Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
    302 research outputs found

    PENDIDIKAN SENI DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Seni sebagai suatu bidang yang mendasarkan diri pada keindahan mempunyai peran signifikan bagi pendidikan seni kedepannya. Konsep pendidikan seni di Sekolah Dasar pada dasarnya diarahkan pada pembentukan sikap, sehingga terjadi keseimbangan intelektual, kecerdasan, mental, fisik dan moral anak, karena pada masa usia Sekolah Dasar, perkembangan mental dan fisik anak sedang dalam tahap perkembangan yang tinggi sehingga untuk mengoptimalkan kreativitasnya maka pendidikan seni merupakan salah satu cara yang tepat untuk digunakan. Oleh karena itu, pendidikan seni seharusnya dapat menjadi wadah atau sarana bagi anak untuk mengembangkan dan menuangkan kreativitasnya. Kreativitas anak pada usia Sekolah Dasar masih sangat beragam sesuai dengan tingkat kematangan dan perkembangan otak mereka. Untuk meningkatkan perkembangan kreativitas anak agar tumbuh optimal pendidikan seni memegang peranan yang sangat penting yaitu sebagai sarana memfasilitasi anak dalam mengekspresikan pikiran dan jiwa anak tersebu

    PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SDN MLILIR 01 BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap sikap dan perilaku anak. Rumusan masalah ini yaitu adakah pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap karakter siswa kelas V SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap karakter siswa kelas V SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain dalam penelitian ini adalah desain paradigma sederhana. Lokasi dan waktu penelitian dilaksa nakan di SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas adalah tingkat pendidikan orangtua dan variabel terikat adalah karakter siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 35 di SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan (1) Dokumentasi untuk mengetahui tingkat pendidikan orangtua siswa, (2) Kuesioner (angket) untuk mengetahui karakter siswa. Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan rumus produk momen dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 21. Teknik analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat pendidikan orangtua berpengaruh terhadap karakter siswa SD Negeri Mlilir 01 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Hal ini terlihat dengan hasil pengujian tingkat pendidikan orangtua dengan karakter siswa yang menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel yaitu 0,473 > 0,33

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LITERASI SAINS DI SD NEGERI KEDUNGKELOR 02

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA berbasis literasi sains yang liputi pengujian kevalidan dan kepraktisan perangkat. Objek penelitian di Sekolah Dasar Negeri Kedungkelor 02, Desa Kedungkelor, Kabupaten Tegal. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain perangkat dan pengembangan perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran dinyatakan valid dari hasil review pakar dan analisis butir soal. Sedangkan perangkat pembelajaran dinyatakan praktis karena mendapatkan respon positif sebesar 89,17 % dari peserta didik dan 100% dari guru berdasarkan angket kepraktisan. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan perangkat pembelajaran IPA berbasis literasi sains sangat valid dan sangat praktis digunakan pada SD Negeri Kedungkelor 0

