Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN QUALITY CONTROL TERHADAP KUALITAS PRODUK PT. IK PRECISION INDONESIA CIKARANG JAWA BARAT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang ada pada saat ini, persaingan antar perusahaan pun semakin ketat. Salah satu cara agar bisa memenangkan persaingan tersebut adalah dengan menerapkan strategi – strategi yang memberikan perhatian penuh terhadap kualitas produk dan jasa yang dihasilkan. Kualitas produk yang baik dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan perusahaan berdasarkan kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: standar operasional produk terhadap kualitas produk PT. IK Precision Indonesia, quality control terhadap kualitas produk PT. IK Precision Indonesia, standar operasional prosedur dan quality control secara simultan terhadap kualitas produk PT. IK Precision Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer sebagai sumber data yang diperoleh dari hasil angket. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier  berganda, uji validitas dan reliabilitas , uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinieritas, uji linearitas, uji hipotesis serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) variabel standar operasioanal prosedur berpengaruh positif dan signifikan sebesar 25,1% terhadap kualitas produk PT. IK Precision Indonesia, (2) variabel quality control berpengaruh positif dan signifikan sebesar 77,4% terhadap kualitas produk PT. IK Precision Indonesia, (3) variable standar operasional prosedur dan quality control secara Simultan  berpengaruh positif dan signifikan sebesar 68,6% terhadap variabel kualitas produk PT. IK Precision Indonesia, sisanya di pengaruhi oleh variable lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.Keywords:  Standar Operasional Prosedur; Quality Control; Kualitas Produk
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAÃVE BAYES UNTUK EVALUASI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN PERPUSTAKAAN
Kepuasan mahasiswa terhadap layanan menjadi prioritas bagi setiap perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sesuai yang dikendaki mahasiswa, hal ini dijadikan tolak ukur keunggulan serta daya saing sebuah perguruan tinggi. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) adalah salah satu Perguruan Tinggi swasta yang berkomitmen untuk meningkatkan standar mutu pendidikan dan terus berupaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan, fasilitas kampus dan pelayanannya. Salah satu fasilitas yang menunjang mutu pendidikan adalah Perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kepuasan mahasiswa terhadap kualitas layanan perpustakaan menggunakan algoritma naive bayes. Variabel penilaian mencakup Prasarana Fasilitas, Petugas, Reliability dengan keputusan puas dan tidak puas. Hasil pengolahan data penelitian, pengujian algoritma hingga implementasi program, peneliti menyimpulkan beberapa poin diantaranya: a. Hasil kuesioner evaluasi kepuasan mahasiswa terhadap layanan perpustakaam pada kampus Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma menunjukkan data 58% mahasiswa merasakan puas, 29% cukup puas, dan 18% tidak puas yang artinya pelayanan pada perpustakaan baik dari segi petugas, buku dan layanan sudah cukup baik dirasakan oleh mahasiswa. b. Penggunaan Algoritma Naïve Bayes untuk memberi penilaian terhadap evaluasi kepuasan mahasiswa terhadap layanan Perpustakaan pada kampus Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma memiliki tingkat akurasi yang baik yaitu sebesar 91.67%, menunjukkan kemampuan model dalam memprediksi dengan benar sebagian besar kasus dari data testing.Â
PENGATURAN TANGGUNGJAWAB NEGARA TERHADAP REHABILITASI OKNUM PRAJURIT TNI PENGGUNA NARKOTIKA
