UKinstitute (Journals)
Not a member yet
    873 research outputs found

    Strategi Peningkatan Mental Toughness pada Mahasiswa melalui Program Psikoedukasi “Mindfulness on Campus” [Strategies for Enhancing Mental Toughness in University Students through the “Mindfulness on Campus” Psychoeducation Program]

    No full text
    Program psikoedukasi dengan topik “Mindfulness on Campus” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa terkait penggunaan teknik mindfulness untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan mental toughness. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan praktik. Program psikoedukasi terdiri dari dua sesi. Agenda sesi pertama berupa pemaparan materi terkait permasalahan psikologis mahasiswa, konsep dasar mindfulness, kesehatan mental, dan mental toughness, serta peran teknik mindfulness untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan mental toughness. Selanjutnya, agenda sesi kedua berupa pengenalan berbagai macam teknik mindfulness, dilanjutkan dengan demonstrasi dan latihan teknik mindfulness, seperti: mindful breathing, mindful chair yoga, mindful eating, mindful reading, mindful colouring, dan mindful music. Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan secara daring via zoom meeting dengan melibatkan partisipan sejumlah 20 orang mahasiswa prodi Bimbingan dan Konseling Islam UIN Datokarama Palu. Para peserta telah mengikuti program psikoedukasi ini dengan antusias dan semangat. Mereka juga siap menerapkan teknik mindfulness ini dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya menjaga kesehatan mental dan meningkatkan mental toughness.

    Sosialisasi Model Pembelajaran Deep Learning bagi Mahasiswa Pendidikan Jasmani [Socialization of Deep Learning Teaching Model for Physical Education Students]

    No full text
    Community Service Activity (PkM) with the theme of Socialization of the Deep Learning Learning Model was held by the Elementary School Physical Education Study Program (PJSD) FIKK UNY at the Faculty of Sports Science (FKOR) at Sebelas Maret University (UNS). The background of this activity is the importance of introducing the deep learning approach in PJOK education to shift the learning orientation from mere memorization toward deeper, critical, and meaningful understanding. The activity was conducted through socialization and interactive discussions with fourth-semester students of the Physical Education Program at FKOR UNS. The socialization focused on understanding the concept of deep learning, its application in physical education learning, and joint reflection on the potential and challenges of its implementation in elementary schools. The results of the activity showed that participants exhibited high enthusiasm and were able to grasp the essence of deep learning as an approach emphasizing the interconnectedness of concepts, the development of critical thinking skills, and the engagement of affective, cognitive, and psychomotor aspects. The discussions confirmed that this model is relevant for application in active, contextual, and meaningful PJOK learning. In conclusion, this socialization activity proceeded smoothly, was communicative, and made a positive contribution to enhancing the knowledge and readiness of prospective PJOK educators. The deep learning approach has the potential to serve as a foundation for cultivating innovative, reflective, and adaptive physical education teachers who can meet the needs of future generations.Abstrak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema Sosialisasi Model Pembelajaran Deep Learning dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PJSD) FIKK UNY di Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS). Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya memperkenalkan pendekatan deep learning dalam pembelajaran PJOK guna menggeser orientasi belajar dari sekadar hafalan menuju pemahaman yang lebih mendalam, kritis, dan bermakna. Metode kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif dengan peserta mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Jasmani FKOR UNS. Sosialisasi difokuskan pada pemahaman konsep deep learning, penerapan dalam pembelajaran PJOK, serta refleksi bersama mengenai potensi dan tantangan implementasinya di sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan mampu memahami esensi deep learning sebagai pendekatan yang menekankan keterhubungan antar konsep, pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta keterlibatan afektif, kognitif, dan psikomotor. Diskusi yang muncul menegaskan bahwa model ini relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran PJOK yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar, komunikatif, serta memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan wawasan dan kesiapan calon pendidik PJOK. Pendekatan deep learning berpotensi menjadi pijakan dalam mencetak guru pendidikan jasmani yang inovatif, reflektif, dan adaptif terhadap kebutuhan generasi mendatang

