UKinstitute (Journals)
Not a member yet
    873 research outputs found

    Meningkatkan Kualitas Hidup Remaja melalui Terapi Komplementer: Pendekatan Holistik untuk Kesehatan Remaja (Improving Adolescent Quality of Life through Complementary Therapies: A Holistic Approach to Adolescent Health)

    Get PDF
    Terapi komplementer menjadi semakin populer di kalangan remaja sebagai cara untuk mengelola berbagai masalah kesehatan. Persepsi remaja tentang penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) juga telah dieksplorasi dalam studi kualitatif, mengungkapkan bahwa banyak remaja memandang CAM sebagai cara untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan remaja tentang terapi komplementer pada remaja. Metode dalam pengabdian ini adalah ceramah tentang terapi komplementer pada remaja dan pelatihan pembuatan jamu kunyit asam. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah diketahui bahwa 79,62 % peserta memiliki nilai posttest dengan kategori baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penyuluhan tentang komplementer remaja, mayoritas remaja memiliki pengetahuan baik.Abstract: Complementary therapies are becoming increasingly popular among adolescents as a way to manage a variety of health problems. Adolescents' perceptions of the use of complementary and alternative medicine (CAM) have also been explored in qualitative studies, revealing that many adolescents view CAM as a way to maintain overall health and well-being. The purpose of this Community Service is to increase adolescents' knowledge and skills about complementary therapies in adolescents. The methods in this community service are lectures on complementary therapies in adolescents and training in making turmeric and tamarind herbal medicine. The results of this community service are that 79.62% of participants have a posttest score in the good category. Conclusion: Based on the results of counseling on adolescent complementary, the majority of adolescents have good knowledge

    Pendampingan Ibu – Ibu PKK Melalui Inovasi Kulit Buah Pisang Sebagai Media Filter Dan Sabun Herbal Halal

    Get PDF
    Penyakit diare di Kalimantan Selatan masih termasuk dalam salah satu golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relatif cukup tinggi, keadaan ini di dukung oleh faktor lingkungan, terutama kondisi sanitasi dasar yang masih tidak baik, misalnya penggunaan air untuk keperluan sehari-hari yang tidak memenuhi syarat, jamban keluarga yang masih kurang dan keberadaannya kurang memenuhi syarat, serta kondisi sanitasi perumahan yang masih kurang dan tidak higienis. Sebagai perbandingan kasus diare kota Banjarmasin pada tahun 2017 sebanyak 8.681 kasus, tahun 2019 sebanyak 1.073 kasus, serta tahun 2020 kasus diare mengalami peningkatan sebanyak sebanyak 5.412 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, 2022) [6]. Salah satu kelurahan di kota Banjarmasin yang tinggi angka diare yaitu Kelurahan Belitung Selatan. Kelurahan Belitung Selatan mempunyai luas wilayah 54 ha dan secara administratif merupakan salah satu kelurahan dalam lingkungan Kecamatan Banjarmasin Barat dengan jarak tempuh ke Pusat Kecamatan sekitar 1,5 km./ 10 mnt. Dari segi penataan sanitasi masih kurang baik dan kondisi tersebut Perluaadanya upaya dalam pengelolaan kesehatan. Perlu adanya upaya dalam peningkatan derajat Kesehatan di kelurahan Belitung Selatan salah satunya dengan adanya upaya pelatihan PHBS serta pemanfaatan inovasi pembuatan sabun dan filter air berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. Kulit buah pisang memiliki manfaat kesehatan yang signifikan karena kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A, B C, dan beberapa senyawa metabolit sekunder lainnya. Tujuan dari PkM ini adalah untuk: (1) Menumbuhkan dan Meningkatkan kepedulian PHBS melalui cuci tangan pakai sabun; (2) Meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat RT 25 kelurahan Belitung Selatan; (3) Meningkatkan keterampilan mitra dalam pengelolaan air bersih melalui filtrasi karbon aktif kulit buah pisang; (4) Meningkatkan ketempilan mitra dalam pembuatan sabun cair herbal halal berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. kegiatan ini bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa sendiri yang mengacu terhadap 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah. Bagi dosen memberikan pengalaman berkegiatan di luar kampus (IKU) dan Hasil kerja riset dosen terkait karbon aktif kulit buah pisang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada (IKU 5. Bagi mahasiswa kegiatan ini dapat sebagai wadah pengalaman diluar kampus (IKU 2) dan dapat dintegrasikan dalam kegiatan MBKM dengan mata kuliah 7 SKS yaitu mata kuliah Kewirausahaan (3 sks) Kuliah Kerj

