Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
    1412 research outputs found

    Pengaruh NPL, CAR, dan NIM Terhadap ROA Pada PT Bank Mandiri Periode 2000-2024

    Get PDF
    Kinerja keuangan bank dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan risiko kredit, kecukupan modal dan efisiensi pendapatan bunga. Indikator seperti Non-Performing Loans (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Net Interest Margin (NIM) menjadi faktor penting dalam menentukan Return On Assets (ROA) sebagai ukuran profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPL, CAR dan NIM terhadap ROA pada PT Bank Mandiri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Bank Mandiri selama periode 2000-2024. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Versi 26, serta pengujian asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heteroskedastisitas), uji f dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sementara CAR dan NIM tidak berpengaruh secara signifikan secara parsial. Namum, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,480 menunjukkan bahwa 48% variasi ROA dijelaskan oleh NPL, CAR dan NIM. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian risiko kredit dan efisiensi pengelolaan permodalam dalam meningkatkan profitabilitas bank.Penelitian kuantitatif ini dilakukan pada tahun 2025 dengan tujuan menguji Non-Performing Loans (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Net Interest Margin (NIM) pada Return on Assets (ROA) di perusahaan PT Bank Mandiri. Sampel penelitian terdiri dari laporan keuangan perusahaan PT Bank Mandiri, selama 25 tahun periode (2000–2024). Sumber data berasal dari laporan keuangan tahunan resmi bank dan kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 26. Data dianalisis melalui uji F, uji t, regresi linier berganda, dan uji asumsi klasik, yang melibatkan uji multikolinearitas, normalitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil kajian mengindikasikan bahwa NPL memengaruhi secara negatif yang signifikan pada ROA, sementara itu CAR dan NIM tidak memengaruhi dengan signifikan secara parsial. Meskipun secara simultan, ketiga variabel tersebut bersamaan memengaruhi signifikan pada ROA. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,480 menunjukkan bahwa 48% variasi ROA disebabkan oleh NPL, CAR, dan NIM. Penelitian ini memperlihatkan bahwa keberhasilan dalam mengendalikan risiko kredit dan mengelola struktur permodalan secara efisien menjadi komponen krusial dalam mendorong pertumbuhan keuntungan bank

    EVALUASI RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKTOR INDUSTRI PENGENDALIAN HAMA MENGGUNAKAN METODE HIRADC

    Get PDF
    Exposure to toxic chemicals, physical hazards from equipment use, and biological risks due to interaction with pests are among the potential threats to occupational safety and health in the pest control industry. As a company operating in this sector, PT. Zeta Pest Control is required to conduct a risk assessment to determine the level of hazards and establish effective control measures. This study employs the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method to evaluate the likelihood, exposure, and consequences associated with various potential hazards encountered in pest management activities. The hazard identification process was applied to several work methods, including spot spraying, cold fogging, hot fogging, and rodent baiting. A risk assessment matrix was then utilized to analyze the risks based on three factors: likelihood, exposure, and severity of consequences. The results were categorized into priority levels, including high and very high risk. Control measures were determined according to the hierarchy of hazard control, which comprises elimination, substitution, engineering controls, administrative controls, and the use of personal protective equipment (PPE). The findings reveal that certain work methods pose very high risks, such as cold fogging with risk scores ranging from 900 to 1800, and hot fogging with a score of 900.Meanwhile, spot spraying and rodent baiting are classified as priority 1 and very high risk, with chemical exposure scoring 540 and bacterial contamination scoring 450. Based on inspections of work equipment, chemicals, PPE, general safety, and worker health, 72% of workers were deemed compliant, while 28% were non-compliant. Recommended control measures include replacing hazardous chemicals, improving ventilation systems, implementing stricter standard operating procedures, and ensuring appropriate PPE usage for each work method. Kata Kunci: Occupational Safety, Pest Control, HIRADC, Occupational Risk, Hazard ControlExposure to toxic chemicals, physical hazards from equipment use, and biological risks due to interaction with pests are among the potential threats to occupational safety and health in the pest control industry. As a company operating in this sector, PT. Zeta Pest Control is required to conduct a risk assessment to determine the level of hazards and establish effective control measures. This study employs the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method to evaluate the likelihood, exposure, and consequences associated with various potential hazards encountered in pest management activities. The hazard identification process was applied to several work methods, including spot spraying, cold fogging, hot fogging, and rodent baiting. A risk assessment matrix was then utilized to analyze the risks based on three factors: likelihood, exposure, and severity of consequences. The results were categorized into priority levels, including high and very high risk. Control measures were determined according to the hierarchy of hazard control, which comprises elimination, substitution, engineering controls, administrative controls, and the use of personal protective equipment (PPE). The findings reveal that certain work methods pose very high risks, such as cold fogging with risk scores ranging from 900 to 1800, and hot fogging with a score of 900.Meanwhile, spot spraying and rodent baiting are classified as priority 1 and very high risk, with chemical exposure scoring 540 and bacterial contamination scoring 450. Based on inspections of work equipment, chemicals, PPE, general safety, and worker health, 72% of workers were deemed compliant, while 28% were non-compliant. Recommended control measures include replacing hazardous chemicals, improving ventilation systems, implementing stricter standard operating procedures, and ensuring appropriate PPE usage for each work method. Kata Kunci: Occupational Safety, Pest Control, HIRADC, Occupational Risk, Hazard Contro

