpang Empat Jalan HB. Jasin – Jalan Jeruk – Jalan Kenangan

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kapasitas lalu lintas simpang tiga jalan jendral sudirman – simpang empat jalan kenangan, meningkatkan pengaturan lalu lintas pada simpang tiga jalan jendral sudirman – simpang empat jalan kenangan  dan mengetahui seberapa besar pengaruh kinerja arus lalu lintas di persimpangan. Metode yang digunakan adalah MKJI 1997. Adapun langkah – langkah yang dilakukan adalah mengumpulkan data masukan, menghitung nilai kapasitas seperti kapasitas dasar (smp/jam), faktor penyesuaian lebar jalan, faktor penyesuaian pemisah arah, faktor penyesuaian hambatan samping dan bahu jalan dan faktor penyesuaian ukuran kota serta menghitung nilai derajat kejenuhan. Kesimpulan penelitian kapasitas yang terjadi di ruas jalan jendral sudirman sangatlah padat apalagi pada jam sibuk. Arus Lalu Lintas maksimum yang diperoleh pada jam puncak tertinggi sebesar 1639 kend/jam pada hari Senin pukul 17.00 – 18.00. Dengan adanya Kapasitas maksimum terjadi pada hari senin yakni sebesar 1082,1 smp/jam, maka usaha yang harus di lakukan agar jalan tersebut menjadi lancer, aman dan efektif yakni penambahan lebar jalan dan perubahan fase sinyal yang selama ini terjadi. Derajat kejenuhan (DS) terjadi pada hari Senin sebesar 0,7395 smp/jam, hal ini menunjukkan bahwa simpang ini masih dibawah standar 0,85 yang berarti persimpangan tersebut masih layak digunakan, tetapi dengan adanya nilai derajat kejenuhan yang hampir mendekati standar maka hendaknya di pasang rambu lalu lintas untuk pelarangan gerakan belok kiri langsung.   Kata Kunci: Kapasitas Lalu Lintas, Simpang, Bersinyal & Tak Bersinyal   ABSTRACT This study aims to determine the performance of the traffic capacity of the three intersections of the Sudirman street - the memory intersection of the four roads, improve the traffic management at the intersection of the three roads of the Sudirman - intersection of the memory four streets and find out how much influence the performance of the traffic flow at the intersection. The method used is MKJI 1997. The steps taken are collecting input data, calculating capacity values ​​such as basic capacity (pcu / hour), road width adjustment factors, direction separator adjustment factors, side and shoulder barriers adjustment factors and adjustment factors city ​​size and calculates the degree of saturation. The conclusions of the capacity research that took place on the Sudirman road section were very crowded especially during rush hour. The maximum Traffic Flow obtained at the highest peak hour is 1639 vehicles / hour on Monday at 17:00 - 18:00. With the maximum capacity occurring on Monday which is 1082.1 pcu / hour, efforts must be made so that the road becomes smooth, safe and effective, namely the addition of the width of the road and the phase signal changes that have been occurring. The degree of saturation (DS) occurs on Monday at 0.7395 pcu / hour, this indicates that this intersection is still below the standard of 0.85 which means that the intersection is still feasible to use, but with the value of the degree of saturation which is almost close to the standard, it should be install traffic signs to ban direct left turn.   Keywords: Traffic Capacity, Intersections, Signals & Not Signal

