UKinstitute (Journals)
Not a member yet
873 research outputs found
Sort by
Optimalisasi peran keluarga dalam perawatan masa nifas
Selama periode pasca melahirkan, penting bagi ibu untuk merawat dirinya sendiri dan mendapatkan dukungan yang cukup dari pasangannya, keluarga, dan tim medis. Ini merupakan periode penting dalam perjalanan seorang perempuan menuju pemulihan fisik dan emosional setelah melahirkan. Kurangnya peran orang terdekat yang memberi motivasi, memberikan perhatian, mendorong, dan orang-orang yang selalu bersamanya serta membantu dalam menghadapi perubahan akibat persalinan dapat meningkatkan risiko ibu mengalami depresi pasca melahirkan. Metode yang digunakan untuk memberikan edukasi tentang Optimasi Peran Keluarga dalam Perawatan Pasca Melahirkan adalah metode konseling dengan media buklet. Kegiatan pelayanan masyarakat menunjukkan tanggapan positif dari masyarakat desa Gunung Samarinda dan partisipasi aktif dalam proses diskusi mengenai masalah-masalah yang dihadapi selama periode pasca melahirkan baik itu dari segi pribadi, keluarga, maupun lingkungan sosial. Diharapkan bahwa masyarakat dapat meningkatkan kesadaran keluarga dalam peran aktif membantu, melindungi, dan menemani periode pasca melahirkan istri.Abstract: During the postpartum period, it is important for the mother to take care of herself and get enough support from her partner, family and medical team. This is an important period in a woman's journey towards physical and emotional recovery after childbirth. The lack of the role of the closest people who motivate, pay attention, encourage and people who are always with her and help in dealing with changes due to childbirth can increase the risk of mothers experiencing postpartum depression. The method used to educate about Optimizing the Role of the Family in Postpartum Care is the counseling method with booklet media. Community service activities show a positive response from the community of Gunung Samarinda village and active participation in the discussion process of problems that have been faced in the postpartum period both personal, family and social environment. It is hoped that the community can increase family awareness in the active role of helping, protecting and accompanying the postpartum period of the wife
Optimization of Early Detection of Growth and Motor Development in Preschool Children Using the DDST and KPSP Methods at KB As-Salamah Peterongan, Jombang
Early age is the age of 0-8 years which is the age in the golden age of a child. At this time, all potentials at this age must be developed comprehensively in terms of cognitive, language, social-emotional, and physical motor. With regard to its potential in motor physical development, early childhood has high energy. This energy is needed to carry out various activities necessary to improve physical skills, both related to improving gross motor and fine motor skills. Physical activity and the release of large amounts of energy are characteristic of children's activities during this period. This is because the energy possessed by children in large quantities requires distribution through various physical activities, both physical activities related to gross motor movements and fine motor movements. The purpose of this community service activity is to detect early childhood delays or deviations in development. This community service was held at KB As Salamah Peterongan Jombang on November 12, 2024. The approach used is to screen children's growth and development using DDST and KPSP sheets as an effort to detect early delays in child development. The procedure for implementing activities is divided into three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation and monitoring stage. The method used is question and answer by the target. The media used are game props and DDST and KPSP sheets and Height and Weight Measuring Instruments that provide convenience in developing materials and facilitate the explanation of the material. Educational participants were 10 children at KB As Salamah Peterongan Jombang to conduct growth and development screening examinations. The result of community service activities is that it is known that no child has a risk of delay in growth and development, and the growth and development of children is in accordance with their ag
Multimedia Pembelajaran Motif Kembang Dangar Khas Lombok Utara Berbasis Android (Android-Based Learning Multimedia for Dangar Flower Motifs Typical of North Lombok)
