Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
Not a member yet
1215 research outputs found
Sort by
ANALISIS AWAL DEFORESTASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN FOREST CANOPY DENSITY (FCD) DALAM RANGKA MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA INDONESIA
Indonesia memiliki identitas sebagai salah satu paru-paru dunia, terutama hutan tropis Kalimantan. Namun dalam berberapa dekade deforestasi terus menerus terjadi. Hal in penting untuk dilakukan karena kerugian ini tidak dapat dihindari mengingat kebutuhan pemerintah akan devisa dari sektor kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya deforestasi yang terjadi antara tahun 2017 dan 2019. Penerapan Forest Canopy Density (FCD) melibatkan semua variabel yang disayaratkan yaitu AVI, BI, TI dan SI. Sehingga akan diketahui adanya perubahan vegetasi yang menurun dari tahun 2017 ke tahun 2019. Hal ini didukung dengan adanya kenaikan rerata suhu dari 19oC menjadi 23 oC pada tahun 2019. Perluasan lahan kosong meningkat 6,13. Nilai FCD pada tahun 2017 tertinggi pada kelas kerapatan kanopi 70% dan menurun drastis pada tahun 2019 menuju kelas 40%. Perubahan yang sangat terlihat adalah penurunan kelas 80% dari tahun 2017 sebanyak 729.013 menjadi 47. Total luasan deforestasi pada tahun terhitung mencapai 14.191,74 hektar. Indonesia terancam kehilangan identitas sebagai salah satu dengan hutan hujan tropis terluas di Asia. Sehingga diperlukan usaha preventif untuk mencegah ancaman tersebut terjadi
PERBANDINGAN PERFORMA KOMPONEN SENJATA RINGAN DENGAN LAPISAN MANGANESE PHOSPHATE DAN LAPISAN CrSi HASIL PROSES PHYSICAL VAPOR DEPOSITION (PVD)
Untuk meningkatkan umur pakai senjata ringan, salah satu proses yang digunakan adalah pelapisan pada komponennya. Saat ini proses pelapisan yang digunakan pada komponen senjata ringan adalah manganese phosphate. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan peningkatan umur pakai senjata ringan, dibutuhkan metoda pelapisan lain untuk komponen senjata ringan. Dalam hal ini physical vapor deposition (PVD). Pada penelitian ini akan dibahas bagaimana performa komponen senjata ringan yang dilapisi mangan fosfat dibandingkan dengan komponen senjata ringan yang dilapisi CrSi dengan metode PVD. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah uji semprotan garam untuk megetahui ketahanan korosinya, uji fungsi senjata, dan pengamatan dengan mikroskop optik untuk mengamati penampakan visualnya. Hasil pengamatan setelah uji semprotan garam selama 24 jam menunjukkan pada komponen senjata ringan PVD, lapisan CrSi yang terbentuk belum terkorosi dan hanya terdapat lapisan/bercak putih. Sedangkan, komponen senjata mangan fosfat mangan sudah terdapat korosi. Komponen senjata ringan yang dilapisi CrSi memiliki nilai Rate of Fire (RoF) yang lebih tinggi pada kondisi tanpa oli maupun dengan oli, bila dibandingkan dengan komponen senjata ringan dengan lapisan mangan fosfat. Tetapi, hasil pengamatan setelah uji fungsi senjata menunjukkan lapisan CrSi belum mampu menahan gesekan yang terjadi pada saat proses penembakan, dimana lapisan sudah hilang pada beberapa bagian. Penelitian ini menunjukkan bahwa lapisan CrSi memberikan peningkatan performa komponen senjata ringan, sehingga mampu meningkatkan umur pakai senjata ringan. Untuk penelitian selanjutnya perlu dilakukan kajian yang berhubungan dengan ikatan pada lapisan hasil PVD
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI PERSATUAN INDONESIA DALAM MENGATASI KONFLIK BERBANGSA DAN BERNEGARA DARI PERSPEKTIF STRATEGI PERANG SEMESTA
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila khususnya sila ke tiga Persatuan Indonesia merupakan jiwa dan jati diri bangsa Indonesia. Perwujudan nilai-nilai Persatuan Indonesia dalam kehidupan sebagai bangsa dan Negara membutuhkan strategi dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan mewujudkan nilai-nilai Pancasila Persatuan Indonesia dalam mengatasi konflik kehidupan berbangsa dan bernegara dari perspektif Strategi Perang Semesta, dengan menggunakan metode Deskriptif argummentatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya strategi guna mewujudkan nilai-nilai Persatuan Indonesia melalui upaya menggali, dan memupuk butir-butir nilai Persatuan Indonesia serta menghindari tindakan yang berakibat pelunturan nilai-nilai Persatuan Indonesia
