Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
302 research outputs found
Sort by
Upaya Peningkatan Disiplin Siswa melalui Layanan Informasi dengan Teknik Modeling
Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan layanan informasi dengan teknik modeling bagi siswa kelas VII-C SMP Negeri 5 Ungaran; (2) meningkatkan disiplin siswa melalui layanan informasi dengan teknik modeling di kelas VII-C SMP Negeri 5 Ungaran; (3) mendeskripsikan peningkatan disiplin siswa melalui layanan informasi dengan teknik modeling. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di SMP Negeri 5 Ungaran pada bulan Januari-Februari 2016. Subjek penelitian: siswa kelas VII-C yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian: (1) layanan informasi dengan teknik modeling berpengaruh signifikan terhadap disiplin siswa-siswi Kelas VII-C SMP Negeri 5 Ungaran; (2) aktivitas siswa dalam layanan informasi pada kondisi awal adalah 62,7%. Setelah layanan siklus I meningkat menjadi 78,0%, peningkatan aktivitas siswa sebesar 15,3%. Layanan siklus II meningkat menjadi 87,2% terjadi peningkatan aktivitas siswa sebesar 9,2%; (3) berdasarkan penilaian hasil: pada layanan prasiklus diperoleh skor rata-rata 66,84 dengan ketuntasan layanan 31,25% sedangkan pada siklus I diperoleh skor rata-rata 74,56 dengan ketuntasan layanan 65,63%. Terjadi peningkatan rata-rata skor sebesar 7,72 dan peningkatan ketuntasan layanan sebesar 34,38%, sedangkan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 83,78 dengan ketuntasan layanan 84,38%. Terjadi peningkatan rata-rata skor sebesar 9,22 dan peningkatan ketuntasan layanan sebesar 18,75%. Ketuntasan layanan klasikal sebesar 83,78% telah mencapai 80%.Kata Kunci: kedisiplinan, layanan informasi, teknik modeling learning
KONSTITUSI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA
Pemakaian istilah konstitusi yang dimaksudkan ialah pembentukan suatu negara atau menyusun dan menyatakan suatu negara (Wiryono Projodikoro, 1989:10). Istilah constitution bagi banyak sarjana ilmu politik merupakan sesuatu yang lebih luas, yaitu keseluruhan dari peraturan-peraturan baik yang tertulis, maupun yang tidak, yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaimana suatu pemerintah diselenggarakan dalam suatu masyarakat (Miriam Budiardjo, 2001:95)Konstitusi tertulis yang pernah berlaku di Indonesia mulai dari UUDNRI Tahun 1945, Konstitusi RIS, dan UUDS dalam perspektif HAM. Dalam Konstitusi RIS dan UUDS mengatur Hak tidak diancam hukumam berupa rampasan semua barang kepunyaan yang bersalah dan hukuman yang mengakibatkan kematian perdata atau kehilangan segala hak-hak kewargaan, diatur Pasal 15
Kontroversi Pendidikan Kewarganegaraan di Negara Liberal
Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk warga negara yang cerdas, perilaku yang baik, serta keterampilan kewarganegaraan. Pada praktiknya, pendidikan kewarganegaraan di negara liberal menimbulkan kontroversi baik dari kalangan masyarakat maupun pemerintah. Tujuan penulisan yaitu untuk mengkaji pendidikan kewarganegaraan di negara liberal. Teknik pengumpulan data bersumber dari artikel jurnal yang ditulis oleh William A. Galston tentang pendidikan kewarganegaraan di negara liberal dan artikel lain untuk memperkuat hasil kajian. Kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan di negara liberal memperoleh tanggapan yang negatif dari masyarakat. Mereka berasumsi dengan adanya pendidikan kewarganegaraan justru dapat mengancam hak-hak asasi individu, melanggar hati nurani dan konsepsi cara hidup yang berbeda antara individu ataupun masyarakat. Penulis sepakat dengan gagasan William A. Galston, untuk menyarankan perlu adanya pendidikan kewarganegaraan diterapkan di negara liberal untuk membangun pengetahuan kewarganegaraan, menanamkan nilai-nilai kebajikan, berpartisipasi aktif dalam ranah publik, tanpa mengurangi hak kebebasan individ