Motif Kembang Dangar merupakan motif batik khas Kabupaten Lombok Utara yang kaya akan sejarah kuno. Akan tetapi, motif ini kurang dikenal oleh masyarakat, terutama di kalangan generasi muda karena kurangnya sosialisasi. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengenalkan motif Kembang Dangar melalui penerapan materi motif Kembang Dangar ke dalam kegiatan pembelajaran, khususnya ke dalam pelajaran Seni Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran motif Kembang Dangar berbasis android. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Prosedur pengembangan mengadopsi model 4D dari Thiagarajan. Analisis data terdiri dari analisis data hasil penilaian produk dan analisis data hasil belajar. Hasil pengembangan menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran motif Kembang Dangar yang terdiri dari halaman awal, halaman menu, halaman materi dan halaman kuis. Produk yang dikembangkan layak digunakan, hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian kelayakan oleh ahli materi dan ahli media yang memperoleh nilai dalam kategori “Sangat Layak”. Media pembelajaran motif Kembang Dangar dapat meningkatkan hasil belajar Seni Budaya pada ranah kognitif dan membantu menambah pengetahuan terkait motif Kembang Dangar, hal ini dibuktikan dengan hasil analisis hasil belajar yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada ranah kognitif sebelum dan sesudah penggunaan multimedia pembelajaran motif Kembang Dangar berbasis android.Abstract: The Kembang Dangar motif is a typical batik motif of North Lombok Regency which is rich in ancient history. However, this motif is less well known to the public, especially among the younger generation due to lack of socialization. One solution that can be done is to introduce the Kembang Dangar motif through the application of Kembang Dangar motif material into learning activities, especially into Cultural Arts lessons. This study aims to develop an android-based multimedia learning of Kembang Dangar motifs. The research used a research and development approach. The development procedure adopted Thiagarajan's 4D model. Data analysis consists of data analysis of product assessment results and data analysis of learning outcomes. The results of the development produced a product in the form of multimedia learning motif Kembang Dangar which consists of an initial page, menu page, material page and quiz page. The product developed is feasible to use, this is evidenced by the results of the feasibility assessment by material experts and media experts who scored in the “Very Feasible” category. Learning media for Kembang Dangar motif can improve Cultural Arts learning outcomes in the cognitive domain and help increase knowledge related to Kembang Dangar motif, this is evidenced by the analysis of learning outcomes which states that there is a significant increase in the cognitive domain before and after the use of android-based Kembang Dangar motif learning multimedia
Strategi self management dalam mengatasi kebiasaan merokok pada peserta didik SMP Negeri 21 Bandar Lampung (Self-management strategies in overcoming smoking habits in students of SMP Negeri 21 Bandar Lampung)
Merokok merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2022, prevalensi merokok pada penduduk usia 13-14 tahun ke atas di Indonesia mencapai 34,8%. Merokok pada remaja memiliki dampak negatif yang signifikan, baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit paru-paru. Selain itu, merokok juga dapat mengganggu perkembangan otak dan perilaku remaja. Permasalahan merokok juga menjadi masalah di SMP Negeri 21 Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan evaluasi dengan strategi self management dalam mengatasi kebiasaan merokok pada peserta didik SMP Negeri 21 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah Guru BK dan 8 peserta didik yang memiiki kebiasan merokok. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif mengunakan aplikasi Nvivo yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pelaksanaan strategi self management dalam mengatasi kebiasaan merokok pada peserta didik SMP Negeri 21 Bandar Lampung dilaksanakan sebanyak tiga sesi pada setiap pertemuannya, yakni tahap pembukaan dimana didalamnya membuat komponen dinamika kelompok, peran fasilitator dan juga tantangan dalam konseling. strategi self management dalam mengatasi kebiasaan merokok pada peserta didik SMP Negeri 21 Bandar Lampung menunjukkan bahwa seluruh peserta konseling telah berhasil mengurangi kebiasaan merokok berupa menurunkan frekuensi atau jumlah batang rokok per hari dari konsumsi sebelumnya sebanyak 12 batang per hari berkurang sebanyak 1-2 batang rokok perhari.Abstract. Smoking is one of the health problems that is still a challenge in Indonesia. Based on data from Basic Health Research (Riskesdas) in 2022, the prevalence of smoking in the population aged 13-14 years and above in Indonesia reached 34.8%. Smoking in adolescents has a significant negative impact, both on physical and mental health. Smoking can lead to various diseases, such as cancer, heart disease, and lung disease. In addition, smoking can also interfere with brain development and adolescent behavior. The problem of smoking is also a problem at SMP Negeri 21 Bandar Lampung. The