UMI Medical Journal
Not a member yet
    153 research outputs found

    Analisa Tingkat Pengetahuan tentang Shalat pada Pasien RS Ibnu Sina Makassar

    Full text link
    Latar belakang: Jumlah Penduduk muslim Indonesia berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sebanyak 237,53 juta jiwa per 31 Desember 2021. Sebagai umat muslim, beribadah sangat penting bagi kehidupan; dapat meningkatkan pikiran positif, sehingga membantu proses penyembuhan ketika sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan shalat 5 waktu, pemahaman mengenai tata cara shalat, serta pentingnya shalat dalam keadaan sakit. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan data yaitu dengan pengisian kuisioner dan menggunakan analisa Univariat. Hasil: pasien RS Ibnu Sina Makassar mengenai pelaksanaan shalat 5 waktu masih tergolong buruk dengan persentase 51.9%, akan tetapi tingkat pengetahuan tentang tata cara shalat tergolong baik dengan persentase 68.9%, serta tingkat pengetahuan tentang hukum shalat tergolong baik dengan persentase 80.0%. Kesimpulan: Pasien RS Ibnu Sina Makassar dari segi kesadaran masih kurang, khususnya pada pelaksanaaan ibadah shalat 5 waktu dalam keadaan sakit. Akan tetapi, dari segi pengetahuan sudah sangat paham akan tata serta hukum-hukum shalat dalam keadaan sakit

    Kemasan Pangan Sehat Berbasis Bioplastik Dengan Ekstrak Bunga Tembelekan (Lantana camara L.)

    Full text link
    Bahaya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh plastik khususnya yang terbuat dari bahan petrokimia pada seluruh tahapan produksi dan pasca penggunaannya telah mendorong berbagai upaya subtitusi dengan material lain yang lebih ramah lingkungan. Bioplastik yang berbahan pati (starch) yang dimodifikasi dengan penambahan bahan tertentu dapat menjadi alternatif bahan kemasan yang fungsional misalnya memiliki sifat antimikroba, indikator pH, dan mudah terurai. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga tembelekan (Lantana camara L) menunjukkan aktivitas antimikroba dan indikator yang baik terhadap perubahan pH. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kadar penambahan ekstrak yang efektif dan karakteristik bioplastik yang dihasilkan dari penambahan ekstrak tersebut .Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan variabel bebas yaitu variasi kadar ekstrak etanolik bunga tembelekan yang ditambahkan pada bioplastik sebesar 5%,10%,15% 20% dan 25%. Selanjutnya dilakukan pengukuran kerapatan jenis, daya serap air, laju biodegradasi, uji konsentrasi hambatan minimum terhadap S. aureus dan E. coli, pengamatan morfologi dengan Scanning Electron Microscope, dan pengukuran perubahan warna sebagai pengaruh suhu dan cahaya. Berdasarkan data penelitian diketahui bahwa penambahan kadar ekstrak dalam bioplastik berbanding terbalik dengan kerapatan jenis dimana untuk kadar ekstrak 25% diperoleh kerapatan jenis sebesar 1,021 gr/cm3 dibandingkan dengan bioplastik tanpa penambahan ekstrak yaitu sebesar 1,254 gr/cm3. Hasil penelitian juga menunjukkan rata-rata daya serap air tertinggi diperoleh pada bioplastik tanpa kandungan ekstrak sebesar 79,61% dan yang terendah adalah bioplastik dengan kadar ekstrak 25% sebesar 47,22 %. Secara keseluruhan, bioplastik dengan kandungan ekstrak bunga tembelekan memiliki potensi untuk digunakan sebagai kemasan pangan sehat yang fungsiona

    Perbandingan Estetika Post Labioplasty Unilateral Antara Teknik Millard Dengan Teknik Tennison

    Full text link
    Latar belakang : Estetika hasil operasi labioplasty sangat menentukan kualitas hidup pasien bibir sumbing. Walaupun terdapat banyak teknik labioplasty namun terdapat 2 teknik operasi yang paling sering digunakan yaitu teknik Millard dan teknik Tennison. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan metode komparatif untuk membandingkan Teknik operasi Millard Tennison. Teknik penilaian dengan menggunakan Mortier Score Modified untuk menilai Red Lip, White Lip dan Scars. Hasil: Penilaian Estetika Red Lip (Vermillion) Teknik Millard lebih baik daripada teknik Tennison. Penilaian Estetika White Lip teknik Tennison lebih baik daripada teknik Millard. Penilaian Estetika Scars Teknik Millard lebih baik daripada teknik Tennison. Kesimpulan: Estetika post labioplasty unilateral Teknik Millard lebih baik daripada teknik Tennison

