Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
    302 research outputs found

    INTEGRASI NILAI-NILAI BUDAYA ISLAM DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    Get PDF
    It has a very important role in human life. Religion a guide in the pursuit of a life meaningful, peaceful and dignified.Know how important the role of religion for the people, so internalization religious values in the life of every personal, turn out to be inevitable traveled through education good education in, family environment , school and the community.The purpose of this research is to find how intregasi values islamic culture in learning islamic education. The research is qualitative research data made in research library ( library research ) antropologis. pedagogik by approach. We found it is islamic local culture is a customs in a community that is understood as one an integral part in the community whether it is legally, moral and ethical interactions among. The local culture of god confidence a community as something to be maintained is typical for a community. students know, cultural activities especially, local culture without knowing the meaning of such activities. Islamic and cultural values that islamic education be integrated with inculcated by teacher told students following claims that religion are taught with human vision to create islamic culture devotion to god and pleaseth, noble and was intended to produce human, honest, fair of doing, ethical, respect each other, discipline harmonious and productive, both personal and socially

    ANALISIS JUMLAH OBYEK WISATA, PENDAPATAN OBYEK WISATA, JUMLAH WISATAWAN NUSANTARA, DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PARIWISATA DI KABUPETEN SEMARANG TAHUN 2013-2017

    Get PDF
    Masalah pengangguran di Kabupaten Semarang pada tahun 2017 menunjukkan kenaikan yang sangat drastis yaitu sebesar 20,8 persen dari 1,93 persen di tahun 2016.  Pembangunan sektor pariwisata merupakan salah satu usaha untuk mengatasi masalah pengangguran tersebut. Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Semarang diarahkan oleh pemerintah dan swasta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga diperoleh pemasukan yang meningkat juga melalui konsumsi yang dilakukan oleh wisatawan. Meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan akan meningkatkan kesempatan kerja pada sektor pariwisata.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah obyek wisata, pendapatan obyek wisata, dan jumlah wisatawan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata di Kabupaten Semarang tahun 2013-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk data panel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan aplikasi E-views.            Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa variabel jumlah obyek wisata, pendapatan obyek wisata, dan jumlah wisatawan nusantara berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan variabel produktivitas tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata di Kabupaten Semarang tahun 2013-2017.Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Jumlah Obyek Wisata, Pendapatan Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan Nusantara, Produktivitas Tenaga Kerj

    PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH

    Get PDF
    Tinggimya angka pengangguran terdidik di Indonesia memerlukan pemecahan yang mendasar. Institusi pendidikan menghasilkan output yang tidak diterima di dunia kerja, karena keterampilan yang dibutuhkan kurang dimiliki oleh calon tenaga kerja. Pendidikan Kewirausahaan diperlukan untuk menumbuhkembangkan kemampuan kreatif dan inovatif yang dapat menciptakan peluang-peluang kerja baru. Berbagai bentuk dan sistem pembelajaran kewirausahaan diujicobakan dan dilaksanakan agar dapat menghasilkan kualitas lulusan yang diharapkan. Pendidikan Kewirausahaan diselenggarakan dengan metode pembelajaran inovatif yang diintegrasikan dalam setiap satuan pendidikan dan mata pembelajaran sehingga nilai kreatif dan inovatif dapat terbentuk lebih dini pada peserta didik

    MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE BERPIKIR BERPASANGAN BERBAGI SISWA KELAS 4 SD NEGERI 6 SINDUREJO KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN

    Get PDF
    Penelitian tindakan kelas jenis kolaborasi ini peneliti bekerja sama dengan kolaborator yaitu guru kelas sedangkan observer sebagai pemberi ide menilai hasil kinerja guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan guru kelas yang melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama peneliti. Pada siklus pertama dan siklus kedua masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan pemberian tes lisan dan observasi. Pemberian tes lisan digunakan untuk mengukur hasil belajar, sedangkan lembar observasi digunakan untuk mengetahui keaktifan guru dan siswa saat proses belajar mengajar berlangsung. Adapun indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah ≥75% dari seluruh siswa mendapat nilai ≥65.Hasil belajar Bahasa Indonesia pada siklus pertama ketuntasan hasil belajar siswa berjumlah 14 siswa (77.7%) sedangkan yang belum tuntas dalam hasil belajar berjumlah 4 siswa (22.2%) dengan nilai rata-rata 67.6. Hasil kinerja guru dan siswa pada siklus pertama berkriteria baik dengan rata-rata skor 109 dan 94.3. Pada siklus kedua ketuntasan hasil belajar berjumlah 16 siswa (88.8%) sedangkan yang belum tuntas dalam hasil belajar berjumlah 2 siswa (11.1%) dengan nilai rata-rata 72.2. Hasil kinerja guru dan siswa pada siklus kedua berkriteria sangat baik dengan rata-rata skor 114.6 dan 101. Hal ini terbukti bahwa melalui metode Berpikir Berpasangan Berbagi mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas 4 SD Negeri 6 Sindurejo Kabupaten Groboga