    PERAN METODE KOMUNIKASI DALAM PENYAMPAIAN MATERI AGAMA ISLAM

    Get PDF
    Communication is one part of life that is very important for humans. For most of human life is filled with communication. Because with human communication can exchange information, and interaction in everyday life. Communication also participate in the implementation of teaching and learning process in an educational institution. Without communication it will not be achieved maximally in getting a desired result. However, in order to achieve this it is not permissible to communicate at random, a necessary pattern and communication method should be required.The direct and indirect method that teachers use in the delivery of material to their students is a communication that is so important in conveying the message to the students. There are so many phenomena that occur in schools about the students in thinking and behaving differently with what is taught by the teacher. That the purpose of educators in teaching and learning activities is to be able to educate and improve the quality of their students. So it is questioned in the process of communicating delivered by the teacher to his students.Therefore, there are some problems raised by the author. First, How is the method used by classroom teacher In Submission of Student Material of Islamic Kindergarten Tarbyatul Banin 02 Salatiga? Second, the supporting factors, obstacles, and solutions? The method used by the authors in finding the required data is descriptive qualitative method, that is by way of field observation, interview, and documentation in Tarbyatul Banin 02 Salatiga TK Islam directly. The method used in the delivery of material in the Islamic Kindergarten Tarbyatul Banin 02 Salatiga has been created very well, it is evidenced by how the students who can remember and practice the subject matter in the school environment.Komunikasi merupakan salah satu bagian kehidupan yang sangat penting bagi manusia. Sebab sebagian besar kehidupan manusia dipenuhi dengan komunikasi. Karena dengan komunikasi manusia bisa saling tukar informasi, dan berinterksi dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi juga ikut berperan serta dalam terlaksananya proses belajar mengajar di suatu lembaga pendidikan. Tanpa komunikasi maka tidak akan tercapai secara maksimal dalam mendapatkan sebuah hasil yang diinginkan. Akan tetapi, untuk mencapai hal tersebut tidak boleh melakukan komunikasi secara asal-asalan, harus diperlukan adanya sebuah pola dan metode komunikasi yang tepat.Metode langsung dan tidak langsung yang digunakan guru Dalam Penyampaian Materi terhadap siswanya merupakan sebuah komunikasi yang sangat begitu penting dalam menyampaikan pesannya kepada para siswanya tersebut. Banyak sekali fenomena-fenomena yang terjadi di sekolah mengenai siswa dalam berfikir dan bersikap lain dengan yang diajarkan oleh gurunya. Bahwasanya tujuan pendidik dalam kegiatan belajar-mengajar adalah untuk dapat mencerdaskan dan meningkatkan kualitas siswa-siswi mereka. Maka hal itu dipermasalahkan dalam proses berkomunikasi yang disampaikan oleh  guru kepada siswa didiknya.Oleh karena itu, maka timbullah beberapa masalah yang diangkat oleh penulis. Pertama, Bagaimana metode yang digunakan guru kelas Dalam Penyampaian Materi siswa TK Islam Tarbyatul Banin 02 Salatiga? Kedua, faktor pendukung, hambatan, dan solusinya?Metode yang digunakan penulis dalam mencari data yang diperlukan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan cara melalui pengamatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi di TK Islam Tarbyatul Banin 02 Salatiga secara langsung.Metode yang digunakan Dalam Penyampaian Materi di TK Islam Tarbyatul Banin 02 Salatiga sudah tercipta dengan sangat baik, hal ini terbukti dengan bagaimana siswa-siswinya yang dapat mengingat dan mempraktekkan materi pelajaran dalam lingkungan sekolah tersebut.

    PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK JALANAN DI SURAKARTA

    Get PDF
    ABSTRACTThe purpose of this study was (1) To find out Moral Education in Street Children at the Seroja PPAP Surakarta Institute. (2) Knowing the Inhibiting Factors of Moral Education for Street Children in the Seroja PPAP Surakarta Institute. (3) Knowing the Drivers of Moral Education in Street Children at the Seroja PPAP Surakarta Institute. This study used a qualitative descriptive method with case study research design. The data used are primary and secondary data. Sources of data used are informants, events or activities with informant resource persons. Data collection techniques used were interviews, observation, and document analysis. The validity of the data obtained by the technique of data triangulation, triangulation of methods and review of informants. Data analysis using interactive model data analysis. Based on the results of this study, it can be concluded that: (1) Moral Education in street children in the PPO Seroja Surakarta institution uses moral model education with a non-formal education model (TPA) that is by teaching the Qur'an to read and understand the contents of the verse which is contained in the Qur'an. The counseling model is by providing assistance and supervision for street children. exemplary model that is by giving example to street children in noble character. The skill model is by teaching street children various skills for entrepreneurship. Factors that influence the difficulty of the implementation of moral education in the Surakarta Seroja PPAP institution are: street children who do not have the awareness to follow moral education, less competent staff, less supportive facilities and infrastructure, and family environments that are passive and far from noble character. The driving factor is the concern of the institution and security towards the moral education of street children, the motivation of street children who want to change for the better, and the presence of shelter houses that can be a place of refuge and can also teach various moral values and skills to street children. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui Pendidikan Akhlak pada Anak Jalanan di Lembaga PPAP Seroja Surakarta. (2) Mengetahui Faktor Penghambat Pendidikan Akhlak Anak Jalanan di Lembaga PPAP Seroja Surakarta. (3)  Mengetahui Faktor Pendorong Pendidikan Akhlak pada Anak Jalanan di Lembaga PPAP Seroja Surakarta.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Data yang digunakan yakni data primer dan sekunder. Sumber data yang digunakan adalah informan, peristiwa atau aktifitas dengan nara sumber informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data yang diperoleh dengan teknik trianggulasi data, trianggulasi metode dan review informan. Analisis data menggunakan analisis data model interaktif.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Pendidikan Akhlak pada anak jalanan di lembaga PPAP Seroja Surakarta menggunakan model pendidikan Akhlak dengan Model pendidikan non formal (TPA) yaitu dengan mengajarkan baca tulis al-Qur’an untuk memahami lebih lanjut isi kandungan ayat yang terdapat di dalam al-Qur’an. Model konseling yaitu dengan memberikan pendampingan dan pengawasan bagi anak jalanan. model keteladanan yaitu dengan memberi contoh kepada anak jalanan dalam berakhlak mulia. Model ketrampilan yaitu dengan mengajar anak jalanan berbagai ketrampilan untuk berwirausaha. Faktor yang mempengaruhi sulitnya penerapan pendidikan Akhlak di lembaga PPAP Seroja Surakarta yaitu: faktor anak jalanan yang belum memiliki kesadaran untuk mengikuti pendidikan Akhlak, Tentor yang kurang berkompeten, Sarana dan prasarana yang kurang mendukung, dan lingkungan keluarga yang cenderung pasif dan jauh dari akhlak mulia. Faktor pendorong yaitu kepedulian lembaga dan tentor terhadap pendidikan akhlak anak jalanan, motivasi anak jalanan yang ingin berubah menjadi lebih baik, dan adanya rumah singgah yang bisa menjadi tempat berlindung dan juga bisa mengajarkan berbagai nilai-nilai akhlak dan keterampilan kepada anak jalanan.

