Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
    1412 research outputs found

    PERAN AGEN TEREGULASI (REGULATED AGENT) DALAM MENDUKUNG KEAMANAN KARGO UDARA

    Get PDF
    ABSTRAKKargo merupakan muatan yang memiliki potensi ancaman keamanan penerbangan, untuk itu Regulated Agent menjadi pintu pertama pemeriksaan sebelum muatan tersebut dimasukkan ke dalam pesawat udara. Regulated Agent adalah badan hukum Indonesia berupa agen kargo, freight fowarder atau bidang lainnya yang disertifikasi Direktorat Jenderal yang melakukan kegiatan bisnis dengan Badan Usaha Angkutan Udara atau Perusahaan Angkutan Udara Asing untuk melakukan pemeriksaan keamanan terhadap kargo dan pos yang ditangani atau yang diterima dari Pengirim. Secara umum Regulated Agent mempunyai tugas untuk memeriksa barang (kargo dan pos) dari pengirim sebelum dikirim ke badan usaha angkutan udara. Untuk menjalankan fungsinya Regulated Agent  harus membuat program keamanan untuk pengiriman kargo/pos yang sekurang-kurangnya memuat: personel, fasilitas dan peralatan untuk penanganan kargo dan pos, langkah-langkah keamanan kargo dan pos, dan peta daerah keamanan terbatas dan daerah terbatas. Keberhasilan dalam pengiriman kargo dan pos hal ini merupakan wujud dari tangung jawab Regulated Agent sebagai pintu utama sebelum kargo/pos tersebut masuk kedalam pesawat udara. Dengan keberhasilan dalam pemeriksaan kargo dan pos ini menunjukkan bahwa Regulated Agent memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung keamanan kargo udara pada khususnya dan keamanan penerbangan nasional pada umumnya. Tujuan penelitian ini yaitu pertama, membuktikan bahwa tugas dan tanggung jawab Agen Teregulasi menjaminkan barang yang dikirim dinyatakan aman atau tidak membahayakan. Kedua, untuk mengetahui peranan Agen Teregulasi sebagai pemeriksa kargo dan pos dalam mendukung kemananan kargo udara dan seligus keamanan penerbangan nasional. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif yaitu memberikan gambaran mengenai tugas dan tanggung jawab Regulated Agent yang memiliki peran dalam mendukung keamanan kargo udara dan juga keamanan penerbangan nasional Kata kunci: kargo, keamanan, regulated agen

    PENGARUH DEBT RATIO TERHADAP LIKUIDITAS (Studi pada PT Tambang Bukit Asam, Tbk Periode 2010 - 2017)

    Get PDF
    The purpose of this study is to determine the development of liquidity which is proxied by the Current Ratio and Debt Ratio which is proxied by the Debt to Equity Ratio at PT. Bukit Asam Tbk. The writing method used is the quantitative writing method, meaning research that describes or tells and describes how the results of the calculation of the company's financial data in the form of financial statements. The object of the research is PT. Bukit Asam Mine, Tbk. The primary data used is the Financial Report in the form of a balance sheet and income statement for the 2010-2017 period. The data analysis method uses classical assumption test analysis, multiple correlations, multiple regression, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results of the Debt to Equity Ratio research have a regression coefficient of -7.011 and a significant level of 0.004. This means that H1 is accepted so that it can be said that the Debt to Equity Ratio has a negative and significant effect on liquidity which is proxied by the Current Ratio. Based on the results of the study, the F value was 0.2047 or 20.47% with a significance level of 0.004. Because the significance level is less than 0.05, it can be said that the H1 hypothesis is accepted, namely, debt to equity has a negative and significant effect on the current ratio. Kata Kunci: CR dan DE

    ANALISA QUALITY OF SERVICE (QoS) DI AREA TANGERANG - BANTEN

    Get PDF
    Telekomunikasi sangat penting bagi masyarakat di semua kalangan baik usia, golongan maupun status. PT. Telekomunikasi Indonesia sebagai salah satu penyelenggara jaringan telekomunikasi terbesar di Indonesia harus memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk memilih jaringan telekomunikasi lain untuk pemenuhan kebutuhan komunikasi. Tetapi dalam kenyataannya dalam berkomunikasi maupun mengirim informasi masih ada aja kendala yang sering terjadi, seperti terjadi keterlambatan dalam mengirim maupun menerima informasi baik data, gambar (saat bermain game) maupun suara. Maka dianalisalah masalah tersebut dengan cara mencari data-data yang berhubungan dengan Jitter, Latency dan Througput, masalah yang sering terjadi biasanya di Area Tangerang-Banten, tapi lebih di spesifik lagi di wilayah yang besar seperti Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Kota Serang. Maka didapat hasil Jitter di Area Tangerang-Banten untuk tiga wilayah didapat katagori “Good†, hasil Latency di tiga wilayah didapat katagori “Prefectâ€, sedangkan Througput di tiga wilayah didapat katagori “Goodâ€, kemudian setelah dianalisa secara keseluruhan baik Jitter, Latency maupun Througput didapat QoS di Area Tangerang-Banten dengan indeks 3,3 yaitu dengan katagori Memuaskan.Kata Kunci : Jitter, Latency, Througput, Quality Of Service, Area Tangerang-Bante