Alinea terakhir Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menyebutkan, bahwa: “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, …†Hal tersebut merupakan tujuan atau cita-cita pembentukan Negara Indonesia dalam memberantas hal-hal yang menghambat atau memiliki potensi merusak perkembangan bangsa, sosial budaya, ekonomi serta pendidikan masyarakat secara luas seperti kejahatan narkotika. Upaya pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia telah menerobos berbabagi lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sehingga sering ditemukan oknum prajurit TNI yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Suatu tindak kejahatan dan pelanggaran yang mengancam keselamatan, baik fisik maupun jiwa masyarakat sekitar secara sosial adalah termasuk ke dalam penyalahgunaan narkotika. Maka dengan menggunakan metode hukum normatif dengan didasarkan pada pengkajian hukum positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah pengaturan dan penerapan tanggungjawab negara terhadap rehabilitasi oknum Prajurit TNI telah diterapkan dengan benar dan adil?; serta untuk mengidentifikasi upaya yang bisa dilakukan agar perintah putusan pengadilan rehabilitasi medis dan sosial dapat dilaksanakan dilingkungan institusi TNI sesuai dengan amanat Undang Undang. Dimana penyebab dari penyalahgunaan narkotika merupakan bagian dari delik materil, sedangkan untuk perbuatannya dituntut pertanggungjawaban pada pelaku yang merupakan delik formil militer yang diartikan sebagai Prajurit TNI sebagai Warga Negara Indonesia untuk mengabdikan diri dalam usaha pembelaan negara dengan menyandang senjata, rela berkorban jiwa raga, serta ikut berperan dalam pembangunan nasional dan tunduk pada hukum militer. Tanggung jawab negara terhadap oknum Prajurit TNI pengguna narkotika terdapat dalam ketentuan perundang-undangan yang menjamin peraturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan pecandu narkotika dimana ada kewajiban dalam menjalankan rehabilitasi untuk pengguna dan pecandu narkotika walaupun pada akhirnya, harus menjalani hukuman pemecatan dari dinas sesuai dengan ketentuan Undang Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, Undang Undang Nomor 39 Tahun 1947 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana Militer serta Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Namun demikian, ditemui kendala dalam pelaksanaan eksekusinya. Oleh sebab itu, perlu dibuat regulasi khusus di internal institusi TNI untuk menetapkan rehabilitasi medis dan sosial terhadap prajurit yang terlibat penyalahgunaan/pecandu narkotika. Inisiasi kerja sama institusi TNI dengan beberapa rumah sakit pemerintah dan/atau seluruh rumah sakit milik TNI yang dilengkapi dengan unit rehabilitasi medis dan sosial juga perlu dilakukan
PENGARUH FASILITAS DAN KEMAMPUAN KERJA PETUGAS TERHADAP EFEKTIVITAS PERGUDANGAN PT ARDHYA BUMI PERSADA JAKARTA TIMUR
Persaingan dalam bidang bisnis semakin ketat, perusahaan gudang menghadapi tantangan untuk meningkatkan efektivitas pergudangan. Fasilitas kerja yang baik dan kemampuan kerja petugas menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja dan kemampuan kerja terhadap efektivitas pergudangan PT. Ardhya Bumi Persada di Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan asosiatif kausal dengan metode survei melalui aplikasi SPSS versi 26. Jumlah populasi 120 dan sampel 92 berdasarkan Teknik Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pergudangan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel (3,402 > 1,66216), kemampuan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pergudangan dengan nilai signifikansi 0,005 signifikansi < 0,05 dan nilai thitung > ttabel (3,279 > 1,66216), fasilitas kerja dan kemampuan kerja secara simultan berepengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pergudangan dengan nilai Fhitung 10,555 > Ftabel 3,10 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dalam penelitian ini Fasilitas Kerja dan Kemampuan Kerja memiliki kontribusi terhadap Efektivitas Pergudangan sebesar 19,2% dan 80,8%Â dipenaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.Kata kunci: fasilitas kerja; kemampuan kerja; efektivitas pergudanga
PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. GANA SAKTI INDONESIA PERIODE 2023 – 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Gana Sakti Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 58 orang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Kualitas Data, Uji Hipotesis, Analisis Regresi Berganda, Koefisien Korelasi, dan Koefisien Determinasi. Hasil ini menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Kemudian  hasil Kompensasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan persamaan regresi Y = 10.196 + 0,094 (X1) + 0,705 (X2). Nilai kofisien korelasi diperoleh sebesar 0,674 artinya kedua variable X1 dan X2 mempunyai tingkat hubungan yang cukup kuat terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 44,1% sedangkan sisanya sebesar 55,9% dipengaruhi faktor lain seperti Lingkungan Kerja, Motivasi dan lain-lain.Kata Kunci : kompensasi; disiplin kerja; dan kinerja karyawa
ANALISIS KINERJA LIGHTNING ARRESTER (LA) BERDASARKAN ARUS BOCOR PADA BAY IBT 1 GITET GANDUL PT. PLN (PERSERO) ULTG GANDUL
PT.PLN (Persero) ULTG Gandul mempunyai asset salah satu Gardu Induk yang sudah beroperasi sangat lama yaitu GITET Gandul, dalam menunjang keberlangsungan energi listrik peralatan perlu dilindungi dari surga petir, oleh karenanya dibutuhkan Lightning arrester sebagai pengalir tegangan lebih agar tidak mengganggu dan merusak peralatan. Penelitian ini membahas tentang arus bocor pada LA di bay IBT 1 GITET Gandul.Pentingnya peran LA dalam proteksi peralatan dari hubung surja dan singkat maka perlu dilakukan perhitungan kinerja secara berkala bersamaan dengan itu adanya perbedaan usia operasi LA pada phasa S dengan phasa lainnya di bay IBT 1 mencapai lebih dari 10 tahun operasi sehingga diperlukan perhitungan kinerja LA tersebut, adapun prosedur penelitian dimulai dari studi literatur, pengumpulan data arus bocor, analisis kinerja arrester didasarkan pada arus bocor yang terukur menggunakan Leakage Current Monitor dengan membandingkan dengan standart yang ditentukan oleh PLN yaitu SKDIR 520.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan kinerja LA phasa R dan S masih dalam range nilai normal yaitu %Ires ≤ 90 µA sedangkan untuk phasa T diperlukan percepatan dan penambahan pengukuran yaitu setiap 6 bulan atau 2x setahun dimana nilai %Ires ada pada range 91-99 µA, dan untuk kinerja LA phasa S masih baik meskipun telah beroperasi selama 19 tahun dimana peningkatan degradasi arus bocor arrester hanya 20,40% dan %Ires ≤ 90 µA yaitu 55,2% sehingga dalam interval pengujian selanjutnya ialah setahun sekali
MERANCANG GENERATOR HYDROGEN FULL CELL KAPASITOR UNTUK RENEWABLE ENERGI
Energi berperan sangat penting dalam kehidupan manusia. Misalnya untuk proses industri, penerangan, dan masih banyak peralatan yang memerlukan energi agar dapat bekerja. Sebagian besar produksi energi berasal dari sumber energi fosil berupa minyak bumi dan gas alam. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), pada tahun 2018 produksi energi dunia adalah 14.421 Mtoe. Sebagian besar didorong oleh pembangkitan yang berasal dari bahan bakar fosil yaitu sebesar 370 Mtoe. Produksi energi yang berasal dari energi terbarukan dan nuklir juga meningkat, masing-masing sebesar 60 Mtoe dan 19 Mtoe. Bahan bakar fosil pada akhirnya menyumbang lebih dari 81% produksi energi pada tahun 2018. Berdasarkan hasil percobaan pada proses elektrolisis yang mempengaruhi jumlah produksi hydrogen adalah besaran voltase 18V pada proses electrolysis. Semakin besar tegangan elektrolisis maka semakin banyak gas hydrogen dan oksigen yang di hasilkan, hasil setiap pengujian yang dilakukan mulai dari percobaan pengujian menggunakan satu b dan menggunakan dua buah fuel cell serta perhitungan hasil gas hasil fuel cell generator selama 20 menit, perancangan alat hidrogen generator dan fuel cell memiliki sistem kerja yang cukup baik. Berdasarkan hasil percobaan pada satu fuel cell dalam waktu 50 menit menghasilkan tengangan maksimal sebesar 1,18V , sedangkan untuk percobaan kedua menggunakan dua buah fuel cell menghasilkan tegangan maksimal 2,39 V dalam waktu 50 menit.Maka dapat di simpulkan jumlah fuel cell ,gas hydrogen,dan oksigen mempengaruhi tegangan yang dapat di hasilkan. Kata Kunci : Fuel cell, Hydrogen, Oksigen, Renewable Energy, Elektrolisis
Perancangan sistem informasi kostanku berbasis mobile menggunakan metode waterfall