    KECUKUPAN MODAL DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PROFITABILITAS MELALUI LIKUIDITAS PADA PERBANKAN DI BEI TAHUN 2023

    Get PDF
    Banking in carrying out its main function as a financial intermediary institution must be able to describe a good profitability ratio in order to create safe banking conditions. The main function of a bank can run smoothly if banking profitability is good. Several factors that can affect bank profitability are capital adequacy, third party funds and liquidity. This research was conducted using a descriptive qualitative method with secondary data sources obtained from the Company's Annual Report. The research sample was 47 banking companies listed on the IDX in 2023. The results of the study stated that capital adequacy affects profitability, third party funds do not affect profitability, capital adequacy affects liquidity, third party funds do not affect liquidity, liquidity affects profitability, liquidity is able to mediate the effect of capital adequacy on profitability and liquidity is unable to mediate the effect of third party funds on profitability. The results of this study are expected to be a reference for further research that discusses the theme of banking with the same variables.Keywords: Capital Adequacy, Third Party Funds, Profitability, Liquidit

    HUBUNGAN PELATIHAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KINERJA KARYAWAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara 3 variabel yaitu pelatihan, pengembangan karir dan kinerja karyawan di Yayasan Al-Ihsan Hasanah Palmeriam. Ketiga variabel tersebut saling berhubungan, saling terkait dan berkorelasi. Sampel dari penelitian ini sebesar 49 karyawan yang ada di Yayasan Al-Ihsan Hasanah Palmeriam. Data diperoleh melalui kuesioner dan diukur menggunakan korelasi rank spearman. Teknik analisis data yang adalah analisis deskriptif korelasional menggunakan program IBM SPSS 24. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelatihan dan kinerja karyawan memiliki hubungan yang cukup erat, pengembangan karir dan kinerja karyawan memiliki hubungan yang nyata serta pelatihan dan pengembangan karir memiliki korelasi yang cukup erat.Kata kunci : pelatihan, pengembangan karir dan kinerja karyawa

    Prototipe Monitoring Controling Suhu dan Kelembaban Pada Kandang Ayam Petelur Berbasis Internet Of Things (IoT)

    Get PDF
    Controlling temperature and humidity is a critical aspect of layer chicken management, as uncontrolled environmental fluctuations can increase stress levels, reduce comfort, and negatively affect productivity. In practice, most farmers still rely on manual monitoring methods, which are unable to respond quickly to rapidly changing conditions. This study aims to develop and evaluate a prototype Internet of Things (IoT)-based monitoring and controlling system for regulating temperature and humidity in layer chicken cages using a NodeMCU ESP8266, a DHT22 sensor, and the Home Assistant platform for real-time monitoring and automated actuator control. Experimental testing was conducted in both open and closed environments to assess sensor accuracy and system effectiveness. Data were collected at 5-minute intervals. The results show that the DHT22 sensor demonstrates low error rates, with temperature errors ranging from 0–2.00% in closed environments and 0.32–0.64% in open environments, while humidity errors range from 0.26–1.17%. The automated control system effectively maintained cage temperature near the ideal range (±32°C), increasing temperature by 2.6–4.3°C under cooler conditions and decreasing temperature by 1.8°C during hotter periods. For humidity control, the system increased humidity levels by 1–3% as required These findings indicate that the developed IoT-based system provides fast response, stable performance, and high accuracy in maintaining environmental conditions within the optimal range for layer chickens, offering a more efficient solution compared with conventional methods. This study contributes a novel application of Home Assistant as a centralized control platform, which remains rarely explored in similar research