    ANALISIS KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP PEMESANAN TIKET MELALUI TIKET ONLINE DAN PEMESANAN TIKET SECARA OFFLINE DI BANDARA XYZ

    Get PDF
    AbstractionThis research was conducted at XYZ Airport. Data search is done by interview technique and the questionnaire measures the level of Tiket.com service service satisfaction and the level of satisfaction of the ticket buyer Offline and direct observation, while the data obtained from the Tiket.com Part reports and offline ticket sellers, Data were analyzed using questionnaire analysis using SPSS . The results of the data show that service satisfaction for Tiket.com users and satisfaction of offline ticket services Keywords: Information Systems, Information Systems Bus Ticket Booking, Website, PHP, MySQL

    REKONSTRUKSI HUKUM TERHADAP PENYELENGGARAAN USAHA TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

    Get PDF
    Abstrak :Telekomunikasi merupakan sarana komunikasi manusia/masyarakat modern yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan sarana komunikasi lainnya, karena telekomunikasi memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan kecepatan tinggi yang dapat diterima seketika (real time) dan mampu menembus batas-batas wilayah negara. Melalui sarana telekomunikasi, manusia mengadakan saling tukar informasi jarak jauh, baik secara lisan (telepon, interkom, radio amatir), tulisan (telegram, teleks, faksimili), maupun audio-visual (televisi).    Perkembangan yang pesat di bidang 3C (computer, communication, control), sarana telekomunikasi dari waktu ke waktu semakin canggih. Kondisi tersebut dimungkinkan oleh apa yang disebut fenomena sinergetik, yaitu terjadinya interaksi antara ketiga jenis teknologi di atas.Dalam World Telecommunication Development Report 2002, ITU (International Telecommunication Union), mendeskripsikan sektor telekomunikasi saat ini dengan empat kata kunci: "private", "competitive", "mobile", dan "global". Bahwa sektor telekomunikasi di mana pun di muka bumi ini semakin terprivatisasi, semakin terbuka pada kompetisi, semakin mobil dan mengglobal, baik dari sisi operasi, regulasi maupun layanannya. Unsur yang perlu dicermati adalah rumusan "private" dan "competitive". Dalam tataran praksis dua unsur rumusan tersebut telah menjadi pemicu utama reformasi sektor ini di negara mana pun, termasuk Indonesia. Pemerintah dari hampir seluruh anggota ITU mulai mengubah paradigma pengelolaannya dari pendekatan monopoli (monopolistic approach) menuju pendekatan pasar (market-based approach).Penyelenggaraan usaha telekomunikasi di Indonesia dimulai dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 3 tahun 1989 tentang Telekomunikasi sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 5 tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Kata kunci : Hukum Telekomunikasi, International Telecommunication Union (ITU), ISDN (Integrated Service Digital Network- Jaringan Digital Layanan Terpadu), Undang-Undang Nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi

    Analisa Performansi Sistem Pendingin Ruangan dan Efisiensi Energi Listrik padaSistem Water Chiller dengan Penerapan Metode Cooled Energy Storage

    Get PDF
    Untuk menghemat penggunaan energi listrik sebagai akibat penggunaan AC (air conditioning) yang semakin meningkat maka telah dilakukan modifikasi pada sistem AC tersebut dengan mengganti fungsi evaporator menjadi box Cooled Energi Storage (CES). Pada modifikasi ini fungsi AC digabungkan dengan AHU dengan memanfaatkan fungsi evaporator sebagai sumber pendinginannya, dimana evaporator dimasukkan kedalam box yang telah diisi air dengan volume 0,072 m3. Dengan menggunakan pompa, air dingin tersebut dialirkan ke AHU, selanjutnya dimanfaatkan sebagai pendingin ruangan. Pengujian dilakukan dengan membandingkan dua cara pengoperasian. Pertama, sistem AC dan AHU dioperasikan secara bersamaan, sedangkan cara kedua sistem AC dioperasikan untuk mendinginkan air di box CES sampai mencapai temperatur yang hampir sama seperti pada saat cara pertama. Selanjutnya sistem AC dimatikan dan AHU dioperasikan untuk mendinginkan ruangan. Hasil yang diperoleh pada cara pertama adalah temperatur air di box CES mencapai sekitar 0,9oC dalam waktu pengujian selama 1 jam (interval pencatatan data setiap 10 menit) sedangkan temperatur ruangan mencapai 12,9 oC dan penggunaan daya listriknya mencapai 0,8650 kWh. Pada cara kedua, temperatur air di box CES mencapai sekitar 0,5oC pada selang waktu pengujian selama 30 menit. Setelah AC dimatikan dan AHU dioperasikan, ruangan hanya mampu didinginkan mencapai temperatur 17,8oC dalam waktu 30 menit. Tetapi temperatur air di box CES mencapai 16,5oC pada 10 menit pertama dan terjadi peningkatan yang sangat kecil pada menit-menit berikutnya. Penggunaan daya listrik dengan cara yang kedua ini menunjukkan terjadinya penghematan sebesar 0,4201 kW dibandingkan dengan cara pertama. Kata kunci : Air Conditioning (AC), Cooled Energy Storage (CES), Air Handling Unit (AHU), Evaporator

