Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
IMPLIKASI DAN PENYELESAIAN HUKUM AKIBAT SERTIPIKAT GANDA YANG DITERBITKAN OLEH KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TANGERANG
Dalam penelitian ini peneliti mengkaji tentang suatu kepemilikan hak atas tanah yang dimana terbitnya dua sertipikat dalam satu objek tanah yang sama dan bagaimana tanggung jawab Kantor Badan Pertanahan atas terbitnya sertipikat dengan satu objek tanah yang sama bisa disebut juga dengan sertipikat ganda, dan menganalisa implikasi hukum akibat terbitnya sertipikat ganda terhadap kepastian hukum atas haknya bagi pemegang hak atas tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan konseptual dan pendekatan analisis. Kemudian bahan yang digunakan yaitu primer, sekunder, dan tersier, lalu dikaji lebih lanjut berdasarkan teori hukum yang sehingga memperoleh rumusan untuk menjawab persoalan hukum yang dibahas dalam penelitian ini.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sering ditemukan banyak permasalahan tentang sengketa atas sertipikat tanah ganda yang ditemukan di Wilayah Kabupaten Tangerang khususnya di Kelurahan Tapos, baik antara personal, antara perusahaan ataupun antar pemerintahan sendiri. Sementara cara penyelesaian dalam kasus sengketa sertipikat ganda ini melakukan jalur masyawarah yang dimana para pihak bertemu dengan dihadiri oleh saksi salah satunya adalah Kepala Desa Kelurahan Tapos, untuk menyelesaikan terjadinya sertipikat ganda. Dalam penelitian ini peneliti mengkaji tentang suatu kepemilikan hak atas tanah yang dimana terbitnya dua sertipikat dalam satu objek tanah yang sama dan bagaimana tanggung jawab Kantor Badan Pertanahan atas terbitnya sertipikat dengan satu objek tanah yang sama bisa disebut juga dengan sertipikat ganda, dan menganalisa implikasi hukum akibat terbitnya sertipikat ganda terhadap kepastian hukum atas haknya bagi pemegang hak atas tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan konseptual dan pendekatan analisis. Kemudian bahan yang digunakan yaitu primer, sekunder, dan tersier, lalu dikaji lebih lanjut berdasarkan teori hukum yang sehingga memperoleh rumusan untuk menjawab persoalan hukum yang dibahas dalam penelitian ini.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sering ditemukan banyak permasalahan tentang sengketa atas sertipikat tanah ganda yang ditemukan di Wilayah Kabupaten Tangerang khususnya di Kelurahan Tapos, baik antara personal, antara perusahaan ataupun antar pemerintahan sendiri. Sementara cara penyelesaian dalam kasus sengketa sertipikat ganda ini melakukan jalur masyawarah yang dimana para pihak bertemu dengan dihadiri oleh saksi salah satunya adalah Kepala Desa Kelurahan Tapos, untuk menyelesaikan terjadinya sertipikat ganda
Viral Marketing Pada Akun Instagram Nono Corner
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu pilar utama dalam strategi komunikasi pemasaran. Instagram menempati posisi strategis sebagai media visual. Khususnya bagi UMKM seperti Nono Corner, Instagram menjadi alat untuk menampilkan karakter brand secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran melalui konten viral di media sosial, khususnya pada akun Instagram @nonocorner_. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terhadap dua subjek yaitu pemilik dan marketing serta observasi langsung terhadap konten yang dipublikasikan secara publik pada rentang waktu Maret hingga Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi viral marketing yang diterapkan oleh Nono Corner melalui akun Instagram @nonocorner_ telah berhasil meningkatkan engagement dan jangkauan konten, serta meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Strategi ini juga memberikan manfaat bagi pemahaman tentang strategi komunikasi pemasaran di media sosial, dan dapat digunakan sebagai referensi bagi bisnis yang ingin meningkatkan kehadiran online. Penelitian ini juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan strategi komunikasi pemasaran di era digital saat ini. Penelitian ini membantu Nono Corner meningkatkan kualitas konten dan strategi pemasaran untuk mencapai target yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran brand. Penelitian ini juga dapat membantu UMKM lain memahami bagaimana menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif dan meningkatkan kesadaran brand di era digital saat ini. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi pengembangan strategi pemasaran di era digital
Development, Optimization, and Characterization of Wet-Granulated Curcumin Nanostructured Lipid Carrier Tablets