purpose of this study is to determine the implementation and evaluation with self-management strategies in overcoming smoking habits in students of SMP Negeri 21 Bandar Lampung. The research method used is qualitative research using a field research approach. Data collection was carried out through interviews, observations and documentation. The informants in this study were BK teachers and 8 students who had smoking habits. Data analysis uses qualitative data analysis using the Nvivo application which consists of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawn. Based on the implementation of self-management strategies in overcoming smoking habits in students of SMP Negeri 21 Bandar Lampung, three sessions were held at each meeting, namely the opening stage where it made components of group dynamics, the role of facilitators and also challenges in counseling. self-management strategies in overcoming smoking habits in students of SMP Negeri 21 Bandar Lampung showed that all counseling participants had succeeded in reducing smoking habits in the form of reducing the frequency or number of cigarettes per day from the previous consumption of 12 cigarettes per day to reducing by 1-2 cigarettes per day
MSME Empowerment Strategy to Enhance Market Competitiveness through the KKNT MBKM Program (Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Pasar Melalui Program KKNT MBKM)
Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is a crucial strategy for enhancing market competitiveness in Indonesia, particularly in the face of globalization, which requires adaptation and innovation. Through the Thematic Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata-KKN) of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative of Ahmad Dahlan University, students play an active role in supporting MSMEs in Yogyakarta by providing training and mentoring. This study aims to identify the challenges faced by MSMEs and provide solutions through a technology and innovation-based approach. The results of this program show an increase in MSME actors' understanding of digital marketing and the importance of halal certification, which contributes to increasing the competitiveness of their products.Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing pasar di Indonesia, terutama dalam menghadapi globalisasi yang menuntut adanya adaptasi dan inovasi. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Ahmad Dahlan, mahasiswa berperan aktif dalam mendukung UMKM di Yogyakarta dengan memberikan pelatihan dan pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi UMKM dan memberikan solusi melalui pendekatan berbasis teknologi dan inovasi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pemasaran digital dan pentingnya sertifikasi halal yang berkontribusi pada peningkatan daya saing produknya
Handedness and religiosity, a two-nation study: Evidence that hemispheric functioning may influence religious beliefs
Prior research has reported that so-called consistent-handers are more religious than non-consistent-handers. This study analyzed data bearing on this possibility using large samples of college students from two different countries; Malaysia and the United States. When samples from both countries were separated by sex, no significant support for this prior research was found. However, when we analyzed our data with handedness dichotomized between right-handers and non-right-handers, some significant relationships were found. Among females in both countries, left- and mixed-handers expressed lower degrees of certainty about the existence of God and life-after-death. Also, right-handedness and religious service attendance were positively and significantly associated among Malaysian males. Among US males, however, belief in God was actually significantly stronger among right-handers than among left and mixed-handers. Assuming that right handedness is a rough proxy for left hemispheric dominance, our findings provide some support for the hypothesis that right hemispheric dominance is associated with orthodox religiosity at least among females
Psychometric properties of a brief non-verbal test of g factor intelligence