    ETIKA BERPAKAIAN DALAM ISLAM (Studi Tematik Akhlak Berpakaian Pada Kitab Shahih Bukhori)

    Get PDF
    The background of this research is based on the reality of the debate about clothing in Islam that has never been over from the aspect of fiqh, while the moral aspect or the value of dress itself is rarely discussed. The focus of the question is how is the Islamic concept of dress ethics in the Hadith in the Shahih Bukhari Book? This type of research is literature or library research, using a historical approach that is an effort to understand the meaning of an event and its relations to humans in certain situations. In addition, it also uses a social approach, namely understanding the text by relating social events which include: 1) Bureaucratic, traditional, colonial and national changes. 2). Change in adherents; upper class, middle class or lower class. 3). Change in location, village, city and metropolitan area. 4). Change of education.Based on the search for hadith in Sahih Bukhari, it can be concluded that the concept of dress morality in Sahih Bukhari includes clothing for men and women. There are several terms used in the hadith to refer to clothing, namely for example, Gamis, Scarves, Robes, Scarves, Turban, Taqanu`, Kissa` and Kamishah. In addition to the type of clothing also includes the procedure for dressing from the order to put the right first to wear, put the left one first to let go and pray for those who wear new clothes so that blessings. The thing that is no less important is the condition of dressing itself which should not be arrogant when wearing it, it should not be excessive (tabarruj) in dressing. Moral is a value that is inherent in someone who is attached to the function of clothing itself, namely closing the aurat (something that must be covered) and the motivation to dress is not only to close physically but to cover up shame. So that the morality of dressing the foundation is because of Allah and not for luxury or human praise

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS NEUROSAINS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BERPIKIR KREATIF DAN KERJASAMA

    Get PDF
    AbstracThis thesis focuses on the implementation of neurosains learning models in structuring the characters of creative and cooperative thinking toward the students of SD (public schools) / MI (Islamic public schools) in Salatiga including SD Muhammadiyah Plus, and MI Ma’arif Mangunsari Salatiga in the year of 2017/2018. This research aims to reveal the extent of the implementation of neurosains learning models in SD/MI Salatiga (SD Muhammadiyah Plus and MI Ma’arif Mangunsariin structuring the creative and cooperative characters. The approach applies qualitative study that describes and analyses the phenomena of the learning process in those schools. This study finds that the implementation of neurosains learning models in SD Muhammadiya Plus Salatiga includes several learning models (1) Playing games, (2) Fun Learning, (3) Quantum Teaching, (4) Multiple Intelligence, (5) Problem solving base. Mean while, MI Ma’arif Mangunsari occupies the learning models of (1) Neuro Language Program, (2) Learning with music, (3) learning environment modification. The implementation of creative and cooperative learning models in those three schools is by organizing extracurricular activities. In this aspect, SD Muhammadiyah Plus has (1) Language club, HizbulWaton/Scout Movement, (2) Scout movement to create confident characters. Meanwhile Likewise, MI Ma’arif Mangunsari Salatiga trains the students to write song lyrics. Penelitian ini berjudul penerapan model pembelajaran berbasis neurosains dalam pembentukan karakter berpikir kreatif dan kerjasama (Studi pada SD Muhammadiyah Plus, dan MI Ma`arif Mangunsari Kota Salatiga) tahun 2017/2018. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis neurosains pada SD/MI Kota Salatiga (SD Muhammadiah Plus dan MI Ma`arif Mangunsari Kota dan bagaimana pembentukan karakter berpikir kreatif  dan kerjasama dalam pembelajaran berbasis neurosains pada sekolah tersebut. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian inia dalah penelitian kualitatif untuk mendiskripsikan dan menganalisis tentang fenomena, peristiwa proses pembelajaran di tiga sekolah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis neurosains pada SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga ada beberapa macam antara lain: (1) Model belajar anak dengan bermain, (2) Model Pembelajaran Fun Learning, (3) Pembelajaran Quantum Teaching, (4) Pembelajaran Multiple Intelegensi, (5) Pembelajaran berbasis masalah, di MI Ma`arif Mangunsari dalam penerapan pembelajaran adalah menggunakan (1) Neuro Language Program, (2) Media musik dalam belajar, (3) Pergantian warna/suasana. Sedangkan penerapan model pembelajaran kerjasama dan berpikir kreatif pada tiga sekolah tersebut adalah melalui kegiatan ekstra kurikuler yaitu: (1) Club Bahasa, Hizbul Waton/pramuka, (2) Kepanduan untuk menumbuhkan jiwa pemberani, sedangkan, di MI Ma`arif Mangunsari Kota Salatiga dengan cara anak dilatih agar mampu membuat lirik lagu