ANALISIS KEBIJAKAN PENANGANAN DAMPAK WABAH COVID-19 PADA SEKTOR SOSIAL-EKONOMI DARI PERSPEKTIF STUDI KEAMANAN NASIONAL DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Mewabahnya pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi sosial-perekonomian. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang paling rentan mengalami dampak terberat , sebab kegiatan perekonomian di Yogyakarta sangat ditopang oleh pariwisata dan pendidikan. Respon variatif dalam bentuk kebijakan dikeluarkan oleh Pemerintah DIY seiring dengan bertambahnya jumlah kasus, yang seringkali tidak sinkron dari sisi kesehatan dan sosial-ekonomi, hal ini dapat berdampak lebih jauh mempengaruhi keamanan nasional dan memunculkan konflik apabila terus berlanjut dan masyarakat mencapai titik kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penanganan dampak wabah Covid-19 pada sektor sosial-ekonomi dan menganalisis strategi peningkatan efektivitas pelaksanaan kebijakannya dari perspektif studi keamanan nasional. Peneliti mengunakan pendekatan kualitatif Sedangkan model evaluasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah CIPP Evaluation model (Context, Input, Process ,Product). Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Provinsi DIY telah melakukan berbagai upaya dan rencana yang efektif untuk langkah kedepannya. Yang menjadi catatan adalah perlu adanya optimalisasi dalam sosialisasi yang lebih kepada masyarakat baik dari segi aspek kesehatan pencegahan COVID-19 maupun langkah upaya baru menggerakkan roda ekonomi berbasis teknologi
PELIBATAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DALAM PEMBERANTASAN TERORISME DARI PERSPEKTIF PEPERANGAN ASIMETRIS
Kebijakan pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme menuai pro dan kontra dari pengamat terorisme, akademisi, maupun masyarakat pada umumnya. Pro dan kontra terkait pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme mencakup kriteria, urgensi, mekanisme, hingga model/konsep pelibatan TNI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksplanatory dan alat bantu pengolahan data NVivo. Teknik analisa menggunakan soft system method (SSM) untuk memberikan analisis yang terstruktur, komprehensif dan tajam. Secara umum, Penelitian ini akan membahas terkait pro dan kontra pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme yang mencakup kriteria, urgensi, mekanisme, hingga model/konsep pelibatan TNI. Secara khusus, penelitian ini membahas kriteria pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme di Indonesia yang dinilai kurang komprehensif dan tidak spesifik. Kemudian, penelitian ini menetapkan 4 kriteria ideal pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme dari perspektif peperangan asimetris, mencakup: senjata, sasaran, platform, dan wilayah. Kriteria ideal pelibatan tersebut digunakan untuk menganalisis kriteria pelibatan TNI pada peraturan perundang-undangan. Hasil analisis menunjukan bahwa kriteria pelibatan TNI pada peraturan perundang-undangan tidak mencakup secara komprehensif 4 kriteria ideal dari perspektif peperangan asimetris. Sebagai rekomendasi, 4 kriteria ideal tersebut dapat menjadi penyempurnaan dari kriteria pelibatan TNI pada peraturan perundang-undangan. Sehingga kebijakan pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme dapat mewujudkan stabilitas pertahanan dan keamanan nasional Indonesia
ISLAMOPHOBIA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF PEPERANGAN ASIMETRIS
