Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
Not a member yet
    1215 research outputs found

    STRATEGI PEMBINAAN SATUAN YONARMED 13/2/1 KOSTRAD UNTUK MEWUJUDKAN PRAJURIT YANG PROFESIONAL GUNA MENDUKUNG TUGAS POKOK SATUAN

    Get PDF
    Abstrak–TNI AD sebagai bagian integral dari TNI melaksanakan tugas TNI dalam menjaga keamanan wilayah darat, melaksanakan tugas pembangunan dan pengembangan kekuatan matra darat, serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. Yonarmed 13/2/1 Kostrad sebagai Satuan Banpur TNI AD memiliki tugas pokok memberikan bantuan tembakan secara kontinyu dan tepat pada waktunya kepada Satuan yang dibantu dengan cara menghancurkan atau menetralisir sasaran yang mengganggu tercapainya tugas satuan yang dibantu tersebut. Namun dalam melaksanakan pembinaan satuan masih ditemukan permasalahan personel, TOP/DSPP, latihan belum mantap II, peranti lunak belum tertata, kekurangan kendaraan, kekurangan rumah dinas dan pagar satuan. Sehingga perlu dianalisis strategi pembinaan satuan Yonarmed 13/2/1 Kostad dan kendala. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan pendekatan deskriptif di Yonarmed 13/2/1 Kostrad. Dari hasil penelitian dan pembahasan bahwa Yonarmed 13/2/1 Kostrad melaksanakan pembinaan organisasi agar mantap II, melaksanakan pembinaan personel dan pengembangan karier, melaksanakan pemeliharaan tingkat 3, melaksanakan latihan bertahap, bertingkat dan berlanjut, melaksanakan pengamanan aset pangkalan, dan penataan peranti lunak. Namun ditemukan kendala dalam pembinaan satuan yaitu adanya personel rangkap jabatan, kekurangan kendaraan angkut personel, penarik meriam, alat optik dan alat komunikasi, pembinaan jasmani militer dan latihan bela diri militer belum mancapai nilai baik, adanya personel tinggal diluar akibat kekurangan rumah dinas serta pagar satuan belum ada. Sehingga disimpulkan pembinaan organisasi dengan melakukan kaderisasi jabatan dan pelaksanaan pemeliharaan materiil belum maksimal, latihan program belum baik dan berkesinambungan, pengamanan pangkalan dengan penanaman pohon dan pelaksanaan patroli belum menjamin pengamanan aset dan penataan peranti lunak yang dilaksanakan belum mencapai kemantapan yang standar.Kata Kunci: Strategi, pembinaan satuan, profesionalisme

    PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN ASAHAN (2005-2018)

    Get PDF
    Pertumbuhan Ekonomi adalah tolak ukur yang digunakan untuk melihat kesejahteraan dan kemakmuran suatu daerah. Meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi akan mampu meningkatkan kemakmuran masyarakat yang akan menciptakan suatu kondisi keamanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara tahun 2005-2018 sebagai salah satu indikator dalam menilai tingkat kesejahteraan masyarakat untuk mencapai keamanan nasional yang menjadi salah satu tujuan dari ekonomi pertahanan dalam mencapai ketahanan ekonomi. Dengan menggunakan variabel dependen yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas Harga Konstan, sedangkan variabel independen adalah Investasi, Tenaga Kerja, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif regresi linier berganda dengan data sekunder tahun 2005-2018 diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Model regresi yang diperoleh di uji menggunakan Uji Asumsi Klasik, Uji Statistik dan Koefisien Determinasi. Hasil penenelitian juga didukung dengan data primer yaitu wawancara langsung dengan narasumber pada instasi terkait dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat adalah persamaan PDRB = -0,094 + 0,264 I + 0,293 TK + 0,564 PAD + 0,225 DAU - 0,258 DAK menunjukkan bahwa secara parsial variabel Investasi, Tenaga Kerja dan PAD berpengaruh signifikan dan bersifat positif terhadap PDRB Kabupaten Asahan, sedangkan variabel lain berpengaruh tidak signifikan terhadap PDRB Kabupaten Asahan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara simultan variabel Investasi, Tenaga Kerja, PAD, DAU dan DAK berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Asahan dan variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 91,2% sedang sisanya sebesar 8,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini

    STUDI KAUSALITAS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGELUARAN MILITER DI INDONESIA TAHUN 1981-2018

    Get PDF
    Pengeluaran militer merupakan bagian dari strategi kebijakan fiskal pemerintah yang digunakan untuk memperkuat perekonomian nasional serta keamanan nasional. Kesejahteraan ekonomi yang dicapai di berbagai negara di belahan dunia tidak terlepas dari faktor sejarah yang ternyata berhubungan dengan pertahanan. Aspek pertahanan dapat memberikan dampak secara nasional kepada perekonomian, yang dikenal sebagai efek penggandaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kausalitas serta dampak jangka panjang antara pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran militer di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data time series yang bersifat tahunan dari tahun 1981 sampai dengan tahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji kausalitas granger serta uji kointegrasi Johansenn. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausalitas yang bersifat bilateral causality dari variabel pertumbuhan ekonomi terhadap pengeluaran militer dan sebaliknya. Dalam uji kointegrasi juga menunjukan adanya hubungan jangka panjang oleh dua variabel. Pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran militer di Indonesia bersifat keterkaitan ke belakang yang mempengaruhi sektor hulu dan keterkaitan ke depan yang mempengaruhi sektor hilir

    STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PLAT BAJA PT KRAKATAU STEEL DI KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS BATAM DALAM RANGKA MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA

    Get PDF
    Abstrak – Pasar plat baja di Kawasan Perdagangan Bebas Batam sangat besar yaitu 75% pangsa pasar Indonesia. Plat baja produk PT Krakatau Steel tidak kompetitif di Kawasan Perdagangan Bebas Batam terutama di harga dan waktu pengiriman yang lama. Sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan daya saing. Jenis penelitian ini adalah quasi-kualitatif dengan metode wawancara, kuisioner, observasi dan studi literatur. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah yaitu bagaimana menentukan kriteria daya saing dan bagaimana strategi peningkatan daya saing plat baja PT Krakatau Steel di Kawasan Perdagangan Bebas Batam. Dalam penentuan kriteria daya saing digunakan analisis AHP. Untuk strategi peningkatan daya saing menggunakan analisis SWOT-AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang mempengaruhi daya saing baja yaitu Manufacture Strategy dengan bobot nilai 0,526 dengan sub kriteria cost, quality, delivery dan flexibility. Analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang dipakai PT Krakatau Steel saat ini adalah SO. Berdasarkan hasil penelitian analisis SWOT-AHP didapatkan bahwa daya saing PT Krakatau Steel masih bisa ditingkatkan lagi dengan strategi ST yang lebih relevan dengan situasi di Kawasan Perdagangan Bebas Batam

    SIMULASI KINERJA BAJA ARMOR DALAM MENAHAN RADIASI GAMMA DAN NEUTRON SEBAGAI MATERIAL KENDARAAN TEMPUR

    Get PDF
    Ancaman radiasi akibat pengembangan senjata nuklir dan penyalahgunaan bahan radioaktif telah meningkat dan semakin nyata. TNI yang bertugas menjaga pertahanan dan keamanan negara menjadi garda terdepan yang berhadapan langsung dengan ancaman tersebut. Kendaraan tempur memiliki peran vital dalam menjaga personil TNI dari ancaman radiasi di area operasi, maka dari itu perlu diketahui bagaimana kemampuan material kendaraan tempur dalam menghadapi ancaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik material baja armor dalam menahan radiasi gamma dan neutron. Penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan software bebasis Monte Carlo. Simulasi dilakukan menggunakan dua sumber radiasi pengion yaitu gamma dan neutron dalam rentang energi 0,01-100 MeV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baja armor memiliki nilai koefisien atenuasi massa terhadap paparan radiasi gamma yang lebih besar dibandingkan radiasi neutron. Pada rentang energi 1-10 MeV, nilai koefisien atenuasi massa (?m) baja armor terhadap paparan radiasi gamma dan neutron menunjukkan hasil yang fluktuatif dan berada pada rentang 0.3-0.023 cm2/g untuk radiasi gamma dan 0.020-0.014 cm2/g untuk radiasi neutron. Pada rentang energi 20-100 MeV, nilai ?m radiasi gamma berada pada rentang 0.025-0.020 cm2/g dan nilai ?m untuk radiasi neutron adalah 0.014-0.005 cm2/

