Journals of Universitas Sangga Buana
Not a member yet
    82937 research outputs found

    INTEGRASI TEORI PELAKU DAN RISIKO UNTUK MEMBANGUN KERANGKA KEPATUHAN PAJAK DI INDONESIA

    Get PDF
    Tax compliance in Indonesia continues to face significant challenges, particularly in the aspect of voluntary compliance. This article aims to develop an integrative conceptual framework by combining the Theory of Planned Behavior (TPB) and tax risk management to enhance the effectiveness of tax compliance policies. The method employed is a systematic literature review based on the PRISMA approach, focusing on articles indexed. The synthesis reveals that psychological factors such as attitude, subjective norms, and perceived behavioral control are closely intertwined with risk perception, which is managed through Compliance Risk Management (CRM) strategies. The integrative framework positions risk perception as a mediating variable linking tax compliance intention and actual behavior, while also reinforcing CRM’s moderating function. These findings offer theoretical contributions by bridging psychological and managerial approaches, as well as practical implications for designing tax policies that are data-driven and aligned with taxpayer behavior.Kepatuhan pajak di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama pada aspek kerelaan. Artikel ini bertujuan untuk menyusun kerangka konsep integratif dengan menggabungkan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) dan manajemen risiko perpajakan dalam rangka meningkatkan efektivitas kebijakan pemenuhan pajak. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis berdasarkan pendekatan PRISMA terhadap artikel-artikel terindeks. Hasil sintesis menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku interaksi erat dengan persepsi risiko yang dikelola melalui strategi Compliance Risk Management (CRM) . Kerangka integratif ini menempatkan persepsi risiko sebagai variabel mediasi yang menghubungkan niat dan perilaku aktual, serta memperkuat fungsi moderasi CRM. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dengan menjembatani pendekatan psikologis dan manajerial, serta kontribusi praktis dalam merancang kebijakan perpajakan berbasis data dan perilaku wajib pajak

    TINGKAT PENERIMAAN PAJAK JIKA DIPENGARUHI OLEH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA KPP PRATAMA BANDUNG CICADAS

    Get PDF
    This study aims to examine the influence of taxpayer compliance and tax sanctions on tax revenue at KPP Pratama Bandung Cicadas during the period of 2018–2022. The research was conducted using an associative descriptive method and produced the following results: (1) taxpayer compliance has a significant effect on tax revenue, (2) tax sanctions do not have a significant effect on tax revenue, and (3) taxpayer compliance and tax sanctions simultaneously have a joint effect on tax revenue. Taxpayer compliance (X1) and tax sanctions (X2) together contribute 60.7% to the variation in tax revenue.Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh yang diberikan kepatuhan wajib pajak dan sanksi perpajakan terhadap penerimaan pajak pada KPP Pratama Bandung Cicadas dalam rentang waktu tahun 2018 – 2022. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif asosiatif yang memberikan hasil bahwa (1) kepatuhan wajib pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak, (2) Sanksi perpajakan tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak (3) Kepatuhan Wajib Pajak dan sanksi perpajakan bersama-sama secara simultan berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Dinama kepatuhan Wajib Pajak (X1) dan sanksi perpajakan (X2) mempengaruhi sebesar 60,7% terhadap penerimaan pajak

    Dampak Persepsi Kemudahan dan Kualitas Situs Web terhadap Keinginan Konsumen untuk Membeli di Tokopedia di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung

    Get PDF
    This study aims to analyze the impact of perceived ease of use and website quality on consumers' purchase intention on the Tokopedia e-commerce platform at Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. The findings indicate that both perceived ease of use and website quality have a positive and significant effect on consumers' purchase intention. Perceived ease of use has a regression coefficient of 0.640, while website quality has a regression coefficient of 0.249. The F-test shows that these two variables collectively have a significant impact on purchase intention, with an F-value of 256.029. The study concludes that to enhance consumers' purchase intention on Tokopedia, it is essential to continuously improve perceived ease of use and website quality, including user-friendly navigation, attractive design, optimal loading speed, and transaction security. Therefore, Tokopedia can be more effective in attracting and retaining consumers' purchase interest in the increasingly competitive e-commerce market.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan kualitas situs web terhadap minat beli konsumen di platform e-commerce Tokopedia di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik persepsi kemudahan maupun kualitas situs web memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Persepsi kemudahan memiliki koefisien regresi sebesar 0,640, sementara kualitas situs web memiliki koefisien regresi sebesar 0,249. Uji F menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara simultan mempengaruhi minat beli dengan signifikan, dengan nilai F hitung sebesar 256,029. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan minat beli konsumen Tokopedia, penting untuk terus meningkatkan persepsi kemudahan penggunaan dan kualitas situs web, seperti kemudahan navigasi, desain yang menarik, kecepatan pemuatan yang optimal, dan keamanan transaksi. Dengan demikian, Tokopedia dapat lebih efektif dalam menarik dan mempertahankan minat beli konsumen di pasar e-commerce yang semakin kompetitif

