Journals of Universitas Sangga Buana
Not a member yet
82937 research outputs found
Sort by
Child Maltreatment and Neural Networks Underlying Emotion Regulation
This is a project funded by NIMH (R01-MH103291) that seeks to identify mechanisms linking child maltreatment to child and adolescent psychopathology, with a particular focus on the role of emotion regulatio
Safe Families for Children (SFC) Evalulation
A low-cost evaluation of the efficacy of the SFC program in preventing removals of children into foster care, reducing the recurrence of child maltreatment, and contributing to safe and stable reunification with birth families
IndiPRAG 2023: Book of Abstracts
Book of Abstracts of the Workshop on Individual Differences in Pragmatics and Discourse (IndiPRAG 2023)
Dampak Social Proof dan Retensi Pelanggan di UMKM Café di Kota Bandung: Tinjauan Literatur
This study explores the crucial role of social proof and customer retention in modern marketing strategies, particularly for UMKM cafés in Bandung. Social proof, introduced by Robert Cialdini, describes the tendency of individuals to mimic the actions of others in uncertain situations, especially through online reviews and testimonials. In the digital era, social proof significantly impacts consumer purchasing behavior. Conversely, customer retention reflects a business's ability to maintain its clientele, directly correlating with customer satisfaction and repeat purchases. High retention rates not only reduce marketing costs but also enhance profitability. The paper proposes integrating social proof strategies, such as positive online reviews and local influencer endorsements, along with loyalty programs and personalized services to boost customer loyalty. By effectively managing customer perceptions through social media and online reviews, UMKM cafés in Bandung can build a strong reputation and compete in a saturated market, ensuring sustained business growth and customer satisfaction.Penelitian ini membahas peran penting dari social proof dan retensi pelanggan dalam strategi pemasaran modern, khususnya di UMKM café di Bandung. Social proof, yang diperkenalkan oleh Robert Cialdini, menggambarkan kecenderungan individu untuk meniru tindakan orang lain dalam situasi yang tidak pasti, terutama melalui ulasan dan testimoni online. Di era digital, social proof memiliki dampak signifikan terhadap perilaku pembelian konsumen. Sebaliknya, retensi pelanggan mencerminkan kemampuan bisnis untuk mempertahankan pelanggannya, yang berhubungan langsung dengan kepuasan pelanggan dan pembelian berulang. Tingkat retensi yang tinggi tidak hanya mengurangi biaya pemasaran tetapi juga meningkatkan profitabilitas. Artikel ini mengusulkan integrasi strategi social proof, seperti ulasan online positif dan dukungan influencer lokal, serta program loyalitas dan layanan personalisasi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan mengelola persepsi pelanggan secara efektif melalui media sosial dan ulasan online, UMKM café di Bandung dapat membangun reputasi yang kuat dan bersaing di pasar yang jenuh, memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan kepuasan pelanggan
ANALISIS STRATEGI PIVOT PADA START-UP DIGITAL DALAM MENGHADAPI KETIDAKPASTIAN PASAR
Digital start-ups significantly contribute to economic growth; nonetheless, they encounter a substantial failure rate due to their incapacity to adjust to market realities. Market uncertainties, including evolving customer tastes and intense competition, necessitate the adaptation of plans for business models, products, or target markets. Extensive research has been conducted on market uncertainty; yet, the development of pivot strategies as a response remains limited. This study seeks to examine the pivot methods employed by digital start-ups in response to market uncertainty. This research employs a qualitative methodology utilizing a case study approach. The data was acquired through comprehensive interviews with founders and start-up executives who have pivoted, along with the examination of documents like business reports and academic publications. The data analysis employed a theme method, encompassing steps of data reduction, presentation, and conclusion formulation. Triangulation is employed to enhance the validity of the results. The study's results indicate that the pivot strategy is implemented by modifications in products, business strategies, and technology. Start-ups that effectively execute pivots typically embrace data- and technology-driven tactics. Nonetheless, obstacles like as timing of pivots, internal opposition, and resource constraints frequently impede the execution of this plan. The pivot strategy is essential for the viability of digital start-ups in a volatile industry. The effectiveness of the pivot relies on the ability to analyze market trends and guarantee a planned and scalable execution.Start-up digital berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi menghadapi tingkat kegagalan tinggi akibat ketidakmampuan beradaptasi dengan dinamika pasar. Ketidakpastian pasar, seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan ketat, membuat strategi pivot perubahan dalam model bisnis, produk, atau target pasar menjadi penting. Penelitian yang membahas mengenai ketidakpastian pasar sudah banyak dilakukan, akan tetapi menjadikan strategi pivot sebagai solusinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pivot yang diterapkan start-up digital dalam menghadapi ketidakpastian pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pendiri dan manajemen start-up yang telah melakukan pivot, serta analisis dokumen seperti laporan perusahaan dan artikel jurnal. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi pivot dilakukan melalui perubahan produk, model bisnis, dan teknologi. Start-up yang sukses menerapkan pivot cenderung mengadopsi strategi berbasis data dan teknologi. Namun, tantangan seperti penentuan waktu pivot, resistensi internal, serta keterbatasan sumber daya sering menghambat implementasi strategi ini. Strategi pivot menjadi langkah krusial dalam memastikan keberlanjutan start-up digital di tengah pasar yang dinamis. Keberhasilan pivot bergantung pada kesiapan dalam membaca tren pasar dan memastikan implementasi yang terencana serta terukur
