Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
PERJANJIAN TERAPEUTIK KAITANNYA DENGAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTIK KEDOKTERAN DI INDONESIA
Abstrak Pembangunan kesehatan sangat penting sesuai Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 34 ayat (3) dan Pembukaan UUD NRI 1945 sebagai hak asasi manusia. Kesehatan harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan, antara lain dengan penyelenggaraan praktik kedokteran, tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku dan kode etik. Dalam penyelenggaraannya terjadi hubungan antara dokter dengan pasien dilandasi kepercayaan, yang dinyatakan dalam perjanjian terapeutik, menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak. Salah satu hak pasien adalah untuk memperoleh informasi mengenai penyakitnya serta tindakan medis yang akan dilakukan oleh dokter terhadap dirinya sebagai dasar atau landasan untuk mengambil tindakan medis (informed concent). Dalam penyelenggaraan, adakalanya belum diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga menimbulkan permasalahan hukum. Pokok pembahasan penelitian adalah: Bagaimana kaitan perjanjian terapeutik dengan informed consent dalam praktik kedokteran di Indonesia?. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep, data sekunder terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder serta tertier, teknik dan alat pengumpul data dengan studi kepustakaan, bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian bahwa perjanjian terapeutik sangat erat kaitannya dengan informed consent, dimana perjanjian terapeutik melahirkan perikatan atau hubungan hukum yang menimbulkan hak dan kewajiban para pihak. Informasi sebagai dasar atau landasan untuk mengambil tindakan medis terhadap pasien. Kata Kunci: Perjanjian Terapeutik, Informed Consent, Praktik Kedokteran   ABSTRACT Health development is very important according to Article 28H paragraph (1) and Article 34 paragraph (3) and the Preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia as a human right. Health must be realized in the form of providing various health efforts, including the implementation of medical practice, subject to applicable legal provisions and codes of ethics. In its implementation, the relationship between doctors and patients is based on trust, which is stated in a therapeutic agreement, giving rise to rights and obligations for the parties. One of the patient's rights is to obtain information about their illness and the medical action that will be taken by the doctor against him as a basis or basis for taking medical action (informed consent). In the implementation, sometimes it has not been implemented in accordance with applicable regulations, causing legal problems. The main topic of the research discussion is: How is the relationship between therapeutic agreement and informed consent in medical practice in Indonesia? Using normative legal research methods, statutory approaches and conceptual approaches, secondary data consists of primary and secondary and tertiary legal materials, techniques and data collection tools with library research, analytical descriptive. The results of the study show that a therapeutic agreement is closely related to informed consent, where a therapeutic agreement gives birth to an engagement or legal relationship that gives rise to the rights and obligations of the parties. Information as a basis or basis for taking medical action against patients.Keywords: Therapeutic Agreement, Informed Consent, Medical Practic
ANALISIS KEMAMPUAN KERJA PETUGAS RA DALAM PEMERIKSAAN HIDDEN DANGEROUS GOODS
Berdasarkan hasil analisis data penelitian tentang kemampuan kerja petugas Regulated Agent (RA) dalam memeriksa kargo dan pos (hidden dangerous goods) di PT Buana Citradjaya Dirgantara-Yogyakarta, bahwa petugas RA memiliki kemampuan yang teruji karena mereka memiliki lisensi Aviation Security dan lisensi Dangerous Goods yang dikeluarkan dari Kementerian Perhubungan. Menunjuk pada teori kemampuan menurut Hersey dan Blanchard (2006), petugas RA memiliki tiga kemampuan, yaitu kemampuan teknis, sosial, dan konseptual. Kemampuan teknis dicirikan dari kemampuan menggunakan peralatan detector, pekerjaan dapat diselesaikan secara sistematis, intensif, hati-hati, dan berpengalaman, sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan tuntas 3 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat udara. Kemampuan sosial dicirikan dari cara kerja yang dilakukan dengan model team working, komunikasi yang efektif, dan kerjasama yang baik antar bagian. Sedangkan, kemampuan konseptual dicirikan dari tingkat pemahaman petugas terhadap kebijakan perusahaan, aturan yang dikeluarkan nasional maupun internasional yang ditandai dari kelancaran kerja dan tidak pernah terjadi kesalahan yang fatal dalam bekerja. Dengan demikian, permasalahan hidden dangerous goods pada pengiriman kargo/pos dapat ditangani dengan cepat disebabkan oleh kemampuan dari para petugasnya. Kata Kunci: Kemampuan Kerja, Pemeriksaan, Hidden Dangerous Goods, Petugas R