    Pemberdayaan KWT Flamboyan Desa Badal Pandean melalui Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk Mendukung Ekonomi Sirkular [Empowerment of Flamboyan Women's Farmer Group (KWT) in Badal Pandean Village through Black Soldier Fly (BSF) Maggot Cultivation to Support Circular Economy]

    No full text
    Abstract. Agricultural waste in Badal Pandean Village, which is currently unused, has the potential to cause environmental problems. One strategy to prevent this issue is the cultivation of Black Soldier Fly (BSF) larvae or maggots. Maggot cultivation is known to convert organic waste into valuable and marketable products, thus supporting the implementation of a circular economy. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the Flamboyan Women's Farmer Group (KWT) through maggot cultivation and the use of maggots as fish feed. The activity was carried out in four stages: (a) socialization of maggot cultivation techniques, (b) maggot cultivation training, (c) maggot drying training, and (d) dry maggot packaging training. The results showed a 100% increase in partner knowledge regarding maggot cultivation techniques. After the training, partner skills in maggot cultivation improved to 4.35 (very good). Satisfaction evaluation results also indicated that the Flamboyan KWT group was very satisfied (4.55) with the maggot cultivation community service activity. Abstrak. Limbah pertanian di Desa Badal Pandean yang belum dimanfaatkan saat ini berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mencegah permasalahan ini adalah melakukan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Budidaya maggot dikenal dapat mengkonversi sampah organik menjadi produk bernilai guna dan jual sehingga mendukung penerapan ekonomi sirkular. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan melalui budidaya maggot dan memanfaatkan maggot sebagai pakan ikan. PKM ini dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu (a) Sosialisasi teknik budidaya maggot, (b) Pelatihan budidaya maggot, (c) Pelatihan pengeringan maggot, (d) Pelatihan pengemasan maggot kering. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra mengenai teknik budidaya maggot sampai 100%. Setelah kegiatan pelatihan, keterampilan mitra pada budidaya maggot meningkat menjadi 4,35 (sangat baik). Hasil evaluasi kepuasan juga menunjukkan bahwa kelompok KWT Flamboyan sangat puas (4,55) terhadap kegiatan PKM budidaya maggot

    Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Konsep Kewarganegaraan Ekologis (Ecological Citizenship) Melalui Media Film Untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan [Community Empowerment in Waste Management Based on the Concept of Ecological Citizenship Through Film Media to Cultivate Environmentally Concerned Character]

    Get PDF
    Abstarct. Waste management remains a serious challenge in various regions of Indonesia, including Longkeyang Village, Bodeh District, Pemalang Regency. The low level of public awareness about the importance of environmental preservation, combined with limited education, lack of supporting media, waste processing sites (TPST) and waste banks has worsened the situation. This Community Service Program (PKM) aims to empower the community in waste management based on the concept of ecological citizenship, which emphasizes the responsibility of citizens in preserving the environment as part of national character. The program was carried out through three main stages: (1) socialization using a short film titled “Bude Jo, Belajar Kelola Sampah”, produced by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), as a communicative visual education medium; (2) compost-making training using bokashi (EM4) technology; and (3) installation of environment-themed posters in public spaces as visual reminders. Through an art-based creative approach, this program successfully fostered environmental awareness and caring character, while also opening a dialogue space between art, the community, and environmental issues. The results show increased understanding and active participation of the community in household waste management, making this PKM a concrete step toward building a more sustainable social ecosystem.  Abstrak. Masalah pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, ditambah minimnya edukasi dan media pendukung, serta belum tersedianya TPST dan Bank Sampah di desa tersebut semakin memperparah kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis konsep kewarganegaraan ekologis, yang menekankan tanggung jawab warga negara dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari karakter kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: (1) sosialisasi menggunakan media film pendek “Bude Jo, Belajar Kelola Sampah” produksi KLHK sebagai media edukasi visual yang komunikatif; (2) pelatihan pembuatan kompos dengan teknologi bokashi (EM4); dan (3) pemasangan poster bertema lingkungan sebagai media pengingat visual di ruang publik. Melalui pendekatan kreatif berbasis seni, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran dan karakter peduli lingkungan serta membuka ruang dialog antara seni, masyarakat, dan isu lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, menjadikan PKM ini sebagai langkah konkret menuju ekosistem sosial yang lebih berkelanjutan

