Jurnal Akademi Pariwisata Medan
Not a member yet
101 research outputs found
Sort by
Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Di Hotel X Palembang
World tourism should be prepared to provide recognition of the health, safety and environmental security of both the products and services offered to tourists. uasi. With the introduction of the traditional way to develop a unique tourism industry, the Ministry of Creative Economy Tourism (Ministry of Tourism) has announced a health plan to apply to all people. tourist and should be strict. The purpose of this study was to identify the design of the hotel x Palembang in the city of Palembang in the application of good health practices for employees, guests, and others who are already work in a hotel. This study is an explanation with a good way for the triangulation process. The model and data analysis process runs through document collection, data reduction, presentation of information and the final step is the drawing of conclusions. Research has shown that hotel x Palembang has used health facilities such as entrance area, lobby, room to restaurant provided
Potensi Kabupaten Simalungun dalam Menerapkan Konsep Smart Tourism melalui Infrastruktur TIK
The advantages of the tourism sector are currently experiencing expansion and ongoing consideration compared to the manufacturing sector. In the current tourism development, various regions offer advanced and innovative services through the application of the so-called Technology and Communication for tourists who often use Smart Tourism. Currently, the implementation of the Smart Tourism platform is mostly applied in urban tourist areas that have complete basic infrastructure, a good transportation system, the availability of adequate Information and Communication Technology infrastructure, and a comprehensive service system. This surely makes the concept of Smart Tourism is still rarely applied in the Regency area which has great potency and attractiveness. The study is designed to identify the potency of Simalungun Regency in implementing smart tourism in terms of ICT infrastructure. This study uses a qualitative descriptive approach with interview data collection techniques, observation and documentation studies. From the results of the study, it was found that the tourism ICT infrastructure of Simalungun Regency is still not well developed in applying the concept of smart tourism. Simalungun Regency has only used QR codes, social media, and a recommendation system for tourists in the classification of smart tourism technologyThe advantages of the tourism sector are currently experiencing expansion and ongoing consideration compared to the manufacturing sector. In the current tourism development, various regions offer advanced and innovative services through the application of the so-called Technology and Communication for tourists who often use Smart Tourism. Currently, the implementation of the Smart Tourism platform is mostly applied in urban tourist areas that have complete basic infrastructure, a good transportation system, the availability of adequate Information and Communication Technology infrastructure, and a comprehensive service system. This surely makes the concept of Smart Tourism is still rarely applied in the Regency area which has great potency and attractiveness. The study is designed to identify the potency of Simalungun Regency in implementing smart tourism in terms of ICT infrastructure. This study uses a qualitative descriptive approach with interview data collection techniques, observation and documentation studies. From the results of the study, it was found that the tourism ICT infrastructure of Simalungun Regency is still not well developed in applying the concept of smart tourism. Simalungun Regency has only used QR codes, social media, and a recommendation system for tourists in the classification of smart tourism technolog
Pengembangan Produk Kue kering dan Roti dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Tipikal konsumsi masyarakat saat ini berubah sejalan dengan gaya hidup yang bergeser kearah yang lebih baik dan dinamis. Adanya pergeseran tipikal konsumsi tersebut menyebabkan pola komsumsi masyarakat untuk meningkatkan penyediaan pangan yang lebih baik, murah dan cepat penyajiannya. Hal ini menarik perhatian menajemen patiseri and bakry untuk mengembangkan produk pastry and bakery dengan memakai bahan baku lokal yaitu nenas. Dalam penelitian ini berjudul "Pengembangan produk pastry and bakry Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Hasil Pertanian Nenas di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara). Penelitian ini membahas tentang bagaimana proses pengembangan produk pastry dan bakery dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di kecamatan sipahutar melalui hasil pertanian buah nenas.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Risearch), pendekatannya adalah kualitatif deskriptif dengan menerapkan cara berpikir induktif, dengan menganalisis data primer dan data sekunder. Adapun sasarannya adalah untuk menjelaskan bagaimana mengembangkan potensi pertanian masyarakat lokal untuk menambahkan kesejahteraan masyarakat. Metode mengumpulkan data secara Tanya jawab dan mengambil foto dokumentasi yang dibutuhkan. Tanya jawab dilaksanakan langsung kepada petani buah nenas dan foto dokumentasi digunakan untuk melengkapi data informasi mengenai buah nenas untuk diolah menjadi produk pastry and bakery.