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KOPERASI PADA YAYASAN XYZ BERBASIS WEB

    Get PDF
    Dalam bekerja, Koperasi Simpan Pinjam biasanya menawarkan jasa untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan hidup anggotanya dan menjamin kesejahteraan mereka. Koperasi ini didirikan untuk menghindari anggotanya dari rentenir dan sebagai pilihan untuk peminjaman uang atau kredit. Koperasi simpan pinjam semakin diminati oleh pencari kredit atau nasabah saat ini. Akibatnya, banyak Koperasi Simpan Pinjam yang memberikan kredit atau pinjaman kepada anggota mereka tanpa jaminan, meskipun prinsip perbankan menyatakan bahwa setiap pemberian kredit harus disertai dengan jaminan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu Yayasan XYZ merancang sistem informasi koperasi dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan terstruktur sehingga menghemat banyak tenaga dan waktu. Penelitian ini menggunakan metode waterfall. Analisis, desain, negosiasi, pengujian, dan penyerahan sistem kepada pengguna atau pengguna adalah tahapan dari metodologi penelitian ini. agar kebutuhan Yayasan XYZ dapat ditetapkan berdasarkan kebutuhan semua pihak yang terlibat

    FAKTOR MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MANAJEMEN KEAMANAN PENERBANGAN REGULATED AGENT BANDARA YIA

    Get PDF
    Keamanan penerbangan (Avsec) merupakan komponen yang sangat penting dalam industri penerbangan, personel Avsec bertanggung jawab untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang, awak pesawat, kargo, dan semua orang yang berinteraksi dengan pesawat.  Yogyakarta International Airport (YIA) merupakan salah satu Bandara yang diresmikan tahun 2020 di Indonesia. Bandara ini memegang peranan yang penting dalam wilayah operasinya, semakin banyak frekuensi penerbangannya maka seiring dengan peningkatan yang ada ancaman keamanan penerbangan selalu mengintai.  Keamanan penerbangan yang berfungsi untuk melindungi operasi penerbangan dari pelanggaran hukum dengan menggunakan kombinasi sumber daya manusia, fasilitas, dan prosedur harus selalu siaga dalam menangkal ancaman keamanan dalam bentuk apapun. Kemampuan dan kehandalan personel Avsec, kiranya berkaitan dengan faktor manusia dan lingkungan kerja dimana mereka bertugas, dalam penelitian pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara offline, menggunakan 30 responden petugas Avsec di Regulated Agent. Adapun hasil yang telah dianalisa dapat diperoleh yaitu faktor manusia tidak berpengaruh (tidak terkait) secara parsial terhadap manajemen keamanan penerbangan, lingkungan kerja berpengaruh (terkait) secara parsial terhadap manajemen keamanan penerbangan dan faktor manusia dan lingkungan kerja berpengaruh (saling berkaitan) secara simultan  terhadap manajemen keamanan penerbangan.  Kontribusi faktor manusia dan lingkungan kerja dengan manajemen keamanan penerbangan mempunyai nilai sebesar 43,2%, sedangkan 56,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.  Kata kunci  :  faktor manusia; lingkungan kerja; keamanan penerbangan; karg