Curcumin has been widely recognized for its broad therapeutic potential, including its emerging role as an antiviral agent. However, its clinical translation is limited by poor aqueous solubility, rapid metabolism, and low oral bioavailability. To address these challenges, nanostructured lipid carriers (NLCs) have been proposed as a promising delivery system to enhance curcumin stability and systemic availability. This study aimed to formulate curcumin-loaded NLCs, optimize their physicochemical characteristics, and develop an oral tablet dosage form using the wet granulation method with super-disintegrant variation. The optimized NLC formulation was prepared and subsequently freeze-dried prior to compression into tablets. Particle size, polydispersity index (PDI), zeta potential, morphology, entrapment efficiency (EE), and loading capacity (LC) were evaluated. Tablets were formulated using starch, croscarmellose sodium (2% and 3%), PVP, aerosil, and Avicel PH 102, followed by assessment of physical quality parameters including weight uniformity, hardness, friability, disintegration, and dissolution profile. The optimized NLCs exhibited desirable nanoscale characteristics, with particle size of 70.95 nm, PDI 0.379, zeta potential −23.9 mV, spherical morphology, EE 99.75%, and LC 9.93%. The resulting tablets were yellow, bitter, and odorless, with acceptable pharmacopeial quality. Weight and size uniformity were within limits, hardness was 3.81 kg/cm² and 4.38 kg/cm², friability 1.45% and 0.50%, and disintegration times 1.86 min and 1.28 min for 2% and 3% super-disintegrant, respectively. Dissolution profiles indicated 26.12% and 25.79% release within the test period. Curcumin can be successfully formulated into stable NLCs with excellent encapsulation efficiency and incorporated into wet-granulated tablets meeting pharmacopeial standards. The use of 3% croscarmellose sodium provided the most favorable disintegration profile, suggesting its potential as an optimized oral dosage form to improve curcumin delivery and bioavailability
ONLINE DISPUTE RESOLUTION DALAM RANGKA PENYELESAIAN SENGKETA DI BIDANG TRANSAKSI ELEKTRONIK
Banyaknya permasalahan hukum yang ditimbulkan akibat aktifitas ekonomi melalui transaksi elektronik, mengakibatkan perlunya Inovasi dan pembaharuan hukum dalam rangka mekanisme penyelesaian sengketa dalam jaringan yang sesuai dengan kompleksitas dan karakteristis unik dari transaksi elektronik. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dikombinasikan dengan analisis deskriptif-kualitatif. Pendekatan yuridis-normatif digunakan untuk menelaah peraturan perundang-undangan yang berlaku dan relevan dengan penyelesaian sengketa transaksi elektronik melalui mekanisme Online Dispute Resolution (ODR). Hasil penelitian ini bahwa pengembangan penyelesaian sengketa online pada transaksi elektronik merupakan pengembangan dari mekanisme yang telah ada mengingat sifat lintas wilayah dan virtual dari transaksi yang dilakukan. Kemudian, berbagai negara telah mengembangkan model Online Disputes Resolution (ODR) yang sesuai dengan kebutuhan, infrastruktur hukum dan kesiapan teknologi masing-masing. Adapun Indonesia telah mencoba mengimplementasikannya walaupun belum terintegrasi dalam satu sistem nasional yang komprehensif. Bentuk paling nyata dari implementasi ODR dapat dilihat dari kebijakan internal platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada. Platform-platform ini telah menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa antara penjual dan pembeli secara daring melalui fitur pelaporan masalah, negosiasi langsung, pengembalian dana, hingga intervensi tim mediasi internal. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya infrastruktur hukum dan teknologi dalam rangka memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang menyelesaikan sengketanya melalui OD
Analisis Valuasi Bisnis PT Astra Agro Lestari Tbk Tahun 2016 - 2020
PT Astra Agro Lestari Tbk merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia serta memiliki luas lahan perkebunan terbesar kedua di Indonesia. PT Astra Agro Lestari Tbk secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menilai valuasi perusahaan PT Astra Agro Lestari karena kinerja perusahaan yang berfluktuasi. Penilaian valuasi perusahaan dengan menggunakan analisis fundamental dan juga analisis relatif. Analisis fundamental menggunakan metode Discounted Cash Flow dengan menggunakan model Free Cash Flow to Equity, sedangkan untuk analisis relatif menggunakan Price to Book Value dan Price to Earning Ratio. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan ketiga metode di dapatkan nilai intrinsik perusahaan dengan menggunakan FCFE sebesar Rp 21.937, dengan PBV sebesar Rp 17.577 dan dengan PER sebesar Rp 25.909 jika dibandingkan dengan harga saham yang diperdagangkan saat ini sebesar Rp 14.654 dimana dapat dikatakan bahwa saham dari PT AALI bersifat undervalued. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka keputusan yang tepat adalah dengan membeli saham tersebut untuk investasi atau tidak menjual saham tersebut dengan harapan dikemudian hari harga saham akan naik
