Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
THE EFFECT OF AUDITORS' EXPERIENCE, WORKLOAD PRESSURE, AND GENDER ON AUDIT QUALITY
This study aims to analyze the relationships between Auditor's Experience, Workload Pressures, and Gender on Audit Quality. The method used is the survey method with the correlational approach. At the same time, the research data was obtained from instruments distributed to 110 auditors who worked at a public accounting firm in South Jakarta and listed on the Financial Service Authority. In addition, the statistical testing result in the first hypothesis showed that Auditors' Experience has a significant effect on Audit Quality, and the second hypothesis showed that Workload Pressure does not affect Audit Quality. In contrast, Gender does not have a significant effect on Audit Quality. The F-test showed that Auditors' Experience, Workload Pressure, and Gender simultaneously affect the Audit Quality Keywords:  Auditors’ Experience, Workload Pressure, Gender, Audit Quality, Public Accounting Firm
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP CASH FLOW RETURN ON ASSETS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019- 2021
The research aims to determine the effect of the implementation of Good Corporate Governance (Institutional Ownership, Audit Committee, Proportion of Total Members of the Board of Commissioners, and Number of Members of the Board of Directors) on the Company's Financial Performance. This research was conducted at manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. Corporate governance as an independent variable is proxied by Institutional Share Ownership, Existence of an Audit Committee, Independent Board of Commissioners, and Number of Directors. The company's financial performance as the dependent variable is proxied by CFROA. The data source is from the website www.idx.co.id in the form of financial reports and annual reports with a population of 393 financial reports (131 companies) using purposive sampling, 136 samples of financial reports were obtained. From processing using SPSS 25, the results obtained were Institutional Ownership 0.456, Audit Committee 0.046, Board of Commissioners Proportion 0.132, and Number of Directors 0.000, so it can be concluded that Institutional Ownership and Proportion of Number of Board of Commissioners have no effect on Company Performance, while the Audit Committee and Number of Directors have an effect on Company performance. If the test is carried out simultaneously, the result is 0.000 (so that together Institutional Ownership, Existence of an Audit Committee, Proportion of Total Members of the Board of Commissioners, and Number of Directors have a significant positive effect on Company Performance. The test results for the coefficient of determination show the numbers 24.1%, 75 .9% is influenced by other variables not examined in this study. Keywords: Good Corporate Governance (GCG), Financial Performance
PEMBATALAN PERKAWINAN ATAS DASAR PENIPUAN STATUS PERKAWINAN
Kedewasaan merupakan hal terpenting yang harus dimiliki pasangan suami istri dalam membina rumah tangga. Cara penyelesaian konflik yang memiliki solusi akan berdampak baik untuk masa depan rumah tangga tersebut. Konflik berkepanjangan yang tidak diselesaikan dengan tuntas akan membuat kehidupan keluarga tidak memiliki ketentraman, dimana ketentraman tersebut merupakan salah satu esensi dalam rumah tangga. Pembatalan perkawinan menjadi salah satu sebab putusnya perkawinan. Berbeda dengan perceraian, pembatalan perkawinan terjadi akibat adanya pelanggaran terhadap syarat-syarat dalam melangsungkan perkawinan. Alasan-alasan pembatalan perkawinan ada dalam UU Nomor 1 Tahun 1974, secara limitatif diatur dalam Pasal 22 sampai 28, dan Pasal 37 dan 38 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 1974. Rumusan masalah dalam penelitian ini Apa saja alasan-alasan pembatalan perkawinan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam?Bagaimana aturan hukum terhadap pembatalan perkawinan atas dasar penipuan status perkawinan? Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perbandingan hukum. Sedangkan sifat penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini Alasan-alasan pembatalan perkawinan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam dapat diketahui bahwa ada beberapa yang menjadi alasan pembatalan terhadap perkawinan yaitu jika sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan pasal 22-28, perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan. Kemudian, pengertian “dapat†dalam pasal tersebut mengacu pada ketentuan agama masing-masing. Pada pasal 26 ayat 1 perkawinan dapat dibatalkan apabila perkawinan tersebut tidak dilaksanakan di muka pegawai pencatatan perkawinan yang berwenang. Pasal 27 Undang-Undang Perkawinan, pembatalan perkawinan dapat dibatalkan apabila perkawinan dilangsungkan dibawah ancaman yang melanggar hukum atau terjadi salah sangka terhadap diri pasangan. Pasal 72 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam menyebutkan Seorang suami atau isteri dapat mengajukan permohonan pembatalan perkawinan apabila pada waktu berlangsungnya perkawinan terjadi penipuan atau salah sangka mengenai diri suami atau isteri. Aturan Hukum Terhadap Pembatalan Perkawinan Atas Dasar Penipuan Status Perkawinan bahwa terjadi pelanggaran mengenai syarat-syarat dalam melangsungkan perkawinan, dan dalam hal ini pembatalan perkawinan atas dasar penipuan status indentitas memiliki akibat hukum yang dimana terhadap perkawinan tersebut harus batal demi hukum dengan putusan pengadilanKata Kunci: Perkawinan, Pembatalan Perkawinan, Penipuan Status Perkawina
RANCANG BANGUN SOLAR TRACKER DUAL AXIS BERBASIS IOT (INTERNET OF THING)
AbstrakPenelitian ini mengujicoba efisiensi solar panel menggunakan sistem solar tracker, dimana panel surya mengikuti posisi pergerakan matahari yang tepat. Solar tracker bisa meningkatkan produksi listrik 20-50%, tergantung jenis dan lokasi. Empat sensor LDR dalam sistem solar tracker mengatur panel vertikal dan horizontal dengan dua motor aktuator linear. Sensor tambahan seperti PZEM-017, BH1750, dan MPU6050 memberikan parameter penting dalam perhitungan efisiensi sistem Solar tracker. dimana solar panel polycrystalline dalam kondisi statis dan kondisi Dinamis dalam rentang pembacaan waktu 9 jam terhitung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Rata-rata efisiensi yang dihasilkan oleh solar panel pada kondisi ini mencapai 28,69 %. Dan pada kondisi dinamis efisiensi 40,97 %. Hasil ini menyoroti pentingnya penyesuaian dan adaptabilitas dalam memaksimalkan potensi energi matahari. Dimana pada kondisi dinamis sistem solar tracker menunjukkan hasil energi yang lebih besar dari kondisi statis, panel surya dalam kondisi dinamis menjadikan solusi yang lebih dari efisiensi solar panel. Kata Kunci: energi surya, solar tracker, PZEM-017, BH1750, MPU605
PROTOTIPE MONITORING PENGGUNAAN AIR PDAM DAN HARGA BAYAR DI RUMAH INDEKOS BERBASIS IOT
AbstrakAir adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Air dibutuhkan disegala aspek kehidupan manusia, mulai dari keperluan pribadi yang meliputi minum, mencuci, dan mandi dan masih banyak yang lainnya. Ketersediaan air bersih dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu melalui air sumur, PAM, dan PDAM. PDAM dan PAM merupakan layanan penyedia air minum. Pelanggan PDAM/PAM di perkotaan tidak hanya rumah tangga biasa salah satunya adalah rumah indekos. Oleh sebab itu diperlukan sebuah alat yang dapat memantau penggunaan air dan kebocoran pada saluran pipa untuk menghemat atau membatasi penggunaan air yang berlebihan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah sistem otomotasi pemantau penggunaan air PDAM dan tarif air PDAM. Sistem ini berupa prototipe yang terhubungan dengan IoT, sistem ini menggunakan wemos D1 sebagai pusat kontrol dan water flow sensor yang dapat mendeteksi debit air yang mengalir. Air yang mengalir melalui water flow sensor akan terdeteksi dan akan muncul melalui tampilan Blynk sehingga penggunaan air PDAM akan dapat dipantau walaupun berada jauh dari rumah. Tarif yang dikenakan adalah Rp. 4.500/L, dengan begitu perhitungan dilakukan dengan rumus : Penggunaan air x tarif air PDAM. Pada pengujian dilakukan dengan menggunakan meteran PDAM yang telah disesuaikan dengan penggunaan air yaitu 1 liter, 2 liter, 3 liter, 4 liter dan 5 liter. Water flow sensor dapat mendeteksi debit air dengan akurat sehingga debit air dan harga bayar yang ditampilkan pada Blynk akurat. Konversi dari debit air yang terbaca oleh water flow sensor dilakukan perhitungan menjadi volume air dengan menggunakan persamaan : V = Q × t. Setelah itu dilakukan perhitungan berdasarkan rumus tersebut dan hasil volume air tersebut dikalikan dengan tarif air yang dikeluarkan oleh PDAM. Hasil perhitungan tarif penggunaan air PDAM akan ditampilkan melalui aplikasi BlynkKata Kunci : Air, PDAM, Rumah Indekos, IoT, Water Flow Sensor, Wemos D1, BlynkÂ