    Penerapan Metode Multiple Criteria Decision Analysis pada Analisis Keamanan Siber Siswa-siswi SMK Al-Mujahirin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kesadaran akan keamanan siber yang dimiliki siswa-siswi SMK Al-Mujahirin. Metode analisis sekaligus metode perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis multi kriteria atau Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner yang dilakukan secara online menggunakan aplikasi Gform. Analisis tingkat kesadaran keamanan siber siswa-siswi diukur berdasarkan dimensi knowledge (pengetahuan), attitude (sikap), dan behaviour (perilaku). Area yang digunakan dalam konsep pengukuran adalah regulation, internet, password, data security, dan cyberattack. Karakteristik responden adalah representasi dari keberadaan responden yang terlibat, yaitu siswa-siswi SMK Al-Mujahirin. Berdasarkan kuesioner yang sudah disebar, diketahui bahwa reponden dari kelas TKJ (Teknik Komputer Jaringan) sebanyak 64 orang dengan presentase 53,3%, kelas Multimedia sebanyak 36 dengan presentase 30%, dan kelas DKV (Desain Komunikasi Visual) sebanyak 20 dengan presentase 16,6%. Kesadaran keamanan informasi siswa-siswi SMK Al-Mujahirin Depok sudah berada pada level "sedang" dan hampir baik dengan nilai keseluruhan 69,3%. Oleh karena itu, hanya perlu mempertahankan yang sudah baik dan meningkatkan yang masih berada pada level sedang.  Untuk memastikan bahwa proses ke arah itu dapat dilakukan, diperlukan pengawasan yang berkelanjutan.  Selain itu, semua pihak harus bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan data. Dari tiga dimensi, hanya dimensi tingkah laku yang menghasilkan hasil yang "buruk". Demikian pula, dari lima area pengukuran, hanya tiga area yang menghasilkan hasil yang "buruk".  Sebagai contoh, "Selalu taat pada aturan", "Berhati-hati menggunakan perangkat seluler", dan "Menyadari konsekuensi setiap tindakan" adalah bagian-bagian yang termasuk dalam kategori ini.Â

    Desain dan Implementasi Sistem Monitoring Daya Pintar untuk CCTV Berbasis IoT dengan Model Scrum

    Get PDF
    Penelitian ini mengembangkan aplikasi monitoring daya pintar CCTV berbasis IoT menggunakan metode Scrum untuk meningkatkan efisiensi energi dan keamanan sistem pengawasan. Tantangan utama yang dihadapi adalah pengelolaan energi yang efisien dalam jaringan CCTV yang luas. Dengan mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT), sistem ini memungkinkan pemantauan dan analisis data konsumsi daya secara real-time, sekaligus memperlancar otomatisasi pengelolaan daya. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan arsitektur tiga tingkat dan menerapkan proses iteratif Scrum yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi energi serta keamanan operasional CCTV, sambil memastikan skalabilitas dan fleksibilitas sistem. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan aplikasi IoT yang efisien di sektor keamanan, menawarkan pendekatan yang praktis untuk monitoring daya pintar dalam jaringan CCTV

    PERANCANGAN MEJA GAMBAR TEKNIK YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA DAN NORDIC BODY MAP DI LABORATORIUM.

    Get PDF
    Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dari hari ke hari membuat tuntutan akan peningkatan dari setiap pekerjaan yang dilakukan manusia sehingga memerlukan alat bantu yang digunakan dalam melakukan pekerjaan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Meja gambar dapat membantu kegiatan belajar mengajar yakni proses praktikum menggambar teknik untuk mempermudah mahasiswa dalam menggambar objek atau benda yang merupakan tugas-tugas dari praktikum menggambar teknik untuk mendapatkan hasil yang optimal. Alat bantu yang menunjang setiap pekerjaan harus bersifat ergonomis sehingga dapat mempermudah pekerjaan yang dilakukan juga memberikan kenyamanan dan meraih hasil yang optimal.Prosedur penelitian diawali dengan membagikan kuisioner keluhan dan keinginan mahasiswa yang dibagikan secara acak, membagikan kuisioner Nordic Body Map, melakukan identifikasi meja gambar teknik, dan pengumpulan data antropometri, yang kemudian diinterpretasikan menjadi keluhan pengguna. Setelah itu, tahapan berikutnya mengenai pengelohan data anthropometri, konsep perancangan berdasarkan kebutuhan, ide, keputusan dan tindakan, pembuatan prototype, uji coba prototype, perhitungan Teknik, pemilihan material dan estimasi biaya.hasil penelitian didapatkan perancangan meja gambar teknik yang memiliki kelebihan lebih praktis, lebih ringan dan terurama lebih nyaman digunakan dengan lebar meja gambar 91,5 mm dengan menggunakan P5, panjang meja gambar 126,5 mm dengan menggunakan P5, tinggi meja gambar 30 mm, Total biaya biaya yang di butuhkan Rp. 1.650.000,- Perancangan meja gambar teknik dapat mengurangi keluhan pengguna dengan rancangan ergonomic.Kata Kunci : Ergonomi, Antropometri, Nordic Body Map, Meja Gambar Teknik

    1,345

    full texts

    1,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