    Implementasi Tata Kelola Organisasi: Manfaat Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Web [Implementation of Organizational Governance: The Benefits of Web-Based Accounting Information Systems]

    No full text
    Abstract. Organizational governance is one of the ways in which an organization structures and organizes its groups or activities. Good organizational governance can be achieved by utilizing an accounting information system. A website-based accounting information system is a system that can provide benefits such as transparency, efficiency, accountability, and ease of reporting and auditing. Accounting and financial reporting at the Maahad Tahfiz Al-Quran Darul Falah Selangor Malaysia Islamic boarding school currently still uses manual financial reporting using books. Therefore, the community service team offered to assist in managing the organization using a web-based accounting information system. The web-based accounting information system is expected to help the Islamic boarding school manage its organization transparently, quickly, and efficiently. The results of this community service initiative show that the boarding school administrators are now able to operate the accounting information system independently after undergoing training and have been able to apply better organizational management principles. Overall, this community service activity has had a positive impact in strengthening the organization, improving operational efficiency, and promoting the use of technology to support the sustainability of the boarding school. Abstrak. Tata Kelola organisasi merupakan salah satu bentuk usaha organisasi dalam Menyusun dan mengorganisasikan kelompok atau usahanya. Dalam mencapai tata Kelola organisasi yang baik dapat terwujud dengan memanfaatkan sistem informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi berbasis website merupakan sistem yang dapat memberikan manfaat seperti transparansi, efisiensi, akuntabilitas, serta kemudahan dalam pelaporan dan audit. Pelaporan akuntansi dan keuangan di Pondok Pesantren Maahad Tahfiz Al-Quran Darul Falah Selangor Malaysia saat ini tata Kelola pondok pesantren masih menggunakan pencatatan laporan keuangan secara manual menggunakan buku.  Oleh karena itu tim pengabdian Masyarakat menawarkan untuk membantu mengelola organisasi berbasis sistem informasi akuntansi berbasis web. Sistem informasi akuntansi berbasis web diharapkan dapat membantu pondok pesantren dalam mengelola organisasi secara transparan cepat dan efisien. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa pengelola pondok pesantren mampu mengoperasikan SIA secara mandiri setelah dilaksanakannya pelatihan, dan sudah mampu menerapkan prinsip tata Kelola organisasi lebih baik. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memberikan dampak positif dalam memperkuat organsisasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung keberlanjutan pondok pesantren

    Pengembangan Minuman Jahe, Sereh dan Lemon sebagai Produk UMKM di Sekolah SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo, Jawa Timur

    Get PDF
    Abstract. This Community Service activity was held at the Insan Cendekia Mandiri Islamic Boarding School Junior High School in Sidoarjo, East Java. The main objective was to equip students with entrepreneurial skills, specifically in developing herbal drinks made from ginger, lemongrass, and lemon, utilizing the potential of the school's land. The novelty of this activity lies in the integration of local resources (herbal plants) into competitive MSME products, while also building student independence in procuring raw materials through planting practices. The method we employed involved a series of stages: a pre-test to measure students' initial understanding of entrepreneurship, followed by a Business Model Canvas (BMC) conceptual briefing, hands-on practice in making herbal drinks, and practical experience planting ginger, lemongrass, and lemon. The final stage was a post-test to begin developing students' understanding. The results showed a significant increase in students' understanding of business concepts and practical skills in producing herbal drinks. Furthermore, students gained knowledge about plant cultivation as a means of procuring raw materials. This activity significantly contributed to fostering students' entrepreneurial spirit and opening up opportunities for them to develop MSME products based on local potential.  Abstrak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School, Sidoarjo, Jawa Timur. Tujuan utama pelaksanaan ini adalah untuk membekali siswa dengan kemampuan kewirausahaan, khususnya dalam pengembangan minuman herbal berbahan dasar jahe, sereh, dan lemon, dengan memanfaatkan potensi lahan sekolah. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada integrasi pemanfaatan sumber daya lokal (tanaman TOGA) menjadi produk UMKM yang berdaya saing, serta membangun kemandirian siswa dalam pengadaan bahan baku melalui praktik penanaman. Metode yang kami terapkan meliputi serangkaian tahapan: diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa mengenai kewirausahaan , dilanjutkan dengan penyuluhan konsep Business Model Canvas (BMC) , praktik langsung pembuatan minuman herbal , serta praktik penanaman jahe, sereh, dan lemon. Tahap akhir adalah post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep bisnis dan keterampilan praktis dalam memproduksi minuman herbal. Selain itu, siswa juga mendapatkan pengetahuan mengenai budidaya tanaman sebagai upaya keberlanjutan penyediaan bahan baku. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa dan membuka peluang mereka untuk mengembangkan produk UMKM berbasis potensi lokal

    Effectiveness of School Interventions in Reducing Bullying Behavior: Systematic Literature Review

    Get PDF
    Bullying among adolescents remains a critical issue that affects students' psychological and social well-being. This study analyzes the effectiveness of various school-based interventions in reducing bullying behavior and identifies key factors influencing their success. Utilizing a systematic literature review approach, this study examines research published between 2019 and 2024 from databases such as ScienceDirect, Garuda, and SpringerLink. The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal checklist and the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT), version 2018, were employed to assess study quality. The findings indicate that school-based interventions are effective when they emphasize relationship-building, empathy, and holistic involvement of all school stakeholders. Consistent program implementation, teacher training, and parental engagement play a crucial role in intervention success. However, challenges such as limited resources, inadequate teacher training, and cultural resistance hinder program effectiveness. Additionally, the study highlights that while interventions improve students' affective empathy, cognitive empathy remains underdeveloped, suggesting the need for more targeted approaches. Practical recommendations include the integration of social-emotional learning in school curricula, teacher professional development programs, and culturally adapted interventions. Policymakers should establish sustainable anti-bullying policies with clear guidelines for intervention and support mechanisms. Future research should explore long-term intervention impacts, digital-based anti-bullying strategies, and the role of genetic and cultural factors in bullying behavior. This study enriches the existing literature by emphasizing the importance of localized, evidence-based intervention strategies tailored to different educational and cultural contexts

    Sosialisasi Electronic Personal Health Record untuk Rekam Kesehatan Pribadi (Socialization of Electronic Personal Health Records for Personal Health Records)

    Get PDF
    Kesehatan adalah aspek penting yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, personal health record menjadi salah satu alat bantu yang dapat membantu kondisi kesehatan terkini dari setiap individu. Namun, kegunaan personal health record masih belum banyak yang memahami terutama dalam bentuk digital. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang electronic personal health record dengan lokasi pengabdian Desa Ngeni. Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu perencanaan dan persiapan, penyuluhan, dan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pretest dan postest kepada peserta yang hadir dalam bentuk kuesioner. Sosialisasi dilakukan kepada 30 peserta masyarakat desa ngeni dengan rentang usia 15-58 tahun. Hasil pretest dan posttest kepada peserta menunjukkan perbedaan hasil yang signifikan terhadap pemahaman personal health record. Nilai rata – rata pemahaman peserta sebelum diberi edukasi yaitu sebesar 80.76 dan rata – rata pengetahuan setelah diberi edukasi sebesar 91.92. Sosialisasi electronic personal health record membantu peserta memahami kegunaan dari aplikasi tersebut. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini tingkat kewaspadaan masyarakat terhadap kesehatan pribadi lebih meningkat sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih optimal.Abstract. Health is a crucial aspect of concern for the Indonesian community. Therefore, the personal health record serves as a tool to assist in monitoring the current health condition of individuals. However, the use of personal health records, particularly in digital form, remains underappreciated and less understood. This community service activity aimed to promote the understanding of electronic personal health records, with Desa Ngeni as the location of implementation. The method comprised several stages, including planning and preparation, counseling, and activity evaluation. The evaluation was conducted by administering pretests and post-tests to participants using questionnaires. The counseling was attended by 30 participants from Desa Ngeni, aged 15–58 years. The results of the pretests and post-tests indicated a significant difference in participants' understanding of personal health records. The average pre-education understanding score was 80.76, which increased to 91.92 after education. The socialization of electronic personal health records helped participants comprehend the utility of the application. This activity is expected to enhance public awareness of personal health, leading to more optimal healthcare services

    Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web-Blog Bagi Guru SMP Di Kabupaten Lampung Tengah [Training on Creating Interactive Web-Blog Based Learning Media for Junior High School Teachers in Central Lampung Regency]

    No full text
    Based on the analysis of the workshop activities in the training on developing interactive learning media using web-blogs for teachers at SMP Negeri 2 Gunung Sugih, the results showed that the average pre-test score of the participants was 58.2, while the average post-test score increased to 75.3. Thus, there was an improvement of 29.4% from the pre-test to the post-test results. This percentage increase indicates that the workshop had a positive impact on enhancing teachers’ competencies in understanding and applying the development of interactive learning media based on web-blogs. Through this activity, teachers gained hands-on experience in developing their creative and technological potential, enabling them to produce more engaging, innovative, and relevant learning media suited to the demands of digital education today. Abstrak:  Berdasarkan analisis kegiatan workshop dalam kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis web-blog bagi guru-guru SMP Negeri 2 Gunung Sugih, diperoleh hasil sebagai berikut: nilai rata-rata pre-test peserta pelatihan adalah 58,2 dan rata-rata post-test peserta adalah 75,3. Secara keseluruhan, persentase peningkatan hasil evaluasi peserta dari pre-test ke post-test mengalami peningkatan sebesar 29,4%. Persentase peningkatan ini menunjukkan bahwa workshop dalam kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis web-blog bagi guru-guru SMP Negeri 2 Gunung Sugih sangat bermanfaat. Melalui workshop ini, guru-guru dapat mengembangkan potensinya dalam pembuatan media pembelajaran berbasis web-blog yang menarik dan inovatif

    Pengabdian Masyarakat Pemeriksaan Kolesterol dengan Metode POCT dan Pemanfaatan Kulit Buah Naga Merah di Wilayah Mojokerto [Community Service Cholesterol Screening Using the POCT Method and Utilization of Red Dragon Fruit Peel in the Mojokerto Region]

    No full text
    Non-communicable diseases (NCDs), particularly hypercholesterolemia, are increasing health problems and major risk factors for cardiovascular disease. This community service activity aimed to measure cholesterol levels using the Point of Care Testing (POCT) method and to educate the community on utilizing red dragon fruit peel waste as a natural detection kit for borax and formalin. The program was conducted in Sumbersono Village, Dlanggu District, Mojokerto Regency, over one month (July 2025), targeting local residents and street food vendors around schools and markets. The methods included several stages: planning, cholesterol screening using a POCT device, education on interpreting the results, and the preparation and use of borax and formalin detection kits made from red dragon fruit peel extract. The results showed that approximately 40% of participants had cholesterol levels above normal limits, while 60% were within normal ranges. Testing of seven food samples using both commercial detection kits and natural indicators based on red dragon fruit peel extract yielded negative results for borax and formalin. In conclusion, this community service program successfully integrated health promotion and disease prevention efforts with the innovative use of agricultural waste (red dragon fruit peel). The application of red dragon fruit peel as a natural indicator proved effective, with all tested food samples showing negative results. Abstrak. Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hiperkolesterolemia, merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) serta mengedukasi pemanfaatan limbah kulit buah naga merah sebagai kit deteksi alami boraks dan formalin. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto selama satu bulan (Juli 2025) dengan sasaran masyarakat desa dan pedagang jajanan di sekolah atau di pasar. Metode kegiatan meliputi perencanaan, pemeriksaan kadar kolesterol dengan alat POCT, edukasi hasil pemeriksaan, serta pemanfaatan kit uji boraks dan formalin berbasis ekstrak kulit buah naga merah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 40% peserta memiliki kadar kolesterol melebihi batas normal, 60 % peserta kadar kolesterol normal. Pengujian kit deteksi komersial dan indikator alami berbasis ekstrak kulit buah naga merah pada 7 sampel diperoleh hasil negatif. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mengintegrasikan aspek promotif dan preventif kesehatan dengan pemanfaatan limbah pertanian (kulit buah naga). Penggunaan kulit buah naga merah sebagai indikator alami terbukti efektif dengan semua sampel janan yang di uji menunjukkan hasil negatif

    781

    full texts

    873

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKinstitute (Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