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN CATERING HARIAN: (STUDI KASUS : RANTANGAN CIBUBUR)
still done through a spreadsheet application. The process of compiling shopping lists, compiling menus, recapitulation of expenses and income, recapitulation of customer data become less accurate and takes a long time to compile. In this study, the data collection techniques used were observation, interviews and literature studies. The information system designed uses the prototyping method as a software development method using object-oriented design Unified Modeling Language (UML). The process in this study includes the process of recording orders, customer data, cooking menu data, weekly menu data, package data, recapitulation of expenses and income including bills for each customer. The results of the research that have been designed in the design of the daily catering management information system are a system that can compile shopping lists, compile menus, recapitulate expenses and income, recapitulate customer data and periodic reports so that they can be used as evaluation subject to improve daily catering management in the futurePenelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan catering harian yang belum terdata dalam sistem dan masih dilakukan melalui aplikasi spreadsheet. Hal ini menyebabkan proses penyusunan daftar belanja, penyusunan menu, rekapitulasi pengeluaran dan pendapatan, rekapitulasi data customer menjadi kurang akurat serta membutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan informasi tersebut. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi literatur. Sistem informasi yang dirancang menggunakan metode prototyping sebagai metode pengembangan perangkat lunak adengan menggunakan perancangan berorientasi objek Unified Modelling Language (UML). Proses pada penelitian ini meliputi proses pencatatan pesanan, data customer, data menu masakan, data menu mingguan, data paket, rekapitulasi pengeluaran dan pendapatan termasuk tagihan untuk setiap customer.
Hasil penelitian yang telah dirancang pada perancangan sistem informasi pengelolaan catering harian adalah sistem yang dapat penyusunan daftar belanja, penyusunan menu, rekapitulasi pengeluaran dan pendapatan, rekapitulasi data customer serta laporan secara periodik sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola catering harian di masa yang akan datang
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IoT) DENGAN PROTOKOL KOMUNIKASI MQTT PADA SISTEM KONTROL LAMPU RUANGAN
The increasing need for automation of electronic devices encourages the use of Internet of Things (IoT) technology to improve energy efficiency, ease of control, and flexibility of access. This study designs and implements an IoT-based lighting control system using the Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) protocol, which is efficient and lightweight in data communication. The system utilizes the NodeMCU ESP8266 microcontroller, the DS3231 Real Time Clock (RTC) module for automatic scheduling, and the Wi-Fi Manager for network configuration via a web interface without re-uploading code. Testing includes evaluating response time, bandwidth consumption, and connection stability when switching networks. The results show that the system has an average response time of 0.05–0.08 seconds and a minimum bandwidth consumption of 70 bytes per second. The system can also switch networks automatically without any disruption of function, making it a reliable and efficient solution for lighting control on a household, institutional, and commercial scale.Meningkatnya kebutuhan otomasi perangkat elektronik mendorong pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efisiensi energi, kemudahan kendali, dan fleksibilitas akses. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol lampu berbasis IoT dengan menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) yang efisien dan ringan dalam komunikasi data. Sistem memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, modul Real Time Clock (RTC) DS3231 untuk penjadwalan otomatis, dan Wi-Fi Manager untuk konfigurasi jaringan melalui antarmuka web tanpa pengunggahan ulang kode. Pengujian mencakup evaluasi waktu respons, konsumsi bandwidth, dan stabilitas koneksi saat perpindahan jaringan. Hasil menunjukkan sistem memiliki waktu respons rata-rata 0,05–0,08 detik dan konsumsi bandwidth minimum 70 byte per detik. Sistem juga mampu berpindah jaringan secara otomatis tanpa gangguan fungsi, menjadikannya solusi andal dan efisien untuk kontrol pencahayaan pada skala rumah tangga, institusional, dan komersial