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Mengembangkan Minat dan Bakat di SMK Negeri 1 Kebumen. Kajiannya dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti tentang pengelolaan ekstrakurikuler di sekolah tersebut yang terdapat beberapa bidang ekstrakurikuler aktif dan sering meraih prestasi. Dalam hal ini, tentu manajemen kegiatan ekstrakurikuler berjalan efektif karena sekolah ini sangat fokus dalam pembinaannya. Studi ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui manajemen perencanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan minat dan bakat di SMK Negeri 1 Kebumen? Untuk mengetahui manajemen pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat di SMK Negeri 1 Kebumen? Untuk mengetui manajemen evaluasi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat di SMK Negeri 1 Kebumen? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kebumen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sekolah tersebut dijadikan sebagai sumber data untuk mendapatkan potret implementasi pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan minat dan bakat. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Seluruh data dianalisis dengan alur reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah satu, dalam aspek perencanaan, seluruh pihak yang terlibat dalam bidang ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Kebumen mampu merencanakan tugasnya dengan baik, diantaranya memuat tujuan program yang jelas, rencana kerja yang teratur, pembinaan yang optimal. Kedua, Dalam aspek pelaksanaan, SMK Negeri 1 Kebumen memuat susunan organisasi, pembagian tugas, sarana dan prasarana, dan sumber dana, demikian itu telah diatur dengan baik sesuai dengan program kerja yang telah disusun sebelumnya. Ketiga, Sedangkan dalam aspek evaluasi dilakukan dimulai dari tingkat evaluasi pembina dalam bentuk tertulis dan praktik, serta evaluasi secara menyeluruh baik dalam hal teknis maupun pelaksanaan oleh waka kesiswaan berkoodinasi dengan kepala sekolah secara langsung. Management of Extracurricular Activities in Developing Interest and Talent at SMK Negeri 1 Kebumen, Thesis, IAINU Kebumen Postgraduate Program, 2020 Management of Extracurricular Activities in Developing Interest and Talent at SMK Negeri 1 Kebumen. This research is motivated by the researcher's interest in the extracurricular management at the school which is available several active extracurricular activities and often makes achievements. In this case, of course the management of extracurricular activities is effective because the school is very focused on coaching. This study is made with the aim to find out the planning management of extracurricular activities develop interest and talent at SMK Negeri 1 Kebumen? the aim to find out the management of extracurricular activities to develop interest and talent at SMK Negeri 1 Kebumen? the aim to find out is evaluation management of extracurricular activities to develop interest and talent at SMK Negeri 1 Kebumen? These problems are discussed through a field study conducted at SMK Negeri 1 Kebumen. This research uses a qualitative research. The school is used as a source of data to get implementation portrait of the extracurricular activity management in developing interest and talent. Data is obtained by interviews, observation, and documentation. All data are analyzed by means of data reduction, data presentation, and conclusions. This research is conducted with the aim of knowing how Management of Extracurricular Activities in Developing Interest and Talent at SMK Negeri 1 Kebumen. This study shows that: First, in aspects planning, all parties involved in extracurricular activities at SMK Negeri 1 Kebumen is able to plan its tasks well, including contains clear program objectives, regular work plans, coaching optimal. Second, in the implementation aspect, SMK Negeri 1 Kebumen contains organizational structure, division of tasks, facilities and infrastructure, and sources of funds, thus, it has been properly arranged in accordance with the work program that has been arranged before. Third, while in the evaluation aspect, it starts from the level of supervisor evaluation in written and practical form, as well as evaluation as a whole both in terms of technical and implementation by assistant principal of student affairs coordinating along with the principal directly.