    APLIKASI CHECKLIST SAFETY BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) UNTUK AUDIT KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI PT.MATAHARI PUTRA PRIMA,TBK

    Get PDF
    AbstractPT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) is an Indonesian retail company which is the owner of the Matahari Department Store and Hypermart Supermarkets and Foodmart networks. For more than 50 years, the company group PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) has successfully developed Matahari Department Store, Matahari Supermarket and finally Matahari Market Place, which is a supermarket for the premium segment in Kelapa Gading, Bogor, Serpong, Metropolis and GTC in Makassar. Since November 2002, MPPA has also operated 46 Boston Drugs & Pharmacy stores in its supermarkets to support the concept of one stop shopping. However, behind all this, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) still has problems in the field of occupational health and safety (K3). This writing aims to identify, assess and provide recommendations for controlling the OSH risks that exist in PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). The method used in this paper is Job Safety Analysis (JSA) based on mobile android. Data collection was carried out by means of observation, and distributing questionnaires.The results in this paper are able to analyze the need for a safety checklist with the Job Safety Analysis (JSA) method and the safety checklist application as an K3 audit tool in the PT. Matahari Putra Prima Tbk  Keywords: Android; checklist; K3; JS

    MONITORING DAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, SUHU PADA TANAMAN MENGGUNAKAN METODE SISTEM IRIGASI PANCAR

    Get PDF
    AbstractThe growth of plants requires watering the plants so monitoring is necessary. Monitoring is carried out for the process of watering plants running optimally according to plant needs based on soil moisture and room temperature. Soil moisture explains that it settles between the soil pores, this is also due to evaporation of the soil surface, transpiration and infiltration. The purpose of this research is to do watering using a jet irrigation system so that it is done automatically in watering the soil according to the humidity and temperature required for the plants. The important factor of soil moisture is influenced by factors including the quality of the soil used as agricultural land, namely the life of the biological elements contained in the soil including hosts, pathogens, and also various other microorganisms, greatly affecting soil moisture. Determine the amount of water flow that flows from the water source to the soil element in order to get the appropriate level of humidity. In this study, the authors used cayenne pepper and red chili as the object of research, where these plants can grow at an optimal temperature of 24˚C – 28˚C, so it is necessary to monitor temperature and soil humidity using Arduino sensors to create a jet irrigation system. Keywords : Monitoring; Arduino Sensors; Water discharge; Radiant irrigation syste

    PENERAPAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    AbstractThis research is aimed at the people of Bekasi city who have the criteria of studying information and communication techniques and aims to provide varied learning media, not boring, and increase learning motivation. The method used is the agile development method because development requires a short period of time. For students who learn to use books get a percentage increase in the value of 5.10%, while for students who learn to use augmented reality get a percentage increase in the value of 13.50% this means a higher increase in learning using augmented reality learning media than students who learn to use book. The conclusion of this study is that students can understand and master learning using augmented reality learning media and the existence of augmented reality learning media, learning becomes varied and the use of gadgets becomes more useful. Keywords : Augmented Reality; Agile Development Method; Learning Media; Kota Bekas

    SINYAL KENDALI PADA QUADROTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Atmega 328P

    Get PDF
    Quadrotor merupakan sebuah miniatur pesawat udara jenis rotary wing, pesawat yang mempunyai sayap bergerak/berputar. Quadrotor termasuk jenis miniatur helikopter yang memiliki 4 buah motor yang dikendalikan secara terpisah satu sama lain. Keempat motor ini akan dikendalikan dengan masukan dari sinyal PWM yang diberikan dari Remote Control. Dari sinyal PWM ini kemudian akan diproses oleh mikrokontroler Atmega 328P dan diteruskan ke Electronic Speed Control (ESC) untuk pengaturan dari RPM pada tiap-tiap motor. Dari hasil ujicoba disimpulkan bahwa komposisi persentase RPM pada tiap-tiap motor brushless ketika melakukan gerakan pitch maka motor 1 dan 3 persentasenya 62% dan 100% dari RPM motor sedangkan motor 2 dan 4 persentasenya 91% dari RPM motor. Ketika melakukan gerakan yaw, motor 1 dan 3 persentasenya 62% dari RPM motor sedangkan motor 2 dan 4 masing-masing persentasenya 82% dan 100% dari RPM motor.  Kata kunci : Sinyal PWM, RPM, Quadrotor.Â

    1,345

    full texts

    1,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