    ANALISIS BANGKITAN DAN TARIKAN PERJALANANAN AKIBAT PEMBANGUNAN MALL GORONTALO

    Get PDF
    ABSTRAK Mall Gorontalo adalah salah satu Mall terbesar di Gorontalo saat ini. Keberadaan Mall Gorontalo dengan sendirinya memicu perkembangan daerah di sekitarnya khususnya dalam bidang transportasi. Empat ruas jalan di sekitar Mall Gorontalo seperti Jalan Sultan Botutihe, Jalan Hi. Medi Botutihe, Jalan Cendrawasih, dan Jl. Cokroaminoto adalah jalan yang menerima dampak langsung dari keberadaan Mall tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bangkitan dan tarikan perjalanan yang ditimbulkan oleh keberadaan Mall Gorontalo bagi daerah di sekitarnya khususnya dalam bidang transportasi. Data dasar yang dipakai adalah volume lalu lintas pada keempat ruas jalan yang kemudian diolah menggunakan metode Furness untuk mendapatkan persebaran pergerakan di masa yang akan datang. Yang selanjutnya menggunakan metode MKJI 1997 untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data volume lalu lintas maksimum pada jam puncak (peak hour) tepatnya pada hari sabtu pukul 19.00 – 20.00 WITA sebesar 2108 kend/jam atau 1409.38 smp/jam. Tingkat pelayanan pada keempat ruas jalan berada dalam Tipe C untuk Jalan Sultan Botutihe, Jalan Hi.Medi Botutihe, dan Jalan Cendrawasih. Sementara untuk Jalan Cokroaminoto berada dalam Tipe A. Namun berdasarkan analisis ditribusi perjalanan menggunakan metode Furness diramalkan ketiga ruas jalan tersebut yang semula masih berada dalam tingkat pelayanan Tipe C, akan berubah menjadi Tipe F dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun yang akan datang. Sehingga antisipasi dari pemerintah atau dinas yang terkait sangat diperukan dalam hal ini. Kata kunci : Volume lalu lintas, bangkitan dan tarikan, metode Furness, tingkat pelayanan jala

    KUAT TEKAN BETON UNTUK MUTU TINGGI 45 MPA DENGAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN

    Get PDF
    ABSTRAK  Beton diminati karena banyak memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya, antara lain harganya yang relatif murah, mempunyai kekuatan yang baik, bahan baku penyusun mudah didapat, tahan lama, tahan terhadap api, tidak mengalami pembusukan. Inovasi teknologi beton selalu dituntut guna menjawab tantangan akan kebutuhan, beton yang dihasilkan diharapkan mempunyai kualitas tinggi meliputi kekuatan dan daya tahan tanpa mengabaikan nilai ekonomis.  Pada pengujian kuat tekan beton ini kekuatan beton yang terjadi pada umur 28 hari dengan mengganti sebagian semen dengan Fly Ash sebesar 25%, 30%, 35% dan 40% dari berat semen, dapat dilihat bahwa semakin besar nilai Fly Ash yang digunakan maka nilai kuat tekan yang didapat semakin rendah dari nilai tekan yang direncanakan sebesar 45 MPa. Hal ini terlihat pada hasil pengujian kuat tekan yang terjadi yakni pada campuran kadar Fly Ash 25% nilai kuat tekan yang di dapat sebesar 53,31 MPa dan pada pada campuran kadar Fly Ash 40% nilai kuat tekan yang di dapat sebesar 41,08 MPa.  Adapun untuk mendapatkan kuat tekan yang baik pada beton dengan menggunakan campuran Fly Ash maka dalam pembuatan beton mutu tinggi diperlukan campuran material yang berkualitas dan bahan yang digunakan harus teruji dengan baik agar dalam pengujian kuat tekan akan didapatkan hasil yang sesuai dengan rencana.  Kata Kunci: Beton, Fly Ash, Kuat Tekan ABSTRACT Concrete demand caused by it have advantages compared to other materials, such as the price is relatively inexpensive it, has good strength, constituent raw materials easily available, durable, resistant to fire, do not decay. Concrete technology innovation is always required in order to meet the needed, the result of concrete is expected to have a high quality cover strength and durability without neglecting economic value.  In testing the compressive strength of concrete is concrete strength occurred at 28 days by replacing some of cement with fly ash by 25%, 30%, 35% and 40% of the weight of cement, it can be seen that the greater value of Fly Ash used the strong value press obtained the lower of the value of the planned press at 45 MPa. This is seen in the results of compressive strength testing happens that the mixture of fly ash content of 25% of the compressive strength is 53.31 MPa and in the mix of 40% fly ash content of the compressive strength is 41.08 MPa.  For getting a good compressive strength of the concrete by using a mixture of Fly Ash, the high quality concrete made, it mix by required quality materials and the materials used have to tested properly so that the compressive strength test results that will be obtained in accordance with the plan.   Keywords : Concrete, Fly Ash, Compressive Strengt