    TECHNOLOGY OF PROPULSION SYSTEM FOR UNMANNED COMBAT AERIAL VEHICLE (UCAV) – A REVIEW

    Get PDF
    Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) is an unmanned aerial vehicle (UAV) that is used for intelligence, surveillance, target acquisition, and reconnaissance and carries aircraft ordnance such as missiles, ATGMs, and/or bombs in hardpoints for drone strikes. These drones are usually under real-time human control, with varying levels of autonomy. Unlike unmanned surveillance and reconnaissance aerial vehicles, UCAVs are used for both drone strikes and battlefield intelligence. Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) propulsion technology is significantly related to the flight performance of UCAVs, which has become one of the most important development directions of aviation. It should be noted that UCAVs have three types of propulsion systems, namely the fuel, hybrid fuel-electric, and pure electric, respectively. This paper presents and discusses the classification, working principles, characteristics, and critical technologies of these three types of propulsion systems. It is helpful to establish the development framework of the UCAV propulsion system and provide the essential information on electric propulsion UCAVs. Additionally, future technologies and development, including the high-power density motors, converters, power supplies, are discussed for the electric propulsion UCAVs. In the near future, the electric propulsion system would be widely used in UCAVs. The high-power density system would become the development trend of electric UCAVs. Thus, this review article provides comprehensive views and multiple comparisons of propulsion systems for UCAVs

    PENDIDIKAN BELA NEGARA DALAM MENANGKAL RADIKALISME DI LINGKUNGAN APARATUR SIPIL NEGARA

    Get PDF
    Bela Negara merupakan salah satu strategi nasional yang penting dalam menghadapi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan. Bela Negara sesuai amanah Undang-Undang NKRI 1945 merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Upaya Bela Negara bagi warga negara dapat dilakukan salah satunya melalui profesi . Pegawai Aparatur Sipil Negara merupakan professional karir yang duduk dalam pemerintahan dan melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan jabatan yang diembannya. Berbagai ancaman yang di hadapi bangsa Indonesia semakin kompleks dan berkembang termasuk ancaman radikalisme yang memiliki dampak dan spektrum yang luas. Salah satu upaya dalam menangkal penyebaran paham radikalisme di kalangan pegawai Aparatur Sipil Negara adalah melalui jalur pendidikan baik secara formal, non formal maupun informal. Tujuan penelitian ini berusaha untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pendidikan Bela Negara di lingkungan pegawai Aparatur Sipil Negara dalam upaya menangkal penyebaran paham radikalisme. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan Pendidikan Bela Negara yang di lakukan di lingkungan pegawai ASN belum di sertai dengan adanya Grand Design secara nasional, dan pendidikan Bela Negara yang dilakukan di lingkungan pegawai ASN baru pada tingkat dasar dan secara bertahap baru pada tahun 2020 pendidikan Bela Negara akan di implementasikan secara bertingkat dan berlanjut pada diklat Pendidikan Kepemimpinan Pengawas dan Pendidikan Kepemimpinan Administrator. Upaya menangkal penyebaran paham radikalisme di lingkungan pegawai ASN tidak hanya efektif melalui jalur pendidikan namun harus dibarengi dengan adanya fungsi pengawasan baik yang bersifat internal maupun eksternal agar upaya penangkalan tidak lagi hanya bersifat pasif reaktif namun dapat di ubah menjadi aktif partisipatif. Kolaborasi pengawasan eksternal melalui jalur pengaduan masyarakat di portal Lapor! dan ADUASN.ID di barengi dengan upaya penguatan tugas dan fungsi pengawasan internal Aparat Pengawasan Internal Pemerintahan (APIP)

    PEMETAAN INDEKS BAHAYA DAN KERENTANAN BENCANA LETUSAN GUNUNGAPI DI KABUPATEN BLITAR (STUDI KASUS KECAMATAN GANDUSARI)