    PENERAPAN METODE ‘SI KUPAT PEDIS’ GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN DI SDN KEBONAGUNG 03

    Get PDF
    Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pada pasal 20 poin a, disebutkan bahwa guru memiliki kewajiban untuk merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru hendaknya membuat perencanaan kegiatan belajar mengajar sebelum memasuki kelas. Perencanaan kegiatan belajar yang baik akan memudahkan guru melaksanakan pembelajaran yang bermutu. Dengan pelaksanaan pembelajaran yang bermutu, maka keterampilan guru dan aktivitas siswa akan meningkat. metode ‘Si Kupat Pedis’ guna mengatasi permasalahan akademik yang ada di SDN Kebonagung 03. Sebelum penerapan metode ‘Si Kupat Pedis’, terdapat 2 dari 8 guru (25%), yang sudah mengerti pelaksanaan pembelajaran dengan model problem solving. Meskipun demikian, kedua guru tersebut belum mengintegrasikan model problem solving dalam rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah mereka susun. Secara keseluruhan, guru-guru di SDN Kebonagung 03 telah dapat melaksanakan pembelajaran dengan model problem solving. Setelah dilakukan evaluasi, guru yang belum mampu melaksanakan kelima langkah pembelajaran model problem solving menyampaikan bahwa langkah paling susah untuk dilaksanakan oleh siswa adalah melakukan pengumpulan data. Kekurangan yang masih terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran akan dicermati untuk perbaikan selanjutny

    UPAYA MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 1 BANJARDOWO KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2018/2019

    Get PDF
    Pembelajaran IPA menggunakan metode konvensional. Sehingga siswa sulit memahami materi pelajaran dan menjadikan hasil belajar IPA rendah.  Sehingga,  perolehan nilai siswa yang berada di bawah KKM  sebanyak 45%.  Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar IPA melalui penerapan model Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif dengan menggunakan desain penelitian kemmis Mc.Taggart. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas 4 SD Negeri 1 Banjardowo  sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes dan nontes.  Penelitian ini mengacu pada langkah-langkah model Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan proses pembelajaran. Hal itu dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru prasiklus rata-rata  62,5% pada siklus I meningkat 75%. Siklus II menjadi 88,39%. Hasil observasi aktivitas siswa meningkat juga pada prasiklus hasil rata-rata 68,75 kemudian pada siklus I meningkat 78,12%. Siklus II meningkat 89,58%. Peningkatan aktivitas guru dan siswa berdampak pada hasil belajar IPA meningkat. Pada kondisi awal nilai rata-rata siswa 69,75. Pada pembelajaran Siklus I dengan menerapkan model Discovery Learning, nilai meningkat menjadi 75,5. Pada pembelajaran siklus II nilai rata-rata siswa 82,5%. Dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPA siswa kelas 4 SD Negeri 1 Banjardow