    TINJAUAN KINERJA POMPA AIR TANPA MOTOR (PATM) DESA ALALE KABUPATEN BONE BOLANGO

    Get PDF
    ABSTRAK Musim kemarau menjadi masalah utama bagi petani yang hanya mengandalkan suplai air melalui bendungan atau saluran irigasi. Air menjadi barang berharga dan menjadi rebutan. Namun masalah tersebut teratasi dengan adanya Pompa Air Tanpa Motor atau Hidram (Hydraulic Ram). Jenis pompa air ini sangatlah cocok untuk irigasi dan pengadaan air baku. Efisiensinya sangat tinggi karena pompa ini tidak tergantung kepada bahan bakar minyak, listrik ataupun oli mesin, hingga dapat beroperasi 24 jam terus menerus dan juga biaya operasionalnya bisa dikatakan sangat sedikit dan perawatan dan perbaikan sangat mudah, tidak memerlukan tenaga ahli khusus. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis ketersediaan air yang dibutuhkan untuk menggerakkan PATM, mengetahui tinjauan kinerja PATM, dan Mengetahui Kondisi PATM. Berdasarkan hasil penelitian debit air yang ada tidak mempengaruhi efisiensi PATM itu sendiri, debit yang diperoleh dalam beberapa tahun terakhir dengan jumlah rerata yang ada adalah 45,332 liter/detik dan untuk kebutuhan debit air pada PATM didapatkan hasil rerata 17,226/detik. PATM adalah teknologi pompa terbaru dengan menggunakan pemanfaatan gravitasi dimana akan menciptakan energi dari hantaman air yang menabrak faksi air lainnya untuk mendorong ke tempat yang lebih tinggi. Kondisi pompa saat ini telah mengalami kerusakan sebanyak 9 unit pompa, hal ini sangat berpengaruh terhadap kebutuhan air baku yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya untuk kebutuhan lahan pertanian dan perkebunan.   Kata Kunci: Pompa Air Tanpa Motor, Hydraulic Ram, & Kinerj

    ANALISIS NERACA AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI BOLANGO

    Get PDF
    ABSTRAK Air bertransformasi melalui daur hidrologi yang dikenal sebagai sistim hidrologi dan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) air diterima dari curah hujan yang kemudian memprosesnya sesuai dengan karakteristiknya menjadi aliran.  Degradasi dan kerusakan sistem hidrologi DAS merupakan salah satu aspek kekritisan daerah aliran sungai, salah satu kerusakan sistem hidrologi DAS adalah terjadinya kekurangan air di musim kering dan meluapnya air pada musim penghujan. Untuk mengetahui kebutuhan air di daerah aliran sungai Bolango, jumlah besar debit ketersediaan air di daerah aliran sungai Bolango dan neraca air di daerah aliran sungai Bolango. Tahapan penelitian melalui Pengambilan Data, Analisa Curah Hujan, Analisa Debit Air, Perhitungan Kebutuhan Air dan Perhitungan Analisis Neraca Air DAS Bolango. Debit minimum pada bulan september dan debit maksimum pada bulan april. Untuk memenuhi kebutuhan air domestik dan non domestik masyarakat  terutama yang ada di derah Kota Gorontalo perhitungan ketersediaan air ini sangat diperlukan untuk menentukan neraca air pada Daerah Aliran Sungai Bolango. 1. Debit inflow berkisar antara : 14,42 /detik s/d 26,15 /detik, 2. Debit inflow maksimum (Desember) : 26,15 /detik, 3. Debit inflow minimum (September) : 14,42 /detik.   Kata Kunci: Hidrologi, Curah Hujan, Debit Air, & Neraca Ai

    324

    full texts

    331

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    RADIAL (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