UKinstitute (Journals)
Not a member yet
    873 research outputs found

    Pemanfaatan Durian Minor Menjadi Dodol Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kelompok Wanita Desa Prima Banjarharjo Kulon Progo

    Get PDF
    Durian yang dihasilkan oleh Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo sangat melimpah namun hanya di jual segar saja, sehingga Durian Minor belum termanfaatkan dengan baik, disisi lain Masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan Durian Minor tersebut sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada Masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Salah satu pendampingan yang dapat dilakukan adalah pelatihan pembuatan Dodol yang terbuat dari daging Durian Minor. Tujuan dari kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa ini untuk meningkatkan nilai jual durian minor yang semula hanya dibuang menjadi limbah kemudian dimanfaatkan menjadi produk dodol durian yang bernilai jual tinggi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Banjarharjo. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan kepada Ibu-ibu. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang di dapatkan adalah peningkatan pengetahuan Masyarakat tentang Dodol Durian Sebelum pelatihan sebesar 91,25% dan setelah pelatihan sebesar 92,35%. Sedangkan keterampilan pengolahan Dodol Durian sebelum pelatihan sebesar 56,73% dan setelah pelatihan meningkat sebesar 95,63%

    PKM bimbingan teknis pembuatan POC limbah pertanian untuk peningkatan produksi tanaman jagung di desa Warambe

    Get PDF
    Jagung merupakan tanaman dengan seribu manfaat, seluruh dari bagian tanaman jagung dapat dimanfaatkan. Manfaat pokok tanaman jagung adalah pemanfaatan biji jagung yang diolah sebagai makanan pokok. Selain itu limbah dari tanaman serba guna ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk yang bernilai ekonomis seperti batang, daun dan tongkol jagung. Hal ini menjadikan limbah jagung yang diolah sebagai bahan organik seperti pupuk organic cair sehingga dapat menambah kandungan unsur hara yang diperlukan tanaman. Oleh sebab itu, sangat diperlukan teknologi POC untuk meningkatkan kualitas unsur hara tanah, peningkatan produksi dan mendapatkan tanaman jagung organik. Desa Warambe merupakan daerah pertanian dengan kondisi lahan yang terus dilakukan penanaman jagung sepanjang tahun dengan menggunakan pupuk kimia sehingga ini akan berdampak menurunnya kondisi unsur hara tanah dan berdampak bagi kesehatan masyarakata desa Warambe.  Di desa Warambe selain terdapat limbah-limbah pertanian juga terdapat limbah-limbah rumah tangga yang melimpah tetapi belum diolah secara optimal sehingga tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa tersebut, maka tujuan kegiatan PKM ini harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang telah tercemar akibat penggunaan pupuk kimia, dan juga dapat menambah penghasilan masyarakat setempat dengan memanfaatkan limbah yang ada disekitar untuk dijadikan pupuk organik. Dimana pupuk organik memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan limbah kotoran ternak yang belum diolah. Dengan demikian, solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKMI ini adalah penerapan teknologi dalam merubah penggunaan pupuk kimia dengan penggunaan teknologi POC sehingga lahan usahatani lebih produktif lagi. Adapun bentuk teknologi yang diterapkan ke masyarakat dalam pengabdian ini adalah (1) teknologi pembuatan pupuk organik cair (2) teknologi pengemasan pupuk organik cair (3) Teknologi pemasaran tanaman jagung melalui media online (Facebook dan Watshap). Pupuk organik cair yang berasal dari limbah-limbah pertanian, diminati oleh petani untuk digunakan sebagai pupuk dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pada tanaman jagung di Desa Warambe Kecamatan Parigi Kabupaten Muna, dan dapat mendorong petani untuk mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan atau sistem pertanian organik. Maka dengan kegiatan PKMI petani sudah memiliki kemampuan dasar dalam sistem budidaya tanaman sehat yang berwawasan lingkungan yang dapat menghasilkan produk-produk pertanian yang dapat diterima oleh masyarakat luas

    Pengaruh pijat bayi terhadap durasi menyusu neonatus di wilayah kerja Puskesmas Kibin Kabupaten Serang

    Get PDF
    Exclusive breastfeeding protects infants against harmful diseases and strengthens the bond between mother and child. To reduce child morbidity and mortality, it is recommended that children be fed only with breast milk for at least 6 months. As many as 31.36% of the 37.94% of sick children in Indonesia do not receive exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding also prevents stunting and contributes to reducing the risk of obesity and chronic diseases. For this reason, it is important to make efforts so that mothers are able to provide maximum breastfeeding. This research is a pre-experimnetal design with control group design. The sample was 50 breastfeeding mothers who have neonates (0-30 days old) in the working area of Kibin Community Health Center, Serang Regency in October 2023. Analysis using T-Indepent test with SPSS 27.0. There was no difference in the average duration of breastfeeding on day 10 (5.44 minutes) and day 20 (5.52 minutes) in the group that did not do baby massage. While in the group that did baby massage there was an increase in the average duration of breastfeeding on day 10 (5.40 minutes) and day 20 (7.36 minutes). The result of t-test obtained p-value = 0.00 (less than 0.05) means statistically shows that infant massage has an influence on the duration of breastfeeding in neonates in the working area of Kibin Health Center, Serang Regency. Infant massage has an influence on breastfeeding duration of neonates in the working area of Kibin Health Center, Serang Regenc

