UKinstitute (Journals)
Not a member yet
    873 research outputs found

    Pelatihan Pembuatan Spray Tanaman Serai untuk Mencegah DBD dalam Meningkatkan Kesehatan dan Ekonomi Keluarga

    Get PDF
    Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a major health problem in Indonesia caused by dengue virus infection carried by the Aedes aegypty mosquito. It is not new that people's main choice to avoid mosquito bites is to use mosquito repellent products containing synthetic insecticides that are widely sold in the market and used by burning, spraying, applying and even electronics that require electricity. Synthetic insecticides are associated with events that can harm the environment and health. Therefore, switching to natural ingredients that are relatively much safer is considered important. One plant with mosquito-repellent power is lemongrass (Cymbopogon citratus). The purpose of this service is to provide skills to the community in processing lemongrass into mosquito repellent spray to prevent dengue fever which is also valuable in improving the family economy. The methods used in this service are education about dengue fever, the benefits of lemongrass, and tips on managing a business and training on making lemongrass plant spray. The service participants seemed very enthusiastic in participating in the entire series of activities. Abstrak: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia yang disebabkan oleh infeksi virus dangeu yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypty. Bukan hal baru bahwa pilihan utama masyarakat untuk menghindari gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan produk anti nyamuk yang mengandung insektisida sintetik yang banyak dijual di pasaran yang digunakan dengan cara dibakar, disemprot, dioleskan bahkan eletrik yang membutuhkan aliran listrik. Penggunaan insektisida sintetik dikaitkan dengan kejadian yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, dianggap penting untuk beralih pada bahan alami yang relatif jauh lebih aman. Salah satu tanaman yang mempunyai daya penolak nyamuk adalah serai (Cymbopogon citratus). Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan keterampilan pada masyarakat dalam mengolah serai menjadi spray anti nyamuk untuk mencegah DBD yang juga bernilai dalam menignkatkan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi mengenai DBD, manfaat serai, dan tips mengelola usaha serta pelatihan pembuatan spray tanaman serai. Peserta pengabdian nampak sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan

    Strategy in Conserving and Marketing Songket Woven Fabrics at Kota Daro I Village

    Get PDF
    This research was conducted to provide information on how to preserve and market songket woven fabrics so they can be widely spread in various cities and abroad. Based on the results of the research conducted, the results show that there are three strategies in preserving songket woven fabric in Kota Daro 1 Village, namely 1) successive strategies, namely efforts to preserve and respect traditional wisdom and local cultural values; 2) educational strategies, namely strategies that produce social actors who are appropriate and able to receive the inheritance of social groups, and can improve hierarchical levels; and 3) economic investment strategy, namely efforts to maintain capital or increase various types of capital, namely the accumulation of economic capital and social capital. Meanwhile, in marketing, songket has woven fabric in Kota Daro 1 Village; the artisans carried out a marketing strategy through promotions on social media and word of mouth. However, due to the limited Internet network and the ability of artisans to use social media to market songket woven fabrics, the marketing was not optima

    Pelatihan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Pada Kader Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kapoiala

    Get PDF
    Secara global, WHO (World Health Organization) memperkirakan penyakit tidak  menular  menyebabkan sekitar  71% dari  jumlah  kematian di  seluruh  dunia. Data tahun  2018 di  Indonesia  menunjukkan  kenaikan prevalensi  penyakit  tidak  menular  seperti  kanker,  stroke,  penyakit  ginjal  kronik,  diabetes  melitus  dan hipertensi dibanding lima  tahun  sebelumnya. Saat  ini  Kementerian  Kesehatan  RI  sudah  melaksanakan program  deteksi  dini  dan  pencegahan  penyakit  tidak  menular  di  masyarakat  dengan  melakukan  kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bagi individu dan masyarakat melalui Posbindu PTM di sekolah, tempat  kerja,  lapas/rutan,  terminal,  kampung  nelayan. Pelatihan  dilakukan  oleh  tim  FK Universitas Halu Oleo sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan peserta berjumlah 15 kader Puskemas Kapoiala, 5 Petugas Puskesmas dan 6 orang dari FK Universitas Halu Oleo. Tujuan pelatihan yaitu peserta mampu melakukan pengelolaan dan pelaksanaan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM). Materi yang diberikan dengan metoda ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek keterampilan  yaitu  memberikan  pengetahuan  tentang  PTM,  Posbindu  PTM,  memberikan  kemampuan  keterampilan dalam memantau faktor risiko PTM serta konseling. Terdapat peningkatan nilai posttest yang signifikan dibanding pretest, yang berarti ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini faktor risiko PTM. Kegiatan ini menginiasiasi terbentuknya Posbindu PTM Institusi FK Universitas Halu Ole