Setelah melaksanakan penelitian, penulis menyimpulkan pengembangan produk pastry and bakery dengan memakai bahan baku buah nenas yang dikelola dibawah naungan bapak Gindo Simanjuntak masih perlu dikembangkan di Desa Onan Runggu-1 yang merupakan penghasil nenas di kabupaten Tapanuli Utara. Sumber daya manusia yang di desa tersebut juga masih perlu ditraining sehingga mampu mengolah hasil pertanian buah nenas menjadi produk Pastry dan Bakery sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat
Pengaruh Cita Rasa dan Promosi Kopi Lintong melalui Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Kabupaten Humbang Hasundutan
This study aims to determine the effect of taste, price and promotion through social media on consumer purchasing decisions of Lintong coffee in Humbang Hasundutan Regency. Quantitative descriptive method is used to analyze potential and problems related to taste and promotion of lintong coffee in Humbang Hasundutan Regency. The constant value is 6,947, meaning that if the value of the independent variables (X1 and X2) is 0, then the buyer's decision is 6,947. Where the value of the taste image regression coefficient is 0.887 from the taste image variable (X1) with the assumption that the promotion variable through social media (X2) is constant (a) is 0 (zero), then the buyer's decision increases by 0.887. This shows that the promotion through social media that is given has a positive impact on buyer's decisions, so that the more promotion through social media, the more consumer interest will be to foster purchasing decisionsPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cita rasa, harga dan promosi melalui media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen kopi Lintong di Kabupaten Humbang Hasundutan, Metode Deskriptif Kuantitatif untuk menganalisa potensi dan masalah terkait cita rasa dan promosi kopi lintong di Kabupaten Humbang Hasundutan. Nilai konstanta sebesar 6.947 artinya jika nilai variabel bebas (X1 dan X2) nilainya 0, maka Keputusan pembeli adalah 6.947. Dimana nilai koifisien regeresi citra rasa adalah 0,887 dari variabel citra rasa (X1) dengan asumsi variabel promosi melalui media sosial (X2) konstanta (a) adalah 0 (nol), maka keputusan pembeli meningkat sebesar 0,887. Hal tersebut menunjukan bahwa variabel citra rasa berdampak positif bagi keputusan pembeli, sehingga makin nikmat citra rasa kopi lintongdi Kabupaten Humbang Husudutan, maka makin meningkatpula keputusan pembeli. Hal tersebut menunjukan bahwa promosi melalui media sosial yang diberikan berdampak positif bagi keputusan pembeli, sehingga semakin banyak promosi melalui media sosial maka makin banyak pula minat konsumen untuk menumbuhkan keutusan pembelian
Evaluasi Pelaksanaan Uji Kompetensi Pada Lembaga Sertifikasi Profesi 1 Politeknik Pariwisata NHI Bandung
The implementation of the Competency Test is carried out for each 6th semester student in the F&B Management Study Program at the Tourism Polytechnic of NHI Bandung. The aims of this study were to determine: (1) the implementation of student competency test of the F&B Management Study Program; (2) the results of student competency test of the F&B Management Study Program. The research method used in this research is descriptive research method. This study uses two independent variables, namely: the distribution of competency test units and competency test results. As a result, 48 students or 100% were declared Competent in the 5th Certificate Qualification Certification Scheme for Food and Beverage Service for Supervisor-Supervisor and AdministrationPelaksanaan Uji Kompetensi dilakukan bagi setiap mahasiswa semester enam pada Prodi Manajemen Tata Hidang di Politeknik Pariwisata NHI Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pelaksanaan uji kompetensi mahasiswa tingkat akhir Prodi Manajemen Tata Hidang; (2) hasil uji kompetensi mahasiswa tingkat akhir Prodi Manajemen Tata Hidang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan dua variabel mandiri, yaitu: sebaran unit uji kompetensi dan hasil uji kompetensi. Hasilnya 48 mahasiswa / asesi atau 100% dinyatakan Kompeten pada Skema Sertifikasi Kualifikasi Sertifikat V Bidang Tata Hidang (Food And Beverage Service) Untuk Supervisor-Penyelia dan Administras