    PEMBERDAYAAN POTENSI DESA WISATA DI KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Kemandirian desa di masa sekarang akan menjadi kunci utama kemajuan bangsa Indonesia. Masalah ketimpangan pembangunan antara perkotaan dan pedesaan disebabkan oleh dua hal yaitu: minimnya modal dan kurangnya kemampuan sumber daya manusia. Metode penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif. Lokasi penelitian di desa-desa di wilayah kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini adalah solusi untuk memberdayakan masyarakat desa dilakukan dengan pendampingan oleh mahasiswa dan dosen melalui program KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilakukan melalui 4 (empat) tahapan dan 4 (empat) periode KKN. Mengatasi permasalahan modal dapat diatasi dengan membentuk BUMDes Desa Wisata agar mendapatkan penyertaan modal dari dana desa. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Desa dan Desa Wisata

    DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS 4 SD NEGERI POJOKSARI KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation pada materi menulis pantun siswa kelas 4 SD Negeri  Pojoksari. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan dengan langkah penelitian berupa perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia pada materi menulis pantun kelas 4 SD Negeri Pojoksari  Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat mulai pada siklus I rata-rata (73,2), dan siklus II rata-rata (85,5). Hasilnya juga terbukti dari hasil observasi aktivitas siswa siklus I rerata persentase sepuluh indikator sebesar 58% dengan kualifikasi Kurang, pada siklus II rerata persentase sebesar 96% dengan kualifikasi Baik sekali. Terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil observasi kinerja guru pada siklus I menunjukkan rerata persentase seluruh indikator sebesar 76,5% dengan kualifikasi C, terjadi peningkatan pada hasil observasi kinerja guru pada siklus II diperoleh rerata persentase sebesar 95,6% dengan kualifikasi A. Saran dari penelitian ini : (1) bagi siswa berpartisipasi aktif dalam kelompok saat proses pembelajaran. (2) bagi guru memilih model yang tepat agar lebih menarik minat siswa. (3) bagi sekolah hasil penelitian ini hendaknya dapat menjadi pertimbangan dalam upaya memperbaiki pembelajara

    PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN OUTDOOR ACTIVITIES PADA MATA PELAJARAN IPA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan pembelajaran outdoor activities pada mata pelajaran IPA terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan pada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan pembelajaran outdoor activities dan kelompok kontrol dengan menggunakan pembelajaran yang konvensional. Dari kedua kelompok tersebut diberikan pretest untuk mengetahui homogenitas dan diberikan posttest untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, antara hasil belajar siswa kelompok eksperimen yaitu dengan menggunakan pembelajaran outdoor activities akan dibandingkan dengan hasil belajar siswa kelompok kontrol yaitu dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 88.2 lebih besar dari rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas kontrol sebesar 71.11. Rata-rata nilai hasil belajar siswa diperoleh dari uji independent, besarnya t hitung 11.845 > 1.993464 maka Ho ditolak, artinya bahwa ada perbedaan antara rata-rata nilai (mean) nilai postest kelas eksperimen dengan postest kelas kontrol, artinya terdapat pengaruh yang sangat signifikan pada penerapan pembelajaran outdoor activities pada mata pelajaran IPA terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Berdasarkan pada hasil penelitian, maka disarankan bahwa guru dapat menerapkan pembelajaran outdoor activities dengan baik dan selanjutnya dapat dilakukan oleh guru kelas sehingga faktor yang mungkin timbul jika pengajaran dilakukan selain guru kelas dapat dihindar

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN PADA SISWA KELAS IV SD UMMUL QURO’ KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar, ketrampilan guru dan aktivitas siswa pada mata pelajaran PPKn . Rumusan masalah pada penelitian tindakan kelas ini adalah apakah dengan menerapkan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa kelas IV SD Ummul Quro’. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar PPKn. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif untuk mengolah data hasil belajar dan analisis kualitatif untuk mengolah data keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa Kelas IV SD Ummul Quro’ Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa siklus I dan II sebesar 31%, yaitu dari 65% menjadi 96% atau 17 siswa tuntas menjadi 25 siswa tuntas. Peningkatan ketuntasan hasil belajar diikuti dengan peningkatan keterampilan guru siklus I dan II sebesar 12% dari rerata nilai 3,09 dengan kategori baik (B) menjadi 3,55 dengan kategori sangat baik (A). Demikian pula dengan peningkatan aktivitas siswa siklus I dan II sebesar 27% dari rerata nilai 2,85 dengan kategori baik (B) menjadi 3,46 dengan kategori sangat baik (A). Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan hasil belajar siswa, keterampilan guru, dan aktivitas siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD Ummul Quro’ Kecamatan Gunungpati Kota Semaran

    205

    full texts

    302

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