Journals of Universitas Sangga Buana
Not a member yet
82937 research outputs found
Sort by
ANALISIS SENTIMEN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH BANDUNG MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES
Pengelolaan sampah di perkotaan menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian berkelanjutan, khususnya di Kota Bandung. Media sosial seperti Instagram memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan opini dan tanggapan terkait isu lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, namun informasi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk memahami persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Bandung dengan menggunakan algoritma Naive Bayes. Data diperoleh melalui scraping dari akun Instagram resmi @halobandung dan @humas_bandung pada periode Januari 2022 hingga Juni 2025. Proses analisis meliputi tahapan preprocessing teks, pelabelan data, klasifikasi sentimen (positif, negatif, netral), dan evaluasi model menggunakan confusion matrix, precision, recall, serta F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rasio pembagian data 80:20 menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 82%. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen publik secara efektif pada data media sosial, sehingga dapat digunakan sebagai dasar bagi pemerintah dalam merumuskan strategi pengelolaan sampah berbasis opini masyarakat
DESAIN PROTOTIPE UI/UX PLATFORM E-COMMERCE DALAM MENDUKUNG EKONOMI SIRKULAR BERBASIS SDG
Krisis limbah elektronik (E-Waste) global yang terus meningkat, ditambah dengan model konsumsi linear "ambil-buang" yang masih dominan di sektor teknologi informasi, menjadi penghambat besar dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG), khususnya pola konsumsi dan produksi bertanggung jawab (SDG 12). Penelitian ini mengatasi masalah tersebut dengan merancang dan mengevaluasi sebuah prototipe UI/UX untuk platform e-commerce spesialis hardware dan software, yang dikonseptualisasikan sebagai instrumen digital untuk memajukan ekonomi sirkular. Dengan menggunakan metodologi Design Science Research (DSR), penelitian ini mengembangkan prototipe berfidelitas tinggi yang dilengkapi fitur-fitur kunci: beranda yang mempromosikan produk refurbished dan ramah lingkungan, compatibility checker untuk mencegah pembelian yang berujung sampah, halaman pencarian dengan filter khusus barang bekas, bagian terkurasi untuk software open-source dan ringan, serta bundel revitalisasi PC. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa desain prototipe secara aktif membimbing perilaku pengguna menuju pola konsumsi berkelanjutan, memperpanjang masa pakai produk, dan mengoperasionalkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular. Studi ini menyimpulkan bahwa ilmuwan komputer dan desainer UI/UX dapat mengembangkan peran mereka dari sekadar pemrogram dan desainer menjadi arsitek sosio-teknis, yang dengan sengaja menciptakan ekosistem digital yang berkontribusi nyata terhadap SDG. Prototipe ini menjadi contoh ilustratif dan inspirasi untuk mengembangkan sistem perangkat lunak yang berkelanjutan
Experimental data: 2020 Frontiers in Cellular Neuroscience
As used in the Frontiers 2020 paper
https://www.frontiersin.org/journals/cellular-neuroscience/articles/10.3389/fncel.2020.00277/ful
Brazilian High Risk Cohort Study (BHRC)
The Brazilian High Risk Cohort Study for Childhood Psychiatric Disorders (BHRC) is a large community school-based study that is following 2,511 children from Brazil since 2010. We obtained psychological, genetic, and neuroimaging data with the aim to investigate typical and atypical trajectories of psychopathology and cognition over development.
We used a two-stage design. We first assessed childhood symptoms and family history of psychiatric disorders in a screening interview, collecting information from 9,937 index children at 57 schools in the cities of São Paulo and Porto Alegre, as well as from 45,394 family members. In the second stage, a random subsample (intended to be representative of the community, n = 958) and a high-risk subsample (children at increased risk for mental disorders, based on family risk and childhood symptoms, n = 1554) were selected for further evaluation. We evaluated those 2,511 subjects using an extensive protocol, involving one 2-h home evaluation with the parents, two 1-h evaluations of the child by a psychologist, and two 1-h evaluations of the child by a speech pathologist. In those evaluations, saliva samples for genetic studies were collected from the subjects and their biological parents. In addition, 750 children were invited to take part in a neuroimaging study and to provide blood samples for the assessment of peripheral blood biomarkers. Those children were collectively designated the enriched imaging cohort. We just completed our 3-year follow up with 80% retention
Below-ground biotic interactions moderated the postglacial range dynamics of trees
• Tree range shifts during geohistorical global change events provide a useful real-world model for how future changes in forest biomes may proceed. In North America, during the last deglaciation, the distributions of tree taxa varied significantly in the rate and direction of their responses for reasons that remain unclear. Local-scale processes such as establishment, growth, and resilience to environmental stress ultimately influence range dynamics. Despite the fact that interactions between trees and soil biota are known to influence local-scale processes profoundly, evidence linking belowground interactions to distribution dynamics remains scarce.
• We evaluated climate velocity and plant traits related to dispersal, environmental tolerance, and belowground symbioses, as potential predictors of the geohistorical rates of expansion and contraction of the core distributions of tree genera between 16-7kaBP.
• The receptivity of host genera towards ectomycorrhizal fungi was strongly supported as a positive predictor of poleward rates of distribution expansion, and seed mass was supported as a negative predictor. Climate velocity gained support as a positive predictor of rates of distribution contraction, but not expansion.
• Our findings indicate that understanding how tree distributions, and thus forest ecosystems, respond to climate change requires the simultaneous consideration of traits, biotic interactions, and abiotic forcing
Multiple Object Awareness (MOA) in Aging
In this project, we examine age effects on MIT and MOA capacity in a multiple object awareness (MOA) task. In Experiment 1, we estimate MIT and MOA capacity in an older sample group (ages 65-85) and compare their
performance to a younger sample tested by Wu and Wolfe (2018). In Experiment 2, we estimate MIT and MOA in a larger (online) lifespan sample (ages 18-80).
We use computational modeling to test whether MIT and MOA capacities can be explained by a single, graded signal-strength process or a combination of a signal-strength process and thresholded recollection
Anamalai Hills--Valparai Plateau--Weather Data
Data from weather stations at Iyerpadi and Murugalli, Valparai Plateau, Tamil Nadu, Indi
Integrasi Komunikasi Refleksi Mingguan Untuk Pengembangan Moral Etika Dan Efektivitas Pengelolaan Kelas
The transition from elementary to junior high school is a critical phase often marked by emotional instability, low ethical awareness, and a decline in students’ communication skills. This study aims to examine the effectiveness of weekly reflections integrated with classroom teacher–student communication as a strategy for developing moral and ethical character to foster conducive classroom management. A mixed-method approach was employed, with data collected through observation, daily reflections, and Google Form questionnaires. The findings indicate that consistent weekly reflections encourage improvements in students’ self-awareness, critical thinking, and self-control. This study underscores that the integration of reflection and communication is a strategic and effective approach to shaping new student habitus during the transition period.Peralihan dari jenjang SD ke SMP merupakan fase transisi kritis yang kerap diwarnai ketidakteraturan emosi, rendahnya kesadaran etis, dan penurunan kemampuan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas refleksi mingguan yang terintegrasi dengan relasi komunikasi guru wali kelas dengan siswa sebagai strategi pengembangan karakter moral dan etika dalam rangka menciptakan pengelolaan kelas yang kondusif. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed-method), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, refleksi harian, dan kuesioner Google Form. Hasil menunjukkan bahwa refleksi mingguan yang konsisten mendorong peningkatan kesadaran diri, kemampuan berpikir kritis, dan kontrol diri siswa. Studi ini menegaskan bahwa integrasi refleksi dan komunikasi merupakan pendekatan yang strategis dan efektif untuk membentuk habitus baru siswa pada masa transisi
INTEGRASI SWSOLAR DRYER UNTUK PENCAPAIAN SDGS DAN OPTIMALISASI PENGERINGAN RUMPUT LAUT MADURA
Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi. Meskipun memiliki potensi produksi tinggi, petani masih menghadapi berbagai kendala pada tahap pasca panen, terutama dalam proses pengeringan yang masih dilakukan secara tradisional. Permasalahan utama terletak pada ketergantungan terhadap kondisi cuaca, lamanya waktu pengeringan, serta mutu produk yang tidak seragam sehingga menurunkan nilai jual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengeringan rumput laut di tingkat petani serta mengevaluasi potensi penerapan teknologi pengeringan berbasis energi surya tertutup (SWSolar Dryer) sebagai solusi peningkatan mutu dan efisiensi produksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petani, dan dokumentasi instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan tradisional menyebabkan tingkat kehilangan mutu hingga 25%, sementara penerapan teknologi SWSolar Dryer mampu mempercepat waktu pengeringan menjadi 1–2 hari dan menghasilkan produk dengan kadar air lebih stabil. Selain itu, penerapan teknologi ini dinilai lebih higienis, ramah lingkungan, dan berpotensi meningkatkan harga jual hingga 30%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi teknologi pengeringan surya dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing rumput laut Desa Pagarbatu di pasar domestik maupun global