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR BERAT DAN TINGGI BADAN IDEAL DENGAN METODE BMI (BODY MASS INDEX) BERBASIS IOT
AbstrakSalah satu permasalahaan dalam menjadi bagian dari suatu bidang profesi seperti Anggota TNI, Anggota kepolisian, Pramugari/Pramugara dll adalah mempunyai tinggi dan berat badan yang ideal, kebanyakan alat ukur tinggi badan yang beredar kurang memungkinkan untuk mendapatkan data yang akurat, karena kebanyakan alat ukur tinggi badan yang beredar dipasaran ataupun pada klinik masih bersifat manual. Artinya untuk mendapatkan data tinggi badan seseorang masih menggunakan cara pengukuran dengan tenaga manusia.Tujuan perancangan alat ini adalah untuk membuat sistem pengukuran berat dan tinggi badan secara otomatis berbasis Internet of things (IoT) yang terhubung melalui internet untuk informasi hasil pengukuran menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai kontrol, Sensor Ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi tinggi badan manusia, Sensor LoadCell sebagai pendeteksi berat badan manusia, Light Emitting Diode (LED) sebagai penanda atau indikator hasil perhitungan Body Mass Index (BMI), Liquid Crystal Display (LCD) untuk memonitoring langsung, serta Google Sheet sebagai database hasil pengukuran.Perancangan alat ini memiliki data yang dikirimkan dari NodeMCU ESP8266 kepada Google Sheet sebagai penerima data yang berisi data waktu pengukuran, berat badan, tinggi badan dan Nilai BMI. Sistem yang dibuat bekerja dengan baik walaupun dalam pengukuran berat dan tinggi badan masih memiliki error yang dimana memiliki rata-rata error 0,71% untuk sensor tinggi badan, dan sensor berat yang memiliki rata-rata error 0,84%. Kata Kunci: IoT, NodeMCU ESP8266, Sensor Ultrasonik HC-SR04, Sensor LoadCell, Google Shee
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KEBISINGAN SUARA DAN PERINGATAN JAM PERKULIAHAN OTOMATIS
AbstrakKebisingan suara adalah salah satu aspek lingkungan yang dapat memiliki dampak signifikan pada kesejahteraan manusia dan lingkungan. Sesuai dengan petaruran pemerintah yaitu Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu dan tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan(KepMen LH No.48 1999).           Pengaruh kebisingan terhadap manusia dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu bising yang mengganggu (Irritating noise), bising yang menutupi (Masking noise) dan bising yang merusak (Damaging / Injurious noise) Kebisingan pada ruangan perpustakaan masih sering terjadi, terutama berasal dari pengunjung perpustakaan itu sendiri. Petugas perpustakaan sudah berupaya untuk melakukan beberapa tindakan terhadap pengunjung yang membuat kegaduhan (kebisingan) diruang perpustakaan. Tujuan dari alat pendeteksi dan peringatan kebisingan suara pada ruangan perpustakaan berbasis arduino yaitu untuk untuk memberikan rasa nyaman para pengujung ketika berkunjung keperpustakaan. Berdasarkan hasil setiap pengujian yang dilakukan mulai dari percobaan pertama diruangan 205 lantai 2 Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma hingga percobaan ke 2 diruangan 305 lantai 3 Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Perancangan alat pendeteksi kebisingan suara dan jam perkuliahan otomatis dalam ruangan memiliki sistem kerja yang cukup baik. Dengan percobaan pertama belum menggunakan pemograman ADC tingkat eror pada percobaan pertama yaitu 0,187 % sedangkan untuk percobaan kedua sudah menggunakan pemograman ADC, tingkat eror pada percobaan ke dua yaitu 0,062 % . Dengan menggunakan metode yang sama pada saat uji coba pengambilan data pertama dan kedua.      Kata Kunci : Kebisingan suara, Pengaruh kebisingan terhadap manusia
PROTOTIPE SMART FARMING BERBASIS IOT DENGAN MEMANFAATKAN ENERGI BARU TERBARUKAN