    Optimalisasi Kesehatan Prakonsepsi melalui Pelatihan Karang Taruna “Cegat ARUS”

    Get PDF
    Anemia sering dialami Remaja Putri (Rematri). Pencegahan dan penanggulangan anemia pada Rematri merupakan salah satu bentuk perawatan prakonsepsi yang penting diberikan pada Rematri. Karang taruna memiliki posisi strategis untuk menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara luas. Karang Taruna Tunas Bakti Gondang RW 1 Manahan Banjarsari beranggotakan 25 pemuda pemudi berusia 13-45 tahun yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 15 orang putri.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan yang dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap 1 berupa pemberian edukasi tentang anemia dalam perawatan prakonsepsi dengan metode ceramah dan tanya jawab serta tahap 2 berupa simulasi praktik pemeriksaan kadar Hb bagi orang awam. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah diberikan pelatihan. Setelah diberikan pelatihan  mayoritas pengetahuan peserta (66,7%) berada pada kategori cukup dan mayoritas peserta (60%) memiliki keterampilan cukup dalam melakukan pemeriksaan anemia bagi orang awam. Simpulan kegiatan ini adalah diperlukannya pelatihan kepada masyarakat tentang anemia dalam perawatan prakonsepsi sebagai salah satu langkah awal optimalisasi kesehatan prakonsepsi pada Remaja Putri

    Edukasi Masyarakat Melalui Gerakan 10 Jari Cegah Kanker Ovarium

    Get PDF
    Kanker ovarium adalah kanker yang muncul di jaringan ovarium atau indung telur. Kanker ini merupakan jenis kanker terbanyak ketiga yang diderita wanita di Indonesia. Minimnya pengetahuan terhadap kanker sendiri merupakan salah satu penghambat pendeteksian dini kejadian kanker ovarium. Deteksi dini merupakan kunci upaya penyembuhan kanker ovarium melalui gerakan 10 jari cegah kanker ovarium yaitu kampanye untuk mengenal enam faktor risiko dan empat tanda kanker ovarium. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai kanker ovarium dan meningkatkan pengetahuan deteksi dini kanker ovarium dengan metode 10 jari pada wanita usia post menopause. Metode yang digunakan dalam kegiatan melalui serangkaian tahap antara lain dengan penyuluhan dan pemeriksaan USG (ultrasonography). Penyuluhan ini dilaksanakan di Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Kota Palembang.  Hasil yang dicapai setelah mengikuti penyuluhan dan diskusi ada peningkatan pengetahuan masyarakat mengetahui tentang bahayanya kanker ovarium dan pentingnya deteksi dini

    Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Deteksi Dini Kejadian Neuropati Pada Kaki Dengan Pemeriksaan Monofilament Test

    Get PDF
    Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya dan meyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler, makrovaskuler, dan neuropati. Salah satu dampak dari penyakit diabetes yaitu kematian saraf atau yang sering disebut neuropathy.Pada penderita diabetes neuropathy menjadi permasalahan yang cukup serius karena penderita bisa saja tidak lagi dapat merasakan panas, dingin, ataupun sakit dibagian kaki, lengan, ataupun tangan.Jika penderita terluka ataupun lebam di bagian kaki penderita tidak menyadari sehingga sangat lah penting bagi penderita untuk memperhatikan kakinya setiap hari. Penyebab dari neuropathy dikarenakan tingginya kadar gula darah dalam tubuh yang merusak sistem saraf sehingga saraf ini tidak bisa memberikan sinyal antara otak dan bagia-bagian anggota tubuh lainnya. Monofilament 10 gr adalah alat skrining non invasif yang tidak hanya sederhana untuk belajar, tetapi juga relatif murah. Karakteristik ini membuat tes monofilament 10 gr yang paling sering digunakan untuk mendeteksi neuropati sensori. Jenis monofilamenyang direkomendasikan adalah semmen weinstein monofilament 10 gr. Monofilament 10 gr merupakan alat yang sering digunakan untuk melakukan deteksi neuropati sensori sebagai standar emas mengidentifikasi hilangnya sensasi di kaki praktis dan mudah digunakan. Pasien tidak dapat merasakan sentuhan monofilament ketika ditekan pada kaki dengan tekanan yang cukup merupakan hasil abnormal dengan melihat saat monofilament melengkung saat ditekan di kaki. Kegagalan merasakan monofilament pada empat dari 10 titik pemeriksaan menunjukkan kehilangan sensasi proteksi. Alat ini terdiri dari sebuah gagang plastik yang dihubungkan dengan nylon monofilamen, sehingga akan mendeteksi kelainan sensoris yang mengenai serabut saraf besar. Ukuran standar monofilament yang digunakan yaitu 10 gr ketebalan 5,07