    Perubahan Paradigma pada Strategi Penanganan Karsinoma Hepatoseluler: Systematic Review

    No full text
    Latar Belakang: Karsinoma hepatoseluler (KSH) membawa tantangan yang besar pada sistem kesehatan dikarenakan insidensi dan tingkat mortalitasnya yang tinggi. Sebagian besar pasien datang dalam stadium lanjut yang berespon buruk dengan terapi sistemik kemoterapi dan hormonal.Isi: Beberapa tahun kebelakang, terjadi pertumbuhan pesat dalam pengembangan strategi manajemen KSH pasca ditemukannya terapi target sorafenib pada tahun 2007, disusul dengan ditemukannya kombinasi penghambat immune checkpoint yang bekerja secara efektif dalam memperpanjang kesintasan pasien KSH. Tinjauan literatur ini dibuat untuk membahas secara lengkap mengenai perubahan paradigma serta tantangan pada era terapi target dan penghambat immune checkpoint dalam manajemen KSH. Diharapkan tinjauan literatur ini dapat memberikan gambaran mengenai tantangan dan perubahan tatalaksana pada pasien KSH demi luaran yang lebih baikKesimpulan: Saat ini, terapi target dan penghambat immune checkpoint menjadi pilihan utama dalam strategi penatalaksanaan KSH stadium lanjut

    Defisiensi Mikronutrien pada Gagal Jantung: Disfungsi Mitokondrial sebagai Patofisiologi

    Full text link
    Latar belakang: Gagal jantung merupakan beban penyakit yang tidak kunjung berkurang dari dulu hingga sekarang. Penuaan dan pertumbuhan populasi menyumbang dalam peningkatan jumlah kasus gagal jantung. Isi: Selama proses remodeling jantung pada penyakit gagal jantung, terjadi perubahan metabolism jantung dengan peningkatan glikolisis yang signifikan disertai penurunan oksidasi asam lemak. Adenosin trisofat (ATP) yang dihasilkan dari glikolisis saja menyumbang hanya sedikit dari total ATP yang dikonsumsi dalam jantung orang dewasa normal. Mikronutrien berperan penting dalam perubahan transpor elektron di mitokondria. Mikronutrien (termasuk koenzim Q10, zinc, tembaga, selenium, dan besi) diperlukan untuk mengubah makronutrien menjadi ATP secara efisien. Kesimpulan: Defisiensi mikronutrien tertentu dapat memperburuk kondisi gagal jantung, dan sebaliknya, defisiensi mikronutrien mungkin dapat dijadikan sebagai target terapi yang baru, meskipun masih dibutuhkan banyak penelitian lebih lanjut perihal tersebut

    Hubungan Antara Kadar Albumin Serum dan Tingkat Kecukupan Protein Ibu Hamil

    Full text link
    Latar belakang: Permasalahan gizi yang sering dialami oleh ibu hamil adalah Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan resiko Berat Badan Lahir Rendah.Salah satu parameter untuk menentukan KEK pada ibu hamil adalah dengan melakukan pemeriksaan albumin. Rendahnya protein yang dikonsumsi selama masa kehamilan sebagai penyebab terjadinya gangguan gizi dapat dilihat dari kadar albumin darah ibu hamil. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kadar albumin serum terhadap tingkat kecukupan protein pada ibu hamil. Metode: Metode penelitian adalah penelitian prospektif dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Ada 82,6%kadar albumin kurang dan 17,4% kadar albumin normal.Pada Tingkat Kecukupan Protein ada 13% sangat kurang, 50% kurang,21,7% normal dan 15,2% lebih. Pada nilai chi-square tingkat signifikansi sebesar 0,000.Sehingga terdapat hubungan antara kadar albumin serum terhadap tingkat kecukupan protein pada ibu hamil Kesimpulan:Tingkat kecukupan protein yang rendah dikonsumsi membuat kadar albumin serum menjadi rendah pula pada ibu hamil

    Hubungan Pelaksanaan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Dengan Kejadian Stunting

    Full text link
    Latar belakang:. Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, juga termasuk salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Metode: Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 86 orang anak dan orang tua yang melaksanakan STBM di wilayah Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Data diolah dan dianalisa sesuai yang diperlukan dan analisis data menggunakan uji Chi Square p<0,05. Hasil: Didapatkan niIai signifikansi (p) <0,05 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara kelima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene (0.000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting.   Kata kunci: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Stunting