    Bimbingan teknis penanganan benih Jabon Merah bagi pengelola persemaian permanen Anduna BPDAS sampara

    Get PDF
    Penanganan benih jabon merah oleh pengelola persemaian permanen Anduna, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara masih terbatas. Oleh karena itu, perlu upaya peningkatan pengetahuan para pengelola melalui bimbingan teknis. Tujuan pelaksanaan bimbingan teknis adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pengelola persemaian permanen tentang ekstraksi dan perkecambahan benih jabon merah. Bimtek ini telah dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2024 bertempat di Persemaian permanen Anduna, Konawe Selatan dengan jumlah peserta 30 orang. Metode yang digunakan dalam program ini adalah metode Technology Transfer. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kapasitas pengelola persemaian terkait pengenalan jabon merah, teknik ekstraksi dan perkecambahan benih jabon merah. Selain itu, tersedia benih jabon merah untuk kebutuhan produksi bibit jabon merah di persemaian permanen BPDAS Sampara.han produksi bibit jabon merah di persemaian permanen BPDAS Sampara.Abstarct. Handling of red jabon seedlings by managers of the Anduna permanent nursery, South Konawe, Southeast Sulawesi is still limited. Therefore, efforts are needed to increase managers' knowledge through technical guidance. The aim of implementing technical guidance is to increase the knowledge and capacity of permanent nursery managers regarding extraction and germination of red jabon seeds. This technical guidance was carried out on 11 May 2024 at the Anduna permanent nursery, South Konawe with a total of 30 participants. The method used in this program is the Technology Transfer method. The results of the service show an increase in the knowledge and capacity of nursery managers regarding the introduction of red jabon, extraction techniques and germination of red jabon seeds. Apart from that, red jabon seeds are also available for the production of red jabon seedlings at the BPDAS Sampara permanent nursery

    The independent and interdependent self-affirmations in action: Understanding their dynamics in India during the early phase of the COVID-19 lockdown

    Get PDF
    The study explored the role of two dissimilar familial and religious practices in distinctly shaping independent and interdependent self-affirmations in two value systems (individualism and collectivism) that emerged to protect self-integrity and self-worth challenged by the threats of COVID-19. A qualitative research design was employed. A heterogeneous sample of 19 participants (10 joint and 9 nuclear families) was recruited who reported in a semi-structured interview about the consequences of COVID-19 and the role of family and religious values in coping with the pandemic threats. The thematic method was used to analyse the data. Codes were generated using a priori criteria while reviewing and re-reviewing, multiple discussions and iterations helped in theme identification and ascertaining validity. Five themes were generated: perceived strong threat of COVID-19, dissimilar genesis of independent and interdependent self-affirmations, positive roles of joint familial values, significance of religious values, and traditional and modern religious routes of self-affirmation. Threats were expressed in experiences of anxiety, uncertainty and mood fluctuations. Interdependence, affiliation and support were joint familial values whereas independence and self-esteem reflected nuclear family-values. Focus on explicit attributes denoted modern while divine interpretation and will of God reflected traditional religious values. Novelty, uncertainty and incurability of COVID-19 caused threats to self-integrity that compelled hem to affirm their most preferred values originating from two family forms. The pandemic posed threats to their self-worth, which in turn, activated affirmations in two distinct value systems leading to the development of independent and interdependent self-affirmations. Study findings will help surface novel features of the two self-affirmations. It provides new insights for making successful behavioural changes at individual, group and community levels for the success of social, health and educational policies