    CERPEN ANTOLOGY ANALYSIS "1 WOMEN 14 MEN WORKS DJENAR MAESA AYU" (A DISCUSSION OF FEMINISM AND EDUCATION VALUE)

    Get PDF
    This research is aimed at knowing the existence and emancipation of women, in other words the equality with men to obtain education to the highest level is worthy of him. In the woman appeared a desire to excel in realizing her abilities according to the knowledge and skills she had learned. Women want to take part in the public sphere in order to actualize themselves. The usefulness of this research is to find out how the perspective of feminism in the world of literature can provide benefits for students and teachers of Indonesian language and literature in literary learning, especially feminism short stories.This type of research is qualitative, the source of this research data is the results of the study of documents and field notes (fieldnotes) which consists of two parts, namely the description and reflection section. Data collection techniques used were 1. Interactive techniques and 2. Techniques Note that researchers used data triangulation to collect the same data, the data analysis technique used in this study used content analysis method

    PEMBERDAYAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) MELALUI KELOMPOK EKONOMI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus : Desa Nyatnyono Ungaran Barat)

    Get PDF
    BUMDes memberikan peran besar dalam peningkatan masyarakat desa, apabila pengelolaan potensi desa dilakukan secara professional dan dikelola oleh orang-orang yang tepat dalam bidangnya dengan melibatkan kelompok-kelompok ekonomi kewirausahaan yang ada di desa. Jika BUMDes berhasil dalam mengelola operasionalnya, maka hasil tersebut tidak hanya dapat menguntungkan desa itu sendiri melainkan pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan BUMDes juga tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang tinggi melalui program-program yang ditetapkan bersama antara pemerintah desa dan seluruh masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metodekualitatif, sumber data dan metode pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara observasi, pengamatan, wawancara dan FGD (Focus Group Discussion). Proses pengumpulan data dan analisa data dilakukan secara bersamaan. Hasil penelitian yang paling utama adalah merubah mindset sebagian masyarakat tentang potensi desa tidak boleh dikuasai hanya oleh sekelompok masyarakat atau golongan tertentu saja , tetapi untuk seluruh masyarakat desa melalui kelompok ekonomi kewirausahaan yang dibentuk oleh pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keywords :Bumdes, Pemberdayaan Kewirausahaan, Kesejahteraa

    HUBUNGAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN JIWA NASIONALISME SISWA KELAS IV DAN V SDN BANYUBIRU 01 KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan tentang rendahnya jiwa nasionalisme. Rumusan masalah penelitian yaitu adakah hubungan ekstrakurikuler pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa Kelas IV dan V SDN Banyubiru 01 Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan Ekstrakurikuler Pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa Kelas IV dan V. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV dan kelas V SD N Banyubiru 01 yang berjumlah 69 siswa dengan komposisi kelas IV 36 Siswa dan Kelas V 33 Siswa. Variabel-variabel yang diteliti meliputi: ekstrakurikuler pramuka dan jiwa nasionalisme diantaranya cinta tanah air, menghargai jasa-jasa pahlawan, rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, mengutamakan persatuan dan kesatuan,berjiwa pembaharu dan tidak kenal menyerah, serta memiliki sikap tenggang rasa sesama manusia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan dokumentasi dan angket. Pengujian korelasi menggunakan uji korelasi product moment berbantuan SPSS 23.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: terdapat hubungan antara ekstrakurikuler pramuka dengan pembentukan jiwa nasionalisme siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil korelasi product moment yaitu dengan nilai signifikansi 0,000 dan pada signifikansi 5% dalam r tabel bernilai 0,232. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,232 yang artinya ada hubungan antara ekstrakurikuler pramuka dengan jiwa nasionalisme siswa SDN Banyubiru 01 Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semaran

    205

    full texts

    302

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