    An Investigation of Adolescents' Social Media Use and Self-Perceptions in the Framework of Peer Bullying

    Get PDF
    The study aims to examine the effect of peer bullying that adolescents are exposed to on their self-perceptions and social media use. The present study that included 198 participants was planned descriptive, relational and cross-sectional. In addition to the personal information form, Adolescent Social Media Use Scale, Child-Adolescent Bullying Scale-9 Short Form and Social Comparison Scale were used to collect the data. SPPS 22.0 package program was used in the analysis of the data. Descriptive data of the research are given with mean and frequency. To analyse the data One-Way ANOVA, t-test, and Bivariate Correlation were used. The mean age of the adolescents included in the study was determined as 15.32 ± 1.03. It was determined that 50% of the participants were men, 79.8% were living in nuclear families and 17.2% were individuals who felt psychologically bad. Besides, it was revealed that the mean score of the adolescents' self-perception scale was 81.96 ± 14.3, the mean score of peer bullying was 19.46 ± 8.39, and the mean score of the adolescent social media scale use was 18.15 ± 6.68. As a result of the analyzes, it was determined that there is a strong and significant relationship between the adolescents' exposure to peer bullying, their self-perceptions, and their use of social media. It has been determined that exposure to peer bullying negatively affects adolescents' self-perceptions and may cause addiction to social media use

    Pelatihan Literasi Digital dan Penggunaan Bahan Alam Terkait Terapi Herbal (Fitoterapi) di Masyarakat RT1 Desa Gudang Hirang

    Get PDF
    Masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia. Warga desa Gudang Hirang RT 1 menggunakan terapi herbal sebagai penunjang bahkan sebagai pengganti obat esensial. Terapi herbal ini biasa digunakan untuk mengobati hipertensi dan penyakit degeneratif lainnya. Tetapi ada permasalahan pada penggunaan terapi herbal pada masyarakat yang masih kurang tepat, oleh karena itu dilakukanlah pengedukasian berbasis literasi fitoterapi. Secara umum pelaksanaan pelatihan literasi digital dan penggunaan bahan alam sebagai berikut : survei tahap I, melakukan edukasi kepada masyarakat, melakukan demontrasi, survey tahap II, tanya jawab kepada narasumber dan diberikan kuesioner. Hasil evaluasi dari kegiatan ini terlihat masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang mampu  meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat RT 1 desa Gudang Hirang tentang hipertensi dan penyakit degeneratif lainnya

    Bagaimana Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kecerdasan Emosional Guru

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan kecerdasan emosional guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Bandar Lampung. Melibatkan 237 guru sebagai sampel, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan instrumen kuesioner tertutup. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kecerdasan emosional guru, dengan kontribusi sebesar 31,5% variasi. Temuan ini mendukung literatur yang menunjukkan pentingnya kecerdasan emosional dalam pendidikan dan peran kepala sekolah dalam memfasilitasi pengembangannya. Penelitian ini menyarankan pentingnya pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang dirancang untuk membantu kepala sekolah mendukung pengembangan kecerdasan emosional guru. Mengingat tantangan pendidikan saat ini, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam area ini sangat diperlukan

    Tanggung Jawab Rupbasan terhadap Benda Sitaan Negara yang Berada di Rupbasan Kelas I Mataram

    Get PDF
    Penyitaan ditujukan untuk kepentingan "pembuktian" terutama sebagai barang bukti dimuka sidang peradilan. Berdasarkan Pasal 44 KUHAP, maka benda sitaan disimpan dalam Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara. Dalam Rupbasan, penyimpanan benda sitaan seharusnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tanggung jawab atasnya ada pada pejabat yang berwenang sesuai dengan tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan dan benda tersebut dilarang untuk dipergunakan oleh siapapun juga, namun masih saja terdapat benda-benda sitaan yang hilang atau raib. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tanggung jawab Rupbasan terhadap benda sitaan negara yang berada di Rupbasan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tanggung jawab Kepala Rupbasan terhadap benda sitaan, yaitu tanggung jawab secara fisik, tanggung jawab terhadap pemeliharaan benda sitaan, tanggung jawab terhadap pengamanan dan keselamatan benda sitaan, tanggung jawab secara perdata, administrasi dan pidana terhadap benda sitaan yang berada di Rupbasan

    781

    full texts

    873

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKinstitute (Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