Information systems are developed to address various business problems in the face of globalization. The mobile boarding house rental information system is one of the information systems that facilitates this service. In this case, the process applied to Kost Ahmad still uses manual methods such as. This company needs an application that can improve the process of renting Pak Ahmad's boarding house transactions and handle data processing efficiently. Therefore, with the problems of Kost Pak Ahmad, a system is needed that can facilitate boarding house transactions. At the same time, it is also recorded accurately in the data processing system. This study uses UML, data collection methods, and a waterfall system development approach. The main objective of the study is to design a constant application system at Pak Ahmad's boarding house. And can speed up the ordering and payment process. The conclusion is to meet the market need for comfortable and affordable housing, targeting students, workers, and short-term tourists.Sistem informasi dikembangkan untuk mengatasi berbagai masalah bisnis dalam menghadapi globalisasi. Sistem informasi penyewaan kost bergerak merupakan salah satu sistem informasi yang memfasilitasi layanan ini. Dalam hal ini proses yang diterapkan pada Kost Ahmad ini masih menggunakan cara manual seperti .Perusahaan ini membutuhkan aplikasi yang dapat meningkatkan proses layanan transaksi penyewaan kost Pak Ahmad dan menangani pemrosesan data secara efisien. Maka dari itu, dengan adanya permasalahan Kost Pak Ahmad maka diperlukannya suatu sistem yang dapat mempermudah transaksi kosan.Pada saat yang sama, hal itu juga dicatat secara akurat dalam sistem pemrosesan data. Penelitian ini menggunakan UML, metode pengumpulan data, dan pendekatan pengembangan sistem waterfall. Tujuan utama dari penelitian adalah merancang sebuah sistem aplikasi konstanku pada kos pak Ahmda.Dan Dapat mempercepat dalam proses pemesanan dan pembayaran. Kesimpulanya ialah memenuhi kebutuhan pasar akan hunian yang nyaman dan terjangkau, dengan menyasar mahasiswa, pekerja, dan wisatawan jangka pendek
Sistem Informasi Absensi Kepegawaian Menggunakan Metode Response Code Pada Kantor Dinas Kota Bekasi
Penelitian ini merupakan sebuah pengembangan Sistem Informasi Absensi yang dilakukan secara online menggunakan “Quick Responce Code“
PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME BERDASARKAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA
Hukuman mati menjadi salah satu hukuman tertua di dunia yang masih ada diberbagai negara di dunia salah satunya Indonesia. Keberadaan hukuman mati dalam jenis pemidaann merupakan jenis sanksi pidana yang sangat berat dan kontroversial. Memandang bahwa proses hukuman mati menyangkut nyawa seseorang pastinya pemberlakuan hukuman tersebut banyak menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat. Oleh karenanya menarik dan penting mengkaji lebih lanjut bagaimana pengaturan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana Terorisme berdasarkan hukum pidana Indonesia? dan bagaimana penerapan penjatuhan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana terorisme oleh hakim berdasarkan praktek peradilan di Indonesia? Untuk menjawab permasalahan tersebut, digunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual serta pendekatan kasus, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tertier, serta teknik analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian didapat bahwa pengaturan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana Terorisme berdasarkan hukum pidana Indonesia yang berlaku saat ini di atur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Untuk Seluruh Wilayah Republik Indonesia Dan Mengubah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dalam Pasal 10 KUHP Lama, hukuman mati masuk jenis pidana pokok dan jenis pidana terberat menurut hukum positif Indonesia. Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pidana mati atau hukuman mati sebagai jenis pidana khusus diatur mulai Pasal 98 sampai Pasal 102 KUHP 2023. Hakim harus melihat asas-asas pidana yang berlaku dalam KUHP maupun diluar KUHP