    Merancang Pembelajaran Matematika Yang Inovatif Dan Kreatif di SD Iskandar Said Surabaya

    Get PDF
    Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena  matematika  merupakan  sarana  untuk  memecahkan  masalah  sehari-hari  seperti  halnya  membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa  akan menghadapi banyak masalah kedepannya  karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika  yang  tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik.  Pembelajaran Kontekstual Learning dan matematika realistic merupakan yang dihadirkan ke ruang kelas, diharapkan siswa dapat mengoptimalkan panca inderanya baik penglihatan, pendengaran, penciuman, maupun penginderaan yang lain untuk dapat memahami materi yang sedang dipelajari. Tidak semua guru mampu merancang pembelajaran matematika dengan pendekatan yang seperti itu. Maka melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam merancang pembelajaran matematika kemampuan guru mengalami peningkatan sebesar 60% dari sebelum mengikuti pelatihan ke setelah mengikuti pelatihan

    Perubahan Sosial Orang Banda Neira dalam Konteks Pariwisata Unggul di Banda

    Get PDF
    Kawasan pulau-pulau Banda bukanlah sebuah Kawasan yang hanya mengingatkan memori kolektif kita tentang kebesaran Banda di Masa Lalu yang berhasil menggemparkan dunia dengan potensi sumber daya alam berupa rempah-rempah yang diincar bangsa Eropa, namun Banda merupakan sebuah kawasan yang dalam perpektif perubahan sosial menempatkan masyarakat Banda Neira seakan berada pada sebuah situasi yang tidak selalu maju dan progresif. Melalui pendekatan motodologi Observasi dan wawancara mendalam terhadap beberapa Informan kunci penelitian ini berhasil menemukan beberapa aspek yang menjadi sebuah kekuatan sekaligus kelemahan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perubahan sosial orang Banda Neira yakni: Perilaku Masyarakat Banda Neira Terhadap Konteks Pariwisata Unggul, Realitas Kebesaran Banda di Masa Lalu versus Banda Yang Jauh Tertinggal di hari ini, Rentang Kendali dan Keterbatasan Transportasi dari dan ke Banda, terbatasnya sarana perhotelan di Banda Neira, serta Lemahnya Good Will Pemerintah Baik pusat maupun daerah untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Banda menjadi realitas kehidupan Orang Banda dan Maluku di masa sekarang. Inilah sesungguhnya beberapa hal yang sangat mempengaruhi dan menentukan bagaimana perilaku sosial orang Banda Neira dalam Konteks Pariwisata unggul di kawasan pulau-pulau Banda khususnya di Banda Neira. Ada harapan besar dari orang Banda Neira bahwa kota dan kawasan kediaman mereka akan semakin maju seperti pada masa lalu

    Pembinaan dan Pengembangan Tim UKS dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Pelajar di SMPN 14 Palu