Wisata Adventure Sebagai Alternatif Pengembangan Pariwisata di Kecamatan Bakti Raja Kabupaten Humbang Hasundutan
Bakti Raja Subdistrict which is included in Humbang Hasundutan Regency is known for its natural and cultural beauty, landscape views and a cool atmosphere. It has tourism potential, especially in the field of adventure tourism because there are several tourist objects such as Aek Silang and Aek Simangira which have good views and access that is quite extreme, making it suitable for adventure tourism, especially Rafting. This river also has an influential history for the Batak tribe who live in the area. This adventure tourism can be an alternative tourism in Bakti Raja District, but the adventure tourism object in Bakti Raja District is still not well known, as well as tourists due to the absence of packaging adventure tour packages to this area so it is necessary to conduct research to be able to recommend adventure tourism packages. Promotions and publications can be carried out so that tourists know this adventure tourism. This study observes the available tourism components and recommends adventure tour packages that can assist stakeholders in promoting and selling adventure tourism packages. The research method uses descriptive qualitative methods and data collection through interviews, observation, documentation and triangulation.Kecamatan Bakti Raja yang termasuk dalam Kabupaten Humbang hasundutan dikenal dengan keindahan alam dan budaya ditambah pemandangan lansekap dan suasana yang sejuk. Memiliki potensi wisata khususnya di bidang wisata petualang (Adventure) karena terdapat beberapa objek wisata seperti Aek Silang dan Aek Simangira yang memiliki pemandangan yang bagus dan akses yang cukup ekstrem sehingga cocok untuk wisata adventure yaitu arung jeram/ rafting. Selain itu sungai ini juga mempunyai sejarah yang berpengaruh bagi suku batak yang tinggal di daerah tersebut. Wisata adventure ini dapat menjadi alternatif bagi pariwisata di Kecamatan Bakti Raja, namun objek wisata adventure di Kecamatan Bakti Raja ini masih belum dikenal baik oleh masyarakat luas juga wisatawan dikarenakan belum adanya pengemasan paket wisata adventure menuju daerah ini sehingga perlu diadakannya penelitian untuk dapat merekomendasikan paketwisata adventure sehingga dapat dilakukan promosi dan publikasi sehingga wisatawan mengetahui wisata adventure ini. Penelitian ini mengobservasi komponen wisata yang tersedia dan merekomendasikan paket wisata adventure yang dapat membantu stakeholder dalam memperomosikan dan menjual paket wisata adventure. Dengan metode penelitian menggunakan metode Kualitatif deskriftif dan pengambilan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi
MODEL PELATIHAN BERBASIS ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN BAGI KARYAWAN RESTORAN DI KABUPATEN SAMOSIR
This research aims to know the performances of waiters in restaurants of star hotels in Regency Of Samosir, and the models of trainings for waiters in the hotels.
Data processed by quantitative approach to get the mean of each variable and aspects of competencies. The results of observations and interviews are described using qualitative method. Then, the results of questionnaires and interviews processings are analysed by qualitative approach.
This is a descriptive research aims to get the descriptions of the performances of the waiters/ss in hotels of the research location and the model of trainings for waiters/ss in the hotel
The respondents in this research are the waiters/ss of star hotels restaurants in The Regency Of Samosir, they are 80 persons.