    Penerapan Hukum Pidana Materiil terhadap Pelaku Penyertaan Tindak Pidana Korupsi: Studi Kasus Putusan PN Tipikor Banda Aceh

    Get PDF
    Dalam praktek penerapan hukum pidana mengenai kasus korupsi yang melibatkan beberapa orang secara bersama-sama di dalam mewujudkannya biasanya dikaitkan dengan teori “Penyertaan” (Delneeming) khususnya dalam bentuk turut serta melakukan (Medeplegen). Kemudian, dalam praktek peradilan juga masih ada hakim yang membebaskan para terdakwa dari dakwaan penuntut umum dengan dasar tidak terbuktinya bentuk turut serta melakukan (Medeplegen). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan hukum pidana materiil terhadap penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan dalam Putusan No 4/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna dan Putusan No 55/Pid.Sus-TPK/2019/PN Bna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil yang di terapkan oleh Majelis Hakim terhadap pelaku penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan dengan putusan No 4/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna dan No. 55/Pid.Sus-TPK/2019/PN Bna berdasarkan hasil analisis peneliti para terdakwa telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan. Menurut analisis peneliti ancaman yang dijatuhkan kepada para terdakwa telah tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum, alat bukti serta fakta-fakta hukum yang ditemukan di pengadilan

    Pelayanan Publik dalam Pelaksanaan Perlindungan Warga Negara melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

    Get PDF
    The manifestation of public services in health services is the establishment of the Social Security Organizing Agency (BPJS), but the concept and practice in the field are often contradictory. So this study aims to analyze the Concept and Practice of Public Services by BPJS Health. The writing method used is normative legal writing, using statutory and conceptual approaches. The results showed that BPJS Kesehatan as a health service institution was formed based on Law No. 24 of 2011 concerning BPJS and BPJS Kesehatan is obliged to have Public Service Standards. In practice, health services for patients with self-financing and insurance tend to be prioritized, while BPJS Health patients are always neglected. The factors causing the low quality of health services for BPJS Kesehatan patients are in terms of regulations, namely the absence of regulations related to standardization in the limitation of service quota provision. The law enforcement factor is due to the lack of maximum or optimal internal supervision functions from the Ministry of Health, Hospital Supervisory Board, and BPJS Health in ensuring that service restrictions do not occur in all Health Facilities. The facility factor, which is still inadequate and limited health workers and inadequate facilities provided such as limited rooms, medical equipment, and medicines—the community factor influences because in practice there are often bribes between some elements of the community.Abstrak: Manifestasi pelayanan publik dalam pelayanan kesehatan yakni dibentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan tetapi antara konsep dan prakteknya di lapangan kerapkali bertolak belakang. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Konsep dan Praktek Pelayanan Publik oleh BPJS Kesehatan. Metode penulisan yang digunakan adalah penulisan hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukan bahwa BPJS Kesehatan sebagai lembaga pelayanan kesehatan dibentuk atas dasar UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS dan BPJS Kesehatan berkewajiban untuk memiliki Standar Pelayanan Publik (SPP). Dalam prakteknya pelayanan kesehatan pasien dengan pembiayaan sendiri dan asuransi cenderung lebih diutamakan, sementara pasien BPJS Kesehatan selalu dianaktirikan. Adapun faktor-faktor penyebab rendahnya kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS Kesehatan yakni dari segi regulasi tidak adanya regulasi terkait dengan standarisasi dalam batasan pemberian kuota layanan. Dari faktor penegak hukum disebabkan kurang maksimal atau optimalnya fungsi pengawasan internal dari Kemenkes, Badan Pengawas Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan dalam memastikan agar pembatasan layanan tidak terjadi di seluruh Fasilitas Kesehatan. Dari faktor sarana yakni masih kurang memadai dan terbatasnya tenaga kesehatan dan tidak memadainya fasilitas yang diberikan seperti terbatasnya ruangan, alat medis, dan obat-obatan. Faktor masyarakat mempengaruhi karena dalam praktiknya kerap kali terjadi sogok menyogok antara beberapa oknum masyarakat