    Get PDF
    Kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian utama di perkotaan, di mana sekitar 5,2 juta remaja putri mengalami berbagai masalah setelah menstruasi, termasuk pruritus vulvae yang menyebabkan gatal pada organ intim wanita. Kekurangan kesadaran dan pengetahuan tentang kebersihan area genital dapat berdampak negatif pada kesehatan organ reproduksi wanita, menciptakan masalah seperti peningkatan cairan vagina, iritasi vulva, gatal, bau yang tidak sedap, ketidaknyamanan, dan masalah buang air kecil. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pembinaan dan pengembangan Tim UKS untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada pelajar di SMPN 14 Palu. Kegiatan ini melibatkan beberapa tahap, termasuk survei lokasi, pengurusan perijinan, penyusunan jadwal kegiatan, dan pelaksanaan penyuluhan dengan materi seperti pernikahan dini, kebersihan vulva, pergaulan bebas, HIV/AIDS, aborsi, cuci tangan, dan penggunaan alat-alat kesehatan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi terkait tema Kesehatan Reproduksi Remaja, serta evaluasi melalui kuesioner terbuka kepada TIM UKS SMPN 14 Palu. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan kegiatan pelatihan ini, dengan pengetahuan kategori baik mencapai 100%, meningkat dari sebelumnya yang memiliki tingkat baik sebesar 46,7%, cukup 33,3%, dan kurang 20%. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menciptakan perubahan positif sebelum dan sesudah implementasi

    Upaya Meningkatkan Minat Membaca Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Buku Cerita Bergambar Pada Anak Paud Kasih Ibu

    Get PDF
    The main objective of this study is to explain efforts to increase interest in reading by using picture story books as learning media for Kasih Ibu PAUD children. The research method used is qualitative, with data collection techniques, namely observation techniques, interviews, and documentation. The results showed that the medium of picture story books could increase interest in reading in children. The process or steps for carrying out teaching and learning activities using the press of picture story books, namely, the teacher shows the picture story books that will be delivered to children that day according to the theme. The teacher invites children to have a conversation by providing stimulation through a few questions about picture stories. The teacher also introduces new vocabulary accompanied by meaning or understanding, not forgetting that the teacher offers encouragement and motivation in the form of encouragement or praise. The children in PAUD Kasih Ibu are also very enthusiastic about learning to read picture storybooks. It is essential to teach children an interest in reading and introduce letters from a young age, and it is recommended that schools and each school have a reading corner so that children's interest in reading is very high. Abstrak: Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan upaya meningkatkan minat membaca dengan menggunakan media pembelajaran buku cerita bergambar pada anak PAUD Kasih Ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media buku cerita bergambar dapat meningkatkan minat membaca pada anak.  Proses atau langkah-langkah pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menggunakan media buku cerita bergambar yaitu guru menunjukkan buku cerita bergambar yang akan disampaikan kepada anak pada hari itu sesuai dengan tema, guru mengajak anak-anak untuk bercakap-cakap dengan memberikan rangsangan melalui beberapa pertanyaan mengenai cerita bergambar, guru juga memperkenalkan kosa kata baru yang disertai arti atau pengertiannya, tidak lupa guru memberikan dorongan dan motivasi berupa ungkapan penyemangat atau pujiandan anak-anak di PAUD Kasih Ibu juga sangat antusias melakukan kegiatan belajar membaca buku cerita bergambar. Pentingnya untuk mengajari anak dalam minat membaca dan mengenalkan huruf-huruf dari usia anak sejak dini, dan dusarankan untuk pihak sekolah dan tiap sekolah harus memiliki pojok baca supaya minat anak dalam membaca sangat tinggi

    Taman Belajar: Peningkatan Literasi dan Numerasi Melalui Bahasa Inggris, Matematika dan Keagamaan

    Get PDF
    The learning garden is implemented as an additional learning facility for school children in the Tarobok village. This program aims to mobilize children to carry out positive activities and repeat the lessons they previously received at school. activities carried out include general learning such as reading, counting and memorizing. Learning English and religious education is also carried out in the learning park. The techniques used are quizzes, presentations, focus group discussions, and singing. The results of this activity really helped the children to increase their enthusiasm for learning, especially in the aspects of literacy and numeracy. Abstrak: Taman belajar dilaksanakan sebagai sarana pembelajaran tambahan bagi anak-anak sekolah di desa tarobok. Program ini bertujuan untuk memobilisasi anak-anak agar melakukan aktivitas positif dan mengulangi pembelajaran yang sebelumnya mereka dapatkan di sekolah. aktivitas yang dilakukan antara lain pembelajaran umum seperti membaca, menghitung dan menghapal. Pembelajaran lain seperti Bahasa inggris dan Pendidikan agama juga di lakukan di taman belajar. Teknik yang dilakukan yakni kuis, presentasi, focus group discussion, dan bernyanyi. Hasil kegiatan ini sangat membantu anak-anak meningkatkan semangat belajar khususnya dalam aspek literasi dan numerasi

    Pelatihan Kader Pembentukan Posyandu Remaja sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Loru Kabupaten Sigi

    Get PDF
    Masalah kesehatan remaja sangatlah kompleks karena berada pada masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Sehingga, jika permasalahan tersebut tidak tertangani, maka dapat berdampak terhadap masa depan bahkan kesehatan psikologisnya. Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena remaja mengalami banyak tantangan baik yang datangnya dari diri mereka sendiri (biopsychosocial factors) ataupun dari lingkungan (environmental factors). Perkembangan yang dialami pada masa remaja (fisik, psikologis, dan emosi) dapat teratasi apabila remaja dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya dengan baik. Menurut  World Health Organization (WHO) pada tahun 2017, proporsi remaja yang melakukan hubungan seksual tanpa ikatan pernikahan di negara berkembang yaitu 40% dan terdapat 1,7 juta Kehamilan Tidak di inginkan (KTD) pada remaja setiap tahun. Faktor risiko kematian pada bayi 30% lebih tinggi pada ibu dengan usia muda. Pada kehamilan usia muda meningkatkan faktor risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan usia 20 tahun keatas. Terdapat 300 ribu kasus baru pada perempuan usia 15- 24 tahun yang terinfeksi HIV dan lebih dari 200 ribu kasus baru laki-laki usia 15- 24 tahun yang terinfeksi HIV. Begitu besarnya penerimaan dari lingkungan, baik dari teman sebaya maupun masyarakat, sehigga remaja diharapkan mampu bertanggungjawab secara sosial, mengembangkan kemampuan intelektual dan sikap secara mandiri. Remaja yang dapat menyesuaikan diri dengan baik maka diharapkan mampu menjalani masa remaja dengan baik dan diterima oleh lingkungannya. Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja

    Mesin Perontok Padi Bagi Kelompok Masyarakat Gotong Royong

    Get PDF
    Farmers cultivating rice fields in Hamlet III Gotong Royong Bukit Lawang Village are farmers who rent rice fields to cultivate and plant rice. There are models of cultivators who rent shares with the owner and there are also those who rent full processing with a rental fee for one harvest of IDR 300,000/1 row of rice fields. The purpose of this PKM is to help solve problems faced by partners by implementing Appropriate Technology independently in hamlet III gotong royong, Bukit Lawang village, especially in terms of: Making and implementing TTG, namely rice harvesting and cleaning/threshing machines needed for rice farmer. The implementation method begins with assessing the lack of technology and equipment in rice harvesting and cleaning/threshing machines, so far the process has been carried out by renting/hiring people who own the machines or done manually, so the method used to achieve the servant objectives is 1). Further surveys at partner locations to find out the working processes of rice harvesting and cleaning/threshing machines and the capacity of the results to be achieved; 2). Design and design of rice harvesting and cleaning/threshing machines using mechanical energy; 3) Manufacture of rice harvesting and cleaning/threshing machines. 4) Test and install rice harvesting and cleaning/threshing machines before giving them to partners. 5) handover of rice harvesting and cleaning/threshing machine units to partners. The community service activities that have been carried out illustrate the importance of the role of universities in applying theoretical knowledge into real practice by applying it directly to communities in need

    781

    full texts

    873

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKinstitute (Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