    Tatalaksana Layanan Rehabilitasi Medik Pasien dengan Dekondisi Imobilisasi : Literature Review

    No full text
    Latar Belakang: Imobilisasi, keterbatasan fisik menggerakan anggota tubuh. Penyebab tersering imobilisasi adalah kelainan neuromuskuler dan cedera yang membutuhkan tirah baring lama atau posisi statik dalam waktu lama. Imobilisasi oleh tirah baring lama menghasilkan gejala klinis disebut dekondisi fisik (deconditioning). Isi: Tujuan layanan rehabilitasi medik memperbaiki fungsi fisik, psikososial dari tiap individu dengan penyakit kronik dan kecacatan untuk mencapai tingkat optimal dari kemandirian. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibuat diagnosis fungsional dan tata-laksana terhadap kelainan fungsional dan juga mengevaluasi komplikasi yang berpotensi dapat menambah masalah ataupun kecacatan. Pencegahan dan penatalaksanaan komplikasi merupakan prinsip dasar rehabilitasi yang profesional. Kesimpulan: Perubahan yang terjadi dari sistem tubuh akibat imobilisasi, meliputi sistem muskuloskeletal, kardiovaskuler, respirasi, integumen, gastrointestinal, genitourinary, metabolik dan nutrisi, endokrin, neurologik, emosional dan intelektual. Berbagai sistem tersebut berubah karena imobilisasi, kemudian menimbulkan keadaan dekondisi fisik dalam sistem tersebut. Perubahan yang terjadi pada sistem dapat dicegah serta dilakukan penatalaksanaan yang sesuai pada sistem tersebut

    Hubungan Pengetahuan Pola Makan Terhadap Kejadian Radang Tenggorokan pada Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Latar Belakang : Penyakit tenggorokan merupakan jenis penyakit peradangan yang menyerang bagian tenggorokan disebabkan oleh virus dan bakteri yang sering diderita oleh anak-anak yang mengkonsumsi jajanan di sekolah yang belum diketahui kandungan gizi dan kebersihannya dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan dapat menimbulkan suatu masalah Kesehatan. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan pola makan terhadap kejadian radang tenggorokan pada siswa SD. Metode : Deskriptif analitik. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dari kuisioner. Hasil : Hasil dari 74 responden diperoleh anak yang mengalami gejala radang tenggorokan dengan pengetahuan pola makan yang berisko sebanyak 30 orang (40.5%), sedangkan dengan pengetahuan pola makan yang tidak berisiko sebanyak 8 orang (10.8%). Adapun responden yang tidak mengalami gejala radang tenggorokan  dengan pengetahuan pola makan berisiko sebanyak 29 orang ( 39.2%), dan responden dengan pengetahuan pola makan tidak berisiko sebanyak 7 orang (9.5%). Kesimpulan : tidak ada hubungan antara pengetahuan pola makan dengan kejadian radang tenggorokan pada siswa sekolah dasar

    Potensi Kurma Ajwa (Phoenix Dactilifera L.) Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita Dalam Literatur Islam dan Penelitian Ilmiah Terkini: Literatur Review

    Full text link
    Latar Belakang:Kurma Ajwa atau disebut juga “kurma nabi” merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki nilai spiritual bagi kaum muslimin. Disebutkan secara khusus dalam hadits shahih Nabi Muhammad SAW dan dijelaskan manfaat dan keutamaannya oleh para ulama. Isi:Kandungan nutrisinya yang lengkap, baik makronutrisi dan mikronutrisi menyebabkan kurma Ajwa memiliki aktivitas biologik pada tubuh manusia sehingga menimbulkan  manfaat kesehatan. Salah satu manfaat kurma Ajwa adalah terkait dengan kesehatan reproduksi wanita; mencegah terjadinya persalinan memanjang, mencegah progresifitas preeklampsia, dan memperlambat penurunan AMH yang merupakan prediktor menopause pada wanita Masih perlu ditambahkan LB tentang penelitian terkait kesehatan reproduksi wanita. Kesimpulan: Berbagai penelitian ilmiah terkini menunjukkan bahwa kurma Ajwa adalah bahan makanan fungsional yang memiliki potensi bagi kesehatan reproduksi wanita

    133

    full texts

    153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMI Medical Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