    Aplikasi Mesin Pencacah (Chopper Machine) Dalam Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Kotoran Kambing

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di BPP Genteng telah berhasil menerapkan adaptasi teknologi berupa aplikasi mesin pencacah dalam memproduksi pupuk organik yang berasal dari kotoran kambing. Dalam melakukan kegiatan produksi pupuk organik diperlukan bahan-bahan dasar yang telah tercacah dengan sempurna, maka dari itu diperlukan suatu mesin pencacah (Chopper Machine) yang memiliki fungsi memecah dan menghaluskan kotoran kambing menjadi partikel-partikel kecil yang halus. Kotoran kambing yang halus akan mempermudah proses fermentasi sehingga pupuk organik yang dihasilkan memiliki kualitas produk yang baik.Secara umum, proses pembuatan pupuk organik yang berbahan dasar kotoran kambing ini terdiri dari beberapa tahap yang meliputi persiapan bahan baku, peralatan dan mesin, penjemuran kotoran kambing, penggilingan atau pencacahan kotoran kambing, fermentasi kotoran kambing dan aplikasi pupuk organik. Kotoran kambing yang dikumpulkan dari kandang ternak harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur, setelah kering barulah kotoran kambing dapat dihancurkan dan dihaluskan dengan menggunakan mesin pencacah. Mesin pencacah ini memiliki keunggulan yaitu efisiensi waktu dan tenaga sehingga dapat mempermudah para petani maupun peternak ketika akan melakukan kegiatan produksi pupuk organik

    Transformasi Struktur Ekonomi Kabupaten Lombok Tengah 2011-2022

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis perubahan struktur perekonomian di Kabupaten Lombok Tengah. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriftif. Data yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yang diajukan adalah data sekunder, yaitu data time series dari tahun 2011-2022 yang menyangkut data PDRB Kabupaten Lombok Tengah dan Provinsi NTB. Alat analisis yang diguanakan dalam penelitian ini adalah location quotient, shift share, dan overlay. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama tahun 2011-2016 (sebelum adanya KEK Mandalika) terdapat 10 sektor basi dan 7 non basis, semua sektor termasuk sektor pertumbuhan progresif, pertumbuhan tertinggi selam periode trsebut dipegang sektor transportasi dan pergudangan sebesar Rp. 1.209.206,70 milyar, dan terdapat 10 sektor unggulan dan 9 sektor berkembang. Sedangkan tahun 2017-2022 (setelah adanya KEK Mandalika) terdapat 9 sektor basis dan 8 sektor non basis, 16 sektor termsuk sektor pertumbuhan progresif, sektor transportasi dan pergudangan termasuk sektor pertumbuhannya menururn sebesar Rp. -757.874,63 juta, dan terdapat 8 sektor unggulan, 7 sektor berkembang, dan 1 sektor mengalami penurunan. Maka ditarik kesimpulan bahwa tahun 2011-2016 (sebelum adanya KEK Mandalika) telah terjadi pergeseran struktur ekonomi dari sektor primer ke sektor teriser (sektor transportasi). Sedangkan tahun 2017-2022 (setelah adanya KEK Mandalika) terjadi pergeseran sektor ekonomi ke sektor sekunder (sektor konsruksi)

    A discourse analysis of lecturer’s spoken language in english class of STIKES Eka Harap Palangka Raya