Islamophobia sudah menjadi fenomena global akibat dari banyaknya aksi terorisme dengan motif Islam. Di Indonesia sendiri terdapat sebagian organisasi masyarakat yang terindikasi menyebabkan islamophobia, sehingga mengganggu hubungan sosial dengan umat beragama lain serta menimbulkan permasalahan kerukunan umat beragama. Tujuan penelitian ini adalah terwujudnya masyarkat keagamaan yang hidup rukun dan toleran. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen dan studi pustaka. Teknik penelitian dengan menggunakan model interaktif dengan komponen collection, condensation, displays dan conclusion. Teori yang digunakan pertahanan, strategi, terorisme, keamanan bersama, konsep ancaman, konsep asymmetric warfare equation dan konsep open and closed view of Islam. Hasil penelitian ini adalah; pertama bentuk islamophobia di Indonesia berbeda dengan Negara-negara barat. Kedua organisasi masyarakat keagamaan dalam perkembangan islamophobia di Indonesia terdapat dua kategori yaitu kelompok yang meningkatkan islamophobia dan kelompok yang mengurangi islamophobia, ketiga islamophobia di Indonesia dalam perspektif peperangan asimetris merupakan ancaman asimetris yang menyerang kerukunan umat beragama
ANALISIS PEMANFAATAN CORAL REEF SEBAGAI PENYIMPANAN CADANGAN STRATEGIS ENERGI UNTUK KETAHANAN ENERGI NASIONAL
Indonesia adalah negara dengan konsumsi energi terbesar di Asia Tenggara, urutan kelima di Asia Pasifik dalam konsumsi energi primer. Gangguan pasokan minyak mentah dapat berdampak kepada perekonomian negara dan menimbulkan ketidakstabilan politik sehinga di perlukan Cadangan Strategis Energi (CSM) untuk menjaga pasokan energi jangka panjang dan untuk menjaga kestabilan ekonomi dan politik. Namun belum adanya infrastruktur penyimpanan yang dapat digunakan untuk menyimpan cadangan minyak tersebut sehingga Indonesia belum memiliki cadangan strategis hingga saat ini. Indonesia memiliki batuan karbonat (Coral reef) yang berpeluang sebagai reservoar hidrokarbon (minyak dan gas) memiliki kriteria porositas yang tinggi. Negara Amerika menyimpan cadangan minyak mereka didalam batuan reservoarnya yaitu batuan garam, dan juga Jepang menyimpan cadangannya di dalam gua batuan granit. Oleh karena itu Pada penelitian ini akan membahas bagaimana potensi dan efektifitas coral reef sebagai tempat penyimpanan cadangan Strategis Minyak (CSE). Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan model deskriptif eksploratif, dimana peneliti melakukan wawancara dibeberapa instansi dan studi literatur yang terkait dengan penelitian. Dari hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah perlu adanya teknologi lebih lanjut untuk mengukur kapasitas dan volume batuan agar dapat menyimpan minyak mentah dan Pemilihan tempat untuk menyimpan cadangan strategis miyak di dalam batuan harus berada di tempat yang jauh dari tampungan air di dalam tanah (akuiver) serta wilayah yang jauh dari bencana gempa vulkanik.Kata Kunci: Ketahanan Energi, Minyak Bumi, Coral reef, Cadangan Strategis Energi, Ketahanan Energi, Minyak Bumi
ANALISIS PERENCANAAN ENERGI LISTRIK MABES TNI DALAM MENDUKUNG IBU KOTA NEGARA (IKN) BARU UNTUK KETAHANAN ENERGI NASIONAL
Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur menjadikan pusat pemerintahan mengalami relokasi termasuk kementerian dan Lembaga juga instansi militer seperti Mabes TNI untuk mendukung pertahanan dan keamanan di wilayah IKN. Untuk mendukung perencanaan pembangunan Mabes TNI, maka pemenuhan infrastruktur seperti energi listrik juga perlu direncanakan melalui analisis kebutuhan listrik Mabes TNI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan subjek penelitian terdiri dari Mabes TNI Jakarta, Bappenas, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kebutuhan listrik Mabes TNI dikaji berdasarkan jumlah personel yang mengalami relokasi dan standar pada peraturan-peraturan yang berlaku. Berdasarkan data, terdapat 5.737 personel mengalami pemindahan ke wilayah IKN. Maka diperoleh kebutuhan listrik untuk Mabes TNI sesuai standar peraturan yang berlaku sebesar 12,801 MW. Untuk perencanaan penyediaan listrik dapat ditambahkan daya sebesar 30% sehingga total kapasitas daya listrik yang diperlukan untuk instalasi berkisar 16,641 MW dengan kebutuhan listrik sebesar 29,87 GWh dan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 45 Miliar per