The results show that the waiter/ss are low categorized for skill, and knowledge aspects, whilst for attitude aspect, they are good category, but generally, the waiters/ss do not reach the performances expected. The model for trainings can be used for the waiters/ss are the combinations of on the job training and off the job training models. The best training for the waiters/ss for the model of on the job training is couching/understudy. For the model of off the job training, the most suitable trainings for the waiters/waitress are vestibule training and role playing combined with lecturing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pramusaji pada restoran hotel berbintang di Kabupaten Samosir, dan model pelatihan karyawan restoran pada hotel berbintang di Kabupaten Samosir.
Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara melakukan pengolahan data kuesioner untuk mendapatkan skor rata-rata (mean) dari setiap variable dan aspek kompetensi. Hasil pengamatan dan wawancara dideskripsikan menggunakan metode kualitatif. Selanjutnya seluruh kuesioner dan hasil wawancara diolah dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis kualitatif.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kinerja pramusaji di beberapa hotel di lokasi penelitian dan mencari informasi tentang kebutuhan pelatihan yang dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi mereka.
Penelitian ini bersifat eksploratif dengan melakukan survey langsung ke lapangan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dalam penelitian, baik itu data sekunder maupun data primer.
Responden dalam penelitian ini adalah pramusaji restoran yang berasal dari restoran berbintang di Kabupaten Samosir yang berjumlah 80 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek ketrampilan dan pengetahuan para pramusaji masuk pada kategori yang rendah, sedangkan untuk aspek sikap para pramusaji masuk pada kategori baik, namun secara umum dari ketiga aspek kompetensi tersebut disimpulkan bahwa kinerja pramusaji masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Model pelatihan yang dapat ditawarkan untuk para pramusaji adalah kombinasi antara on the job training dan off the job training. Untuk model on the job training, pelatihan jenis couching/understudy adalah jenis yang terbaik. Sedangkan untuk off the job training, jenis pelatihan yang paling sesuai adalah jenis vestibule training dan bermain peran (role playing) yang dikombinasikan dengan jenis lecturing
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KUALITAS LAYANAN KARYAWAN WING HOTEL PADA MASA PANDEMI COVID-19
The Covid-19 pandemic has made many negative changes to the tourism and hospitality sector. The mass media reveal a lot about the closure of the hotel business. This makes hoteliers and the government move to minimize losses due to this non-natural disaster. As the front line, the Indonesian Hotel and Restaurant Association along with entrepreneurs in the hospitality sector are trying to convey their aspirations with the aim of reducing existing losses. The achievement of this research is the analysis of employees' job satisfaction and organizational commitment to employee service quality, either partially or simultaneously. The type of this research is quantitative research. The results of the analysis show that if 'Job Satisfaction' increases, the quality of services provided by employees will also increase and vice versa. 'Organizational Commitment' will also increase if the 'Quality of Employee Service' increases and vice versa. Meanwhile, 'Job Satisfaction' and 'Organizational Commitment' simultaneously have a positive and significant impact on the company's 'Employee Service Quality'.Pandemi Covid-19 banyak membuat perubahan secara negatif bagi sector pariwisata dan perhotelan. Media massa banyak memberitakan tentang penutupan usaha perhotelan. Hal tersebut membuat pengusaha hotel dan pemerintah bergerak untuk dapat memperkecil kerugian akibat bencana non-alam ini. Sebagai garda terdepan, Persatuan Hotel dan Restoran Indonsia beserta pengusaha di bidang perhotelan berusaha untuk menyampaikan aspirasi mereka yang bertujuan untuk mengurangi kerugian yang ada. Capaian penelitian ini adalah analisis ‘Kepuasan Kerja’ karyawan dan ‘Komitmen Organisasi’ terhadap ‘Kualitas Layanan Karyawan’, baik secara parsial maupun secara simultan. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan jika ‘Kepuasan Kerja’ meningkat maka kualitas layanan yang diberikan oleh karyawan juga akan meningkat dan sebaliknya. ‘Komitmen Organisasi’ juga akan mengalami kenaikan jika ‘Kualitas Layanan Karyawan’ meningkat dan sebaliknya. Sedangkan untuk ‘Kepuasan Kerja’ dan ‘Komitmen Organisasi’ secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap ‘Kualitas Layanan Karyawan’ perusahaan
Peranan Pelayanan Pariwisata di The Kaldera Toba Nomadic Escape Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara
Public services are all service activities carried out by public service providers as an effort to fulfill the needs of service recipients as well as the implementation of provisions in accordance with statutory regulations. Therefore, the public bureaucracy is obliged and responsible to provide good and professional public services. Likewise in the tourism sector which is one of the regional development sectors and has an important role in the economy either as a source of foreign exchange or income. For this reason, it is necessary to prepare and improve in various fields, including its management and development. The purpose of this study was to determine the quality of the application of tourism services at The Caldera Toba Nomadic Escape, Toba Regency. Descriptive research method with qualitative analysis. Data collection was carried out in three ways, namely observation, interviews and documentation. Data collection was carried out in three ways, namely observation, interviews and documentation. The results of the analysis show that the quality of implementing tourism services at The Caldera Toba Nomadic Escape in increasing tourist visits can be seen from the programs formulated and implemented by the managers and related agencies. The development and coaching program is the main goal to be realized immediately. This will make The Caldera Toba one of the leading tourist attractions in Toba Regency or Toba Destinations. Various efforts have been made to improve the services provided by the hope, with efforts to improve the quality of services to attract tourists to visit The Caldera Toba Nomadic Escape.Pelayanan merupakan seluruh aktivitas jasa yang dilaksanakan oleh penyelenggaran pelayanan sebagai upaya pemenuhan keinginan penerima layanan ataupun penerapan determinasi yang cocok dengan peraturan perundang- undangan. Oleh sebab itu, birokrasi publik bertanggung jawab serta bertanggungjawab buat membagikan jasa pelayanan yang bagus serta handal. Sedemikian itu perihalnya pada zona pariwisata salah satu zona pembangunan wilayah serta memiliki andil lumayan berarti dalam perekonomian bagus selaku pangkal devisa ataupun pemasukan. Buat itu butuh kesiapan serta perbaikan di bermacam aspek, tercantum pengurusan serta pengembangannya. Tujuan riset ini merupakan buat mengenali mutu aplikasi jasa pelayanan kepariwisataan di The kaldera Toba Nomadic Escape Kabupaten Toba. Tata cara riset deskriptif dengan analisa kualitatif. Akuisisi informasi dicoba lewat 3 metode ialah pemantauan, tanya jawab serta pemilihan. Hasil dari analisa membuktikan kalau mutu aplikasi jasa kepariwisataan di The Kaldera Toba Nomadic Escape dalam tingkatkan kunjungan turis bisa diamati dari program- program yang diformulasikan serta dilaksanakan oleh pengelola serta pihak terkait terpaut. Program pengembangan serta pembinaan jadi tujuan penting buat direalisasikan. Perihal ini hendak menghasilkan The Kaldera Toba ialah salah satu objek favorit pariwisata di Kabupaten Toba ataupun Destinasi Toba. Bermacam usaha yang sudah dicoba dalam tingkatkan dari jasa yang diserahkan oleh diharapkan, dengan usaha peningkatan kualitas pelayanan bisa menarik atensi turis buat berkunjung ke The Kaldera Toba Nomadic Escape
Sikap Dan Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Desa Undisan Sebagai Desa Wisata Di Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali
Undisan Village offers a lot of uniqueness besides its beautiful natural scenery, as well as the uniqueness of the original Balinese traditional house according to the famous Asta Kosala Kosali. There is also a site that is believed to be a relic of the past which is often used as a means of spiritual practice for Hindus or people who crave inner peace. Tangkup Waterfall, which is located in the Subak Strait, offers a very natural feel and fresh air is another tourist attraction. It is believed that the water from the Tangkup waterfall is efficacious for curing several diseases because the gushing water emerges from a rock cliff that resembles the figure of a person sitting in meditation. Another potential that Undisan Tourism Village has is the existence of a place for crafting sponge flowers and imitation flowers of gold and silver which can be witnessed and visited by foreign tourists. These jewelry are widely used for traditional ceremonial equipment in Bali and mostly sent to the city of Denpasar. In addition, around the Undisan Tourism Village there is a wide and beautiful expanse of rice fields combined with mountainous nature, forests and is very suitable for nature-based tourism activities. Welcoming the issuance of PERBUP number 15 of 2014 Bangli Regency which includes Undisan Village in Tembuku District as one of the Tourism Villages, the Undisan Village community wants Undisan Tourism Village to develop into an attractive tourist village for tourists to visit and hopes that the determination of the status of Tourism Village can improve living standards to a better way. The Undisan Tourism Village community has also formed a Tourism Awareness Group (POKDARWIS) and has been approved by the Bangli Regency GovernmentDesa Undisan menawarkan banyak keunikan selain pemandangan alamnya yang indah, juga keunikan rumah adat asli Bali sesuai dengan Asta Kosala Kosali yang terkenal. Terdapat juga situs yang dipercaya sebagai peninggalan zaman lampau yang sering dijadikan sarana olah spiritual umat hindu ataupun orang orang yanag mendambakan ketenangan bathin. Air terjun Tangkup yng berlokasi di kawassan subak Selat,
menawarkan nuansa yaang masih sangat alami dan udara yang segar menjadi daya tarik wisata lainnya. Dipercaya bahwa air dari air terjun Tangkup ini berkhasiat untuk menyembuhkan bebearapa penyakit karena air yang tercurah muncul dari tebing batu yang menyerupai Sosok Orang yang sedang duduk bersemadi. Potensi lain yang dimiliki Desa Wisata Undisan adalah adanya tempat kerajinan bunga spon dan bunga imitasi dari emas dan perak yang dapat dissaksikan dan dikunjungi oleh wisatawan manca negara. Perhiasan tesebut banyak digunakan untuk perlengkapan upacara adat di Bali dan kebanyakan dikirim ke kota Denpasar. Selain itu, di sekeliling Desa Wisata Undisan terdapat hamparan sawah yang luas dan indah dipadu dengan Alam pegunungan, hutan dan sangat cocok untuk kegiatan wisata berbasis alam. Menyambut terbitnya PERBUP nomor 15 Tahun 2014 Kabupaten Bangli yang memasukkan Desa Undisan di Kecamatan Tembuku sebagai salah satu Desa Wisata, masyarakat Desa Undisan menginginkan Desa Wisata Undisan dapat berkembang menjadi Desa Wisata yang menarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan berharap penetapan status Desa Wisata mampu meningkatkan taraf hidup ke arah yang lebih baik. Masyarakat Desa Wisata Undisan juga sudah membentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dan telah disahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli. Riset didesain buat mengidentifikasikan kemampuan Kabupaten Simalungun dalam mempraktikkan smart tourism yang ditinjau dari prasarana TIK. Riset ini memakai pendekatan riset deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan informasi tanya jawab, pemantauan serta riset pemilihan. Dari hasil riset diperoleh kalau prasarana TIK pariwisata Kabupaten Simalungun sedang kurang tersadar dalam mempraktikkan rancangan smart tourism. Kabupaten Simalungun terkini mengggunakan isyarat QR, alat sosial, serta sistem saran untuk turis dalam pengelompokan teknologi smart touris