DESIGN OF THE GRAND MOSQUE IN SERPONG DISTRICT SOUTH TANGERANG
The diversity of religions and cultures in Indonesia provides rich and unique colors in the form of differences, ranging from community habits and worship procedures to the location of worship itself. In the context of Islam in Indonesia, we see various places of worship, such as prayer rooms and mosques. As a building established with clear boundaries, the mosque is the center of worship activities for Allah, including prayer, dhikr, reading the Koran, and other worship activities. The diversity of types of mosques, from large to small, such as the Grand Mosque, State Mosque, Grand Mosque, Grand Mosque, and Jami Mosque, is reflected in the variety of functions and different locations where they are placed. In designing the Grand Mosque in Serpong, South Tangerang, primary attention was given to Analogical Architecture and Green Architecture concepts. This not only refers to worship activities but also reflects the philosophy and characteristics of South Tangerang. The Green Architecture concept promoted in this design aims to reduce negative environmental and human impacts while optimizing the efficient use of natural resources and renewable energy. With the realization of the South Tangerang Grand Mosque, it is hoped that it can become a center for religious activities that provide comfort and efficiency for the surrounding community. Apart from that, the presence of this building is also expected to become a unique new icon and have deep meaning for the city where it was designed
EDUKASI PENGELOLAAN LIMBAH LAUNDRY DI DESA SALAMSARI KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL
Industri laundry di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan jasa cuci pakaian masyarakat modern. Namun, limbah cair yang dihasilkan, mengandung bahan kimia berbahaya seperti detergen, pemutih, dan pewangi, menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelaku UKM laundry terhadap pentingnya pengelolaan limbah cair yang ramah lingkungan melalui edukasi dan pendampingan. Metodologi yang digunakan meliputi survei awal, pelatihan, implementasi teknologi pengolahan limbah sederhana, dan evaluasi hasil. Hasil survei menunjukkan bahwa seluruh pelaku usaha laundry belum memiliki sistem pengolahan limbah cair yang memadai. Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan, peserta memahami metode pengolahan limbah seperti penggunaan bak pengendapan, biofilter, dan eco-enzyme. Hasil implementasi menunjukkan adanya pengurangan pencemaran lingkungan serta peningkatan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pengelolaan limbah. Kesimpulannya, pengelolaan limbah cair laundry dengan teknologi sederhana dapat mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendukung keberlanjutan usaha laundry di Desa Salamsari
PENDAMPINGAN PEMBUATAN SISTEM MANAJEMEN PENGELOLAAN AIR SUMUR WARGA DI RT 14 KELURAHAN BANJAREJO
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi warga RT 14 Kelurahan Banjarejo melalui pendampingan pengelolaan sistem manajemen air sumur. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan dan pemetaan sumber air sumur, pembentukan tim pengelola, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan tim pengelola, pembangunan infrastruktur pendukung, serta sosialisasi dan edukasi masyarakat. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas air sumur, kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan air, dan menciptakan distribusi air yang merata dan berkeadilan. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti kelurahan, kecamatan, dinas terkait, dan masyarakat, menjadi elemen kunci keberhasilan program ini. Monitoring dan evaluasi secara berkala dilakukan untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan program. Program ini berhasil memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai pembangunan dan pengelolaan sistem manajemen air sumur yang sederhana namun efektif. Partisipasi aktif warga dalam seluruh tahapan program menunjukkan kesadaran dan komitmen yang tinggi terhadap pengelolaan air bersih. Program ini secara signifikan meningkatkan tata kelola air di RT 14 dan berpotensi menjadi model yang dapat diterapkan di komunitas lain.