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK INDUSTRI KERAJINAN IJUK DENGAN MODEL SCOR.12
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kinerja rantai pasok pada industri kerajinan Ijuk. Metode yang digunakan adalah model SCOR 12.0 dengan pendekatan atribut kinerja. Penelitian ini menggunakan tiga atribut kinerja SCOR yaitu atribut kinerja reliability, agility, dan cost. Temuan penelitian ini menjelaskan terdapat empat indikator strategis yang merepresentasikan aktivitas supply chain pada industri kerajinan Ijuk. Sebanyak 11 indikator level-2 berhasil diidentifikasi dan selanjutnya dilakukan pengukuran untuk memperoleh kinerja rantai pasok. Hasil pengolahan data menunjukkan kinerja rantai pasok industri kerajinan Ijuk berada pada kategori marginal. Atribut kinerja terendah dimiliki oleh atribut kinerja Cost, sehingga hal tersebut menjadi rekomendasi perbaikan bagi pihak manajemen dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan efisiensi rantai pasokan. Adapun penelitian terkait sebelumya belum pernah dilakukan pada lokus yang sama, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi studi perbandingan bagi penelitian berikutnya. Meski demikian, penelitian berikutnya dapat melakukan penilaian terhadap bobot masing-masing indikator pengukuran agar dapat memberikan pengetahuan bernilai terkait dengan indikator kinerja yang dianggap penting oleh pelaku usaha
MENGKAJI KOMUNIKASI ANGGOTA GRUP WHATSAPP YANG PALING BANYAK BERKOMENTAR
Maret 2020, World Health Organization mendeklarasikan CoronaVirus atau COVID-19 sebagai pandemi. Kondisi pandemi menyebabkan hampir semua pekerjaan dilakukan dengan Work From Home artinya tidak mudah lagi semua orang termasuk juga penyandang disabilitas untuk saling bertemu dan berkomunikasi melalui WhatSapp khususnya dalam bulan Maret-Desember 2020. Tujuan penelitian ini dalam tiga kelompok grup WhatSapp adalah untuk mengetahui siapa saja anggota pada masing-masing kelompok grup WhatSapp yang paling banyak berkomentar. Metode pengolahan data menggunakan kombinasi secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang diperoleh bahwa dalam masa pandemi Covid-19, komunikasi yang dilakukan tiga kelompok grup Whatsapp (WA) secara keseluruhan tidak mempengaruhi komunikasi mereka melalui grup Whatsapp. Ibu Judith Permadaniah atau ibu Judith Simbara paling banyak berkomentar di kelompok grup Whatsapp Chain IT of Youths, Untuk kelompok grup Whatsapp Kawula Muda Disabilitas dan kelompok grup Whatsapp R.I.S.E B41 – Surabaya, yang berkomentar paling banyak adalah Nabila Hanum Firdausi dan Farid Wajdi
FILSAFAT ILMU SEBAGAI LANDASAN UNTUK MENYUSUN KEBIJAKAN NETRAL KARBON YANG EFEKTIF DI INDONESIA
Filsafat ilmu menyediakan kerangka berpikir kritis dan rasional dalam memahami tantangan perubahan iklim, khususnya dalam konteks netral karbon. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana filsafat ilmu dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan netral karbon yang efektif di Indonesia. Dengan memadukan prinsip epistemologi, aksiologi, dan ontologi, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan sosial, lingkungan, dan ekonomi secara holistik. Studi ini juga menyoroti pentingnya pendekatan interdisipliner, pengembangan ilmu berbasis bukti, dan pengambilan keputusan yang etis. Kesimpulannya, filsafat ilmu memainkan peran penting dalam memastikan bahwa kebijakan netral karbon di Indonesia tidak hanya berorientasi pada target kuantitatif, tetapi juga memperhatikan keadilan dan keberlanjutan jangka panjang
Peningkatan Kualitas Audit : Standar Auditing dan Sistem Pengendalian Mutu
Audit quality is possibilities when auditing a client's financial statements, violations can be found in the client's accounting system. An auditor is required to produce high-quality and good work, The purpose of this study is to determine partially and simultaneously the effect of the Implementation of Auditing Standards and Quality Control Systems on Audit Quality. This research method uses a quantitative approach. The data collection for this study used a questionnaire. The sample of this study was 65 Auditors working at a Public Accounting Firm in Bandung City, with a sample collection technique using probability simple sampling. The results of the analysis show that Auditing Standards have a significant effect on Audit Quality. The Quality Control System has a significant effect on Audit Quality. Auditing Standards and Quality Control Systems have a significant effect simultaneously on Audit Quality of 88.4%, while the remaining 11.6% is influenced by other unobserved variables.Kualitas audit merupakan segala kemungkinan ketika mengaudit laporan keuangan klien dapat ditemukan pelanggaran yang terjadi dalam sistem akuntansi klien. Seorang auditor dituntut untuk menghasilkan pekerjaan yang bermutu tinggi dan baik. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui secara parsial dan simultan pengaruh Penerapan Standar Auditing dan Sistem Pengendalian Mutu Terhadap Kualitas Audit. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini sebanyak 65 orang Auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung, dengan teknik pengumpulan sampel yaitu menggunakan probability simple sampling. Hasil analisis menunjukkan Standar Auditing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas Audit. Sistem Pengendalian Mutu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas Audit. Standar Auditing dan Sistem Pengendalian Mutu berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kualitas Audit sebesar 88,4%, sedangkan sisanya 11,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati