Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN DAN FINANCIAL TECHNOLOGI DALAM MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI
Kegiatan PkM yang dilakukan Tim FEB UP bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMAN mengenai literasi manajemen keuangan. Kegiatan yang dilaksanakan pada akhir bulan Juli 2025 diikuti oleh anak kelas XI. Adapun materi yang diajarkan dalam pelatihan ini mengenai perencanaan keuangan pribadi, investasi dan financial technology. Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan bagaimana memahami teknologi keuangan seperti e-wallet. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan PkM berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang pengelolaan keuangan dan memberikan pelatihan dasar tentang platform keuangan secara digital.
PENGUATAN PERAN POKMASWAS MELALUI PELATIHAN RESTOCKING IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) DI DESA CILOPADANG, KABUPATEN CILACAP
Sungai di Desa Cilopadang, Kabupaten Cilacap mengalami penurunan populasi ikan lokal termasuk ikan nilem akibat dari praktik penangkapan ikan ilegal menggunakan potasium hidroksida dan alat tangkap tidak ramah lingkungan sejak tahun 2016. Untuk mengatasi masalah ini dan memulihkan ekosistem maka Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa penguatan peran Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) melalui pelatihan dan kegiatan restocking ikan nilem (Osteochilus hasselti). Sebanyak 13.000 ekor benih ikan nilem berumur 2 bulan ditebar secara partisipatif di Sungai Cilumuh. Pendekatan kolaboratif ini melibatkan akademisi, pemerintah daerah, POKMASWAS dan masyarakat lokal dalam monitoring, edukasi dan penanaman kesadaran akan pentingnya konservasi ikan endemik dan pengelolaan ekosistem. Program ini diharapkan mampu memulihkan stok ikan nilem, meningkatkan ketahanan pangan, memperkuat kapasitas kelembagaan POKMASWAS serta menciptakan potensi ekonomi lokal melalui perikanan tangkap berkelanjutan dan ekowisata. Inisiatif ini juga menekankan pentingnya penggunaan spesies asli dan pencegahan introduksi ikan invasif untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan
PENGARUH PEMASARAN RELASIONAL TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN (STUDI PADA TOKO RAJA AGUNG OUTLET BEKASI)
This study aims to analyze the influence of relationship marketing on customer satisfaction and loyalty, with satisfaction as a mediating variable at Raja Agung Outlet Bekasi. The research uses a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to 100 respondents who are customers of Raja Agung. The sampling technique used is purposive sampling. Data processing and analysis were carried out using SmartPLS 3.2 software. The results show that relationship marketing has a positive and significant effect on both customer satisfaction and loyalty. Moreover, customer satisfaction also positively affects loyalty and is able to mediate the influence of relationship marketing on loyalty. These findings highlight the importance of relationship marketing strategies in increasing customer loyalty through perceived satisfaction.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran relasional terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan, dengan kepuasan sebagai variabel mediasi pada Toko Raja Agung Outlet Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang merupakan pelanggan Toko Raja Agung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran relasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Selain itu, kepuasan pelanggan juga berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan, serta mampu memediasi pengaruh pemasaran relasional terhadap loyalitas. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi pemasaran relasional dalam meningkatkan loyalitas pelanggan melalui kepuasan yang dirasakan
PEMANFAATAN LIMBAH OLI BEKAS SEBAGAI BAHAN BAKAR KOMPOR ALTERNATIF DI DESA GARUT, KECAMATAN KOPO
Pelatihan pemanfaatan limbah oli bekas sebagai bahan bakar kompor alternatif dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat oleh KKM 80 Universitas Bina Bangsa di Desa Garut, Kecamatan Kopo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah berbahaya menjadi energi terbarukan yang ramah lingkungan dan ekonomis. Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan tingginya limbah oli bekas yang tidak dimanfaatkan dan minimnya pengetahuan warga terhadap teknologi kompor berbahan bakar oli. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan penyuluhan, demonstrasi langsung, dan praktik penggunaan kompor hasil modifikasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta serta peningkatan pemahaman terkait prinsip kerja, efisiensi panas, dan keamanan penggunaan kompor oli bekas. Program ini tidak hanya memberikan solusi energi alternatif, tetapi juga membuka peluang inovasi pemanfaatan limbah berbasis teknologi tepat guna di tingkat desa
PELANGGARAN DAN UPAYA HUKUM KONSUMEN ATAS PEMBATALAN TIKET KONSER SECARA SEPIHAK
Pada November 2022 terdapat konser musik We All Are One yang dibatalkan secara sepihak oleh promotor. Selain itu, promotor memberikan opsi refund namun mekanisme refund tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan hingga 6 (enam) bulan lamanya. Uang yang sudah dikeluarkan oleh para penonton juga tidak di-refund sesuai dengan yang sudah dibayarkan. Penelitian ini mengkaji pelanggaran pelaku usaha atas hak-hak konsumen serta upaya hukum apa saja yang sudah dilakukan oleh konsumen untuk memenuhi hak-hak mereka. Penelitian ini dikaji secara yuridis normatif dengan data primer dan sekunder. Data primer berupa kuesioner dan dokumentasi poster pembatalan tiket konser We All Are One secara sepihak melalui laman instagram. Sedangkan data sekunder berupa Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pelaku usaha melanggar ketentuan Pasal 4 huruf a, c, d dan h terkait hak-hak konsumen serta Pasal 7 huruf a, b dan g terkait kewajiban pelaku usaha. Upaya yang sudah dilakukan oleh konsumen berupa menaikkan hastag di twitter, mengomentari poster pembatalan konser We All Are One secara sepihak di akun instagram dan melaporkannya ke pihak berwajib. Akibat pelanggaran tersebut, upaya yang dilakukan konsumen sudah tepat dengan menggugatnya melalui jalur pengadilan
Membedah Teks Pidato Perdana Prabowo Subianto Sebagai Presiden (Analisis Wacana Kritis Perspektif Teun Van Dijk)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan memahami bagaimanakah Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun Van Dijk mengungkapkan pemaknaan pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024 melalui elemen-elemen pada struktur teks (makro, superstruktur, struktur mikro) serta elemen kognisi sosial dan konteks sosial. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara dokumentasi, kemudian dicatat dalam kertas kerja berdasarkan struktur teks (makro, superstruktur, struktur mikro) serta kongnisi sosial dan konteks sosial. Beberapa simpulan dari penelitian ini adalah; Pertama ditemukan setidaknya ada 8 tema besar dalam pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024 yakni: pengutamaan kepentingan rakyat, menjadi bangsa berani, bahaya kebocoran anggaran, soroti kemiskinan, target swasembada pangan, swasembada energi, perang terhadap korupsi, serta penegasan politik luar bebas aktif RI. Kedua, teks pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024 telah sejalan dengan tiga struktur wacana AWK model Teun Van Dijk yakni struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Berdasarkan analisis struktur makro, dalam teks pidato Prabowo Subianto sebagai Presiden RI telah menghadirkan tema/topik. Dalam susunan teks pidato juga memakai urutan seperti didalilkan dalam teori AWK Van Dijk yang terdiri dari pembuka, inti, dan penutup. Selain itu, dalam teks pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI juga telah memznuhi unsur semantik, sintaksis, stilistika, dan retorika. Dalam penyampaian pidatonya, Prabowo Subianto memiliki gaya dan cara tersendiri agar tersampaikan kepada audience. Dalam teks pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI juga sudah sesuai dengan karakteristik AWK perspektif Van Dijk yang meliputi tindakan, konteks, histori, kekuasaan dan ideologi
ANALISIS RASIO CHANGE ORDER PADA PROYEK KONSTRUKSI: STRATEGI PENGELOLAAN BIAYA KONTINGENSI