    Get PDF
    Mount Kelud is a strato-volcanic type with explosive characteristics of a large explosion. Until now, Mount Kelud is classified as active with an eruption period of about 5-25 years. Historically, the highest eruption of Mount Kelud occurred in 1990 which reached 5 on the VEI scale and submerged Gandusari District with pyroclastic material. Gandusari sub-district is located 0-7 km from the crater, making this sub-district has a high hazard index against volcanic eruptions. This study aims to map the hazard and vulnerability index of the eruption of Mount Kelud in Gandusari District as one of the mitigation efforts. The hazard index mapping was carried out by digitizing the Kelud Volcanic Eruption Hazard Area (KRB) map published by PVMBG, while the vulnerability index was calculated using spatial data from the Blitar Regency Public Works and Public Housing (PUPR) and non-spatial data from the Central Statistics Agency. (BPS) Blitar Regency. The mapping results show that areas with a high hazard index are located in the Kelurahan Gandusari, Ngaringan, Soso, Tulungrejo, and Krisik. Meanwhile, areas with a high vulnerability index are located in Ngaringan, Sokosewu, Butun, Sumbung, and Semen Villages.

    PENGARUH PEMANASAN TERHADAP MECHANICAL PROPERTIES KOMPONEN KOMPOSIT FABRIC PLAIN WEAVE PADA PESAWAT TERBANG TANPA AWAK MEDIUM ALTITUDE LONG ENDURANCE ELANG HITAM

    Get PDF
    Spesimen komposit fabric plain weave disekitar engine PTTA MALE Elang Hitam terpapar panas pada temperatur tinggi (>100°C) dengan jangka waktu lama (mencapai 30 jam). Paparan pemanasan tersebut mempengaruhi sfat mekanik dari komponen yang berada disekitar area engine. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pemanasan terhadap mechanical properties spesimen komposit fabric woven plain weave pada PTTA MALE Elang Hitam buatan PTDI. Spesimen komposit fabric plain weave yang digunakan berbasis material carbon fiber-epoxy dibuat menggunakan metode hand lay-up dan melalui proses curing cycle menggunakan autoclave. Simulasi pemanasan dilakukan pada temperatur 125°C selama 24 dan 48 jam. Mechanical properties dari spesimen tersebut dianalisis berdasarkan hasil pengujian tensile, compression, in-plane shear, dan short-beam strength sesuai standar ASTM. Hasil pengujian menunjukkan nilai tensile stress meningkat sebesar 15% terjadi setelah spesimen dipanaskan selama 48 jam. Hal tersebut disebabkan karena adanya peningkatan densitas spesimen karena pengaruh pemanasan. Nilai compressive strength pada spesimen tanpa pemanasan sebesar 584.30 MPa dan turun pada spesimen A, yaitu menjadi 447.59 MPa. Penurunan kekuatan spesimen disebabkan adanya penurunan crosslink dalam polimer resin yang digunakan. Hasil pengujian in-plane shear menunjukkan hasil kerusakan bentuk patahan yang terjadi pada spesimen A dan B, didukung dengan grafik pengujian yang tidak mengalami pertambahan panjang setelah mencapai pembebanan maksimal. Hal tersebut menunjukkan spesimen A dan B memiliki sifat brittle yang lebih tinggi dibanding spesimen yang tidak dipanaskan

    ISU PEMANASAN GLOBAL PADA PERGESERAN PARADIGMA STUDI KEAMANAN DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL

    Get PDF
    This article describes a paradigm shift in security studies through the International Relations (HI) approach, which over the years International Relations has focused its discussion on the political-military theme, where the state is the main actor in this study. This tradition is known as realism. Over time, the golden age of the realism paradigm came to an end becauseit was unable to solve the complex problems facing the international community. That is why HI has begun to broaden and deepen the object of discussion into non-military topics, such as economy, politics, social and the environment. In short, HI's discourse moves from state security to human security. As already explained, the economy is one of the areas that has received the most attention because this theme is related to human activities in meeting their basic daily needs. However, this activity has an unwanted impact on the environment, suchas global warming which must be addressed as soon as possible. This prompted the international community to start paying attention to this issue in the last decade. Global warming as one of the biggest problems in environmental security is the trigger. This topic also makes environmental issues the focus of studies on HI approaches and other aspects, such as defense, security, economics and politics.Keywords: International Relations, security studies, environmental issues

    993

    full texts

    1,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