    Analisis Efektivitas Tata Kelola Administrasi Kepegawaian di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Pendidikan

    Get PDF
    This study aims to analyze the implementation of human resource administration governance at the Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), focusing on the Division of Governance and Human Resources, and its impact on the efficiency of educational services. A descriptive qualitative approach was used, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings indicate that while the human resource administration system has been functioning well, several significant challenges remain, such as insufficient data digitalization, time efficiency issues, and suboptimal coordination between divisions. Based on the findings, it is recommended that BBGP strengthen the use of information technology in administrative systems, enhance employee competencies through training, and review and improve existing standard operating procedures (SOPs) to support better governance efficiency and educational service delivery.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tata kelola administrasi kepegawaian di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), dengan fokus pada Divisi Tata Laksana dan Kepegawaian, serta dampaknya terhadap efisiensi layanan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa meskipun sistem administrasi kepegawaian telah berjalan cukup baik, terdapat beberapa tantangan signifikan, seperti kurangnya digitalisasi data, kendala dalam efisiensi waktu, serta koordinasi yang belum optimal antara divisi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar BBGP memperkuat penggunaan teknologi informasi dalam sistem administrasi, meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan, dan melakukan evaluasi serta perbaikan terhadap prosedur operasional standar (SOP) yang ada, guna mendukung efisiensi tata kelola dan pelayanan pendidikan yang lebih baik

    Analisis Tata Kelola Kelembagaan Ekonomi Desa (Studi Pada Usaha Mikro di Desa Banjarsari)

    Get PDF
    This study aims to examine the management of village economic institutions in supporting the development of micro-enterprises in Banjarsari Village. Village economic institutions play a crucial role in creating an ecosystem that supports the growth of micro-enterprises through various aspects, such as policies, access to capital, mentoring, and strengthening market networks. The research method used is a case study with a qualitative approach, which includes interviews, observations, and document analysis of micro-enterprise actors and relevant village officials. The findings reveal that the management of institutions in Banjarsari Village faces several challenges, such as a lack of coordination between related institutions, limited access to information for micro-enterprise actors, and a lack of ongoing training programs. Nevertheless, there is great potential to strengthen village institutions through optimizing the role of the Village-Owned Enterprise (BUMDes), enhancing human resource capacity, and collaborating with external parties. This study recommends improvements in institutional management to be more inclusive and transparent, aiming to increase the role of micro-enterprises in the village economy and ensure long-term sustainability and community welfare.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan kelembagaan ekonomi desa dalam mendukung perkembangan usaha mikro di Desa Banjarsari. Kelembagaan ekonomi desa memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ekosistem yang mendukung kemajuan usaha mikro melalui berbagai aspek, seperti kebijakan, akses modal, pembinaan, dan penguatan jaringan pasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang mencakup wawancara, observasi, dan analisis dokumen terhadap pelaku usaha mikro serta aparat desa yang terlibat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengelolaan kelembagaan di Desa Banjarsari menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya koordinasi antara lembaga-lembaga terkait, terbatasnya akses informasi bagi pelaku usaha mikro, serta minimnya pelatihan yang berkelanjutan. Meskipun demikian, ada potensi yang besar untuk memperkuat kelembagaan desa melalui pengoptimalan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama dengan pihak eksternal. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam pengelolaan kelembagaan yang lebih inklusif dan transparan, dengan tujuan meningkatkan peran usaha mikro dalam perekonomian desa dan memastikan keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat desa dalam jangka panjang

    PENGARUH LIMBAH GROUND GRANULATED BLAST FURNACE SLAG (GGBFS) PADA BETON 56 HARI

    Get PDF
    Pemanfaatan limbah Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) sebagai campuran beton geopolimer merupakan sebuah inovasi dalam industri konstruksi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas beton dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai penggunaan GGBFS dalam campuran beton geopolimer terhadap kekuatan tekan beton pada umur rencana 56 hari. Dalam metode eksperimen ini menggunakan sampel beton sebanyak 36 buah dengan kuat tekan rencana sebesar 26 MPa, benda uji yang digunakan berbentuk silinder berukuran 15 x 30 cm dengan persentase campuran GGBFS yang berbeda yaitu 45%, 50% dan 55%. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan hasil yang didapatkan pada umur 56 hari, nilai kuat tekan rata-rata untuk Beton Normal (NC) sebesar 28,300 MPa, Beton dengan 45% GGBFS (GC-45) sebesar 26,277 MPa, Beton dengan 50% (GC-50) sebesar 34,182 MPa dan Beton dengan 55% (GC-55) sebesar 36,596 MPa. Adapun nilai perbandingan antara beton normal terhadap beton GGBFS yaitu terhadap beton campuran GGBFS 45% mengalami penurunan sebesar 7,7%, terhadap beton normal campuran GGBFS 50% mengalami kenaikan sebesar 17,2% dan terhadap beton normal dan campuran GGBFS 55% mengalami kenaikan sebesar 22,7%. Persentase campuran GGBFS yang paling optimum terdapat pada beton umur 56 hari pada campuran GGBFS 55% dengan nilai maksimum kuat tekan beton yang didapatkan sebesar 37,207 MPa dan nilai rata-rata dari ketiga sampel sebesar 36,596 MPa dan meningkat sebesar 22,7% dari beton normal

    SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP NETRALITAS KARBON PADA KOMUNITAS URBAN

    Get PDF
    Pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi faktor utama dalam meningkatnya emisi karbon di kawasan perkotaan. Tanpa adanya sistem yang berkelanjutan, akumulasi sampah berkontribusi terhadap perubahan iklim, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang mampu meminimalkan dampak lingkungan serta mendukung pencapaian netralitas karbon.Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode studi kasus pada beberapa komunitas perkotaan yang telah mengadopsi sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, survei, serta analisis data sekunder, sementara pengukuran jejak karbon dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem yang diterapkan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan konsep ekonomi sirkular, seperti pengurangan, daur ulang, serta pemanfaatan limbah menjadi energi (waste-to-energy), mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah serta penggunaan teknologi ramah lingkungan juga meningkatkan efisiensi pengelolaan. Meski demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan infrastruktur, yang perlu diatasi melalui edukasi dan kebijakan yang lebih efektif. Secara keseluruhan, penerapan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan berkontribusi besar dalam menekan emisi karbon di kawasan urban. Dukungan kebijakan serta peningkatan pemahaman masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program ini di masa depan

    EVALUASI PENERAPAN FUTURE ETHICS DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MENUJU INDONESIA NET-ZERO CARBON

    Get PDF
    Perubahan iklim dan peningkatan emisi karbon merupakan tantangan utama bagi Indonesia dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, terutama dalam memenuhi target netral karbon pada tahun 2060. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran filsafat ilmu dalam menganalisis kebijakan netral karbon melalui perspektif future ethics dan aksiologi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis kajian pustaka serta analisis hermeneutika filosofis, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana konsep-konsep filsafat ilmu dapat digunakan untuk menilai efektivitas kebijakan yang ada serta menawarkan pendekatan normatif dalam pengambilan keputusan terkait mitigasi perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa future ethics, dengan penekanannya pada keadilan antargenerasi, menyoroti urgensi kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan jangka pendek tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap generasi mendatang. Sementara itu, dari perspektif aksiologi, implementasi kebijakan seperti perdagangan karbon harus mempertimbangkan distribusi manfaat yang lebih adil dan berbasis nilai. Selain itu, epistemologi kebijakan menyoroti perlunya pengelolaan data yang lebih transparan dan koordinasi antar-sektor untuk meningkatkan efektivitas strategi netral karbon. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa filsafat ilmu tidak hanya berperan dalam merumuskan kebijakan berbasis nilai, tetapi juga dalam mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas kebijakan yang sudah ada

    UPAYA E-BISNIS DALAM MENDUKUNG NETRAL KARBON

    Get PDF
    Perubahan iklim menjadi tantangan global yang mendesak, memerlukan upaya kolaboratif untuk menciptakan solusi berkelanjutan. Salah satu strategi utama adalah netral karbon, di mana emisi karbon diimbangi melalui pengurangan dan penyerapan emisi. Dalam konteks ini, e-bisnis memainkan peran strategis dengan mengintegrasikan teknologi digital dan inovasi model bisnis. Penelitian ini mengeksplorasi peran e-bisnis dalam mendukung netral karbon melalui lima fokus utama: efisiensi energi, promosi produk ramah lingkungan, pengurangan perjalanan fisik, implementasi smart grid dan Internet of Things (IoT), serta pengelolaan sampah elektronik.Metode deskriptif-kualitatif digunakan dengan analisis literatur dari 15 sumber utama yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa teknologi seperti cloud computing, big data, dan AI berkontribusi signifikan pada pengurangan emisi melalui efisiensi energi dan optimalisasi operasional. Selain itu, platform e-bisnis memfasilitasi promosi produk ramah lingkungan dan transparansi rantai pasok. Transformasi digital juga mengurangi emisi transportasi dengan mengadopsi kerja jarak jauh dan teknologi logistik berbasis AI. Di sisi lain, smart grid dan IoT memungkinkan pengelolaan energi yang lebih efisien, sementara inovasi dalam daur ulang elektronik menjadi kunci dalam pengelolaan sampah digital. Penelitian ini menyoroti tantangan pengelolaan limbah elektronik yang membutuhkan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, bisnis, dan masyarakat. Hasil ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik bisnis berkelanjutan yang mendukung netral karbon, khususnya di Indonesia dan kawasan Asia, yang telah menunjukkan komitmen signifikan dalam menurunkan emisi karbon

    Maternal Early Warning Scores for detecting deterioration in women during pregnancy: a systematic review

    No full text
    A systematic review of existing maternal early warning scores (MOEWS/MEWS) that identify maternal mortality, ICU admission or a combination of maternal morbidities

    1,111

    full texts

    82,937

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Sangga Buana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