AbstrakProduksi daging sapi, kerbau dan kambing menjadi prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mencapai swasembada komoditas daging. Peternakan sapi potong harus dapat menghasilkan sapi potong yang sehat dan mempunyai berat yang maksimal untuk mencukupi kebutuhan daging sapi nasional. Tentunya dengan pemantauan sapi secara berkala untuk memastikan kesehatan dan tumbuh kembang sapi dapat dimaksimalkan. Lalu kebutuhan listrik di kandang yang jauh dari pemukiman merupakan salah satu masalah yang harus diperhatikan oleh pemilik ternak sapi maka dari itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat memanfaatkan energi baru terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah sistem peternakan pintar yang digunakan untuk pemantauan kondisi hewan ternak secara berkala dan pemeliharaan kendang yang lebih efisien dan mudah serta penggunaan listrik dengan memanfaatkan energi baru terbarukan yaitu biogas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental. Tahapan dalam sistem ini meliputi flowchart dan blok diagram untuk memudahkan membaca alur kerja yang akan dibuat dan diuji. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem smart farming berbasis IoT dengan memanfaatkan energi baru terbarukan. Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Wemos DI Mini sebagai kontrol utama, RFID dan juga motor dc sebagai pembacaan kondisi sampi serta penggerak untuk membersihkan kotoran sapi secara otomatis. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pemantauan perkembangan sapi secara berkala dapat dilakukan secara tepat dan efisien menggunakan RFID dengan data yang diinput dan tersimpan di Google Spreadsheet kemudian data yang berhasil terdeteksi akan menampilkan sejumlah informasi sapi dan kinerja motor DC dengan kontrol melalui Blynk juga sangat baik dengan torsi 0,039 Nm dapat menarik beban hingga 1000 gram beban pada prototipe ini serta konsumsi listrik yang digunakan sangat kecil yakni 0,065-0,157 Wmin dengan rata-rata 0.546 Wmin dan dalam sehari diperlukan 2 kali kerja maka daya yang diperlukan dengan ditambah 20% dari komponen pendukung lainnya adalah 1,30 Wmin. Sehingga sangat mungkin sistem dijalankan dengan sumber listrik yang dihasilkan oleh energi baru terbarukan dalam hal ini adalah prototipe PLTGU. Kata Kunci : IoT, Smart Farming, RFID, Motor DC, NodeMCU ESP8266, Blyn
MENGENAL HACKING SEBAGAI SALAH SATU KEJAHATAN DI DUNIA MAYA
AbstractHacking categorized as one of the cybercrime because hacker is a person specialized in programming that can hack a security system in computer or network for a certain purpose. A hacker generally have the knowledge about computer, programming, network, and also hardware. In a cyberworld, hacker is someone which can perform hacking to any device like computer, webcam, smartphone, and router. A hacking that can cause damage to someone is considered as a criminal activity. From this background, the writer elevates two problem from this case. First, why hacking categorized as a cybercrime? Second, how Public Law see hacking as a cybercrime? The kind of typing that the writer uses in this research is descriptive research (describing an object and taking simple conclusion from it) with secondary data and use statute approach, case approach, and conceptual approach. This kind of technique is collected by library research and the data will be analyzed qualitatively. As for the study result, it consists of: the writer found how to distinguish hacking criteria that can be categorized as cybercrime dan see hacking from Public Law perspective Keywords: Hacking, Hacker, Cybercrime, and Public La
REALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN METAVERSE DI ERA DIGITAL
The use of digital information technology or commonly called the internet who already have various platforms such as social media, is wronga medium where users of the platform can search for something data or information, exchanging roles and feedback online. as seen from a variety of popular digital media at this time namely facebook, instagram, twitter, whatsapp, line, bbm, snapchat and some other social media platforms. Hermawan (2009) states that greetings the use of social media can also easily create a forum where individuals communicate and exchange ideas with each other. This will help each personal communicate and comment on various kinds of discussion discussed by people others very easily. Each personal can also build a opinions, emotions and comments through several inside viewpoints exchange ideas with others on social media platforms, that is can allow us to draw conclusions and comment on it spontaneous. In this era, cell phones have turned into smart phones in its role is not only a tool for calling or sending instant messaging, but turned into an advanced technology with additional the latest and revolutionary applications to facilitate delivery information between users. Such rapid progress provide new views that have an impact on the rise of renewal smartphone in this digital era. Keywords: Metaverse, Digital , Realisasi, Informacion Teknolog