    Get PDF
    The objective of this research were: (1) Analyze the lecturer use English instruction (refer to Lesson Plan) of STIKES Eka Harap Palangka Raya in the Academic Year 2023/2024. (2) Analyze the structure use by the lecturer of STIKES Eka Harap Palangka Raya in the Academic Year 2018/2019. (3) Analyze the vocabulary use by the lecturer of STIKES Eka Harap Palangka Raya in the Academic Year 2018/2019. The research was conducted using qualitative research Methods. One English lecturer of STIKES Eka Harap Palangka Raya was the subject of the study. The data were from observation class and interviews the lecturer. The result of data analysis and the discussion of the findings we can conclude several matters related to the lecturer’s spoken language in the English class of STIKES Eka Harap Palangka Raya, as follows: (1) The lecturer’s use of English Instruction appropriate Lesson Plan, there are when orientation, apperception, motivation, and giving references. (2) The lecturer use a pattern of English spoken language at first and then followed by Indonesian, because of the students’ weakness in English. (3) The lecturer uses vocabulary with students as helper techniques can solve the problem. It has two advantages: first, make the condition of the classroom alive and give relaxing atmosphere, the second advantage is make the words easily stay in the students mind

    Sosialisasi Pendampingan Orang Tua Kreatif dalam Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini melalui Media Bahan Daur Ulang di TK Kreatif Cendekia Surabaya

    Get PDF
    Tujuan dari Pengabdian Masyarakat adalah merupakan kewajiban sebagai seorang dosen selain Penelitian dan Pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran di Lembaga PAUD sangat diperlukan melalui permainan dan media yang menyenangkan dan yang sesuai dengan usia anak. Oleh sebab itu peraga sangat diperlukan dalam pembelajaran Anak Usia Dini. Media sangat diperlukan agar dapat menarik minat Anak Usia Dini. Pengadaan alat peraga sangat dibutukan, tidak harus beli dalam membuat permainan yang menyenangkan untuk Anak Usia Dini, bahkan bisa memakai dari bahan daur ulang atau bahan bekas yang masih bisa terpakai. Berdasarkan keadaan di lapangan seperti di atas maka kami mengadakan kegiatan berupa pengabdian masyarakat. Pengabdian Masyarakat yang akan dilakukan adalah pendampingan kepada orang tua untuk menumbuhkan karakter Anak Usia Dini melalui kegiatan permainan yang menyenangkan dengan menggunakan media bahan daur ulang atau bahan bekas yang masih bisa terpakai dan yang dikenal oleh anak. Pelaksanaan akan dilakukan di TK Kreatif Cendekia Surabaya dengan alasan FKIP UNUSA pada tahun-tahun sebelumnya telah menjalin kerjasama (MoU) dengan lembaga tersebut melalui Tri Dharma. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kreativitas orang tua dan menambah semangat dan antuasias anak usia dini selam SFH (School From Home).Abstact: The objective of Community Service is to fulfill an obligation as a faculty member, in addition to Research and Education. The implementation of learning in Early Childhood Education Institutions is essential through enjoyable games and media that are age-appropriate for the children. Therefore, instructional aids are crucial in the learning process of Early Childhood. Media is necessary to attract the interest of Early Childhood. The provision of teaching aids is imperative, and it is not necessary to purchase new items for creating enjoyable games for Early Childhood. Instead, recycled materials or reusable waste materials can be used. Based on the field conditions as described, we have organized community service activities. The Community Service to be undertaken involves assisting parents in nurturing the character of Early Childhood through enjoyable gaming activities using recycled materials or reusable waste materials familiar to the children. The implementation will take place at TK Kreatif Cendekia Surabaya, chosen because FKIP UNUSA had previously established a partnership (MoU) with this institution through Tri Dharma. This activity aims to enhance the creativity of parents and boost the enthusiasm and eagerness of early childhood children during SFH (School from Home)

    781

    full texts

    873

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKinstitute (Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