tahun. Kemudian, dilakukan analisis scenario dalam upaya konservasi energi dari sisi tata cahaya dan tata udara. Scenario dengan pemakaian LED 100%, AC low watt 50% dan AC inverter 50% menghasilkan kapasitas daya listrik Mabes TNI sebesar 13,35 MW dan kebutuhan daya yang diperlukan sekitar 24 GWh dengan total anggaran yang diperlukan sebesar Rp 36 Miliar per tahun. Maka, terjadi upaya konservasi daya listrik sebesar 20% dari standar daya yang ada. Hasil tersebut mampu meningkatkan ketahanan energi sesuai indicator yang ada. Hasil penelitian ini diharapkan mampu diterapkan pada masterplan oleh pemangku kepentingan terkait.Kata Kunci: Kebutuhan Listrik, Ketahanan Energi, Mabes TNI, Tata Cahaya, Tata Udar
ANALISIS PEMANFAATAN TANGKI PERMUKAAN SEBAGAI CADANGAN PENYANGGA ENERGI MENGGUNAKAN COST BENEFIT ANALYSIS GUNA MENUNJANG KETAHANAN ENERGI NASIONAL
Salah satu indikator Ketahanan Energi adalah ketersedian energi, sedangkan Indonesia sejak tahun 2002 sudah menjadi net oil importer. Pada saat harga minyak dunia bernilai negatif di bulan April 2020, Indonesia mempunyai peluang untuk mengisi cadangan minyak buminya, namun karena keterbatasan wadah Indonesia melewatkan kesempatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemanfaatan tangki permukaan sebagai wadah (Cadangan Penyangga Energi) CPE menggunakan Cost Benefit Analysis. Hasil penelitian menunjukkan kondisi CPE di Indonesia yang menjadi tanggung jawab pemerintah masih belum diimplementasikan, dan juga mengembangkan tangki permukaan sebagai wadah CPE sangat direkomendasikan. Dari hasil analisis biaya-manfaat pemanfaatan tangki sebagai wadah CPE, didapatkan bahwa CPE yang berbentuk minyak mentah dapat dilepas untuk diolah jika kenaikan minyak mentah dunia lebih dari 60% agar mendapatkan benefit yang maksimal. Hal ini mengindikasikan bahwa proyek pengembangan tangki sebagai wadah CPE dapat diimplementasikan dan juga meningkatkan Ketahanan Energi Nasional.Kata Kunci: Analisis Biaya-Manfaat, Cadangan Penyangga Energi, Ketahanan Energi, Ketersediaan Energi, Tangki Permukaa
ANALISIS STRATEGI PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI PERTAHANAN (STUDI KASUS UPAYA PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA DARI DKI JAKARTA KE KUTAI KARTANEGARA DAN PENAJAM PASER UTARA)
Upaya Pemindahan ibu kota negara (IKN) merupakan major project dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang telah diwacanakan pemerintah sejak lama melalui Kementerian PPN/Bappenas selaku leading sector. Maka dari itu diperlukan studi mengenai transisi pemindahan IKN terutama dari sisi ekonomi dan pertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ends (tujuan), means (sarana) dan ways (cara/langkah) dalam upaya pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke Kutai Kartenegara dan PPU dari perspektif ekonomi pertahanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses reduksi data dan kodifikasi perangkat lunak Nvivo 12. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, FGD dan library researh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu dipertimbangkan kembali urgensi pemindahan IKN terutama dari analisis strategi bahwa (1) Tujuan dasar pemindahan IKN adalah pengembangan ekonomi, pemerataan pembangunan dan peningkatan pertahanan negara, (2) Sarana yang dimiliki dalam upaya pemindahan IKN, selain didukung dengan SDM dan instansi terkait, juga dengan potensi unggulan yang dimiliki Kalimantan Timur. Dukungan kebijakan serta alternatif skema pembiayaan juga diperlukan untuk mendukung tercapainya pemindahan IKN, (3) Cara/langkah yang diterapkan oleh kementerian atau lembaga terkait, yakni membuat kerangka kerja khusus dan paket strategi, mengoptimalkan peluang dan kekuatan serta antisipasi terhadap hambatan dan ancaman. Kesimpulannya bahwa strategi yang diterapkan dalam upaya pemindahan IKN diharapkan dapat mendukung perwujudan ekonomi pertahanan dengan terbentuknya sistem IKN baru yang memiliki instrumen pertahanan nirmiliter (bargaining power) serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan umum