ANALISIS MOTIVASI ECOPRENEUR DALAM MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY PADA PEMILIK USAHA NATURAL DYE FASHION RONSAGA
The presence of Natural Dye Fashion Ronsaga with its founders Mr. Wahyu and Ms. Dewi as ecopreneurs is needed to support improving the welfare and social equality of the community while reducing environmental damage. One of the strategic steps taken is to encourage industry and business actors to commit and behave in an environmentally friendly manner. This study aims to determine what factors motivate an ecopreneur in running his business, ecopreneur motivation theory. This research uses a qualitative method by describing and describing the empirical reality behind the phenomenon. The population in this study was carried out by observations and interviews aimed at the owner of Natural Dye Fashion Ronsaga. The results showed that there was a match between the research objectives and the theory used. There are five things that motivate Pak Wahyu in running his business as an ecopreneur, namely in the form of green values, gaps in the market, make a living, be their own boss, and passion
STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN IMAM AL-GHOZALI DAN K.H. HASYIM ASY’ARI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keresahan pribadi penulis mengenai rendahnya kualitas karakter lulusan lembaga pendidikan terlebih di era globalisasi dan yang serba modern ini. Berbagai peroblematika yang berkaitan dengan karakter peserta didik semakin melonjak sehingga menyebabkan degradasi moral. Oleh karena itu, diperlukan adanya barbagai macam alternatif untuk mendukung upaya perbaikan karakter peserta didik. Penulis menganggap kiranya perlu kembali mempelajari mengenai berbagai pemikiran tokoh pendidikan islam di masa lalu perihal pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini 1) untuk mengetahui pemikiran pendidikan karakter menurut pemikiran Imam Al-Ghozali? 2) untuk mengetahui pemikiran pendidikan karakter menurut pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari? 3) Untuk menetahui studi komparasi antara pemikiran Imam Al-Ghozali dengan K.H. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter?Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, dan untuk teknik analisis data menggunakan metode content analysis dan komparasi.Berdasarkan penelitian tersebut, diperoleh hasil bahwa aspek yang menjadi persamaan dari nilai pendidikan karakter antara K.H. Hasyim Asy’ari Dan Imam Al-Ghozali terletak pada nilai religius, toleransi, disiplin, dan kerja keras. Terdapat beberapa perbedaan dari nilai-nilai pendidikan karakter perspektif K.H. Hasyim Asy’ari Dan Imam Al-Ghozali tetapi justru saling melengkapi. Di antaranya yaitu adalah sabar, qana’ah dan tawadhu’ atau rendah hati. This research is motivated by the author's personal anxiety a bout the low quality of the character of graduates from educational institutions, especially in this era of globalization and modern new. Various problems related to the character of students are increasing, causing moral degradation.There fore it is necessary to have various kinds of alternatives to support efforts to improve the character of students. The author considers it necessary to re-learn about various thoughts of Islamic education figures in the past regarding character education. The purpose of this study 1) To find out the thoughts of character education according to Imam Al-Ghozali's thoughts? 2) To find out the thoughts of character education according to the thoughts of K.H. Hasyim Asy'ari? 3) To find out a comparative study between the thoughts of Imam Al-Ghozali and K.H. Hasyim Asy'ari about character education?The research used is a qualitative research with the type of library research (library research). Mean while, the data collection technique used is the do cumentation method, and the data analysis technique uses the content analysis and comparison methods.Based on this research, it was found that the aspect that became the equation of the value of character education between K.H. Hasyim Asy'ari and Imam Al-Ghozali lies in religious values, tolerance, discipline, and hard work. There are several differences in the values of character education from the perspective of K.H. Hasyim Asy'ari and Imam Al-Ghozali but actually complement each other. Among them are patience, qana'ah and tawadhu 'or humility
Tari Jepin Bismillah sebagai Identitas dan Karakter Masyarakat Melayu
Tari Jepin Bismillah merupakan tari tradisi Melayu yang bermakna sebagai ucapan selamat, dan karakter masyarakat Melayu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tari Jepin Bismillah sebagai identitas dan karakter masyarakat Melayu di Desa Belitang I. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa identitas budaya dan tradisi masyarakat Melayu melalui tari Jepin Bismillah dapat dilihat dalam aspek biologis, sosial, culture, religi, dan ekonomis. Pertunjukan tari yang terdiri dari ragam gerak, tata busana, tata rias, tempat pertunjukan, tema tari, syair dan musik iringan dapat menggambarkan karakter masyarakatnya. Tari Jepin Bismillah saat kini lebih dikenal sebagai identitas kesenian Desa Belitang I yang dapat menggambarkan karakter masyarakatnya.Kata Kunci: Jepin Bismillah, identitas, karakter masyaraka
PERLINDUNGAN HUKUM DAN PEMBERDAYAAN BURUH DALAM MEMPEROLEH HAK KEHIDUPAN YANG LAYAK
Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: Bagaimana perlindungan hukum bagi buruh untuk memperoleh hak-hak kehidupan yang layak, dan Bagaimana upaya pemberdayaan buruh agar dapat memperoleh hak-hak kehidupan yang yang layak? Penelitian ini bersifat yuridis-normaif atau doktrinal, dalam kajian eksplanasi data secara socio-legal. Data penelitian ini diperoleh melalui studi dokumen atau pustaka, berupa bahan hukum, yakni bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlindungan hukum bagi buruh dilakukan melalui berbagai rekonstruksi, yakni pengaturan serikat kerja buruh yang mandiri dan netral, pengaturan hubungan industrial berdasarkan pola kemitraan, pengaturan upah buruh yang memenuhi kebutuhan hidup layak, penghapusan regulasi sistem kerja kontrak (outsourching), dan pengaturan sistem jaminan sosial bagi buruh dan keluarganya. Di lain pihak, upaya pemberdayaan buruh dilakukan berbagai cara untuk memperoleh hak-haknya, yakni hak mendapatkan pendidikan dan keterampilan, hak mendapatkan pekerjaan sesuai keahliannya, hak mendapatkan keselamatan dan kesehatan kerja, hak melaksanakan ibadah sesuai agamanya, hak memperoleh penghasilan yang layak bagi kehidupannya, hak berserikat, dan hak menyampaikan aspirasi.Kata kunci: buruh, perlindungan, pemberdayaan, kehidupan laya
ANALISIS PENGARUH POPULASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, TPAK DAN IPM TERHADAP KETIMPANGAN PEMBANGUNAN DI KAWASAN BARLINGMASCAKEB 2013-2019
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) klasifikasi pertumbuhan ekonomi kabupaten di Kawasan Barlingmascakeb berdasarkan Tipologi Klassen tahun 2019; 2) ketimpangan pembangunan antar kabupaten di Kawasan Barlingmascakeb; 3) pengaruh Populasi, Pertumbuhan Ekonomi, TPAK, dan IPM terhadap ketimpangan pembangunan di Kawasan Barlingmascakeb tahun 2013-2019. Penelitian ini menggunakan Tipologi Klassen, Indeks Williamson, dan Analisis Regresi Data Panel dengan metode Fixed Effect Model (FEM) dengan waktu penelitian 2013-2019. Hasil analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Kebumen berada pada kelompok daerah berkembang pesat, sedangkan Cilacap berada pada kelompok daerah maju tapi tertekan. Analisis Indeks Williamson menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan di Kawasan Barlingmascakeb tergolong rendah dan cenderung menurun. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis regresi ditemukan bahwa secara simultan Populasi, Pertumbuhan Ekonomi, TPAK, dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Ketimpangan Pembangunan di Kawasan Barlingmascakeb tahun 2013-2019
IMPRESI SHOLAT DHUHA TERHADAP KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI BUTUH 2 TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Perkembangan zaman seperti sekarang ini, dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh budaya asing yang sangat kuat pada masyarakat maka pendidikan dan tingkah laku anak perlu dijaga dan dibina sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah 1). Bagaimana Impresi pembiasan shalat dhuha dalam upaya meningkatkan Kecerdasan Spiritual (SQ) pada siswa kelas VI, Sekolah Dasar Negeri Butuh 2 Butuh Sawangan Magelang? 2). Apakah pembiasaan shalat dhuha dapat mengembangkan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient/SQ) pada siswa kelasVI Sekolah Dasar Negeri Butuh 2 Butuh Sawangan Magelang? . Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif, lokasi penelitian di Sekolah Dasar Negeri Butuh 2, Desa Butuh, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian pertama pelaksanaan dan pembiasaan shalat Dhuha siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Butuh 2 adalah dikatagorikan baik, Kedua kecerdasan Spiritual siswa sekolah Dasar Negeri Butuh 2 adalah dikatagorikan tinggi, sebagaimana ditunjukkan dari perubahan sikap siswa dalam mengikuti kegiatan-kegiatan pembelajaran di sekolah menunjukkan bahwa dari sejumlah 11 siswa lebih disiplin, tertib dalam mengerjakan tugas-tuas dari guru, pningkatan dalam ahklak dan sopan santun kepada orang tua dan guru. The developments of the times as it is this day , with the technology advancement was so advanced and the influence of an unfamiliar culture in the community and ties between children then education needs to be maintained and fostered since early . The purpose of this research is 1 ).How the prayer impresi gathered together to increase spiritual intelligence ( persegi vi class, students ) public primary schools need 2 need sawangan magelang? 2 ) .Do well can develop intelligence pembiasaan prayer spiritual spiritual quotient / sq ) at the kelasvi primary schools need 2 need sawangan magelang ? .This research is qualitative research , survey areas in primary schools need 2 , village need , in sawangan , magelang with a year 2019 / 2020 . The results of the study and the program first pembiasaan prayer call to a student of class vi public primary schools need dikatagorikan 2 is good , Secondly intelligence spiritual public elementary school students need 2 dikatagorikan is high , as demonstrated from the change in following kegiatan-kegiatan students in other schools show that of a number of 11 students more disciplined , in order to work on tugas-tuas from teachers , pningkatan in ahklak and courtesy to parents and teachers.