PENGARUH PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI KINERJA KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA HEAD OFFICE ANGKASA PURA (AP) I PERSERO
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia selama dua tahun terakhir ini berdampak kepada menurunnya kegiatan kegiatan ekonomi diberbagai sector . Salah satunya adalah penerbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Total Quality Management (TQM) terhadap kinerja perusahaan melalui kinerja karyawan sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 70 karyawan dengan sampel yang digunanakan sebanyak 42 karyawan melalui teknik penentuan sample purposive. Metode penelitian ini adalah metode explanatory dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial Total Quality Management (TQM) dan kinerja karyawan terhadap kinerja perusahaan. Hasil dari pengaruh tidak langsung menyatakan bahwa kinerja karyawan tidak sebagai variabel intervening yang mempengaruhi Total Quality Management (TQM) terhadap kinerja perusahaan. Kata kunci : Total Quality Management, Kinerja Karyawan, Kinerja Perusahaa
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU HANDSANITIZER 70B DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA PT. FOCUSTINDO CEMERLANG DIBEKASI, JAWA BARAT
PT. Focustindo Cemerlang adalah perusahaan yang memproduksi produk Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Permasalahan yang dihadapi adalah mengalami peningkatan produksi yang mengakibatkan biaya pengeluaran perusahaan mengalami peningkatan. Hal yang perlu dilakukan untuk menstabilkan biaya-biaya tersebut harus dipecahkan dengan metode Peramalan Moving Average dan Metode Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian dimulai dari hasil wawancara dengan karyawan serta hasil pengolahan data persediaan komponen Handsanitizer 70B. Proses pengambilan data tersebut menghasilkan data pemesanan bahan baku Handsanitizer 70B, data komponen harga bahan baku Handsanitizer 70B, data tenggang waktu pengiriman (lead time), data biaya pemesanan dan data biaya penyimpan. Semua data tersebut diolah dan dijadikan acuan sebagai metode peramalan Single Moving Average dan Economic Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP), frekuensi, Safety Stock (SS), dan Total Biaya Pemesanan (TIC). Kata Kunci: Persediaan, Peramalan, EOQ, ROP, SS, TIC, Handsanitizer 70
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN (STUDI KLAUSAL DI PT. ASURANSI CENTRAL ASIA)
Asuransi Central Asia. Not infrequently the existence of companies that have advanced collapsed, just because the commitment of employee organizations decreases from day by day. When an employee feels satisfaction in working, of course, he will try as much as possible with all his ability to complete work tasks. Thus the organizational commitment and work results of employees increase optimally.This research uses the path analysis method. The author collected data with a questionnaire of 100 respondents. Respondents are employees of PT Asuransi Central Asia Marketing. Previously tested the instrument using 30 respondents, then testing the analysis requirements using the normality test, linearity test and, homogeneity test.Based on the results and findings above, it can be concluded that the level of quality of Organizational Commitment is influenced by the Leadership Style, Work Environment and Job Satisfaction. Therefore, if the quality of Leadership Style, Work Environment and Job Satisfaction is improved, it will be able to improve the quality of the Organizational Commitment of employees of PT Asuransi Central Asi
PENERAPAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) UNTUK MENENTUKAN SISWA BERPRESTASI (STUDI KASUS PADA SMP NEGERI 24 JAKARTA)
Decision-making will always be faced and must be done if we are in the scope of management, this is also faced by the management of SMP Negeri 24 Jakarta. Decisions in determining outstanding students are often faced with conditions that can make the decision seem disproportionate, given the many factors and criteria that determine the decision, so we need a computational method that can assist the management in the decision-making process. SAW (Simple Additive Weighting) is a method that selects the best alternative from a number of alternatives based on determined criteria by ranking to find out the highest to lowest value. The recommended results based on the SAW method are students with the highest score, namely 0.9987 for the 6th alternative (A6), which has the highest score above the scores of other students. Keywords: dss, achievement, student, sa
PENGARUH LABA BERSIH, PERUBAHAN PIUTANG USAHA, PERUBAHAN PERSEDIAAN, DAN PERUBAHAN HUTANG USAHA DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS OPERASI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI
Arus kas operasi merupakan penghasil utama dalam menentukan apakah kegiatan operasional perusahaan cukup dalam menghasilkan arus kas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh laba bersih, perubahan piutang usaha, perubahan persediaan, dan perubahan hutang usaha dalam memprediksi arus kas operasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di BEI periode 2016-2019. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling diperoleh 14 perusahaan. Pengolahan data menggunakan program perangkat lunak EViews dan hasil sebagai berikut: 1) Uji t, laba bersih tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas operasi masa depan; 2) Uji t, perubahan piutang usaha berpengaruh signifikan dalam memprediksi arus kas operasi masa depan; 3) Uji t, perubahan persediaan tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas operasi masa depan; 4) Uji t, perubahan hutang usaha tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas operasi masa depan; 5) Uji F, variabel laba bersih, perubahan piutang usaha, perubahan persediaan, dan perubahan hutang usaha berpengaruh positif signfikan secara bersama-sama dalam memprediksi arus kas operasi masa depan. Kata kunci: laba bersih, perubahan piutang usaha, perubahan persediaan, perubahan hutang usaha, arus kas operasi masa depan, sektor Perusahaan Property dan Real Estate
MEKANISME PELAKSANAAN ANGGARAN KEGIATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCABENCANA DI KABUPATEN PURWOREJO
Indonesia merupakan negara yang rawan terkena bencana alam. Di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Purworejo merupakan daerah dengan risiko tinggi terkena bencana, khususnya bencana banjir dan tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah mekanisme pelaksanaan anggaran kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo pada tahun 2017. Kegiatan tersebut penting didokumentasikan agar praktik pelaksanaan anggaran yang baik dapat dilaksanakan juga di daerah-daerah lain, khususnya rehabilitasi dan rekonstruksi yang didanai dari bantuan sosial berpola hibah dari pemerintah pusat. Penelitian ini menggunakan data sekunder, hasil pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran pada kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menggunakan dokumen-dokumen yang lengkap, kecuali terdapat kekurangan pada penyerahan aset setelah kegiatan selesai dilakukan. Â Kata Kunci:Â Â Â Bantuan Sosial, Pelaksanaan Anggaran, Penanggulangan Bencana, Pascabencana, Rehabilitasi, Rekonstruks
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK BISKUIT TERHADAP VOLUME PENJUALAN PT. MAKINDO PERDANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan atau pengembangan produk terhadap volume penjualan biskuit PT. Makindo Perdana di Jakarta. Populasi yang diamati adalah karyawan dari perusahaan pemaklon di PT. Makindo Perdana, yang terdiri atas 35 karyawan dari 14 perusahaan, yang bertanggung jawab atas pembelian biskuit produksi PT. Makindo Perdana. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan demikian sampelnya terdiri dari 35 karyawan tersebut di atas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada taraf nyata lima persen, kualitas pelayanan berpengaruh secara parsial tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, pengembangan produk berpengaruh secara parsial tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, serta kualitas pelayanan dan pengembangan produk berpengaruh secara simultan tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, yang ditunjukkan oleh persamaan regresi: Y = 7,023 + 0,300 X1+ 1,092 X2, dimana X1 = Kualitas Pelayanan, X2 = Pengembangan Produk, Y = Volume Penjualan. Pengaruh simultan kualitas pelayanan dan pengembangan produk terhadap volume penjualan PT Makindo Perdana adalah sebesar 89,8%, sedangkan  sisanya sebesar 10,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.Kata kunci: Kualitas pelayanan, pengembangan produk dan volume penjuala
OPTIMASI PENJADWALAN ULANG PROYEK KONSTRUKSI PENYALURAN GAS PT PGN SOLUTION KE KONSUMEN MENARA BTPN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PDM DAN PERT
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu yang optimal dalam penjadawalan ulang dan probabilitas penyelesaian proyek penyaluran gas PT PGN Solution ke Konsumen Menara BTPN Jakarta, karena terjadinya keterlambatan selama 90 hari dalam hal perizinan ke pihak PU Bina Marga. Metode penelitian yang digunakan adalah Precedence Diagram Method (PDM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT). Tahapan dalam optimasi penjadwalan Ulang Proyek Penyaluran Gas ke konsumen Menara BTPN yaitu tahapan penyusunan urutan kegiatan, membuat network diagram, melakukan perhitungan maju dan mundur, menghitung jalur kritis, dan menghitung probabilitas penyelesaian proyek. Hasil perhitungan PDM didapatkan total durasi pekerjaan adalah 186 hari dengan kegiatan jalur kritis adalah kegiatan A-B-C-E-G-H-J-K-M-N dan kegiatan non kritis adalah kegiatan D-F-I-L. Jumlah tenaga kerja setelah dilakukan pemerataan menunjukan kebutuhan maksimal tenaga kerja sebesar 30 orang dan kebutuhan minimal 3 orang dengan kata lain memiliki range 27 orang. Hasil perhitungan PERT menunjukan probabilitas waktu penyelesaian proyek dengan durasi 186 hari adalah 49,60% dengan nilai proyek yang tidak berubah.Katakunci : Proyek Penyaluran Gas, PDM, PER