Intelligence is the most studied construct in psychology and cognitive neuroscience. In Brazil, the administration of intelligence tests is needed for a number of social rights, including driving privileges. Such requirements have led to a large testing industry but the vast majority of intelligence tests require extended administration times and language skills. In this study, we sought to investigate the psychometric properties and normative results of a new non-verbal intelligence test, the General Matrix of Intelligence (GMI). The GMI is comprised of 28 matrix-based items and can be administered in as little as six-minutes. In this initial pilot test, the GMI was administered to 1,326 participants, ages 15-64 years old (M = 25.65 years, SD = 9.6 years), from all regions in Brazil. These data were analyzed using a 2PL Item Response Theory model, regression analyses were conducted to determine the role of sociodemographic factors, and preliminary norms were computed. Results indicated a unidimensional solution that reproduced the g factor theory, invariance across genders, evidence that cognitively demanding items involving movement or three-dimensional shapes were more difficult than items with less cognitive load, a normal distribution for results, and an interaction between education level and age group in predicting performance. Implications of these findings for research and practice are discussed and all data and codes are provided at https://osf.io/kvu42
Efektifitas tea tree pada ibu hamil terhadap jerawat vulgaris di UPTD Puskesmas Sindang Kabupaten Indramayu
The prevalence of acne patients in Indonesia is approximately 80-85% among adolescents aged 15-18 years, 12% in women aged over 25 years, and 3% in the age group of 35-44 years. The purpose of this study is to determine the effectiveness of tea tree on pregnant women with vulgaris acne at the Sindang Community Health Center in Indramayu Regency. The population in this study includes all pregnant women with vulgaris acne at the Sindang Community Health Center in Indramayu Regency, totaling 30 individuals. Bivariate analysis in this study uses a paired sample t-test to observe differences before and after treatment. Based on the statistical test results using the Paired Samples Test, with the assistance of SPSS version 24 and a significance level of α = 0.05, the result is obtained with p = 0.000, which means p 0.05. Thus, H1 is accepted, indicating that tea tree is effective in treating vulgaris acne in pregnant women at the Sindang Community Health Center in Indramayu Regency. Furthermore, it is recommended to expand the research with a clinical trial design to gain a deeper understanding of the benefits and risks of using skincare products during pregnancy
Pembuatan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Berbasis Cooking Class pada Balita Berbahan Dasar Aloe Vera di Desa Sayati Margahayu Bandung
Pendahuluan: Lidah Buaya (Aloevera sp) dengan manfaat dan nilai ekonimis yang tinggi menjadikan tanaman ini sebagai komoditi unggulan khususnya di Indonesia. Tidak hanya sebagai tanaman hias saja numun juga saat ini lidah buaya kerap dimanfaatkan sebagai obat, makanan, minuman hingga bahan baku pembuatan kosmetik. Kurangnya edukasi, informasi serta pemahaman terkait manfaat tanaman ini berimbas terhadap kurangnya ataupun turunnya antusiasme masayrakat khususnya dalam mengelola dan memanfaatkan potensi yang ada. Tujuan: Program cooking class pembuatan PMT balita berbahan dasar aloe vera dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah Makanan Tambahan pada kader agar mereka tahu, mau, serta mampu melakukan dan mengolahnya. Metode Penelitian: Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode promotive dan preventif yang akan dibagi menjadi tiga tahapan, tahapan pertama mengumpulkan Ibu balita dan kader posyandu, tahap kedua pelaksanaan cooking class olahan makanan dan minuman aloe vera untuk PMT balita, dan tahap ketiga pembagian makanan hasil olahan pada saat pemberian vitamin A. Hasil: Dari kegiatan masayarakat ini memberikan produk yakni meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tatacara, tekinik ataupun metode dalam memproduksi dan membuat minuman dari lidah buaya sebagai upaya dalam meningkatkan nutrisi balita. Kesimpulan: dalam upaya perubahan pengetahuan serta penguatan pemehaman ini diharapkan masyarakat lebih antusias dalam mengelola dan memanfaatkan potensi dari lidah buay
Peran Kepolisian dalam Mencegah Peredaran Gelap Narkotika dalam Perspektif Kriminologi
Aparat penegak hukum yang mempunyai peranan penting terhadap kejahatan narkotika adalah Kepolisan Resort, yang diharapkan mampu menghentikan kejahatan narkotika yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Kepolisian dalam mencegah peredaran gelap narkotika dan mengkaji hambatan Kepolisian dalam mencegah peredaran gelap narkotika dalam perspektif kriminologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepolisian sebagai penegak hukum mempunyai peranan yang sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan peran tersebut khususnya dalam aspek pencegahan adalah melalui upaya preemtif dan preventif. Upaya preemtif ini pada dasarnya adalah upaya yang dilakukan pada tingkat proses pengambilan keputusan dan perencanaan. Sementara upaya preventif yang dapat dilakukan diantaranya adalah melakukan patroli dan operasi lapangan. Namun demikian, upaya-upaya yang dilakukan pihak Kepolisian tidak lepas dari hambatan, yang dalam perspektif kriminologi hambatan tersebut meliputi faktor keluarga (psikogenesis) dan lingkungan (sosiogenis)