Change Orders (CO) represent a significant challenge in the construction industry, often leading to substantial adjustments in project budgets. COs, encompassing both scope additions and reductions, can result in discrepancies between initial budgets and final project costs, thus affecting project profitability and sustainability. To measure the impact of CO on budgets, this study employs the Change Order Ratio (COR) and its components: CORA (Change Order Ratio in Addition) for budget increases and CORS (Change Order Ratio in Subtraction) for budget reductions. This research analyzes data from 36 construction projects managed by PT XYZ in Indonesia from 2020 to 2024, with aims to (1) identify patterns in budget changes, (2) assess the statistical significance of CORA and CORS on COR, and (3) recommend contingency budgeting strategies. Findings reveal that both CORA and CORS have a significant impact on COR, with average values of 13.32% for CORA and 9.30% for CORS. Based on these findings, a contingency budget of 10-15% of the initial contract value is recommended. This study underscores the importance of effective CO management, particularly in anticipating scope additions, to maintain budget stability and enhance the accuracy of financial planning in construction projects.Perubahan Lingkup Pekerjaan atau Change Orders (CO) merupakan tantangan signifikan dalam industri konstruksi yang sering kali menyebabkan perubahan pada anggaran proyek. CO, yang mencakup penambahan dan pengurangan lingkup pekerjaan, dapat mengakibatkan ketidaksesuaian antara anggaran awal dan biaya akhir proyek, sehingga berpotensi mengganggu profitabilitas dan keberlanjutan proyek. Untuk mengukur dampak CO terhadap anggaran, penelitian ini menggunakan Change Order Ratio (COR) beserta komponennya, yaitu CORA (Change Order Ratio in Addition) untuk penambahan anggaran dan CORS (Change Order Ratio in Subtraction) untuk pengurangan anggaran. Penelitian ini menganalisis data dari 36 proyek konstruksi PT XYZ di Indonesia pada periode 2020 hingga 2024 dengan tujuan (1) mengidentifikasi pola perubahan anggaran, (2) menganalisis signifikansi statistik pengaruh CORA dan CORS terhadap COR, dan (3) memberikan rekomendasi untuk perencanaan anggaran kontingensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik CORA maupun CORS memiliki pengaruh signifikan terhadap COR, dengan nilai rata-rata CORA sebesar 13,32% dan CORS sebesar 9,30%. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan nilai kontingensi sebesar 10-15% dari nilai kontrak awal. Studi ini menekankan pentingnya pengelolaan CO yang efektif, terutama dalam mengantisipasi penambahan lingkup pekerjaan, guna mempertahankan stabilitas anggaran dan meningkatkan keakuratan perencanaan keuangan proyek
The Vertical Residence Based on Biophilic Architectural Design Concept (Case Study: Taman Anggrek Residence Apartment West Jakarta)
Vertical housing represents a viable and effective option for residential solutions. Various efforts have been made to reintegrate the relationship between humans and the buildings they inhabit. Biophilic design represents a contemporary approach to reconnecting organic life with constructed spaces. This study aims to explore the architectural strategy of biophilic design as a solution to housing needs, focusing on integrating natural elements into living spaces to create a comfortable environment for residents. The investigation utilizes qualitative approaches, incorporating observation and data gathering, to discern the biophilic requirements of apartment inhabitants. The framework of 14 patterns of biophilic design, aimed at improving health and well-being within built environments, acts as a standard for evaluating the implementation of these patterns. The objective is to implement biophilic design in communal living spaces, considering the users of the building, the functions of the spaces, and utilizing knowledge, experience, and user requirements as a foundation for evaluation
UPAYA HUKUM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG SEBAGAI SARANA RESTRUKTURISASI UTANG BAGI DEBITUR
Restrukturisasi utang adalah bentuk restrukturisasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam rangka memperbaiki kondisi keuangannya dengan cara mengatur kembali utang-utangnya dengan mengajukan syarat-syarat dan kondisi-kondisi baru yang disetujui oleh kedua pihak. Rumusan masalah penelitian ini adalah: konsep Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dapat memberikan kepastian hukum, berkeadilan dan kemanfaatan? dan bagaimana masalah dan upaya hukum Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang sebagai Sarana Restrukturisasi Utang? Jenis penelitian hukum yang dipergunakan adalah jenis penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketentuan penundaan kewajiban pembayaran utang yang berlaku di Indonesia masih menjadi satu dengan Undang-Undang Kepailitan, yaitu Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Belum ada payung hukum yang jelas mengenai perusahaan yang bagaimana yang berhak direstrukturisasi atau bagaimana bentuk-bentuk restrukturisasi yang dapat ditempuh dan hal-hal teknis lainnya. Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang mengandung potensi berakhir dengan kepailitan, dalam arti, ada tiga cara bagaimana permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang akan berubah menjadi kepailitan. Perubahan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang menjadi Kepailitan berpotensi menjadi jebakan (trap) yang tidak diprediksi debitur sebelumnya. Undang-Undang Nomor Tahun 2004 tidak memberikan Kesempatan bagi Debitur untuk melakukan upaya lain, misalnya melakukan gugatan perdata umum ke pengadilan negeri dengan alasan adanya penyalahgunaan keadaan yang telah dilakukan oleh Kreditur dalam perjanjian perdamaian tersebut
PERLINDUNGAN HUKUM INTERNASIONAL TERHADAP TINDAK EKSPLOITASI ANAK BUAH KAPAL (ABK) INDONESIA DI KAPAL CHINA LONG XING 629
Penelitian ini membahas perlindungan hukum bagi Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal Long Xing 629. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peraturan hukum internasional dapat memberikan perlindungan bagi ABK tersebut, serta peran negara Indonesia dan Cina dalam menjamin hak-hak mereka. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan normatif untuk menganalisis peraturan hukum internasional yang relevan terkait dengan perlindungan anak buah kapal di kapal asing. Penelitian ini menemukan bahwa kondisi anak buah kapal Indonesia yang menjadi korban di kapal Long Xing 629 mencerminkan adanya pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Disimpulkan bahwa baik Indonesia sebagai negara pengirim maupun Cina sebagai negara penerima memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan yang memadai terhadap ABK yang mengalami eksploitasi dan human trafficking. Dengan demikian, sangat penting untuk meningkatkan upaya kerjasama yang lebih kuat dan terkoordinasi antara kedua negara. Kerjasama ini harus mencakup penyesuaian kebijakan dan peraturan nasional yang ada selaras ketentuan hukum internasional yang berlaku, agar perlindungan terhadap ABK dapat lebih terjamin, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi berbagai bentuk tindak pidana yang dapat merugikan mereka. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk memastikan terciptanya rasa keadilan yang hakiki, serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi anak buah kapal Indonesia yang bekerja di kapal asing, sehingga mereka dapat menjalani pekerjaan dengan aman, terhormat, dan bebas dari perlakuan yang tidak adil.Penelitian ini membahas perlindungan hukum bagi Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal Long Xing 629. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peraturan hukum internasional dapat memberikan perlindungan bagi ABK tersebut, serta peran negara Indonesia dan Cina dalam menjamin hak-hak mereka. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan normatif untuk menganalisis peraturan hukum internasional yang relevan terkait dengan perlindungan anak buah kapal di kapal asing. Penelitian ini menemukan bahwa kondisi anak buah kapal Indonesia yang menjadi korban di kapal Long Xing 629 mencerminkan adanya pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Disimpulkan bahwa baik Indonesia sebagai negara pengirim maupun Cina sebagai negara penerima memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan yang memadai terhadap ABK yang mengalami eksploitasi dan human trafficking. Dengan demikian, sangat penting untuk meningkatkan upaya kerjasama yang lebih kuat dan terkoordinasi antara kedua negara. Kerjasama ini harus mencakup penyesuaian kebijakan dan peraturan nasional yang ada selaras ketentuan hukum internasional yang berlaku, agar perlindungan terhadap ABK dapat lebih terjamin, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi berbagai bentuk tindak pidana yang dapat merugikan mereka. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk memastikan terciptanya rasa keadilan yang hakiki, serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi anak buah kapal Indonesia yang bekerja di kapal asing, sehingga mereka dapat menjalani pekerjaan dengan aman, terhormat, dan bebas dari perlakuan yang tidak adil